Pengertian Sentralisasi , Desentralisasi dan Dekonsentrasi

Posted on

Pengertian Sentralisasi

Pengertian Sentralisasi , Desentralisasi dan Dekonsentrasi –  Pada kesempatan ini GuruPendidikan akan membahas mengenai Sentralisasi , Desentralisasi dan juga Dekonsentrasi , point tersebut akan dibahas dengan sebaik-baiknya untuk dapat dengan mudah dimengerti.

Pengertian Sentralisasi , Desentralisasi dan Dekonsentrasi
Sentralisasi,Desentralisasi ,Dekonsentrasi

Pengertian Sentralisasi adalah suatu penyerahan kekuasaan dan juga wewenang pemerintahan sepenuhnya kepada pemerintah pusat.

Pemerintah pusat dimaksud ialah sebagai Presiden serta Dewan Kabinet. Kewenangan yang dimaksud ialah kewenangan politik serta juga kewenangan administrasi. Kewenangan politik ialah kewenangan membuat dan juga memutuskan kebijakan sedangkan kewenangan administrasi itu ialah kewenangan melaksanakan kebijakan.

Kelemahan Sistem Sentralisasi
Kebijakan serta juga keputusan-keputusan untuk suatu daerah berada di pusat, sehingga butuh waktu yang cukup lama untuk dapat melakukan itu. Selain dari itu, dikarenakan semua bentuk
pemerintahan tersebut berada di pusat, maka akan memberikan suatu beban kerja yang tinggi dikarenakan pekerjaan rumah tangga yang akan makin lama makin menumpuk.

Contoh Sistem Sentralisasi

  1. Lembaga keamanan negara Republik Indonesia yakni TNI, melaksanakan perlindungan terhadap Negara Indonesia dengan memalui 3(tiga) titik yaitu udara, darat serta juga laut.
  2. Bank Indonesia yang menjadi sebuah pusat pengaturan segala kebijakan moneter serta juga fiskal.

Pengertian Desentralisasi

pengertian Desentralisasi adalah suatu penyerahan wewenang dari pusat kepada daerah untuk dapat mengatur rumah tangganya sendiri, namun tetapi tidak untuk semua hal, kemananan, hukum serta juga kebijakan fiskal ialah beberapa hal yang masih harus terpusat, namun terdapat pendelegasian kepada suatu daerah.

Menurut UU No 5 thn1974, desentralisasi adalah suatu penyerahan urusan pemerintah dari pusat kepada suatu daerah. Pelimpahan wewenang kepada Pemerintahan suatu Daerah, semata- mata untuk
dapat mencapai pemerintahan yang efisien. Pelimpahan wewenang itu menghasilkan suatu otonomi. Otonomi tersebut adalah suatu kebebasan masyarakat yang tinggal didaerahnya itu sendiri untuk dapat mengatur serta juga mengurus kepentingannya sendiri.

Dengan secara sederhana, pelimpahan wewenang pusat itu kepada daerah menjadi apa yang disebut dengan desentralisasi serta juga bentuk penerapannya ialah dengan adanya otonomi tersebut.
Segala hal yang sudah pusat berikan, yakni wewenang serta tanggung jawab yang diserahkan itu menjadi tanggung jawab dari daerah tersebut baik itu dalam politik pelaksanaannya, rencana, pembiayaan, serta juga pelaksanaan merupakan wewenang serta juga tanggung jawab daerah itu sendiri.

Contoh Sistem Desentralisasi
– Dinas Pendidikan yang mengatur sebagaimana pola pendidikan.

Pengertian Dekonsentrasi

Pengertian Dekonsentrasi adalah suatu pelimpahan wewenang administrasi dari pemerintah pusat kepada suatu pejabat di daerah. terdapat yag Perlu digaris bawahi ialah, pelimpahan wewenang yang dimaksud  ialah hanya sebatas dari wewenang administrasi, untuk wewenang politik itu tetap dikendalaikan oleh pemerintah pusat. Bisa dikatakan dekonsentrasi ialah suatu perpaduan antara sentralisasi serta juga desentralisasi.

Contoh dari Sistem Dekonsentrasi
Kantor pelayanan pajak

Demikian Penjelasan tentang Pengertian Sentralisasi , Desentralisasi dan Dekonsentrasi Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Para Pembaca Gurupendidikan.com 🙂