√ Pelaksanaan Pancasila Pada Masa Orde Baru Serta Sejarah Dan Ciri Umumnya

Diposting pada

Pelaksanaan Pancasila Pada Masa Orde Baru

 

Pancasila adalah Dasar Negara yang ada di Indonesia, yang pertama kali mengusulkan pancasila sebagai dasar negara adalah seorang proklamator yang bernama Ir. Soekarno yang merupakan Presiden Republik Indonesia pertama kali. Oleh sebab itu pancasila bisa dikatakan sebagai sumber dari segala sumber bagi bangsa Indonesia, maka banyak kajian yang didapat dari kandungan pada setiap sila yang ada pada pancasila.

Dengan demikian hal ini bisa menjadi ciri khas dari semua kegiatan ataupun aktivitas dari sejarah bangsa yang sudah berhasil melewati masa dimana bangsa Indonesia mengalami banyak kesulitan dari jaman dijajah oleh Spanyol, Belanda Dan Japang sampai dengan Indonesia merdeka pada tahun 1945.

Pancasila adalah ideologi yang bisa bertahan dalam menghadapi setiap perubahan yang terjadi pada bangsa Indonesia. Walaupun sebagai ideologi politik. namun pancasila juga bisa memudar dan ditinggalkan oleh para pendukungnya. Hal itu sebenarnya sangat bergantung juga pda daya tahan setiap ideologi tesebut.

Pengertian Pancasila

Pancasila merupakan suatu ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan pedoman danrumusan kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Apa arti dan makna Pancasila?

Lima sendi utama penyusun Pancasila ialah

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.

Pancasila Pada Masa Orde Baru (1965-1998)

Terlaksananya berdasarkan “supersemar” dan TAP MPRS no. XXXVII/MPRS/1968 periode ini merupakan demokrasi pancasila, sebab semua bentuk penyelenggaraan negara berlangsung atas dasar nilai-nilai pancasila.

Ciri-ciri umum

  • Dengan mengutamakan musyawarah mufakat
  • Dengan mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat
  • Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain
  • Selalu diliputi oleh semangat kekeluargaan
  • Adanya rasa tanggung jawab dalam melaksankan hasil keputusan musyawarah
  • Dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur
  • Keputusan dapat dipertanggungjawabkan kepada tuhan Yang Maha Esa berdasarkan nilai kebenaran dan keadilan

 

Sejarah Pancasila

Sejarah telah mencatat bahwasanya saat tejadi situasi politik dan keamanan yang sangat kacau. Saat itu, Indonesia dihadapkan pada sebuah pilihan yang berat, yakni memberikan makanan serta sandang kepada rakyat Indonesia atau harus melakukan kepentingan strategi dan politik pada wilayah internasional seperti yang yang telah dilakukan oleh Presiden Ir. Soekarno.

Jika kita berkaca pada zaman itu, uapaya Presiden Soekarno tentang Pancasila, diliputi oleh paradigma yang esensinya ialah menegakan stabilitas negara guna mendukung rehabilitasi dan pembangunan ekonomi Indonesia. Istilah yang terkenal pada saat itu ialah stabilitas politik yang dinamis diikuti dengan trilogi pembangunan. Presiden Soekarno melakukan rekontruksi serta pemahaman yang menyeluruh terhadap Pancasila sebagai dasar Negara dalam politik bernegara memalui P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila). Hal ini tentu didasari atas pengalaman era sebelumnya dan situasi baru yang dihadapi bangsa Indonesia.

Demokratisasi (proses memanusiakan manusia) pada akhirnya tidak berjalan di Indonesia, serta pelanggaran HAM terjadi di berbagai tempat yang dilakukan oleh aparat negara atau pemerintah. Pancasila seringkali dipakai sebagai pembenaran atau legitimator atas berbagai tindakan yang menyimpang. Pancasila dianggap sebagai sesuatu yang sakral dan dipakai sebagai alasan untuk stabilitas nasional daripada sebagai ideologi yang memberikan ruang kebebasan untuk berkreasi. Hasilnya, Pancasila selama Orde Baru diarahkan menjadi Ideologi yang hanya menguntungkan satu golongan, yaitu loyalitas tunggal pada pemerintah dan atas nama persatuan dan kesatuan, akhirnya hak-hak demokrasi pun tidak pernah dipenuhi.

 

Baca Juga :  √ Pelaksanaan Pancasila Pada Masa Orde Baru Serta Sejarah Dan Ciri Umumnya
”]

Baca Juga :  Sejarah Lahirnya Pancasila Sebagai Ideologi Dan Dasar Negara

 

Demikian Penjelasan Tenang Pelaksanaan Pancasila Pada Masa Orde Baru Serta Sejarah Dan Ciri Umumnya Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca GuruPendidikan.Com