“Surat Kuasa” Pengertian & ( Fungsi – Macam – Unsur )

Posted on

“Surat Kuasa” Pengertian & ( Fungsi – Macam – Unsur )

GuruPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai surat kuasa yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, fungsi, macam dan unsur, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Surat Kuasa

Surat kuasa ialah surat pemberian kuasa atau wewenang terhadap seseorang yang dapat dipercaya agar yang bersangkutan dapat bertindak mewakili orang yang memberi kuasa karena orang yang memberi kuasa tidak dapat melaksanakan sendiri “Suparjati, dkk: 42”.

Fungsi Surat Kuasa

Dalam buku yang ditulis oleh Suparjati, fungsi dari surat kuasa ialah sebagai salah satu bukti bahwa orang yang disebutkan namanya di dalam surat tersebut berhak atau berkewajiban untuk melakukan sesuai dengan isi surat kuasa.

Macam Surat Kuasa

Nah berikut ini macam surat kuasa pada umumnya yaitu:

Surat Kuasa Perseorangan

Untuk pertama surat kuasa persorangan yaitu surat yang dibuat oleh seseorang kepada orang lain yang dipercayainya untuk melakukan sesuatu guna kepentingan pribadi sang pemberi kuasa. Contoh dari surat kuasa perseorangan ialah surat kuasa untuk mengambil pensiun gaji, surat kuasa untuk mengambil pesanan.

loading...

Surat Kuasa Kedinasan

Kedua surat kuasa kedinasan yang dikeluarkan oleh instansi/perusahaan, yaitu surat kuasa yang dibuat oleh suatu instansi/perusahaan atau oleh seorang pejabat/pimpinan yang diberikan kepasa bawahannya untuk melakukan sesuatu yang ada kaitannya dengan instansi misalnya surat kuasa untuk mengurus soal-soal ujian.

Surat Kuasa Istimewa

Ketiga surat kuasa istimewa yaitu surat kuasa yang diberikan oleh seseorang kepada pihak lain, misalnya pengacara, untuk menyelesaikan suatu masalah yang ada kaitannya dengan pengadilan.

Unsur-Unsur Surat Kuasa

Sebaliknya dalam surat kuasa untuk keperluan ekstern organisasi, beberapa hal berikut harus dicantumkan secara jelas dan rinci yaitu:

  • Data pribadi pihak yang memberi kuasa.
  • Data pribadi pihak yang diberi kuasa.
  • Dan bentuk kekuasaan yang diberikan beserta batas-batasnya.

Rincian data pribadi, baik untuk pihak yang memberi kuasa maupun pihak yang diberi kuasa meliputi:

  • Untuk surat kuasa dinas: nama, NIP/NRP, pangkat atau golongan dan pekerjaan atau jabatan.
  • Untuk surat kuasa pribadi: nama, identitas lain, pekerjaan dan alamat.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat kuasa yaitu:

  • Pemberi dan penerima kuasa harus sudah dewasa serta sehat jasmani dan rohani.
  • Penerima kuasa hendaknya orang yang dapat dipercaya.
  • Surat kuasa untuk penerima perorangan tidak perlu nomor surat.
  • Dan surat kuasa untuk pengambilan gaji tidak perlu bermaterai.

Demikianlah pembahasan mengenai “Surat Kuasa” Pengertian & ( Fungsi – Macam – Unsur ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:


No ratings yet.

Please rate this