Pengertian, Ciri, Dan Macam-Macam Pasar Kongkret (Pasar Nyata) Beserta Contohnya Lengkap

Posted on

Pengertian, Ciri, Dan Macam-Macam Pasar Kongkret (Pasar Nyata) Beserta Contohnya Lengkap – Haii para pengunjung setia bertemu lagi di gurupendidikan.com. Pada kesempatan sebelumnya sudah membahas tentang pasar monopolipasar monopolistik, pasar persaingan sempurna dan pasar oligopali. Dan untuk kesempatan kali ini disini akan membahas tentang pengertian pasar kongkret, macam-macam pasar kongkret, ciri-ciri pasar kongkret, beserta contohnya. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

pasar-kongkret-pasar-nyata

Pengertian Pasar Kongkret (Pasar Nyata)

Pasar konkrit (pasar nyata) merupakan sebuah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli yang dilakukan secara langsung. Penjual dan pembeli bertemu untuk melakukan sebuah transaksi jual beli (tawar-menawar).

Barang-barang yang diperjual belikan di pasar konkrit terdiri atas berbagai jenis barang yang ada di tempat tersebut. Misalnya pasar konkrit yaitu pasar tradisional, supermarket, dan swalayan.

Tapi ada juga pasar konkrit yang menjual satu jenis barang. Misalnya pasar buah hanya menjual buah-buahan, pasar hewan hanya melayani jual beli hewan, pasar sayur hanya menjual sayur-mayur.

loading...

Pasar konkrit pada kenyataannya bisa dikelompokkan menjadi berbagai bentuk yaitu pasar konkrit berdasarkan manajemen pengelolaan, manajemen pelayanan, jumlah barang yang dijual, banyak sedikit barang yang dijual, dan ragam barang yang dijual.

Ciri-Ciri Pasar Kongkret (Pasar Nyata)

  • Barang yang diperjual belikan nya ada di tempat
  • Penjual dan pembeli bertemu secara langsung
  • Membutuhkan sebuah tempat untuk menyimpan barang;
  • Barang yang dibeli bisa langsung dibawa pulang
  • Barang yang dijual biasanya berupa barang kebutuhan pokok.

Macam-Macam Pasar Kongkret (Pasar Nyata)

1. Macam-macam pasar Konkrit Berdasarkan manajemen pengelolaan
a) Pasar tradisional

Pasar tradisional merupakan pasar yang dibangun oleh pihak pemerintah, swasta, koperasi, dan swadaya masyarakat. Tempat usahanya bisa berbentuk toko, kios, los, dan tenda yang menyediakan barang-barang konsumsi sehari-hari masyarakat. Pasar tradisional biasanya dikelola oleh pedagang kecil, menengah, dan koperasi. Proses penjualan dan pembelian dilakukan dengan tawar-menawar. Para pengelolanya bermodal kecil.

Contoh pasar tradisional yaitu antara lain Pasar Lawang (Malang) dan Pasar Senen (Jakarta).

b) Pasar modern

Pasar modern merupakan pasar yang dibangun oleh pihak pemerintah, swasta, dan koperasi yang dikelola secara modern. Pada umumnya pasar modern menjual barang suatu kebutuhan sehari-hari dan barang lain yang sifatnya tahan lama. Modal usaha yang dikelola oleh pedagang jumlahnya besar. Kenyamanan berbelanja bagi pembeli sangat diutamakan. Biasanya penjual memasang label harga pada setiap barang.

Contoh pasar modern yaitu antara lain plaza, supermarket, hipermart, dan shopping centre.

2. Macam-macam pasar konkrit Berdasarkan manajemen pelayanan
a) Pasar swalayan (supermarket)

Pasar swalayan merupakan pasar yang menyediakan barang-barang kebutuhan masyarakat, pembeli bisa memilih barang secara langsung dan melayani diri sendiri barang yang diinginkan. Biasanya barang barang yang dijual barang sebuah kebutuhan sehari-hari sampai elektronik. Seperti sayuran, beras, daging, perlengkapan mandi sampai radio dan televisi. dan lainn sebagainya

b) Pertokoan (shopping centre)

Shopping centre (pertokoan) merupakan sebuah bangunan pertokoan yang berderet-deret di tepi jalan. Biasanya atas peran pemerintah ditetapkan sebagai wilayah khusus pertokoan.

Shopping centre berbentuk ruko yakni perumahan dan pertokoan, sehingga bisa dijadikan tempat tinggal pemiliknya atau penyewa.

c) Mall/plaza/supermall

Mall/plaza/supermall merupakan tempat atau bangunan untuk usaha yang lebih besar yang dipunyai/disewakan baik pada perorangan, kelompok tertentu masyarakat, atau koperasi.

Pasar ini biasanya dilengkapi sarana hiburan, rekreasi, ruang pameran, gedung bioskop, dan lain sebagainya.

3. Berdasarkan jumlah barang yang dijual
a) Pasar eceran

Pasar eceran merupakan tempat kegiatan atau usaha perdagangan yang menjual barang dalam partai kecil.Contohnya yaitu toko-toko kelontong, pedagang kaki lima, pedagang asongan, dan sebagainya.

b) Pasar grosir

Pasar grosir merupakan sebuah tempat kegiatan/usaha perdagangan yang menjual barang dalam partai besar, misalnya yaitu lusinan, kodian, satu dos, satu karton, dan lain-lain. Pasar grosir dimiliki oleh pedagang besar dan pembelinya pedagang eceran. Contohnya : Alfa gudang rabat, pusat-pusat grosir, makro, dan lain sebagainya.

Itulah ulasan tentang Pengertian, Ciri, Dan Macam-Macam Pasar Kongkret (Pasar Nyata) Beserta Contohnya Lengkap. Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.


No ratings yet.

Please rate this