Pasar Bebas – Pengertian, Sejarah, Fungsi, Ciri, Kelebihan, Kekurangan, Dampak, Tujuan, Para Ahli

Diposting pada

Pasar Bebas – Pengertian, Sejarah, Fungsi, Ciri, Kelebihan, Kekurangan, Dampak, Tujuan, Para Ahli : Pasar bebas merupakan suatu pasar yang dimana para penjual dan para pembeli memiliki kebebasan penuh dalam memutuskan masalah perdagangan dan juga bisnisnya.

pasar-bebas

Pengertian Pasar Bebas

Pasar bebas merupakan suatu pasar yang dimana para penjual dan para pembeli memiliki kebebasan penuh dalam memutuskan masalah perdagangan dan juga bisnisnya. Bisa disebut juga, di dalam sistem ekonomi pasar bebas, para penjual maupun para pembeli benar-benar mempunyai kebebasan yang penuh dalam menjalankan kegiatan-kegiatan perdagangan mereka.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Ciri, Dan Jenis-Jenis Pasar Monopoli Beserta Contohnya Lengkap.


Tetapi meskipun namanya pasar bebas, sebenarnya tidak benar-benar bebas, terdapat suatu aturan tertentu yang harus dipatuhi oleh kedua belah pihak. Ada juga definisi lain dari pasar bebas yakni suatu proses yang dimana kegiatan ekonomi yang dilakukan dengan tidak adanya peraturan atau hambatan buatan yang diterapkan oleh pemerintah dalam perdagangan antara individual-individual dan perusahaan-perusahaan yang berada di negara yang berbeda.


Dengan tidak adanya suatu hambatan yang diterapkan oleh pemerintah dalam melaksanakan perdagangan, tentunya terdapat suatu kebebasan aturan, cara dan juga jenis barang yang dijual. Maka, muncul-lah suatu persaingan dagang yang sangat ketat baik itu antara individu ataupun perusahaan yang berada di Negara yang berbeda yakni yang kita kenal dengan istilah ekspor dan impor atau proses penjualan dan proses pembelian yang dilakukan antara Negara.


Sejarah Pasar Bebas

Era globalisasi dewasa ini menjadi kenyataan yang harus dihadapi oleh setiap negara, tidak terkecuali Indonesia. Proses interaksi dan saling pengaruh-mempengaruhi, bahkan pergesekan kepentingan antar bangsa terjadi dengan sangat cepat dan menyangkut masalah yang semakin kompleks.


Batas-batas teritorial negara pun sekarang tidak lagi menjadi pembatas bagi kepentingan masing-masing negara. Di bidang ekonomi dan politik terjadi persaingan seperti pasar bebas yang semakin ketat, sehingga semakin mempersulit posisi negara-negara miskin.


Perdagangan Bebas adalah  proses kegiatan ekonomi yang dilakukan dengan  tidak adanya hambatan buatan (hambatan yang diterapkan pemerintah) dalam  perdagangan antar individual-individual dan perusahaan-perusahaan yang berada di negara yang berbeda.


Dengan tidak adanya hambatan yang diterapkan pemerintah dalam melaksanakan perdagangan, tentunya ada kebebasan aturan, cara, dan jenis barang yang dijual. Maka, munculah persaingan dagang yang ketat baik antar individu ataupun perusahaan yang berada di Negara yang berbeda yaitu yang kita kenal dengan istilah ekspor dan impor atau proses penjualan dan pembelian yang dilakukan antar Negara.


Sebagai anggota masyarakat dunia, Indonesia pasti tidak dapat dan tidak akan mengasingkan diri dari pergaulan internasional itu, terutama dalam perdagangan bebas. Andaikata terasingkan pun, tentunya Indonesia tidak akan mampu memenuhi segala kebutuhannya sendiri. Yang artinya, bahwa di dalam hubungan internasional itu ada suatu hubungan serta ketergantungan antara satu negara dengan negara yang lainnya.


Berkaitan dengan hal tersebut, tentunya memberikan tekanan global tersendiri bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia khususnya. Yang mana akan memberikan efek ataupun dampak positif maupun negatif. Dan dari dampak-dampak tersebut diperlukan suatu antisipasi agar keadaan ekonomi politik Indonesia mengalami stabilitas serta tidak mengalami kemunduran yang lebih jauh.


Maka dari itu, penulis akan membahas dan mengkaji dampak-dampak perdagangan bebas terhadap bidang ekonomi politik serta bagaimana cara mengantisipasinya, dimana cara atau upaya antisipasi tersebut ada yang sudah terealisasi untuk diterapkan dan ada juga yag belum, di dalam makalah yang berjudul “Pasar Bebas”.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Ciri, Dan Jenis Pasar Oligopali Beserta Contohnya Lengkap. 


Pengertian Pasar Bebas Menurut Beberapa Ahli

  1. Adam Smith

    pasar bebas merupakan wadah untuk menampung sesuatu yang dihasilkan oleh setiap orang yang berasal dari paham kebebasan yang disediakan kepada para pelaku ekonomi untuk mengusahakan kegiatan ekonomi sesuai dengan keinginan mereka tanpa adanya campur tangan dari pemerintah.


  2. David Ricardo

    perdagangan bebas adalah suatu sistem dagang luar negeri yang mana tiap-tiap negara melakukan usaha dagangnya tanpa ada halangan dari negara itu sendiri.


Fungsi Pasar Bebas

Pasar bebas mempunyai fungsi didalam perekonomian negara diantara nya sebagai berikut :

  • Berfungsi untuk memberikan informasi dan juga lebih tepat tentang harga dan juga jumlah permintaan barang.
  • Berfungsi untuk memberikan perangsang pada para pengusaha supaya bisa mengembangkan usaha mereka.
  • Berfungsi untuk memberikan perangsang pada para pengusaha supaya bisa mendapatkan keahlian yang modern.

  • Berfungsi untuk memberikan dan juga merangsang penggunaan barang dan juga factor produksi dengan cara yang lebih efisien.
  • Berfungsi untuk memberikan kebebasan dengan sepenuhnya pada masyarakat supaya bisa melakukan kegiatan ekonomi.

Ciri-Ciri Pasar Bebas

  • Sumber produksi dan alat dapat dimiliki serta ditata oleh seseorang, masyarakat, maupun perusahaan.
  • Terdapat suatu pembagian kelas dalam masyarakat, yakni kelas pekerja dan kelas pemilik modal.
  • Adanya suatu persaingan antar pengusaha untuk mendapatkan keuntungan yang optimal atau sebesa-besarnya (profit motive).

  • Tidak adanya suatu campur tangan dari pemerintah dalam pasar. Lalu campur tangan dari negara terbatas hanya pada berbagai hal yang tidak dapat diusahakan oleh swasta, tetapi menjadi syarat terselenggaranya pasar bebas, contohnya keamanan negara.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Ciri, Kelebihan, Dan Kekurangan Pasar monopolistik Beserta Contohnya Lengkap.


Kelebihan Dan Kekurangan Pasar Bebas

Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar Bebas

  • Setiap orang bebas mempunyai kekayaan serta sumber daya produksi.
  • Kreatifitas dan inisiatif dari masyarakat bisa dikembangkan.
  • Adanya suatu persaingan antar produsen yang mengakibatkan terciptanya berbagai macam produk yang berkualitas.
  • Efesiensi dan efektifitas yang tinggi karena tindakannya selalu atas dasar prinsip ekonomi.

Kekurangan Sistem Ekonomi Pasar Bebas

  • Terjadinya suatu eksploitasi kepada masyarakan yang ekonominya lemah oleh pihak yang ekonominya kuat.
  • Bisa mengakibatkan terjadinya monopoli yang bisa merugikan masyarakat.
  • Timbulnya kesenjangan ekonomi antara golongan ekonomi kuat dengan ekonomi lemah.
  • Dapat timbulnya ketidak stabilan perekonomian.

Dampak Pasar Bebas

Akan tetapi, dalam sistem pasar bebas akan menimbulkan beberapa dampak buruk atau akibat buruk. Dampak ini dibutuhkan campur tangan pemerintah untuk menanggulangi dampak buruk yang ada. Dampak buruk tersebut yaitu sebagai berikut :


  • Jika dalam sistem pasar bebas, pemerintah secara sempurna “lepas tangan” maka kebebasan yang tidak terbatas akan hadir. Hal ini akan menindas golongan ekonomi lemah khususnya jika terjadi pada bahan bahan pokok.

  • Kegiatan ekonomi yang tidak stabil dan tidak terjadi kepastian. Dalam sistem pasar bebas yang sempurna tanpa campur tangan pemerintah, kemakmuran bisa cepat tercapai tapi seketika juga bisa mengalami kemorosotan serius. Hal ini dilakukan untuk merubah harga harga barang dan jasa sehingga para produsen dan pemilik pasar bisa menambah keuntungan mereka berkali kali lipat.

  • Sistem mekanisme pasar bebas akan menimbulkan kekuatan monopoli yang bisa mengakibatkan suatu kerugian bagi semua pihak kecuali pihak yang melakukan monopoli. Akan tetapi, rakyat kecil akan mengalami kesusahan.

  • Dalam menyediakan beberapa jenis barang secara bersamaan, mekanisme pasar bebas tidak bisa melakukan secara efisien Kegiatan konsumen dan produsen akan mengakibatkan eksternalitas yang bisa berupa akibat yang baik ataupun buruk tapi tetap merugikan.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Pasar dan 100 Jenis Pasar


Tujuan Pasar Bebas

Tujuan pasar bebas secara selintas memang positif, yakni agar perekonomian suatu negara bisa lebih maju dan berkembang. Berbagai studi memperlihatkan bahwa perdagangan dunia akan meningkat dengan berlakunya sistem pasar bebas. Peningkatan volume perdagangan berarti peningkatan produksi, yang berarti pula peningkatan lapangan kerja dan pada akhirnya peningkatan pendapatarn dan kesejateraan.


Pasar bebas dibungkus dengan tujuan untuk menggerakkan roda perekonomian demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sekaligus melindungi kepentingan buruh dan kelompok masyarakat kecil, karena negara dalam sistem merkantalisme dengan intervensi pasar, justru merugikan masyarakat, kata Adam Smith, maka dalam sistem pasar bebas, campur tangan pemerintah diperkecil semaksimal mungkin.


Tegasnya, bagi penggagas pasar bebas, konsep free market itu merupakan obat mujarab bagi negeri maju untuk memperbaiki kesejahteraan umat manusia secara keseluruhan, khususnya negara-negara maju itu sendiri.


Negara-negara maju yang sudah full industri, jelas membutuhkan lahan pasar yang tidak banyak rintangan (barries). Betapapun negara-negara industri maju sudah efisien, baik karena teknologi tinggi, maupun bagusnya sistem manajemen, kalau dihadapkan pada kebijakan-kebijakan proteksi, pasti mereka kelimpungan juga. Produk mereka akan lebih mahal di tangan konsumen. Maka, tidak mengherankan kalau suara  mereka begitu kuat dan gigih memperjuangkan era pasar bebas.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna Beserta Contohnya Lengkap.