Pengertian Aset Menurut Para Ahli Beserta Komponen Dan Penggunaannya

Posted on

Pengertian Aset

Aktiva atau aset merupakan sebuah sumber ekonomi yang diharapkan dapat memberikan manfaat usaha di masa mendatang. Aset dimasukan meraca dengan saldo normal debit.

Pengertian Aset Menurut Para Ahli

  • Menurut Scanning (1992; 22)

Aktiva atau aset merupakan jasa yang akan datang dalam bentuk jasa atau uang dimasa mendatang yang bisa ditukarkan menjadi uang (kecuali jasa yang timbul dari kontrak yang belum dijalankan kedua pihak secara sebanding) yang di dalamnya terkandung kepentingan yang bermanfaat yang dijamin menurut hukum atau keadilan.

  •  Menurut (FSAC No.6 prg 25)

Aset manfaat ekonomi masa depan kemungkinan diperoleh atau dikendalikan oleh entitas tertentu sebagai hasil dari transaksi  atau kejadian pada masa lalu

Komponen

Aset ialah segala hak yang bisa dipakai dalam operasi perusahaan. Yang bisa dimasukan ke dalam kolom asset salah satunya ialah bangunan atau gedung. Jadi jika suatu perusahaan mempunyai gedung dengan nilai satu miliah rupiah, maka asset yang dihitung adalah satu miliar rupiah tersebut. Selain gedung, yang dapat dihitung sebagai asst dapat termasuk juga, merk dagang, paten teknologi, mobil, uang kas, dll.

Revaluasi Aktiva - KPP Pratama Jakarta

loading...

Aktiva atau aset dimengerti sebagai harta total. Tetapi umumnya sebagai keperluan analisis terinci menjadi beberapa kategori, yakni:

  1. Aset lancar
  2. Investasi jangka panjang
  3. Aset tetap
  4. Aset tidak berwujud
  5. Aset pajak tangguhan
  6. Aset lain

Daftar aktiva atau aset didalam neraca disusun menurut tingkat likuidasina, mulai dari yang paling likuid sampai dengan ang tidak likuid.

Aset pada neraca diberikan di sisi kiri agar dari atas ke bawah. Penyusunan neraca dari yang paling likuid (lancar), mulai dari aktiva lancar, aktiva tetap dan sebagainya. Komponen aktiva lancar di Kashmir sebagai beriktu: “cash, surat berharga, piutang, persediaan, dan sebagainya” (2008: 31) Komponen aktiva tetap menurut Kashmir sebagai berikut: “Tanah, bangunan, mesin, kendaraan, peralatan , dan lain “(2008: 32) Berdasarkan teori di atas diatur secara berurutan mulai dari aset likuid menjadi kurang likuid atau mudah mudah diuangkan.

Penggunaan

Untuk manajemen, di dalam membaca neraca, nilai aset perlu dicermati sebab manjadi dasar penukuran prestasi keuangan perusahaan. Ukuran ini menjadi perbandingan prestasi sesuatu perusahaan dengan prestasi perusahaan yang lain dalam hal yang sama, apakah lebih baik atau tidak, sehingga bisa menjadi dasar keputusan menajemen untuk mempertahankan atau meningkatkannya.

  • Efisiensi penggunaan aset

Ukuran yang menyangkut aktiva atau aset salah satunya ialah angka rasio penjualan/total aset, yang dinyatakan sebagai persentase. Asumsinya, semakin besar penjualan yang diwujudkan, maka semakin efisien pemakaian aset seluruhnya. Angka penjualan diambil dari laporan laba-rugi, sedangkan angka total aset berasal dari neraca. Dalam hal ini rasio dari tahunan terakhir dibandingkan dengan tahunan sebelumnya.

  • Optimalisasi laba

Ukuran yang lain menyangkut dengan profitabiitas, yakni angka laba harta atau laba investasi yang berasal dari perbandingan angka laba (dipetik dari laporan laba-rugi) serta total harta atau aset, yang nilainya sama dengan istilah todal investasi (dipetik dari neraca).

Asumsinya, manajemen merupakan penanggungjawab atas pemeliharaan serta pemanfaatan semua harta yang dipakai perusahaan, maka manajemen  bertanggungjawab atas usaha optimalisasi laba yang dihasilkan dari semua harta itu.

Demikian Penjelasa Tetatang Pengertian Aset Menurut Para Ahli Beserta Komponen Dan Penggunaannya Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca Gurupendidikan.Com 😀


No ratings yet.

Please rate this