“Dialog Interaktif” Pengertian & ( Cara Menyusun – Syarat – Contoh )

Posted on

“Dialog Interaktif” Pengertian & ( Cara Menyusun – Syarat – Contoh )

GuruPendidikan.Com – Dalam kehidupan sehari-hari sering kita terlibat dalam suatu percakapan, percakapan terjadi karena ada masalah yang dibahas. Untuk bahasa dalam dialog/percakapan harus disesuaikan dengan situasi, jika situasi dialog resmi, menggunakan bahasa baku. Jika situasi tidak resmi, menggunakan bahasa nonbaku. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut ini.

"Dialog Interaktif" Pengertian & ( Cara Menyusun - Syarat - Contoh )

Pengertian Dialog

Dialog merupakan percakapan antara dua orang atau lebih, mendengarkan dialog merupakan kegiatan menyimak yang memerlukan konsentrasi untuk memperoleh informasi dan untuk memahaminya. Radio dan televisi merupakan media elektronik yang dapat menjadi sumber berita dan informasi.

Di media tersebut, kita dapat mendengar atau melihat acara dialog, dengan mendengarkan dialog antar tokoh, kita akan dapat memahami pandangan setiap tokoh terhadap suatu masalah. Setelah mendengarkan dialog kita harus mampu menyimpulkan isinya dan memahami informasi yang terdapat dalam dialog tersebut.

Cara Menyusun Dialog

Adapun cara atau langkah-langkah dalam menyusun dialog yang sederhana, diantaranya sebagaimana berikut ini:

loading...
  • Pertama-tama, menentukan tema tentang apa yang akan dibicarakan.
  • Lalu, menentukan tokoh yang ikut terlibat di dalam dialog tersebut.
  • Selanjutnya menentukan posisi ataupun peran masing-masing tokoh tersebut.
  • Terus, membuat inti atau garis besar materi tentang pembicaraan.
  • Setelah itu, menyusun dialog berdasarkan garis besar dari pembicaraan.
  • Dan memperlihatkan kaidah dari penulisan dialog dengan benar.

Syarat-Syarat Dialog

Agar dialog mendatangkan hasil yang diinginkan maka harus terpenuhi syarat-syarat dari dialog diantaranya seperti:

  • Mengerti dengan benar makna, maksud dan tujuan dari dialog dan juga harus memiliki kecakapan untuk melaksanakan dialog.
  • Memiliki pendidikan maupun pengetahuan mengenai topik yang akan dijadikan bahan dialog.
  • Memiliki kehendak yang baik untuk mencari kebenaran dalam dialog, karena itu dalam mendengarkan dialog sebaiknya harus bersikap terbuka, tidak prasangka dan tidak memihak.
  • Menciptakan suasana yang damai dan tenang, jauh dari emosi dan rasa paling hebat. Harus dapat menyampaikan gagasan dengan baik, jelas dan boleh juga dengan semangat akan tetapi dengan nada yang enak dan bijak tidak dengan nada yang sedang emosi.
  • Dalam keseluruhan dialog harus bersikap jujur, tidak manipulatif, tulus dan tidak mencari-cari kelemahan dan kekurang rekan dialog, dan juga harus percaya bahwa berbagai hal yang dibahas didalam dialog tidak dimanfaatkan diluar dialog untuk tujuan lain demi keuntungan diri sendiri atau kelompok tertentu.
  • Dialog digunakan sebagai cara untuk langsung membahas suatu hal ataupun sebagai pendahuluan untuk pembahasa materi yang memang berat dan sulit. Adapun hal-hal dijadikan sebagai bahan untuk dialog diantaranya meliputi berbagai macam bidang kehidupan, seperti, sosial, moral, ekonomi, budaya, politik, etika, agam dan lain sebagainya.

Contoh Dialog Interaktif

Penyiar : Pak Yanto sebagai pakar psikologi, bagaimana Pak Yanto menyikapi permasalahan kenakalan remaja yang tergabung dalam geng motor yang meresahkan itu..???

Narasumber : Masa remaja memang masa pencarian jati diri, setiap remaja merasa ingin diakui di lingkungan pergaulannya. Jika lingkungan itu baik maka remaja akan ikut menjadi baik. Jika lingkungan itu buruk maka remaja pun akan menjadi buruk. Geng motor merupakan salah satu lingkungan buruk yang telah menjadikan remaja berterima di kalangan mereka.

Penyiar : Mengapa remaja bisa tergelincir ke lingkungan buruk tadi…???

Narasumber : Faktor pendidikan keluarga yang tidak mendukung, orang tua tidak memberikan perhatian yang lebih kepada anak-anak, orang tua hanya memberi tetapi tidak mendidik dengan baik.

Penyiar : Selain itu..???

Narasumber : Faktor sekolah yang tidak partisipatif terhadap pengembangan kualitas diri siswa. Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, seharusnya menjadi wahana apresiasi dan kreativitas siswa sehingga siswa tidak sempat bermain di geng yang tidak benar.

Penyiar : Adakah yang lebih pentimgh daripada peran orang tua dan sekolah dalam menyikapi hal ini…??

Narasumber : Kedua sisi ini, baik orang tua dan sekolah sama pentingnya, orang tua seharusnya menanamkan akhlak dan keimanan yang kokoh di rumah. Kemudian semua itu dipoles dengan kreativitas pihak sekolah dengan beragam kegiatan untuk siswa yang bermanfaat.

Demikianlah pembahasan mengenai “Dialog Interaktif” Pengertian & ( Cara Menyusun – Syarat – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga:


No ratings yet.

Please rate this