Diferensiasi sosial: Pengertian, Ciri, Bentuk, Dan Macam Beserta Contohnya Secara Lengkap

Posted on

Diferensiasi sosial: Pengertian, Ciri, Bentuk, Dan Macam Beserta Contohnya Secara Lengkap – Tahukah anda apa yang dimaksud dengan Diferensiasi sosial ?? Jika anda belum mengetahuinya anda tepat sekali mengunjungi gurupendidikan.com. Karena pada kesempatan kali ini akan membahas tentang pengertian Diferensiasi sosial, bentuk Diferensiasi Sosial, dan jenis Diferensiasi Sosial beserta cirinya secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

Diferensiasi Sosial

Pengertian Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial atau perbedaan sosial bisa kita artikan pembedaan warga masyarakat ke dalam golongan-golongan atau kelompok-kelompok secara horisontal (sejajar). Sedikit berbeda dengan stratifikasi sosial atau pelapisan sosial yang mengelompokkan masyarakat ke dalam struktur kelas yang bersifat hierarkhies dan vertical, diferensiasi sosial atau diferensiasi sosial mengelompokkan masyarakat secara horizontal, yakni pengelompokan masyarakat dari sudut fisik semata.

Namun demikian, stratifikasi sosial (pelapisan sosial) dan diferensiasi sosial (perbedaan sosial) memiliki kesamaan, yaitu sama-sama menunjukkan adanya keanekaragaman yang terjadi dalam sebuah masyarakat.  Walaupun terkadang menimbulkan beberapa masalah seperti konflik, keanekaragaman  seperti  ini  merupakan  potensi  pembangunan  tersendiri yang patut disyukuri. Keanekaragaman yang ada dalam masyarakat akan memicu proses dinamika dalam kehidupan masyarakat tersebut.


Ciri-Ciri Diferensiasi Sosial

Adapun ciri-ciri diferensiasi sosial dalam masyarakat dapat dikelompokkan menjadi tiga yakni:

loading...
  • Ciri Fisik: penggolongan masyarakat ini terjadi karena adanya perbedaan umum pada fisik seseorang seperti bentuk mata, warna dan bentuk rambut, warna kulit, bentuk hidung dan lain-lain.
  • Ciri Sosial: Penggolongan masyarakat berdasar ciri sosial biasanya terjadi karena perbedaan status sosial pada masyarakat itu sendiri. Dalam hal ini status sosial diukur dari: jabatan, profesi, kekuasaan, gengsi, maupun peranannya dalam bermasyarakat.
  • Ciri Kebudayaan: Penggolongan masyarakat yang satu ini terjadi karena perbedaan pandangan hidup masyarakat satu dengan yang lain. Lebih lanjut mengenai ciri kebudayaan dapat dilihat dari perbedaan kepercayaan/ agama maupun norma yang dianut dalam masyarakat tersebut seperti adat istiadat, kesenian, pakaian yang dikenakan, bahasa yang digunakan, dan lain-lain.

Bentuk-Bentuk Diferensiasi Sosial

Berdasarkan ciri-ciri di atas (fisik, sosial, dan budaya) bentuk-bentuk diferensiasi sosial (perbedaan sosial) dapat dibedakan atas enam macam, yaitu: diferensiasi sosial berdasarkan jenis kelamin, ras, profesi, klan, suku bangsa, dan agama.

1. Diferensiasi Sosial Berdasarkan Jenis Kelamin

Secara alamiah dan kodrati, pria dan wanita terlahir dengan berbagai perbedaan fisik, sifat maupun kecenderungan. Laki-laki pada umumnya lebih kuat secara fisik dan menyukai hobi serta profesi yang lebih menantang dibandingkan perempuan yang diciptakan lebih lemah secara fisik. Jika hal seperti itu terjadi semata-mata merupakan kecenderungan alamiah yang ada pada diri pria dan wanita, bukan diskriminasi

2. Diferensiasi Sosial Berdasarkan Ras

Ras merupakan pengelompokan manusia yang didasarkan atas ciri-ciri fisik atau biologis yang melekat pada diri manusia. Terdapat ciri-ciri fisik yang khas yang dimiliki oleh manusia, seperti postur tubuh, bentuk dan warna rambut, bentuk dan warna mata, warna kulit, bentuk hidung, bentuk bibir, bentuk wajah, dan lain sebagainya.

3. Diferensiasi Sosial Berdasarkan Profesi

Yaitu diferensiasi yang didasari suatu pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus. Dalam kehidupan bermasyarakat telah tumbuh dan berkembang berbagai macam profesi atau pekerjaan yang merupakan sumber penghasilan seperti guru, seniman, dokter, arsitek, militer, olah ragawan, politisi, petani, advokat, pedagang, pengusaha, dan lain sebagainya.

4. Diferensiasi Sosial Berdasarkan Klan

Klan merupakan suatu satuan sosial yang didasarkan atas hubungan darah atau keturunan (geneologis). Biasanya klan atau kelompok kekerabatan ditarik berdasarkan garis keturunan (unilateral). Dalam klan dikenal istilah patrilinel dan matrilineal. Istilah patrilineal, adalah  kekerabatan yang didasarkan pada garis keturunan dari pihak bapak sedangkan matrilineal adalah kekerabatan yang didasarkan pada garis keturunan dari pihak ibu.

Bentuk klan dapat dengan mudah kita temukan di Indonesia, salah satunya klan yang ada pada budaya Batak yang disebut dengan marga, seperti Marga Simanjuntak, Marga Hutabarat, Marga Harahap, Marga Hutagalung, Marga Hutauruk, dan lain sebagainya.

5. Diferensiasi Sosial Berdasarkan Suku Bangsa

Diferensiasi suku bangsa bersifat horisontal sehingga masing- masing suku bangsa memiliki persamaan derajat, harkat, dan martabat. Ciri-ciri yang pa- ling menonjol yang merupakan identitas suku bangsa adalah bahasa dan kebudayaan. Oleh karena itu, diferensiasi sosial (perbedaan sosial) berdasarkan suku bangsa sering ditunjukkan dengan adanya perbedaan bahasa dan kebudayaan.

6. Diferensiasi Sosial Berdasarkan Agama

Agama merupakan suatu sistem terpadu mengenai kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal yang suci dan menyatukan semua pengikutnya ke dalam suatu komunitas moral yang disebut umat. Semua ajaran agama mengatur hubungan, baik hubungan antara sesama manusia maupun hubungan antara manusia dengan Tuhan.


Contoh Diferensiasi Sosial

Dari pembahasan diatas kita bisa sampaikan contoh diferensiasi sosial dalam masyarakat kita. Adapun contoh tersebut dapat dilihat di bawah ini:

  • Penggolongan masyarakat karena perbedaan fisik yang kemudian dikenal dengan berbagai ras seperti Mongoloid, Negroid, Kaukasoid, dsb.
  • Penggolongan masyarakat karena perbedaan status sosial dapat kita lihat pada: Kehidupan bermasyarakat di desa seorang pamong desa akan memiliki status sosial berbeda dengan masyarakat biasa hal ini terjadi karena jabatan atau kekuasaan yang berbeda pula.
  • Penggolongan masyarakat karena ciri budaya dapat kita lihat pada keanekaragaman suku di Indonesia seperti suku Minangkabau, Jawa, Toraja Banjar, Dayak, dsb.

tulah ulasan tentang Diferensiasi sosial: Pengertian, Ciri, Bentuk, Dan Macam Beserta Contohnya Secara Lengkap Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

Baca juga refrensi artikel terkaitnya disini :