Definisi Kemimpinan
Definisi Kemimpinan

21 Definisi Kepemimpinan Menurut Para Ahli

Posted on

21 Definisi kepemimpinan menurut para ahli– Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimpin yang efektif memiliki sifat tertentu atau karakteristik penting, misalnya,  pandangan ke depan, intensitas, daya persuasi dan karisma. Dan memang, ketika kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Sukarno, Napoleon, Churchill, Lincoln, Washington, Jenderal Sudirman, dan sebagainya kita harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti yang melekat dalam diri mereka dan mereka gunakan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Definisi Kepemimpinan

Kepemimpinan merupakan proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada para pengikutnya dalam upaya untuk mencapai tujuan organisasi. Cara alami untuk belajar kepemimpinan “melakukan pekerjaan” dengan praktik seperti magang di praktisi, pengrajin, terampil seniman. Dalam hubungan ini, para ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran / instruksi.

Kepemimpinan Yang Efektif

Mungkin pandangan pesimis pada kemampuan kepemimpinan telah menyebabkan munculnya ratusan buku tentang kepemimpinan. Ada saran tentang siapa yang harus ditiru (Attila the Hun), apa yang harus dicapai (ketenangan pikiran), apa yang harus dipelajari (kegagalan), apa yang harus diperjuangkan (karisma), apakah delegasi (kadang-kadang), apakah tidak berkolaborasi (mungkin), Amerika pemimpin rahasia (perempuan), kualitas pribadi kepemimpinan (integritas), bagaimana mencapai kredibilitas (kepercayaan), bagaimana menjadi seorang pemimpin otentik (menemukan pemimpin dalam Anda), dan sembilan hukum alam kepemimpinan (jangan tanya),

Ada lebih dari 3000 buku yang judulnya mengandung kata pemimpin (leader). Bagaimana menjadi pemimpin yang efektif tidak perlu ditinjau oleh sebuah buku. Profesor manajemen terkenal, Peter Drucker, menjawab dengan hanya beberapa kalimat: “dasar kepemimpinan yang efektif adalah berpikir didasarkan pada misi organisasi, menetapkan dan menegakkan, secara jelas dan nyata.

Kepemimpinan Karismatik

Max Weber, seorang sosiolog, adalah ilmuwan pertama yang membahas karakteristik kepemimpinan. Lebih dari satu abad yang lalu, didefinisikan seperti karisma (yang berasal dari kata Yunani yang berarti “anugerah”) sebagai “suatu sifat tertentu seseorang, yang membedakan mereka dari orang-orang umum dan biasanya dipandang sebagai kemampuan atau kualitas supernatural, kekuatan super, atau paling istimewa.

Definisi Kemimpinan
Definisi Kemimpinan

Kepemimpinan Transformasional

Kepemiminan adalah proses dimana seorang individu mempengaruhi sekelompok individu untuk mencapai suatu tujuan. Untuk menjadi pemimpin yang efektif, kepala sekolah harus mampu mempengaruhi masyarakat seluruh sekolah mengarah melalui cara yang positif untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah. Kepemimpinan transformasional cukup dapat didefinisikan sebagai proses masuk untuk mengubah dan memodifikasi individu untuk ingin mengubah dan memperbaiki diri, yang melibatkan motif dan pemenuhan dan penghormatan terhadap bawahan.

Definisi kepemimpinan menurut para ahli

  1. F. I. Munson, Kepemimpinan merupakan kemampuan agar dapat mengatasi orang-orang sehingga mencapai hasil yang maksimal dengan kemungkinan gesekan adalah yang terkecil dan pembentukan kemungkinan terbesar dari kerjasama.
  2. F. A. Nigro (1965), Kepemimpinan untuk mempengaruhi aktifitas orang lain.
  3. Ordway Tead (1929), Kepemimpinan sebagai temperamen merger yang membuat seseorang mungkin dapat mendorong beberapa orang lain untuk menyelesaikan pekerjaan.
  4. Kartini Kartono (1994), Kepemimpinan adalah karakter khas, khususnya, mengambil situasi tertentu. Karena kelompok melakukan kegiatan tertentu dan memiliki tujuan dan berbagai peralatan khusus. Pemimpin kelompok dengan fitur karakteristik adalah fungsi dari situasi tertentu.
  5. William G. Scott (1962), Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi kegiatan yang diselenggarakan dalam kelompok dalam upaya mereka untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
  6. Hemhill dan Coon (1995), Kepemimpinan adalah sikap individu yang memimpin berbagai kegiatan kelompok terhadap tujuan yang akan dicapai bersama-sama.
  7. Rauch dan Behling (1984), Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktifitas kelompok yang terorganisir terhadap pencapaian tujuan.
  8. Weschler dan Massarik (1961), Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi, yang dijalankan dalam situasi tertentu, dan diarahkan melalui proses komunikasi, untuk mencapai tujuan tertentu atau lebih.
  9. P. Pigors (1935), Kepemimpinan adalah proses mendorong dan mendorong melalui interaksi yang berhasil dari perbedaan individu, pengendalian kekuatan seseorang dalam mengejar tujuan bersama.
  10. George R. Terry, Kepemimpinan merupakan hubungan yang ada dalam seseorang atau pemimpin dan pengaruh yang lain untuk mau bekerja secara sadar dalam kaitannya dengan tugas untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
  11. Domination dan P. Pigors, Kepemimpinan merupakan proses yang dapat mengontrol manusia berdesak-desakan untuk mengejar tujuan bersama, yang dikelola melalui interaksi berbagai perbedaan individu.
  12. Henry L. Tosj dan Stephen J. Carrol (1977), Kepemimpinan merupakan proses seuatu mempengaruhi orang lain untuk melakukan apa yang mereka ingin lakukan.
  13. Theo Haiman, Kepemimpinan sebagai proses beberapa orang, dipimpin dalam pemilihan dan pencapaian tujuan.
  14. William G.Scott, Kepemimpinan merupakan proses  dipengaruhi dalam pemilihan dan pencapaian tujuan.
  15. Duben (1954), Kepemimpinan sebagai keputusan dan kegiatan pemerintah pembuat.
  16. Reed (1976), Kepemimpinan merupakan cara agar dapat mempengaruhi perilaku seseorang yang mencoba untuk mengikuti kehendak pemimpin.
  17. G. L. Feman dan E. K. Taylor (1950), Kepemimpinan adalah kemampuan untuk menciptakan kegiatan kelompok mencapai tujuan organisasi dengan efektivitas dan kerjasama dari setiap individu maksimal.
  18. James M. Black (1961), Kepemimpinan adalah kemampuan yang mampu meyakinkan orang lain yang bersedia bekerja di bawah arahannya dalam kesatuan tim untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
  19. H. Kootz “Principles, Kepemimpinan sebagai kegiatan untuk dapat membujuk orang agar bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
  20. C. Schenk “Leadership” : Infantry Journal. 1928, Kepemimpinan adalah untuk mengetahui orang dengan cara persuasi dan inspirasi daripada melalui briefing, ataupun ancaman terselubung.
  21. O’ Donnel, Kepemimpinan sebagai kegiatan agar membujuk orang untuk bekerja sama agar termencapai tujuan bersama.

 

Demikian Penjelasan Tentang Definisi Kepemimpinan Menurut Para Ahli Semoga Dapat Bermanfaat Untuk Pembaca Setia GuruPendidikan.Com 😀

loading...