Pengertian Penawaran

Diposting pada

Pengertian Penawaran

Dalam hal ini sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan penawaran..?? tentu kalian pernah melihat pedagang asongan yang menjajakan dagangannya di mapu merah atau kalian melihat para pedagang yang menjajakan dagangannya di pasar.

Menurut kalian apakah mereka sedang melakukan kegiatan penawaran..?? jadi apakah penawaran itu..?? Dalam ilmu ekonomi, penawaran diartikan sebagai sejumlah barang yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga selama periode tertentu.

Baca Juga : Penjelasan Perekonomian Terbuka Beserta Faktornya


Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran

Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.

Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.


Macam-macam Penawaran

Apabila ditinjau dari jumlah barang yang ditawarkan, penawaran dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu penawaran perorangan dan penawaran kolektif.


  • Penawaran Individu

Penawaran individu adalah jumlah barang yang akan dijual oleh seorang penjual.

Contoh, penawaran jeruk oleh Bu Hani


  • Penawaran Kolektif

Penawaran kolektif disebut juga penawaran pasar. Penawaran kolektif adalah keseluruhan jumlah suatu barang yang ditawarkan oleh penjual di pasar. Penawaran pasar merupakan penjumlahan dari keseluruhan penawaran perorangan.

Baca Juga : Pengertian, Tujuan, Ciri Dan Jenis Prinsip Ekonomi

Contoh, penawaran kolektif yang dilakukan oleh Bu Hani dan pedagang buah jeruk di pasar.


Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran

Penawaran terhadap suatu barang banyak dipengaruhi oleh berbagai hal, diantaranya ialah sebagai berikut:


  • Harga Barang Itu Sendiri

Apabila harga suatu barang naik, produsen akan menaikkan jumlah barang yang dihasilkannya. Hal ini akan membawa kita pada hukum penawaran yang menjelaskan hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan harga barang tersebut.


  • Harga Barang Lain Yang Terkait

Harga barang lain yang terkait maksudnya ialah harga barang substitusi dan harga barang komplementer. Apabila harga barang substitusi naik, penawaran suatu barang akan bertambah.

Begitu juga sebaliknya, sementara jika harga barang komplementer naik, penawaran akan suatu barang akan berkurang.


  • Harga Faktor Produksi

Pada jumlah anggaran yang tetap, kenikan harga faktor produksi, seperti tingkat upah, harga bahan baku, atau kenaikan tingkat bunga modal akan menyebabkan perusahaan memproduksi output-nya lebih sedikit, hal ini tentu saja menyebabkan penawaran barang tersebut berkurang.


  • Biaya Produksi

Apabila biaya produksi suatu barang naik, perusahaan akan mengurangi produksinya pada tingkat jumlah anggaran yang tetap. Oleh karena itu, menurunnya tingkat produksi ini tentu saja menyebabkan penawaran barang tersebut berkurang.


  • Teknologi Produksi

Adanya kemajuan pada teknologi produksi dapat menyebabkan penurunan biaya produksi dan dapat menciptakan barang-barang baru. Dengan demikian kemajuan teknologi ini dapat mendorong bertambahnya penawaran terhadap suatu barang.

Baca Juga :  Pengertian Sistem Ekonomi, Fungsi, Macam Beserta Ciri-Cirinya


  • Jumlah Pedagang Atau Penjual

Apabila jumlah pedagang atau penjual suatu barang semakin banyak, secara otomatis jumlah barang yang ditawarkan pun akan semakin bertambah.


Hukum Penawaran

Sama halnya seperti hukum permintaan, hukum penawaran pun menunjukkan hubungan antara tingkat harga dengan jumlah barang. Hanya saja yang dimaksud dengan jumlah barang disini ialah jumlah barang yang ditawarkan.

Dapatkah kamu menyebutkan bunyi hukum penawaran..?? berikut ini merupakan bunyi hukum penawaran:

“Jika harga suatu barang naik, jumlah barang yang ditawarkan akan naik, sebaliknya jika harga suatu barang turun, jumlah barang yang ditawarkan pun akan turun”.

Pada bahasan sebelumnya kalian telah memperoleh penjelasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran. Adapun hukum penawaran hanya menjelaskan hubungan antara tingkat dan jumlah barang yang ditawarkan. Oleh karena itu, hukum penawaran berlaku dengan asumsi ceteris paribus yaitu faktor-faktor lain selain harga dianggap konstan.


Kurva Penawaran

Sama halnya dengan permintaan, penawaran pun dapat dinyatakan dalam bentuk tabel, garfis dan matematis. Kurva penawaran merupakan kurva yang menunjukkan hubungan antara tingkat harga dan jumlah barang yang ditawarkan. Perhatikan tabel berikut ini.

"Panawaran" Pengertian & ( Faktor - Hukum - Kurva )

Berdasarkan tabel tersebut dapat dilihat bahwa turunnya harga beras cianjur menyebabkan penawaran terhadap beras cianjur pu mengalami penurunan. Tentang penawaran beras cianjur ini dapat kita buat kurva penawarannya yakni sebagai berikut:

"Panawaran" Pengertian & ( Faktor - Hukum - Kurva )

Bentuk kurba penawaran bisa berbentuk garis lurus atau melengkung, kurva penawaran bergerak dari kiri bawah ke kanan atas. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara tingkat harga dan jumlah barang yang ditawarkan positif.
Artinya jika harga naik, jumlah barang yang ditawarkan akan naik, fungsi penawaran merupakan penawaran yang dinyatakan dalam hubungan matematis dengan asumsi ceteris paribus.


Contoh Kasus Terkait Permintaan dan Penawaran

Emas merupakan salah satu logam mulia yang bernilai tinggi, karena karena emas merupakan nilai tukar selain uang yang digunakan dizaman dahulu sebelum adanya uang seperti sekarang ini.


Faktor Yang Mmepngaruhi Permintaan/Penawaran

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran harga emas.

Baca Juga : Pelaku Ekonomi : Pengertian, Siapa Saja, Macam, Contoh, Peran

  1. Pertukaran Nilai Mata Uang

Kenaikan nilai tukar dolar AS umumnya mengikuti harga emas dunia. Hal ini karena para pemegang saham memilih untuk menempatkan dolar mereka di pasar saham dan mendapatkan emas dengan harapan bahwa emas dapat menjaga nilai harta mereka.
b. Suku Bunga

Sementara tingkat suku bunga naik, masyarakat cenderung untuk menyimpan uang dalam bentuk Deposito. Ini akan menekan harga emas. Di sisi lain, ketika tingkat suku bunga jatuh, harga emas diharapkan akan meningkat. Dalam asumsi ini, jika suku bunga naik dalam waktu jangka pendek, harga emas akan turun. Tetapi teori ini di Indonesia tidak selalu bekerja.

  1. Permintaan dan penawaran

Kasus dalam poin ini, permintaan dan penawaran emas mirip dengan kejadian yang terjadi di pertengahan tahun 1980. Pada saat itu, penjualan yang dilakukan oleh perusahaan pertambangan maju selalu bertanggung jawab atas kenaikan harga emas. Mereka bisa melindungi harga produktivitas tambang pada harga yang cukup cerdas. Jadi permintaan dan penawaran juga mempengaruhi pada harga emas.

d. Kondisi politik dunia

Kenaikan harga emas pada akhir 2002 dan awal 2003 muncul sebagai konsekuensi dari serangan ke Irak oleh asosiasi perintah AS. Para Investor berpindah dari investasi pasar uang dan pasar saham dan beralih ke investasi emas, menyebabkan permintaan emas melonjak sangat tajam.

  • Kondisi ekonomi di seluruh dunia

Melihat situasi ekonomi di seluruh dunia yang meningkat, nilai harga untuk emas cenderung naik. Namun demikian, industri utama yang harus berperan besar adalah industri perhiasan. Sekitar 80 persen dari total suplai emas digunakan oleh industri perhiasan. Resesi telah meningkatkan permintaan perhiasan pada tahun 1982-1983, karena pada saat yang sama, harga emas juga naik.

Dengan emas, investor mendapat perlindungan nilai mata uang yang ideal terhadap naik turunnya nilai mata uang. Pada tahun 1978-1980 harga itu booming. Sementara inflasi di AS meningkat dari 4 persen menjadi 14 persen, harga emas naik tiga kali lipat.

  • Permintaan

Pada tahun 2001 harga emas sekitar Rp 90000/g dengan permintaan pembelian (dimisalkan pada suatu daerah) sebanyak 50000 g. Ketika pada tahun 2003 harga emas mencapai Rp 110.000/g  dengan permintaan 70000 g. Kemudian mengalami kenaikan lagi pada tahun 2005 menjadi Rp 140.000/g dengan permintaan 90000 g. Pada tahun 2007 seharga Rp 190.000/g dengan permintaan 110000 g. Tahun 2009 harga melonjak drastik menjadi Rp 320.000/g dengan permintaan sebanyak 130000 g. kurva permintaan emas


Dampak Yang Ditimbulkan

Nilai Emas real ditentukan oleh pasar, tidak satupun pemerintahan di dunia ini yang bisa mengatur dan mempengaruhi harga emas dunia maupun regional. Emas merupakan suatu lumbung uang di tengah krisis dunia. Kebanyakan orang telah memilih membeli dan menyimpan emas untuk kebutuhan mereka.
Emas juga digunakan sebagai satuan standard berdasar sistem Bretton Woods. Simbol Emas berdasar standar ISO adalah XAU. Ukuran kemurnian emas dikenal dengan karat atau paling murni adalah 24 karat.

Harga emas yang tinggi pada saat ini karena jumlahnya memang sangat terbatas. Pertama kali pemerintah Amerika mematok harga emas menjadi $20,67 per troy ons($664,56/kg), pada tahun 1934 naik menjadi $35 per troy ons. Pada tahun 1961 Amerika dan Eropa membuat manipulasi harga di pasar sehingga harga emas terus melambung tinggi. Saat ini harga emas adalah di kisaran $1700 per troy ons(sudah meningkat hampir 50x lipat). Pada tahun 2005 badan World Gold Council memperkirakan persediaan emas didunia saat itu mencapai 3859 ton. Jika dikurangi dengan permintaan akan emas yang totalnya mencapai 3754 ton maka masih ada sisa sebesar 105 ton.

Emas adalah standar nilai mata uang di Amerika. Maka dapat dikatakan emas adalah komoditas berharga kedua setelah minyak. Negara yang paling sensitive terhadap naik turunnya harga emas adalah AUD.

Di Jaman modern ini emas juga bisa diperdagangkan secara online melalui line internet, sehingga orang tidak repot untuk menjual dan membeli emas. Dalam melakukan online trading emas, anda tidak perlu pergi jauh-jauh untuk membeli atau menjual emas, karena semua transaksi cukup dilakukan pada satu layar atau yang biasa disebut platform online trading.

Jadi dalam melakukan online trading emas, anda tidak memegang fisik emas tersebut, tetapi anda memegang emas anda dalam bentuk satuan trading atau lot. Banyaknya emas yang anda miliki, ditentukan dari banyaknya jumlah lot yang anda miliki.

Perkembangan harga komoditi dan index saat ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap perkembangan mata uang dalam trading Forex. Sebut saja naik turunnya harga emas membuat pengaruh yang kuat terhadap naik turunnya mata uang USD dan mata uang lainnya.

Baca Juga :Pengertian Intervensi Pemerintah Dalam Perekonomian Dan Contohnya


Demikianlah artikel dari gurupendidikan.co.id mengenai Pengertian Penawaran : Hukum, Macam, Faktor, Kurva, Dampak Beserta Contohnya Lengkap, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.