Laporan Keuangan : Pengertian, Tujuan, Dan Jenisnya Menurut Para Ahli [ LENGKAP ]

Diposting pada

Laporan Keuangan : Pengertian, Tujuan, Dan Jenisnya Menurut Para Ahli [ LENGKAP ]

Pada setiap akhir usaha, setiap perusahaan atau lembaga menyusun laporan keuangan yang selanjutnya dilaporkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Berikut ini beberapa pengertian laporan keuangan yang penulis kutip dari beberapa sumber :

Laporan Keuangan
Laporan Keuangan

 

Pengertian Laporan Keuangan Menurut Para Ahli

1. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Kasmir (2013:7)

Pengertian laporan keuangan menurut Kasmir (2013:7) secara sederhana dimana pengertian laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan saat ini atau periode kedepannya. Maksud dan tujuan laporan keuangan menunjukkan kondisi keuangan perusahaan.

2. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Munawir (2010:5)

Menurut Munawir (2010:5) bahwa pengertian laporan keuangan terdiri dari neraca dan suatu perhitungan laba-rugi serta laporan mengenai perubahan ekuitas. Neraca tersebut menunjukkan atau menggambarkan jumlah suatu aset, kewajiban dan juga mengenai ekuitas dari suatu perusahaan pada tanggal tertentu.

3. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2009:1)

Menurut Ikatan Akuntan Indonesia bahwa definisi mengenai laporan keuangan terdiri dari proses laporan keuangan pada umumnya terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan posisi keuangan, catatan dan laporan lain serta materi akan penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.

4. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Harahap (2009:105)

Menurut Harahap (2009:105) bahwa pengertian laporan keuangan adalah penggambaran kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan saat tertenu atau jangka waktu tertentu.

Loading...

5. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Gitman (2012:44)

Menurut Gitman bahwa definisi Laporan Keuangan yang dijelaskan secara sederhana dimana menurut Gitman, pengertian laporan keuangan adalah “Annual report that publicly owned corporations must provide to stockholders; it summarizes and documents the firms financial 2 activities during the past year”.


6. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Kieso et. All (2011:5)

Menurut Kieso et. All (2011:5) menjelaskan bahwa pengertian laporan keuangan adalah “The financial statement most frequently provided are (1) the statement of financial statements position, (2) the income statement or statement of comrehensive income, (3) the statement of cash flows, and (4) the statement of changes in equity. Note disclosures are an integral part of each financial statement.”

7. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Farid dan Susanto (2011:2)

Menurut Farid dan Susanto bahwa yang dimaksud dengan laporan keuangan, farid dan susanto memberikan gagasannya akan pengertian laporan keuangan dimana menurutnya laporan keuangan adalah informasi yang diharapkan mampu memberikan bantuan kepada pengguna untuk membuat keputusan ekonomi yang bersifat finansial.

8. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Birgham dan Houston (2010:84).

Menurut Birgham dan Houston bahwa pengertian laporan keuangan adalah beberapa lembar kertas dengan angka-angka yang tertulis diatasnya, yang penting untuk memikirkan aset-aset nyata yang terdapat dibalik angka tersebut.

9. Pengertian Laporan Keuangan menurut Subramanyam (2010)

Menurut Subramanyam bahwa pengertian laporan keuangan adalah produk proses laporan keuangna yang diatur oleh standar dan aturan akuntansi, intensif manajer, serta mengenai mekanisme pelaksanandan juga pengawasan perusahaan.

10. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Irham Fahmi (2011)

Definisi laporan keuangan menurut Irham Fahmi yang mana dijelaskan bahwa arti laporan keuangan adalah suatu informasi yang menggambarkan kondisi suatu perusahaan, dimana selanjutnya akan menjadi suatu informasi yang menggambarkan mengenai kinerja suatu perusahaan.


11. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Raharjaputra (2011:194)

Menurut Raharjaputra bahwa pengertian laporan keuangan adalah alat yang penting untuk memperoleh informasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil yang telah dicapai oleh perusahaan yang bersangkutan.

12. Pengertian Laporan Keuangan Menurut PSAK No. 1 (2015:1)

Menurut PSAK No. 1 (2015: 1), “Laporan keuangan adalah penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas”.

13. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Warren dan Fees (2009:24)

Menurut Warren dan Fees bahwa pengertian laporan keuangan adalah setelah transaksi dicatat dan diikhtisarkan, maka disipakna bagi pemakai. Laporan akuntansi yang menghasilkan informasi demikian disebut dengan laporan keuangan.

14. Harnanto (2002:31) mendefinisikan laporan keuangan adalah sebagai berikut:

“Laporan keuangan adalah hasil akhir dari proses akuntansi, yang terdiri dari dua laporan utama yaitu neraca dan laporan perhitungan laba rugi dan berupa laporan yang sifatnya sebagai pelengkap seperti laporan laba yang ditahan serta laporan sumber dan penggunaan dana atau laporan perubahan posisi keuangan”.

15. Hanafi dan Halim (2007:49) mendefinisikan laporan keuangan perusahaan merupakan salah satu sumber informasi yang penting disamping informasi industri, kondisi perekonomian, pangsa pasar perusahaan, kualitas menejeman dan lainnya.


16. Menurut Bernstein (1983:3)“Analisis laporan keuangan mencakup penerapan metode dan teknikanalitis atas laporan keuangan dan data lainnya untuk melihat dari laporan ituukuran-ukuran dan hubungan tertentu yang sangat berguna dalam proses pengambilan keputusan.
17. ”Foster (1986:58) mengemukakan pengertian analisis laporan keuangan sebagai berikut:“ Mempelajari hubungan-hubungan di dalam suatu laporan keuanganpada suatu saat tertentu dan kecenderungan-kecenderungan dari hubungan inisepanjang waktu.

18. ”Halfert (1982) : dalam kata pendahulunya , walaupun tidak merupakan definisi eksplisit tetapi terkandung makna bahwa Analisis Laporan Keuangan :“ merupakan alat yang digunakan dalam memahami masalah danpeluang yang terdapat dalam laporan keuangan”. Helfert dalam bukunya inimenekankan bahwa analisis laporan keuangan adalah pada arus dana dalamsuatu system bisnis. Dari gambaran arus dana ini dia melihat prestasiperusahan, proyeksi, optimalisasi modal, dan sumber dana perusahaan.


19. Menurut Soemarsono (2004:34) ”Laporan keuangan adalah laporan yang dirancang untuk para pembuat keputusan, terutama pihak diluar perusahaan, mengenai posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan”.Laporan keuangan tidak hanya sebagai alat penguji saja tetapi juga sebagai dasar untuk dapat menentukan atau menilai posisi keuangan perusahaan tersebut, di mana dengan hasil analisa tersebut pihak-pihak yang berkepentingan mengambil suatu keputusan serta hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan tersebut perlu adanya laporan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan.

20. Menurut Jumingan (2006:4) Pengertian laporan keuangan adalah “Laporan keuangan merupakan hasil tindakan pembuatan ringkasan data keuangan perusahaan. Laporan keuangan ini disusun dan ditafsirkan untuk kepentingan manajemen dan pihak lain yang menaruh perhatian atau mempunyai kepentingan dengan data keuangan perusahaan”.

21. Menurut Rodoni (2010:13) Laporan keuangan adalah sebuah laporan yang diterbitkan oleh perusahaan untuk para pemegang sahamnya.Laporan ini memuat laporan keuangan dasar dan juga analisis manajemen atas operasi tahun lalu dan pendapat mengenai prospek-prospek perusahaaan di masa mendatang

22. Sedangkan menurut   Sutrisno (2005:11) bahwa laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yng meliputi dua laporan utama yaitu neraca dan laporan laba rugi.
23. Menurut Bambang Riyanto (2012:327), Laporan Finansiil (Financial Statement), memberikan ikhtisar mengenai keadaan finansiil suatu perusahaan, dimana Neraca (Balance Sheets) mencerminkan nilai aktiva, utang dan modal sendiri pada suatu saat tertentu, dan laporan Rugi dan Laba (Income Statement) mencerminkan hasil-hasil yang dicapai selama periode tertentu, biasanya meliputi periode satu tahun.

Jenis Laporan Keuangan

Dalam akuntansi, terdapat empat jenis laporan keuangan yang biasa dibuat oleh perusahaan. Empat jenis laporan keuangan tersebut adalah sebagai berikut:

 

  • a. Laporan Laba Rugi

Melaporkan seluruh hasil dan biaya untuk mendapatkan hasil dan laba (rugi)  perusahaan selama suatu periode tertentu. Di dalam laporan ini terdapat informasi ringkas mengenai jumlah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk operasional suatu perusahaan serta laba yang didapatkan selama perusahaan tersebut beroperasi.

  • b. Laporan Perubahan Ekuitas

Merupakan laporan yang timbul atas transaksi dengan pemilik yang juga merupakan termasuk jumlah investasi, perhitungan deviden dan distribusi lain ke pemilik ekuitas selama suatu periode.

  • c. Neraca

Neraca adalah bagian keuangan yang menampilkan informasi bagaimana posisi keuangan dari perusahaan atau entitas pada suatu periode, biasanya dalam satu tahun.

  • d. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah yang menggambarkan perputaran kas perusahaan, mengenai jumlah kas masuk (penerimaan kas) dan jumlah kas keluar (pengeluaran kas) dalam suatu periode tertentu.


Tujuan Laporan Keuangan Menurut Para Ahli

Berdasarkan jenis-jenis laporan keuangan di atas, kemudian terdapat tujuan utama laporan keuangan. Menurut para ahli, tujuan laporan keuangan dapat beragam sesuai pendapat masing-masing. Berikut Liputan6.com ulas tujuan laporan keuangan menurut para ahli yang dapat dipahami sehingga membantu mempelajari lebih lanjut terkait laporan keuangan, Rabu (16/1/2019).

 

Menurut Standar Akuntasi Keuangan (Ikatan Akuntan Indonesia 2002:4) tujuan laporan keuangan adalah sebagai berikut:

  1. Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, seta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.
  2. Laporan keuangan yang disusun untuk tujuan ini memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai. Namun demikian, laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian di masa lalu.
  3. Laporan keuangan juga menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen (stewardship) atau pertanggunggjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.

Ikatan Akuntan Indonesia

Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2009:3), tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.

 

Irham Fahmi

Irham Fahmi dalam bukunya yang berjudul Analisa Laporan Keuangan (2011) menyampaikan tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi keuangan yang mencakup perubahan dari unsur-unsur laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak-pihak lain yang berkepentingan dalam menilai kinerja keuangan terhadap perusahaan di samping pihak manajemen perusahaan.

 

Menurut Kasmir (2014:10), mengungkapkan bahwa laporan keuangan bertujuan untuk :

  1. Memberikan informasi tentang jenis dan jumlah aktiva (harta) yang dimiliki perusahaan pada saat ini.
  2. Memberikan informasi tentang jenis dan jumlah kewajiban dan modal yang dimiliki perusahaan pada saat ini.
  3. Memberikan informasi tentang jenis dan jumlah pendapatan yang diperoleh pada suatu periode tertentu.
  4. Memberikan informasi tentang jumlah biaya dan jenis biaya yang dikeluarkan perusahaan dalam suatu periode tertentu.
  5. Memberikan informasi tentang perubahan-perubahan yang terjadi terhadap aktiva, pasiva, dan modal perusahaan.
  6. Memberikan informasi tentang kinerja manajemen perusahaan dalam suatu perode.
  7. Memberikan informasi tentang catatan-catatan atas laporan keuangan.

Dari beberapa pendapat para ahli tersebut dapat dipahami bahwa tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan gambaran dan informasi yang jelas bagi para pengguna laporan keuangan terutama bagi manajemen suatu perusahaan.


  • Manfaat Laporan Keuangan

Ada beberapa manfaat yang diperoleh dari pembuatan laporan keuangan.

Seperti dikemukakan oleh Fahmi (2012:5), yang menyatakan bahwa:

“Dengan adanya laporan keuangan yang disediakan pihak manajemen perusahaan maka sangat membantu pihak pemegang saham dalam proses pengambilan keputusan, dan sangat berguna dalam melihat kondisi pada saat ini maupun dijadikan sebagai alat untuk memprediksi kondisi masa yang akan datang”.

Manfaat dari adanya laporan ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan masukan dalam proses pengambilan keputusan demi kemajuan perusahaan dimasa yang akan datang.


  • Unsur-Unsur Laporan Keuangan

Tujuan laporan keuangan perusahaan tercermin dari laporan keuangan yang terdiri dari beberapa unsur laporan keuangan. Seperti yang diungkapkan Hanafi (2007:12), menjelaskan bahwa ada tiga bentuk laporan keuangan yang pokok yang dihasilkan oleh suatu perusahaan yaitu Neraca, laporan rugi laba dan laporan aliran kas.

Secara lengkap menurut Kasmir (2014:28), menyebutkan ada lima yang termasuk ke dalam unsur atau komponen laporan keuangan yakni:

  1. Neraca
  2. Laporan Laba Rugi
  3. Laporan Perubahan Modal
  4. Laporan Arus Kas
  5. Catatan Atas Laporan Keuangan

Dari beberapa unsur-unsur laporan keuangan diatas, penulis hanya menggunakan laporan Neraca dan laporan laba rugi.


  • Sifat Laporan Keuangan

Pencatatan yang dilakukan dalam penyusunan laporan keuangan harus dilakukan dengan kaidah-kaidah yang berlaku demikian pula dalam hal penyusunan laporan keuangan didasarkan kepada sifat laporan keuangan itu sendiri.

Menurut Kasmir (2014:11), dalam prakteknya sifat laporan keuangan

dibuat:

  1. Bersifat historis; dan
  2. Menyeluruh

Bersifat historis artinya bahwa laporan keuangan dibuat dan disusun dari data masa lalu atau masa yang sudah lewat dari masa sekarang.Misalkanya laporan keuangan disusun berdasarkan data satu atau dua atau beberapa tahun ke belakang (tahun atau periode sebelumnya).

Kemudian, bersifat menyeluruh maksudnya laporan keuangan dibuat selengkap mungkin. Artinya laporan keuangan disusun sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Pembuatan atau penyusunan yang hanya sebagian- sebagian (tidak lengkap) tidak akan memberikan informasi yang lengkap tentang keuangan suatu perusahaan.


Semoga Bermanfaat Para Pembaca Setia Guru Pendidikan 🙂