Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Diposting pada

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) : Organisasi, Tujuan & Anggota adalah organisasi internasional yang anggotanya hampir diseluruh negara bagian dunia. dibentuk untuk dapat menangani permasalahan hukum internasional, pengamanan internasional,perlindungan sosial bangsa-bangsa di seluruh dunia , dan juga lembaga ekonomi.

perserikatan-bangsa-bangsa


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : APEC : Latar Belakang Sejarah dan Tujuan


Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Pengertian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ialah sebuah organisasi internasional yang anggotanya  hampir diseluruh negara bagian dunia. Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)  ini dibentuk untuk dapat menangani permasalahan hukum internasional, pengamanan internasional,perlindungan sosial bangsa-bangsa di seluruh dunia , dan juga lembaga ekonomi.


Sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini pertama kalinya dilahirkan pada tanggal 24 Oktober 1945.Sejak didirikan sampai sekarang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini telah banyak berperan aktif didalam memelihara dan juga meningkatkan perdamaian, keamanan dunia, serta memajukan kesejahteraan hidup bangsa-bangsa didunia.


Pengertian Dan Sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) – Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut terletak di kota New York, Amerika Serikat tetapi tanah dan juga bangunannya ialah merupakan wilayah internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memiliki bendera, kantor pos, dan juga perangko sendiri. Pada persidangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) digunakan 6 (enam) bahasa resmi, ialah sebagai berikut

Bahasa resmi              :  Inggris, Mandarin, Perancis, Rusia, Arab, Spanyol
Sekretaris-Jendral     :  Ban Ki-moon (sejak 2006)
Didirikan                     :  24 Oktober 1945
Jumlah anggota         :  192 Anggota
Markas                         :  New York City, NY, AS


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Peran PBB Dalam Hak Asasi Manusia Dan Bantuan Kemanusiaan


Sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

SEJARAH LAHIRNYA PBBPenandatanganan Piagam PBB di San Francisco, 1945

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial.


Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama – dihadiri wakil dari 51 negara – baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB.


Sejak didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 sedikitnya 192 negara menjadi anggota PBB. Semua negara yang tergabung dalam wadah PBB menyatakan independensinya masing-masing, selain Vatikan dan Takhta Suci serta Republik Cina (Taiwan) yang tergabung dalam wilayah Cina pada 1971. Hingga tahun 2007 sudah ada 192 negara anggota PBB. Sekretaris Jenderal PBB saat ini adalah Ban Ki-moon asal Korea Selatan yang menjabat sejak 1 Januari 2007.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Perdagangan Internasional” Faktor Pendorong Terjadinya & ( Bidang Ekonomi – Politik – Pertahanan )


Organisasi Utama PBB

PBB Memiliki Enam Organ Utama

Majelis Umum PBB

Majelis Umum PBB atau Sidang Umum PBB adalah salah satu dari enam badan utama PBB. Majelis ini terdiri dari anggota dari seluruh negara anggota dan bertemu setiap tahun dibawah seorang Presiden Majelis Umum PBB yang dipilih dari wakil-wakil. Pertemuan pertama diadakan pada 10 Januari 1946 di Hall Tengah Westminster di London dan termasuk wakil dari 51 negara.

Pertemuan ini biasanya dimulai di Selasa ketiga bulan September dan berakhir pada pertengahan Desember. Pertemuan khusus dapat diadakan atas permintaan dari Dewan Keamanan, mayoritas anggota PBB. Pertemuan khusus diadakan pada Oktober 1995 untuk memperingati perayaan 50 tahun PBB.


Tugas dan kekuasaan Majelis Umum

Tugas dan kekuasaaan majelis umum dapat dibagi dalam 8 golongan, yaitu mengenai:

  1. Pelaksaan perdamaian dan keamanan internasional.
  2. Kerja sama dilapangan perekonomian dan masyarakat internasional.
  3. Sistem perwakilan internasional.
  4. Keterangan-keterangan mengenai daerah-daerah yang belum mempunyai pemerintah sendiri.
  5. Urusan keuangan.
  6. Penerapan keanggotaan dan penerimaan anggota.
  7. Perubahan piagam.
  8. Hubungan dengan alat-alat perlengkapan lain.

Dalam melaksanakan tugasnya majelis umum membentuk berbagai badan, seperti; komite, komisi, konperensi dan agency. Badan-badan tersebut di antaranya :


Komite prosedur;

  • Pengadilan administrative.
  • Komisi perlucutan senjata (dengan dewan keamanan)
  • Badan tenaga atom internasional (dengan mendengar pendapat dewan keamanan dan dewan ekonomi sosial).
  • Pasukan PBB
  • Badan penampung pengungsi di palestina
  • Konperensi PBB tentang perdagangan dan pembangunan.
  • Dana anak-anak PBB/UNICEF (dengn dewan ekonomi dan sosial)
  • Kantor komisaris tinggi PBB untuk pengungsi-pengungsi
  • Usaha patungan PBB dan FAO untuk urusan pangan sedunia
  • Program pembangunan PBB;
  • Organisasi pembangunan industri PBB;
  • Lembaga PBB untuk latihan dan penelitian;
  • Program lingkungan PBB;
  • Universitas PBB

Tujuh komite (panitia) utama, yaitu;

  1. Panitia pertama : tugasnya di bidang politik dan keamanan termasuk soal-soal pengaturan persenjataan.
  2. Panitia kedua : tugasnya khusus untuk politik.
  3. Panitia ketiga : tugasnya di bidang ekonomi dan keuangan.
  4. Panitia keempat : tugasnya di bidang sosial, kemanusiaan dan kebudayaan.
  5. Panitia kelima : tugasnya di bidang dekolonisasi (daerah-daerah yang tidak berpemerintahan sendiri).
  6. Panitia keenam : tugasnya di bidang administrasi dan anggaran
  7. Panitia ketujuh : tugasnya di bidang hukum.

Majelis Utama juga dibantu badan-badan dan program khusus seperti :

  1. UNRWA : Badan Bantuan dan kerja untuk Dewan Hak Asasi Manusia
  2. UNICEF pengungsi Palestina di Timur Tengah : Badan Bantuan untuk anak-anak.

Dewan Keamanan PBB

Ruangan Dewan Keamanan PBB

Ruangan Dewan Keamanan PBB

Dewan Keamanan PBB adalah badan terkuat di PBB. Tugasnya adalah menjaga perdamaian dan keamanan antar negara.

Sedang badan PBB lainnya hanya dapat memberikan rekomendasi kepada para anggota, Dewan Keamanan mempunyai kekuatan untuk mengambil keputusan yang harus dilaksanakan para anggota di bawah Piagam PBB.

Dewan Keamanan mengadakan pertemuan pertamanya pada 17 Januari 1946 di Church House, London dan keputusan yang mereka tetapkan disebut Resolusi Dewan Keamanan PBB.


Anggota

Dewan ini mempunyai lima anggota tetap. Mereka aslinya adalah kekuatan yang menjadi pemenang Perang Dunia II:

  • Republik Cina
  • Perancis
  • Uni Soviet
  • Britania Raya
  • Amerika Serikat

Republik China dikeluarkan pada 1971 dan digantikan oleh Republik Rakyat Cina. Setelah Uni Soviet pecah, Rusia masuk menggantikannya.


Dengan itu, anggota tetapnya kini adalah:

  1. Republik Rakyat Cina
  2. Perancis
  3. Rusia
  4. Britania Raya
  5. Amerika Serikat

Kelima anggota tersebut adalah negara-negara yang boleh mempunyai senjata nuklir di bawah Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir.

Sepuluh anggota lainnya dipilih oleh Sidang Umum PBB untuk masa bakti 2 tahun yang dimulai 1 Januari, dengan lima dari mereka diganti setiap tahunnya.


Anggota dewan keamanan yang dipilih untuk saat ini adalah:1 Januari 2008 – 31 Desember 2009 Negara Blok regional Duta besar:

  • Burkina Faso Afrika Michel Kafando
  • Kosta Rika Amerika Latin dan Karibia Jorge Urbina
  • Kroasia Eropa Timur Neven Jurica
  • Libya Afrika (Arab) Jadallah Azzuz at-Talhi
  • Vietnam Asia Lê Lương Minh

1 Januari 2009 – 31 Desember 2010 Negara Blok regional Duta besar

  1. Austria Eropa Barat dan Lainnya Thomas Mayr-Harting
  2. Jepang Asia Belum ditentukan
  3. Meksiko Amerika Latin dan Karibia Belum ditentukan
  4. Turki Eropa Barat dan Lainnya Baki İlkin
  5. Uganda Afrika Belum ditentukan

Tugas dan fungsi

Dalam hal mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional diserahkan kepada dewan keamanan, dengan syarat; semua tindakan dewan keamanan tersebut harus selaras dengan tujuan dan azas-azas PBB, tugas dan kewajiban dewan keamanan dapat dibagi atas beberapa golongan, yaitu :

  • Menyelesaikan perselisihan dengan cara-cara damai, yaitu dengan cara yang didasarkan atas; persetujuan sukarela atau paksaan hukum dalam menjalankan persetujuan.
  • Mengambil tindakan-tindakan terhadap ancaman perdamaian dan perbuatan yang berarti penyerangan.

Fungsi Dewan Keamanan

  1. Memelihara perdamaian dan keamanan internasionaal selaras dengan azas-azas dan tujuan PBB.
  2. Menyelidiki tiap-tiap persengketaan atau situasi yang dapat menimbulkan pergeseran internasional
  3. Mengusulkan metode-metode untuk menyelesaikan sengketa-sengketa yang demikian atau syarat penyelesaian.
  4. Merumuskan rencana-rencana untuk menetapkan suatu sistem mengatur persenjataan
  5. Menentukan adanya suatu ancaman terhadap perdamaian atau tindakan agresi dan mengusulkan tindakan apa yang harus diambil
  6. Menyerukan untuk mengadakan sanksi-sanksi ekonomi dan tindakan lain yang bukan perang untuk mencegah atau menghentikan aggressor
  7. Mengadakan aksi militer terhadap seorang aggressor
  8. Mengusulkan pemasukan anggota-anggota baru dan syarat-syarat dengan negara-negara mana yang dapat menjadi pihak dalam setatus mahkamah internasional
  9. Melaksanakan fungsi-fungsi perwakilan PBB di daerah “strategis”.
  10. Mengusulkan kepada majelis umum pengangkatan seorang sekretaris jendral, dan bersama–sama dengan majelis umum, pengangkatan para hakim dari mahkamah internasional
  11. Menyampaikan laporan tahunan kepada majelis umum

Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Keamanan dibantu badan-badan dan program khusus seperti :

  • UNIFIL : Pasukan sementara PBB di Libanon
  • UNIIMOG: Pasukan peninjau militer di Iran-Irak
  • UNTAC : Pasukan sementara di Kamboja

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Pengaruh Perdagangan Internasional” Definisi & ( Bentuk – Fungsi Terhadap Ekonomi )


Dewan Ekonomi dan Sosial PBB

Tugas Dewan Ekonomi dan Sosial :

  • Mengadakan penyelidikan dan menyusun laporan tentang soal-soal ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan di seluruh dunia
  • Membuat rencana perjanjian tentang soal tersebut dengan negara-negara anggota untuk diajukan kepada Majelis Umum
  • Mengadakan pertemuan-pertemuan internasional tentang hal-hal yang termasuk tugas dan wewenangnya.

Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Ekonomi dan Sosial ini dibantu oleh badan-badan khusus seperti :

Lembaga khusus PBB

No.

Akronim

Bendera

Lembaga

Pusat

Kepala

Berdiri
1FAOOrganisasi Pangan dan PertanianRoma, ItaliaJosé Graziano da Silva1945
2IAEABadan Tenaga Atom InternasionalWina, AustriaYukiya Amano1957
3ICAOOrganisasi Penerbangan Sipil InternasionalMontreal, KanadaRaymond Benjamin1947
4IFADDana Internasional untuk Pengembangan PertanianRoma, ItaliaKanayo F. Nwanze1977
5ILOOrganisasi Buruh InternasionalJenewa, SwissGuy Ryder1946 (1919)
6IMOOrganisasi Maritim InternasionalLondon, Britania RayaKoji Sekimizu1948
7IMFDana Moneter InternasionalWashington, D.C., ASChristine Lagarde1945 (1944)
8ITUUni Telekomunikasi InternasionalJenewa, SwissHoulin Zhao1947 (1865)
9UNESCOOrganisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBBParis, PerancisIrina Bokova1946
10UNIDOOrganisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-BangsaWina, AustriaKandeh Yumkella1967
11UNWTOOrganisasi Pariwisata DuniaMadrid, SpanyolTaleb Rifai1974
12UPUKesatuan Pos SeduniaBern, SwissEdouard Dayan1947 (1874)
13WBBank DuniaWashington, D.C., ASJim Yong Kim1945 (1944)
14WFP1963
15WHOOrganisasi Kesehatan DuniaJenewa, SwissMargaret Chan1948
16WIPOOrganisasi Hak atas Kekayaan Intelektual DuniaJenewa, SwissFrancis Gurry1974
17WMOOrganisasi Meteorologi DuniaJenewa, SwissAlexander Bedritsky1950 (1873)

Dewan Perwalian PBB

Dewan Perwalian PBB adalah suatu sistem perwalian internasional lebih jauh telah didirikan oleh anggota PBB untuk mengatur pemerintah daerah-daerah yang ditempatkan di bawah pengawasan PBB melalui persetujuan-persetujuan perwalian individual. (daerah-daerah yang demikian oleh karena itu disebut “daerah-daerah perwalian”).


Tugas Dewan Perwalian PBB

Memelihara perdamaian dan keamanan internasional.

  1. Mengusahakan kemajuan penduduk daerah perwalian agar mereka mencapai pemerintahan sendiri atau kemerdekaan.
  2. Memberi dorongan agar mengakui dan menghormati hak-hak manusia dari rakyat-rakyat di dunia.
  3. Memastikan perlakuan yang sama di daerah perwalian dalam persoalan-persoalan sosial, ekonomi, dan komersial untuk semua anggota pbb dan kebangsaan-kebangsaan mereka, serta perlakuan yang sama bagi kebangsaan semua anggota dalam mengatur keadilan di daerah-daerah yang di ambil dari negara-negara musuh akibat perang dunia kedua dan lain-lain yang secara sukarela ditempatkan dibawah sistem perwalian. Tidak satu pun negara yang menjadi anggota pbb dapat diatur pemerintahannya dibawah sistem perwalian.

Hak Dewan Perwalian PBB

Dewan Perwalian bertugas untuk menjalankan kewajiban Majelis Umum dalam hal-hal yang berhubungan dengan daerah-daerah perwalian, kecuali daerah-daerah strategis yang diurus oleh Dewan Keamanan. Atas dasar penyerahan kuasa itu Dewan Perwalian diberi hak untuk :

  • Menimbang laporan-laporan yang disampaikan oleh negara-negara penguasa.
  • Menerima surat-surat permintaan lalu menyelidikinya secara bersamaan dengan negara-negara penguasa.
  • Menyelenggarakan kunjungan berkala ke masing-masing daerah perwalian yang disetujui oleh Negara penguasa.
  • Menjalankan pekerjaan-pekerjaan dengan syarat-syarat persetujuan perwalian.

Keanggotaan

Dewan Perwalian terdiri dari 3 golongan anggota ,yaitu :

  1. Anggota-anggota yang menguasai daerah perwalian
  2. Anggota-anggota tetap dewan keamanan yang tidak menguasai daerah perwakilan (Rusia dan Tiongkok).

Sejumlah anggota yang dipilih untuk 3 tahun oleh majelis umum sehingga anggota-anggota yang memegang perwalian sama banyaknya dengan anggota-anggota yang tidak memegang perwalian.


Sekretariat PBB

Sekretariat PBB adalah salah satu badan utama dari PBB dan dikepalai oleh seorang Sekretaris Jendral PBB, dibantu oleh seorang staff pembantu pemerintah sedunia. Badan ini menyediakan penelitian, informasi, dan fasilitas yang dibutuhkan oleh PBB untuk rapat-rapatnya. Badan ini juga membawa tugas seperti yang diatur oleh Dewan Keamanan PBB, Sidang Umum PBB, Dewan Ekonomi dan Sosial PBB dan badan PBB lainnya. Piagam PBB menyediakan para staff dipilih berdasarkan aplikasi standar efisiensi, kompeten, dan integritas tertinggi, dikarenakan kepentingan mengambil dari tempat geografi yang luas.


Fungsi-fungsi sekretaris jendral

  • Sebagai kepala administratif dari PBB
  • Membawa dihadapan perhatian dewan keamanan setiap persoalan yang menurut pendapatnya membahayakan perdamaian dan keamanan internasional
  • Membuat laporan tahunan dan tiap-tiap laporan tambahan yang perlu pada majelis umum mengenai pekerjaan PBB.

Sekretaris-Jenderal PBB

No.

Nama

Asal negara

Mulai menjabat

Selesai menjabat

Catatan

1Trygve Lie Norwegia2 Februari 194610 November 1952Mundur
2Dag Hammarskjöld Swedia10 April 195318 September 1961Meninggal sewaktu menjabat
3U Thant Burma30 November 19611 Januari 1972Sekjen pertama dari Asia
4Kurt Waldheim Austria1 Januari 19721 Januari 1982
5Javier Pérez de Cuéllar Peru1 Januari 19821 January 1992Sekjen pertama dari Amerika
6Boutros Boutros-Ghali Mesir1 Januari 19921 Januari 1997Sekjen pertama dari Afrika
7Kofi Annan Ghana1 Januari 19971 Januari 2007
8Ban Ki-moon Korea Selatan1 Januari 20071 Januari 2017
9António Guterres Portugal1 Januari 2017

Mahkamah Internasional (International Court of Justice)

Mahkamah Internasional (bahasa Inggris: International Court of Justice) berkedudukan di Den Haag, Belanda . Mahkamah merupakan badan kehakiman yang terpenting dalam PBB. Dewan keamanan dapat menyerahkan suatu sengketa hukum kepada mahkamah, majelis umum dan dewan keamanan dapat memohon kepada mahkamah nasehat atas persoalan hukum apa saja dan organ-organ lain dari PBB serta badan-badan khusus apabila pendapat wewenang dari majelis umum dapat meminta nasehat mengenai persoalan-persoalan hukum dalam ruang lingkup kegiatan mereka. Majelis umum telah memberikan wewenang ini kepada dewan ekonomi dan sosial, dewan perwakilan, panitia interim dari majelis umum , dan beberapa badan-badan antar pemerintah.


Sumber-Sumber Hukum

Sumber-sumber hukum yang digunakan apabila membuat suatu keputusan ialah :

  1. konvensi-konvensi internasional untuk menetapkan perkara-perkara yang diakui oleh negara-negara yang sedang berselisih
  2. kebiasaan internasional sebagai bukti dari suatu praktek umum yang diterima sebagai hukum
  3. azas-azas umum yang diakui oleh negara-negara yang mempunyai peradaban
  4. keputusan-keputusan kehakiman dan pendidikan dari publisis-publisis yang paling cakap dari berbagai negara, sebagai cara tambahan untuk menentukannperaturan-peraturan hukum

Mahkamah dapat membuat keputusan “ex aequo et bono” (artinya : sesuai dengan apa ang dianggap adil) apabila pihak-pihak yang bersangkutan setuju.


Keanggotaan

Mahkamah terdiri dari lima belas hakim, yang dikenal sebagai ”anggota” mahkamah. Mereka dipilih oleh majelis umum dan dewan keamanan yang mengadakan pemungutan suara secara terpisah. Hakim-hakim dipilih atas dasar kecakapan mereka, bukan atas dasar kebangsaan akan tetapi diusahakan untuk menjamin bahwa sistem-sistem hukum yang terpenting didunia diwakili oleh mahkamah. Tidak ada dua hakim yang menjadi warga negara dari negara yang sama. Hakim-hakim memegang jabatan selama waktu sembilan tahun dan dapat dipilih kembali mereka tidak dapat menduduki jabatan lain selama masa jabatan mereka. Semua persoalan-persoalan diputuskan menurut suatu kelebihan dari hakim-hakim yang hadir, dan jumlah sembilan merupakan quorumnya. Apabila terjadi seri, maka ketua mahkamah mempunyai suara yang menentukan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Serangan Umum 1 Maret” Definisi & ( Tujuan – Kerugian – Arti Penting )


Tujuan dan Asas PBB

Tujuan organisasi PBB :

  • memelihara perdamaian dan keamanan internasional
  • mengembangkan hubungan-hubungan persaudaraan antara bangsa-bangsa
  • menciptakan kerja sama dalam memecahkan masalah internasional dalam bidang ekonomi, social budaya, dan hak asasi
  • menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam mewujudkan tujuan bersama cita-cita di atas

Asas organisasi PBB :

  1. berdasarkan kedaulatan dari semua anggotanya
  2. semua anggota harus memenuhi dengan ikhlas kewajiban mereka sebagaimana tercantum dalam piagam PBB
  3. semua anggota harus menyelesaikan perserikatan internasional dengan jalan damai tanpa membahayakan perdamaian, keamanan, dan keadilan
  4. alam hubungan-hubungan internasional semua anggota harus menjauhi penggunaan ancaman atau kekerasan terhadap orang lain

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Agresi Militer Belanda 1” Sejarah & ( Latar Belakang – Penyebab )


Anggota PBB

Bendera

Negara anggota

Tgl pemasukan

Lihat pula

Afghanistan19 November 1946MisiBantuanPerserikatan-Bangsa di Afghanistan
Afrika Selatan7 November 1945
Albania14 Desember 1955
Aljazair8 Oktober 1962
Amerika Serikat24 Oktober 1945Amerika SerikatdanPerserikatanBangsa-Bangsa
Andorra28 Juli 1993
Angola1 Desember 1976
Antigua dan Barbuda11 November 1981
Arab Saudi24 Oktober 1945
Argentina24 Oktober 1945
Armenia2 Maret 1992Mantananggota: UniRepublikSosialis Soviet
Australia1 November 1945Australia danPerserikatanBangsa-Bangsa
Austria14 Desember 1955
Azerbaijan2 Maret 1992Mantananggota: UniRepublikSosialis Soviet
Bahama18 September 1973
Bahrain21 September 1971
Bangladesh17 September 1974
Barbados9 Desember 1966
Belanda10 Desember 1945
Belarus24 Oktober 1945Bekasanggota: RepublikSosialis Soviet Belarusia
Belgia27 Desember 1945
Belize25 September 1981
Benin20 September 1960
Bhutan21 September 1971
Bolivia (Negara Plurinasional)14 November 1945
Bosnia dan Herzegovina22 Mei 1992Bekasanggota: Yugoslavia
Botswana17 Oktober 1966
Brasil24 Oktober 1945BrasildanPerserikatanBangsa-Bangsa
Brunei Darussalam21 September 1984
Bulgaria14 Desember 1955
Burkina Faso20 September 1960
Burundi18 September 1962
Cabo Verde[16 September 1975
Chad20 September 1960
Chili24 Oktober 1945
Côte d’Ivoire20 September 1960
Denmark24 Oktober 1945
Djibouti20 September 1977
Dominika18 Desember 1978
Ekuador21 Desember 1945
El Salvador24 Oktober 1945
Eritrea28 Mei 1993
Estonia17 September 1991Bekasnegara: UniRepublikSosialis Soviet
Ethiopia13 November 1945
FederasiRusia24 Oktober 1945Bekasanggota: UniRepublikSosialis Soviet dan Uni Soviet danPerserikatanBangsa-Bangsa dan RusiadanPerserikatanBangsa-BanSgsa
Fiji13 Oktober 1970Fiji danPerserikatanBangsa-Bangsa
Filipina24 Oktober 1945Filipina danPerserikatanBangsa-Bangsa
Finlandia14 Desember 1955
Gabon20 September 1960
Gambia21 September 1965
Georgia31 Juli 1992Bekasanggota: UniRepublikSosialis Soviet
Ghana8 Maret 1957
Grenada17 September 1974
Guatemala21 November 1945
Guinea12 Desember 1958
Guinea-Bissau17 September 1974
Guinea Khatulistiwa12 November 1968
Guyana20 September 1966
Haiti24 Oktober 1945
Honduras17 Desember 1945
Hongaria14 Desember 1955
India30 Oktober 1945India danPerserikatanBangsa-Bangsa
Indonesia28 September 1950Penarikan Indonesia (1965–1966) dan Indonesia danPerserikatanBangsa-Bangsa
Iran (Republik Islam)24 Oktober 1945
Irak21 Desember 1945
Irlandia14 Desember 1955
Islandia19 November 1946
Israel11 Mei 1949Israel, Palestina, danPerserikatanBangsa-Bangsa
Italia14 Desember 1955
Jamaika18 September 1962
Jepang18 Desember 1956JepangdanPerserikatanBangsa-Bangsa
Jerman18 September 1973Bekasanggota: RepublikDemokraStikJerman dan JermandanPerserikatanBangsa-Bangsa
KambojaS14 Desember 1955
Kamerun20 September 1960
Kanada9 November 1945KanadadanPerserikatanBangsa-Bangsa
Kazakhstan2 Maret 1992Bekasanggota: UniRepublikSosialis Soviet
Kenya16 Desember 1963
Kepulauan MarshalSl17 September 1991Kepulauan Marshall danPerserikatanBangsa-Bangsa
Kepulauan Solomon19 September 1978
KerajaanBersatuBritania Raya danIrlandia Utara24 Oktober 1945Britania Raya danPerserikatanBangsa-Bangsa
Kirgizstan2 Maret 1992Bekasanggota: UniRepublikSosialis Soviet
Kiribati14 September 1999
Kolombia5 November 1945
Komoro12 November 1975
Kongo20 September 1960
Kosta Rika2 November 1945
Kroasia22 Mei 1992Bekasanggota: Yugoslavia
Kuba24 Oktober 1945
Kuwait14 Mei 1963
Latvia17 September 1991Bekasanggota: UniRepublikSosialis Soviet
Lebanon24 Oktober 1945
Lesotho17 Oktober 1966
Liberia2 November 1945
Libya14 Desember 1955
Liechtenstein18 September 1990
Lithuania17 September 1991Bekasanggota: UniRepublikSosialis Soviet
Luksemburg24 Oktober 1945LuksemburgdanPerserikatanBangsa-Bangsa
Madagaskar20 September 1960
Maladewa21 September 1965
MalawiS1 Desember 1964
Malaysia17 September 1957Malaysia danPerserikatanBangsa-Bangsa
Mali28 September 1960
Malta1 Desember 1964
Mauritania27 Oktober 1961
Mauritius24 April 1968
Meksiko7 November 1945MeksikodanPerserikatanBangsa-Bangsa
Mesir24 Oktober 1945Bekasanggota: Republik Arab Bersatu
Mikronesia (Negara Federasi)17 September 1991Negara FederasiMikronesiadanPerserikatanBangsa-Bangsa
Monako28 Mei 1993
Mongolia27 Oktober 1961
Montenegro28 Juni 2006Bekasanggota: YugoslaviaS
Maroko12 November 1956
Mozambik16 September 1975
Myanmar19 April 1948
Namibia23 April 1990
Nauru14 September 1999
NepalS14 Desember 1955
Niger20 September 1960
NigeriaS7 Oktober 1960
Nikaragua24 Oktober 1945
Norwegia27 November 1945
Oman7 Oktober 1971
Pakistan30 September 1947Pakistan danPerserikatanBangsa-Bangsa
Palau15 Desember 1994
Panama13 November 1945
Papua Nugini10 Oktober 1975
Paraguay24 Oktober 1945
Perancis24 Oktober 1945PerancisdanPerserikatanBangsa-Bangsa
PeruS31 Oktober 1945
Polandia24 Oktober 1945
Portugal14 Desember 1955
Qatar21 September 1971
RepublikAfrika TengSah20 September 1960
Republik Arab Suriah24 Oktober 1945Bekasanggota: Republik Arab Bersatu
RepublikBekas Yugoslav Makedonia8 April 1993Bekasanggota: YugoslaviaS
RepublikBersatu Tanzania14 Desember 1961Bekasanggota: Tanganyika dan Zanzibar
RepublikCeko19 Januari 1993Bekasanggota: Cekoslowakia
RepublikDemokratikKongo20 September 1960
RepublikDemokratik Rakyat Laos14 Desember 1955
Republik Dominika24 Oktober 1945
Republik Korea17 September 1991Korea danPerserikatanBangsa-Bangsa
Republik Rakyat Demokratik Korea17 September 1991Korea danPerserikatanBangsa-Bangsa
Republik Moldova2 Maret 1992Bekasanggota: UniRepublikSosialis Soviet
Rumania14 Desember 1955
Rwanda18 September 1962
Saint Kitts and Nevis23 September 1983
Saint LuciaS18 September 1979
Saint Vincent and the Grenadines16 September 1980
Samoa15 Desember 1976
San Marino2 Maret 1992
Sao Tome and Principe16 September 1975
SelandiaBaru24 Oktober 1945SelandiaBarudanPerserikatanBangsa-Bangsa
Senegal28 September 1960
Serbia1 November 2000Bekasanggota: Yugoslavia dan Serbia danPerserikatanBangsa-Bangsa
Seychelles21 September 1976
Sierra Leone27 September 1961
Singapura21 September 1965Singapura danPerserikatanBangsa-Bangsa
Siprus20 September 1960
Slovenia22 Mei 1992Bekasanggota: Yugoslavia
Slowakia19 Januari 1993Bekasanggota: Cekoslowakia
SomaliaS20 September 1960
Spanyol14 Desember 1955
Sri Lanka14 Desember 1955
Sudan12 November 1956
Sudan Selatan14 Juli 2011
Suriname4 Desember 1975
Swaziland24 September 1968
Swedia19 November 1946
Swiss10 September 2002
Tajikistan2 Maret 1992Bekasnegara: UniRepublikSosialis Soviet
Thailand16 Desember 1946
Timor-Leste27 September 2002
Tiongkok24 Oktober 1945Bekasanggota: RepublikTiongkok dan TiongkokdanPerserikatanBangsa-Bangsa
Togo20 September 1960
Tonga14 September 1999
Trinidad dan Tobago18 September 1962TrinidaSd dan Tobago danPerserikatanBangsa-Bangsa
Tunisia12 November 1956
Turki24 Oktober 1945
Turkmenistan2 Maret 1992Bekasanggota: UniRepublikSosialis Soviet
Tuvalu5 September 2000Tuvalu danPerserikatanBangsa-Bangsa
Uganda25 Oktober 1962
Ukraina24 Oktober 1945BekasaSnggota: RepublikSosialis Soviet Ukraina
UniEmirat Arab9 Desember 1971
Uruguay18 Desember 1945
Uzbekistan2 Maret 1992Bekasanggota: UniRepublikSosialis Soviet
Vanuatu15 September 1981Vanuatu danPerserikatanBangsa-Bangsa
Venezuela (RepublikBolivaria)15 November 1945
Viet Nam20 September 1977
Yaman30 September 1947Bekasanggota: YamandanDemokratikYaman
Yordania14 Desember 1955
Yunani25 Oktober 1945
Zambia1 Desember 1964
Zimbabwe25 Agustus 1980