15 Contoh Paragraf Argumentasi

Diposting pada

Di Dalam Materi bahasa Indonesia, kita mengenal 5 jenis paragraph berbeda yang didasarkan oleh tujuan penulisnya, yaitu :

  • Paragraf Narasi
  • Paragraf Deskripsi
  • Paragraf Eksposisi
  • Paragraf Argumentasi
  • Paragraf Persuasi

contoh-paragraf-argumentasi

kali ini kita akan fokus membahas paragraf argumentasi. Kata argumentasi berasal dari bahasa Inggris yaitu “argumentation” yang berarti alasan, penjelasan, uraian, atau pembuktian.Jadi, argumentasi ialah pemberian alasan yang kuat dan meyakinkan.Dan jika digabung menjadi paragraf argumentasi, berarti paragraf yang berisi pembuktian dan pendapat penulis tentang suatu hal.Oleh karena itu, wacana yang kita sebut argumentasi adalah wacana (karangan) yang mengemukakan alasan, contoh, dan bukti-bukti yang kuat dan meyakinkan, sehingga orang akan terpengaruh dan membenarkan pendapat, gagasan, sikap, dan keyakinan kita. Akhirnya, ia akan berbuat sesuai dengan kehendak kita.

Argumentasi merupakan sebuah uraian atau tulisan yang berusaha untuk membuktikan kebenaran sesuatu, atau untuk menolak suatu pendaat.Sasaran yang ingin dicapai adalah mempengaruhi sikap dan pendapat pembaca atau pendengar agar mereka berubah sikap dan menyesuaikannya dengan sikap penulis dan pengarang. Dengan demikian, argumentasi menekankan pembuktian-pembuktian atas apa yang dikemukakan.

 

Pengertian Paragraf Argumentasi

  • Paragraf argumentasi adalah jenis paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta yang benar-benar terjadi.
  • Menurut Priyatni (2008:148), paragraf argumentasi adalah paragraf yang bertujuan meyakinkan sesuatu kepada pembaca.
  • Paragraf Argumentasi adalah paragraf atau karangan yang membuktikan kebenaran tentang sesuatu.
  • Menurut keraf (1996:76) paragraf argumentasi adalah paragraf yang bertujuan memeprtahankan suatu kebenaran dan pendapat para pembacannya agar bersikap dan berpendapat seperti penulis.
  • Argumentasi adalah karangan yang bertujuan untuk membuktikan kebenaran suatu pendapat/kesimpulan dengan data/fakta sebagai alasan/bukti.
  • Paragraf Argumentasi adalah paragraf atau karangan yang membuktikan kebenaran tentang sesuatu.
  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, argumentasi adalah alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan.

Berdasarkan enam pengertian paragraf argumentasi di atas, dapat disimpulkan bahwa paragraf argumentasi adalah paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis tentang sesuatu yang disertai dengan bukti atau fakta yang benar-benar terjadi serta bertujuan untuk meyakinkan pembaca akan kebenaran sesuatu.

 

Ciri-ciri Paragraf Argumentasi

  • menjelaskan pendapat agar pembaca yakin,
  • memerlukan fakta untuk pembuktian berupa gambar/grafik, dan lain-lain,
  • menggali sumber ide dari pengamatan, pengalaman, dan penelitian,
  • penutup berisi kesimpulan.
  • ada pernyataan, ide, atau pendapat yang dikemukakan penulisnya,
  • ada alasan, data, atau fakta yang mendukung,
  • pembenaran berdasarkan data dan fakta yang disampaikan.

 

Tujuan Penulisan Paragraf Argumentasi

  1. Untuk mengemukakan ide, pandagan, atau gagasan penulis
  2. Untuk mendorong atau mencegah seseorang melakukan sesuatu
  3. Untuk mempengaruhi perilaku pembaca
  4. Untuk menarik simpati pembaca
  5. Untuk membuat pembaca yakin atas gagasan penulis

 

Struktur Penulisan Paragraf Argumentasi

  1. Pendahuluan bertujuan untuk menarik perhatian pembaca, memusatkan perhatian pembaca kepada argumen yang akan disampaikan, atau menunjukkan dasar-dasar mengapa argumentasi dikemukakan.
  2. Tubuh bertujuan untuk membuktikan kebenaran yang akan disampaikan dalam paragraf argumentasi sehingga kesimpulan yang akan dicapai juga benar. Kebenaran yang disampaikan dalam tubuh argumen harus dianalisis, disusun, dan dikemukakan dengan mengadakan observasi, eksperimen, penyusun fakta, dan jalan pikiran yang logis.
  3. Kesimpulan atau ringkasan   bertujuan untuk membuktikan kepada pembaca bahwa kebenaran yang ingin disampaikan melalui proses penalaran memang dapat diterima sebagai sesuatu yang logis.

Data dan fakta yang digunakan untuk menyusun wacana atau paragraf argumentasi dapat diperoleh melalui wawancara, angket, observasi, penelitian lapangan, dan penelitian kepustakaan. Pada akhir paragraf atau karangan, perlu disajikan kesimpulan. Kesimpulan ini yang membedakan argumentasi dari eksposisi.

 

LANGKAH-LANGKAH DALAM MENYUSUN  PARAGRAF ARGUMENTASI

  1. Membuat topik terlebih dahulu
  2. Menetapkan tujuan karangan
  3. Melakukan observasi lapangan
  4. Membuat kerangka karangan
  5. Mengembangkan kerangka karangan
  6. Membuat kesimpulan

 

Manfaat Paragraf Argumentasi

  • Paragraf Argumentasi biasanya digunakan untuk menulis karya ilmiah.
  • Selain itu, paragraf argumentasi juga digunakan ketika kita mengkritik sesuatu.

 

Pola Pengembangan Paragraf Argumentasi

Beberapa pola pengembangan paragraf argumentasi, yaitu :

  1. Pola Analogi/Perbandingan -> penalaran induktif dengan membandingkan dua hal yang memiliki banyak persamaannya.
  2. Pola Generalisasi/Umum -> penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data.
  3. Pola Sebab-Akibat -> dimulai dengan fakta khusus yang menjadi sebab, sampai pada kesimpulan yang menjadi akibat.
  4. Pola Akibat-Sebab -> dimulai dengan fakta yang dianggap sebagai akibat, kemudian menuju sebab yang ditimbulkan oleh akibat.

 

Contoh 1 (Pola Analogi/Perbandingan)

Sifat manusia ibarat padi yang terhampar di sawah yang luas. Ketika manusia itu meraih kepandaian, kebesaran, dan kekayaan, sifatnya akan menjadi rendah hati dan dermawan. Begitu pula dengan padi yang semakin berisi, ia akan semakin merunduk. Apabila padi itu kosong, ia akan berdiri tegak.

Contoh 2 (Pola Generalisasi/Umum)

Setelah karangan anak-anak kelas 8 diperiksa, ternyata Ali, Toto, Alex, dan Burhan mendapat nilai 8. Anak-anak yang lain mendapat nilai 7. Hanya Maman yang mendapat nilai 6, dan tidak seorang pun mendapat nilai kurang. Boleh dikatakan, anak kelas 8 cukup pandai mengarang.

Contoh 3 (Pola Sebab-Akibat)

Kemarau tahun ini cukup panjang. Sebelumnya, pohon-pohon di hutan sebagai penyerap air banyak yang ditebang. Di samping itu, irigasi di desa ini tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan pertaniannya. Oleh karena itu, tidak mengherankan panen di desa ini selalu gagal.

Contoh 4 (Pola Akibat-Sebab)

Jumlah anak jalanan di kota-kota besar semakin hari semakin bertambah. Mereka memenuhi jalan-jalan utama di pusat kota dengan segala tingkah dan aksinya. Berbagai macam cara mereka lakukan agar dapat bertahan hidup di jalanan, dari cara yang sopan hingga yang paling brutal. Mereka berkeliaran di jalan dan mencari hidup dengan cara meminta-minta. Fenomena seperti ini mulai tampak menggejala ketika krisis ekonomi melanda negara kita. Krisis yang berkepanjangan menjadi penyebab kesulitan hidup di segala sektor/bidang.

 

Contoh Paragraf Argumentasi Singkat Tentang Pendidikan dan Strukturnya

Contoh-Paragraf-Argumentasi-Singkat-Tentang-Pendidikan-dan-Strukturnya

          Menurut Iskandar, sudah saatnya masyarakat mengubah paradigma agar lulusan SMP tidak latah masuk SMA. Kalau memang lebih berbakat pada jalur profesi sebaiknya memilih SMK. Dia mengingatkan sejumlah risiko bagi lulusan SMP yang sembarangan melanjutkan sekolah. Misalnya, lulusan SMP yang tidak mempunyai potensi bakat-minat ke jalur akademik sampai perguruan tinggi, tetapi memaksakan diri masuk SMA, dia tidak akan lulus UAN karena sulit mengikuti pelajaran di SMA. Tanpa lulus UAN mustahil bisa sampai perguruan tinggi. Pada akhirnya mereka akan menjadi pengangguran karena pelajaran di SMA tidak memberi bekal untuk bekerja. (1)

                                                                                        
Mempertahankan kesuburan tanah merupakan syarat mutlak bagi tiap-tiap usaha pertanian. Selama tanaman dalam proses menghasilkan, kesuburan tanah ini akan berkurang. Padahal kesuburan tanah wajib diperbaiki kembali dengan pemupukan dan penggunaan tanah itu sebaik-baiknya. Teladan terbaik tentang cara menggunakan tanah dan cara menjaga kesuburannya, dapat kita peroleh pada hutan yang belum digarap petani. (2)

          Jiwa kepahlawanan harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan karena dengan jiwa kepahlawanan. Pembangunan di negara kita dapat berjalan dengan sukses. Jiwa kepahlawanan akan berkembang menjadi nilai-nilai dan sifat kepribadian yang luhur, berjiwa besar, bertanggung jawab, berdedikasi, loyal, tangguh, dan cinta terhadap sesama. Semua sifat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang. (3)

  1. Pendahuluan

  2. Tubuh Argumen

  3. Simpulan

 

Contoh Ke 2

Sebagian anak Indonesia belum dapat menikmati kebahagiaan masa kecilnya. Pernyataan demikian pernah dikemukakan oleh seorang pakar psikologi pendidikan Sukarton (1992) bahwa anakanak kecil di bawah umur 15 tahun sudah banyak yang dilibatkan untuk mencari nafkah oleh orang tuanya. Hal ini dapat dilihat masih banyaknya anak kecil yang mengamen atau mengemis di perempatan jalan atau mengais kotak sampah di TPA, kemudian hasilnya diserahkan kepada orang tuanya untuk menopang kehidupan keluarga. Lebih-lebih sejak negeri kita terjadi krisis moneter, kecenderungan orang tua mempekerjakan anak sebagai penopang ekonomi keluarga semakin terlihat di mana-mana.

 

Contoh Ke 3

 Media pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam mencapai tujuan pendidikan.Namun, sebagian dari kita menganggap hal itu kurang penting.Di Indonesia saja, penyebaran media pendidikan kurang merata.Contohnya saja, di daerah Papua yang saat ini tenaga pengajarnya masih sangat kurang, ditambah lagi dengan kurangnya media pendidikan.Akibatnya, tingkat kecerdasan berbeda-beda antardaerah.Seharusnya, upaya pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa harus tetap ditingkatkan.Terutama dalam penyebaran media pendidikan di daerah-daerah terpencil.

Contoh Ke 4

Sekolah SMAN  Kasih Bunda dinobatkan sebagai sekolah terbaik yang ada di Indonesia. Banyak siswa berprestasi yang dicetak oleh sekolah ini. Hal ini terbukti dengan adanya juara-juara Olimpiade yang bermuara dari sekolah ini. Lebih dari itu, prestasi lain juga membanggakan selain di bidang akademik, ada bidang lain yang juga menunjukkan prestasi seperti olahraga dan kesenian.

Tahun lalu sekolah ini mengirimkan 20 atlet yang mewakili Indonesia dalam ajang kejuaraan Sea Games. Paduan suara sekolah ini juga sudah ikut berpartisipasi dalam kontes paduan suara tingkat internasional di Barcelona, Spanyol.

Prestasi yang cukup membanggakan tersebut tidak terjadi begitu saja, akan tetapi semua itu karena latihan dan kerja keras dewan guru dan juga pihak komite sekolah yang selalu berkomitmen untuk dapat menghasilkan anak didik dengan lulusan unggulan.

Contoh Ke 5

Pendidikan di Indonesia dewasa ini masih tertinggal cukup jauh dengan pendidikan yang berada di negara-negara lain yang ada di dunia.

Bahkan Indonesia sendiri masih kalah dengan negara jiran kita, yakni Malaysia dan Singapura dalam bidang pendidikan.

Hal ini dapat disaksikan dari banyaknya penduduk mereka yang memperoleh pendidikan sampai ke perguruan tinggi.

Sedangkan di Indonesia, jumlah penduduk yang mendapatkan pendidikan saja masih jauh tertinggal dengan negara lain, apalagi di daerah-daerah tertinggal seperti NTB, NTT, Papua dan masih banyak lagi daerah lainnya.

Ketertinggalan pendidikan di daerah-daerah tersebut disebabkan karena tidak meratanya pendidikan di Negara Indonesia. Pemerintah hanya membangun fasilitas pendidikan di daerah perkotaan, terkhusus pulau Jawa.

Tidak hanya itu, terbatasnya jumlah guru yang ada di daerah tersebut juga ikut menciptakan semakin jauhnya akses pendidikan yang ada di daerah.

Akhirnya, pendidikan di Indonesia tidak merata serta cenderung tertinggal, sehingga belum mampu untuk bersaing dengan negara lain yang ada di dunia.

 

Contoh Paragraf Argumentasi Tentang Budaya

Contoh-Paragraf-Argumentasi-Tentang-Budaya

            Banyak segi positif dan negatif dari program JAVA DAY ini. Jika ditilik dari sisi positif, dengan menggunakan bahasa Jawa, budaya Jawa tidak akan mudah tergerus perkembangan zaman. Apalagi mengingat kondisi sekarang, sebagian besar generasi muda asli jawa justru tidak bisa berbahasa Jawa. Lingkungan tempat mereka berkembang tidak membiasakan mereka berbahasa Jawa. Akibatnya, ketika harus berinteraksi dengan kalangan di luar lingkungannya yang masih menggunakan bahasa Jawa, komunikasi pun menjadi terhambat.

            Dilihat dari sisi negatif, program ini bisa memunculkan masalah yang besar. Hal ini karena siswa yang mengenyam ilmu di Surabaya tidak hanya siswa asli Jawa. Banyak siswa dari luar Jawa tidak bisa berbahasa Jawa, bahkan tidak  mengenal bahasa.

 

Contoh Paragraf Argumentasi Tentang Agama

Contoh-Paragraf-Argumentasi-Tentang-Agama

            Di era informasi, kemajemukan masyarakat cenderung menjadi beban daripada modal bangsa. Hal ini terlihat dari munculnya berbagai masalah yang sumbernya “ berbau” kemajemukan, khususnya di bidang agama. Sejumlah permasalahan serius berbau agama seperti di Poso, Sulawesi Tengah, Ambon. Maluku memang mereda. Namun, masalah baru pun muncu, seperti yang terjadi sekarang pada polemik keberadaan jamaah Ahmadiyah.

 

Contoh Paragraf Argumentasi Tentang Kesehatan

Contoh-Paragraf-Argumentasi-Tentang-Kesehatan

            Rokok mengandung banyak zat berbahaya. Pada saat kita mengisap rokok yang terasa adalah nikmat, namun rokok juga merusak tubuh kita perlahan-lahan dengan racun yang dikandungnya. Zat-zat dalam rokok ada juga yang sebagai zat adiktif atau yang membuat kita ketagihan. Zat adiktif dalam rokok adalah aceton. Aceton lebih sering dipakai untuk pembersih zat kuku. Bau aceton juga memabungkan, namun karena juga bercampur dengan zat lain dalam rokok maka baunya menghilang.

Karena proses pemakaran., maka bertambalah gas beracun. Gas beracun itu adalah karbon monoksida (CO). Gas ini keluar karena pembakaran suatu zat. Karbon monoksida adalh gas yang berbahaya. Gas ini biasanya dihasilkan kendaraan bermotor. Ciri-ciri gfas adalah tidak berwarna. Tidak bernbau, tidak berasa. Gas ini juga bisa dimanfaatkan untuk hukuman mati, yaitu kamar gas. Selain zat-zat ini banyak zat-zat berbahaya yang terkandung di dalamnya.

(Ketiga contoh paragraf argumentasi di atas diikutip dari  Bahasa Indonesiaku Bahasa Negeriku 1 untuk Kelas X SMA dan MA halaman 148-149)

 

Contoh Paragraf Argumentasi Tentang Lingkungan

Contoh-Paragraf-Argumentasi-Tentang-Lingkungan

Kerusakan Lingkungan

Kerusakan lingkungan sebenarnya sudah banyak terjadi di hampir seluruh wilayah yang ada didunia, dan itu semua karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab atas ulah ulahnya. Kerusakan lingkungan juga biasanya di sebabkan oleh tidak adanya lagi perawatan dan kepedulian para warga terhadap lingkungan tersebut. Namun walaupun kita juga tahu kalau lingkungan kita sudah rusak , tetapi kita juga masih saja tidak memperdulikan lingkungan .

Setelah itu dari kerusakan lingkungan kita juga bisa merasakan hal hal yang tidak kita inginkan , namun kita malah tidak menghindari hal – hal yang tidak di inginkan itu , mengapa ? itu semua karena manusia itu mempunyai sifat egois yang sudah terlalu tinggi . Tetapi memang di dunia ini masih ada beberapa manusia yang masih peduli pada lingkungan tetapi tidak melebihi dari 50 % manusia yang ada didunia . Contohnya : Disekolah mungkin hanya ada 10 siswa dari beratus ratus siswa yang peduli pada lingkungan , atau mungkin tidak ada sama sekali 

Itu semua terjadi sebab polusi yang berlebihan , tidak ada penghijauan , penebangan hutan secara liar , buang sampah secara sembarangan yang tidak mau bertanggung jawab . Seandainya semua manusia di dunia ini mempunyai rasa tanggung jawab seperti saya , mungkin saja saat ini semua lingkungan akan terjaga rapih dan bersih.

Selain itu banyak akibat akibat yang akan kita dapatkan ketika kita merusak lingkungan misalnya , polusi udara dimana mana yang membuat kita sesak bernafas , selanjutnya penebangan pohon secara liar yang membuat tidak ada tempat penyerapan air , dan yang semoga semua manusia lakukan adalah untuk penghematan energi . Apabila kita peduli pada lingkungan marilah kita lakukan penjagaan terhadap lingkungan agar terlihat rapih dan bersih seperti dahulu seperti dahulu yang bersih dan rapih.

Dan kesimpulan dari tulisan saya ini , saya ingin agar semua orang bisa berlaku untuk menjaga lingkungan apapun halangannnya , semampunya lah untuk menjaga lingkungan.

 

Contoh Paragraf Argumentasi Tentang Ekonomi

Contoh-Paragraf-Argumentasi-Tentang-Ekonomi

Biaya pendidikan di Indonesia saat ini bisa dikatakan mahal. Walaupun pemerintah sudah memberikan bantuan, tetapi tetap saja para siswa wajib membayar biaya untuk keperluan sekolah, seperti seragam, baju, buku, dan lain sebagainya.

Mahalnya biaya pendidikan tersebut tidak hanya pada sekolah dasar saja, tetapi juga sampai di perguruan tinggi.

Banyak anak yang telah lulus dari SMA lebih memilih untuk bekerja dibandingkan dengan melanjutkan ke perguruan tinggi.Sehingga pendidikan di Indonesia tidak merata dan hanya terkonsentrasi pada orang yang mampu.

Sedangkan bagi orang yang kurang mampu, pendidikan tinggi hanya sebuah impian belaka.

 

Contoh Paragraf Argumentasi Tentang Sekolah

Contoh-Paragraf-Argumentasi-Tentang-Sekolah

Sekolah SMK Sultan Agung Tirtayasa meraih penghargaan sebagai sekolah terbaik yang berada di Indonesia. Banyak menghasilkan siswa-siswi berprestasi oleh sekolah SMK Sulthan Agung Tirtayasa ini.

Hal semacam ini terbukti dengan adanya para juara-juara Olimpiade yang sukses dari sekolah ini. Tidak cuma itu, prestasi membanggakan lainnya selain dibidang ekonomi akuntansi, ada bidang lain yang juga berprestasi semisal olahraga dan otomotif.

Satu tahun yang lalu, sekolah ini mengirimkan 20 atlet sebagai perwakilan Indonesia dalam ajang Sea Games semisal lompat jauh, sekolah ini sudah mengikuti kompetisi lomba lompat jauh internasional di London, Inggris.

Prestasi yang juga membanggakan itu tidak terjadi begitu saja, namun semua itu karena adanya kerja keras para dewan guru dan pihak komite sekolahan yang senan tiasa bekomitmen agar bisa menghasilkan anak didik dengan nilai kelulusan berbaik.

 

PERBEDAAN PARAGRAF ARGUMENTASI DENGAN PARAGRAF EKSPOSISI

  1. Eksposisi bertujuan menjelaskan dan menerangkan sedangkan Argumentasi untuk mempengaruhi pembaca.
  2. Eksposisi menggunakan contoh, grafik, dan lain-lainnya untuk menjelaskan sesuatu yang kita kemukakan, sedangkan argumentasi memberi contoh untuk membuktikan bahwa sesuatu yang kita kemukakan itu benar.
  3. Penutup pada akhir eksposisi biasanya menegaskan lagi sesuatu yang telah diuraikan sebelumnya. Penutup pada akhir argumentasi biasanya berupa kesimpulan atas sesuatu yang telah diuraikan sebelumnya.

PERBEDAAN PARAGRAF ARGUMENTASI DENGAN PARAGRAF PERSUASI

  1. Argumentasi bertujuan untuk mempengaruhi pembaca supaya menyetujui bahwa pendapat kita itu benar, sedangkan persuasi untuk mempengaruhi pembaca untuk  berbuat sesuatu.
  2. Argumentasi menyertakan alasan dan bukti,  sedangkan persuasi menyertakan alasan, bersifat motorik dalam karangan

PERBEDAAN PARAGRAF ARGUMENTASI DENGAN PARAGRAF LAIN

  1. Paragraf Narasi

Menceritakan atau mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa sehingga tampak seolah-olah pembaca mengalami sendiri peristiwa itu.

  1. Paragraf Deskripsi

Menggambarkan sesuatu (objek) secara terperinci atau mendetil sehingga tampak seolah-olah pembaca melihat, mendengar, dan merasakannya sendiri.


Semoga Bermanfaat Sahabat Guru Pendidikan 🙂

 

Baca Juga :

 

Daftar Pustaka

Tatang, Asep. 2008. Bahasa Indonesiaku Bahasa Negeriku 1 untuk Kelas X SMA dan MA. Solo: Platinum.

Priyatni, Endah Tri. 2008. Bahasa dan Sastra Indonesia 1 SMA/MA Kelas X. Malang: PT Bumi Aksara.

Warnadi, Sunarto, Muchdiwati, 1996. Pendidikan lingkungan hidup. Jakarta : Departemen  pendidikan dan kebudayaan.

Pengurus besar persatuan guru republic Indonesia (PGRI) 1990.

http://tjakroek.blogspot.com/

http://www.perpustakaan-online.blogspot.com/2008/04/paragraf-argumentasi.html

Keraf,Prof.Dr.Gorgys.1996.Fasih Berbahasa Indonesia.Jakarta: Erlangga

http://websiteasyik.blogspot.com/2008/11/paragraf-argumentasi.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Karangan