Struktur Sosial – Pengertian, Ciri, Fungsi, Elemen, Bentuk, Analogi, Para Ahli

Diposting pada

Struktur Sosial – Pengertian, Ciri, Fungsi, Elemen, Bentuk, Analogi, Para Ahli : Struktur sosial merupakan tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat yang didalamnya terkandung hubungan timbal balik antara status dan peranan dengan batas-batas perangkat unsur-unsur sosal yang mengacu pada suatu keteraturan perilaku di dalam masyarakat.

Penjelasan Bentuk-Bentuk Struktur Sosial Secara Lengkap

Pengertian Struktur Sosial

Istilah struktur berasal dari kata structum (bahasa Latin) yang berarti menyusun. Dengan demikian, struktur sosial memiliki arti susunan masyarakat. Adapun penggunaan konsep struktur sosial tampaknya beragam.


Struktur sosial merupakan tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat yang didalamnya terkandung hubungan timbal balik antara status dan peranan dengan batas-batas perangkat unsur-unsur sosal yang mengacu pada suatu keteraturan perilaku di dalam masyarakat.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Kepribadian Secara Umum Dan Pisikologi Beserta Ciri, Faktor Penentunya


Pengertian Struktur Sosial Menurut Para Ahli

Berikut Ini Merupakan Pengertian Struktur Sosial Menurut Para Ahli.


  • Peter M.Blau

Bentuk struktur sosial menurut Peter M.Blau dibagi menjadi dua yaitu sebagai berikut:


Intersected

Suatu struktur sosial dikatakan intersected apabila keanggotaan dalam kelompok-kelompok sosial yang ada bersifat menyilang “Interseksi”, artinya bahwa anggotanya dalam kelompok sosial tersebut memiliki latar belakang ras, suku, bangsa ataupun agama yang berbeda.


Consolidated

Suatu struktur sosial dikatakan consolidated apabila terjadi tumpang tindih, parameter “tolak ukur” dan mengakibatkan penguatan identitas keanggotaan dalam sebuah kelompok sosial.


  • Nasikun

Nasikun berpendapat bahwa dalam konteks Indonesia, struktur sosial dapat dilihat secara horizontal dan vertikal. Struktur sosial horizontal di tandai dengan adanya kesatuan sosial yang berdasarkan perbedaan suku bangsa, agama, dan adat.


Sedangkan struktur sosial vertikal ditandai dengan adanya kesatuan sosial berdasarkan perbedaan lapisan-lapisan sosial. Struktur horizontal disebut sebagai diferensiasi sosial, sedangkan struktur sosial vertikal disebut juga stratifikasi sosial.


  • Radclife-Brown

struktur sosial adalah suatu rangkaian kompleks dari relasi-relasi sosial yang berwujud dalam suatu masyarakat. Dengan demikian, struktur sosial meliputi relasi sosial di antara para individu dan perbedaan individu dan kelas sosial menurut peranan sosial mereka.


  • Evans-Pritchard

struktur sosial ialah relasi-relasi yang tetap dan menyatukan kelompok-kelompok sosial pada satuan yang lebih luas.


  • Beattie

struktur sosial adalah bagian-bagian atau unsur-unsur dalam masyarakat itu yang tersusun secara teratur guna membentuk suatu kesatuan yang sistematik.


  • Raymond Firth

konsep struktur sosial merupakan analytical tool atau alat analisis yang diwujudkan untuk membantu pemahaman tentang tingkah laku manusia dalam kehidupan sosial.


Dari beberapa definisi tersebut, pada dasarnya yang terpenting dalam struktur sosial ialah relasi-relasi sosial yang penting dalam menentukan tingkah laku manusia. Dengan kata lain, jika relasi sosial itu tidak dilakukan dalam suatu masyarakat, masyarakat tersebut tidak berwujud lagi.


Pada pelajaran sebelumnya, Anda sudah mengetahui bahwa wujud dari suatu masyarakat adalah adanya interaksi antarindividu yang menghasilkan nilai dan norma, adanya status dan peran, adanya kehidupan berkelompok, organisasi sosial, dan institusi sosial.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Macam Dan Faktor Penyebab Konflik Sosial Beserta Dampaknya Terlengkap


Artinya, pada masyarakat yang tidak berwujud, sudah tidak ada lagi interaksi di antara individu. Fungsi nilai dan norma tidak berlaku lagi dalam kehidupan bermasyarakat status dan peran tidak diakui lagi dan masyarakat cenderung untuk hidup masing-masing.


Mampukah manusia hidup seperti ini? Kita bisa mengambil contoh pada kehidupan antarmanusia yang saling bertikai dengan bertindak sewenang-wenang terhadap orang lain, sehingga sering terjadi kekacauan, serta nilai dan norma tidak berfungsi sebagaimana mestinya.


Analogi Struktur Sosial

Apabila masyarakat diumpamakan sebuah bangunan, maka struktur sosial masyarakat tersebut adalah kerangka sebuah bangunan yang terdiri dari kayu, besi, dan komponen-komponen bangunan lainnya.


Komponen-komponen tersebut jalin menjalin membentuk suatu bangunan. Bangunan tersebut tidak dapat berdiri kokoh apabila salah satu atau beberapa komponen yang dibutuhkan untuk membuat bangunan tersebut tidak ada.


Ciri – Ciri Struktur Sosial

Berikut Merupakan Ciri – Ciri Struktur Sosial.


  1. Bersifat abstrak

Artinya tidak dapat dilihat dan tidak dapat diraba. Struktur sosial merupakan hierarki kedudukan dari tingkatan yang tertinggi sampai tingkatan terendah, berfungsi sebagai saluran kekuasaana dan pengaturan pemenuhan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.


  1. Terdapat dimensi vertikal dan horizontal

Struktur sosial pada dimensi vertikal adalah hierarki status-status sosial dengan segala peranannya sehingga menjadi satu sistem yang tidak dapat dipisahkan dari struktur status yang tertinggi hingga struktur status yang terendah.


Sedangkan pada struktur sosial dimensi horizontal, seluruh masyarakat berdasarkan karakteristiknya terbagi-bagi dalam kelompok-kelompok sosial yang memiliki karakteristik sama.


  1. Sebagai landasan sebuah proses sosial suatu masyarakat

Proses sosial yang terjadi dalam suatu struktur sosial termasuk cepat lambatnya proses itu sendiri sangat dipengaruhi oleh bagaimana bentuk struktur sosialnya.


  1. Merupakan bagian dari sistem pengaturan tata kelakuan dan pola hubungan masyarakat

Struktur sosial yang dimiliki suatu masyarakat berfungsi untuk mengatur berbagai bentuk hubungan antarindividu di dalam masyarakat tersebut.


  1. Struktur sosial selalu berkembang dan dapat berubah

Struktur sosial merupakan tahapan perubahan dan perkembangan masyarakat yang mengandung dua pengertian, yaitu struktur sosial terdapat peranan yang bersifat empiris dalam proses perubahan dan perkembangan serta dalam setiap perubahan dan perkembangan tersebut terdapat tahap perhentian stabilitas, keteraturan, dan integrasi sosial yang berkesinambungan, sebelum terancam proses ketidakpuasan dalam tubuh masyarakat.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Fungsi Stratifikasi Sosial


Fungsi Struktur Sosial

  • Fungsi pembelajaran. Yaitu sebagai dasar untuk menanamkan suatu disiplin ilmu sosial.
  • Sebagai pengawas sosial. Yaitu sebagai pembatas agar setiap anggota masyarakat berperilaku sesuai dengan norma-norma dan nilai-nilai yang dianut masyarakat tersebut.

  • Fungsi Identifikasi. Yaitu struktur sosial merupakan karakteristik yang khas yang dimiliki suatu masyarakat sehingga dapat memberikan warna yang berbeda dari masyarakat yang lain.

Elemen Dasar Struktur Sosial

  1. Status sosial
  2. Peran sosial
  3. Kelompok
  4. Lembaga/institusi

Bentuk – Bentuk Struktur Sosial

Berikut Ini Merupakan Bentuk – Bentuk Struktur Sosial.


Berdasarkan Identitas Dalam Keanggotaan Masyarakat

Ada beberapa Identitas dalam keanggotaan masyarakat yang diantaranya yaitu:


  • Struktur Sosial Homogen

Struktur sosial homogen merupakan struktur sosial yang memiliki latar belakang kesamaan identitas dari setiap anggota masyarakat, antara lain kesamaan agama, ras, maupun suku bangsa.


  • Struktur Sosial Heterogen

Struktur sosial heterogen merupakan struktur sosial yang ditandai oleh adanya keragaman identitas anggota masyarakat. Masyarakat dengan struktur sosial heterogen memiliki latar belakang suku, agama, ataupun ras yang berbeda.


Berdasarkan Ketidaksamaan Sosial

Yang berdasarkan ketidaksamaan sosial, bentuk struktur sosial dikelompokan secara horizontal dan vertikal. Yang dalam pengelompokan manusia berdasarkan ciri fisik meliputi jenis kelamin, warna kulit, rambut, bentuk dan tinggi badan dan lain-lain. Sedangkan pengelompokan manusia berdasarkan ciri nonfisik atau ciri sosial budaya meliputi kecerdasan, keterampilan, minat, bakat dan motivasi.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Syarat Dalam Budidaya Tanaman Jagung Secara Lengkap


Berdasarkan Sifat

Ada beberapa berdasarkan sifat yang diantaranya yaitu:


  • Struktur Sosial Kaku

Struktur sosial kaku merupakan suatu bentuk struktur sosial yang tidak dapat diubah dan masyarakat akan menghadapi kesulitan besar apabila melakukan perpindahan status atau kedudukannya. Misalnya masyarakat yang menganut sistem kasta, status seseorang sudah ditentukan sejak lahir.


  • Struktur Sosial Luwes

Dalam struktur sosial luwes ini setiap anggota masyarakat bebas bergerak untuk dapat melakukan perubahan. Misalnya terdapat pada masyarakat dengan stratifikasi terbuka.


  • Struktur Sosial Formal

Struktur sosial formal yang merupakan suatu bentuk struktur sosial yang diakui oleh pihak yang berwenang, misalnya lembaga pemerintahan tingkat kabupaten yang terdiri dari bupati, wakil bupati, sekwilda dan lain-lain.


  • Struktur Sosial Informal

Struktur sosial informal ialah struktur sosial yang nyata ada dan berfungsi, tetapi tidak memiliki ketetapan hukum dan tidak diakui oleh pihak yang berwenang. Misalnya dalam suatu masyarakat terdapat tokoh yang memiliki wibawa dan kharisma, dipatuhi dan disegani oleh anggota masyarakatnya, tetapi mereka tidak berada dalam struktur yang formal.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Syarat-Syarat Terjadinya Interaksi Sosial