Syarat Mencangkok – Pengertian, Teknik, Pembentukan, Langkah, Manfaat, Kerugian, Perkembangbiakan

Diposting pada

Syarat Mencangkok – Pengertian, Teknik, Pembentukan, Langkah, Manfaat, Kerugian, Perkembangbiakan : Mencangkok merupakan salah satu cara pembiakan vegetatif buatan yang bertujuan untuk memperbanyak tanaman yang memiliki sifat yang sama dengan induknya dan cepat menghasilkan.


Syarat Mencangkok Menurut Ahli Biologi

Pengertian Mencangkok

Mencangkok merupakan sebuah proses pengembangbiakan tumbuhan yang dilakukan dengan cara menguliti sampai bersih dan menghilangkan kambium pada cabang atau ranting yakni sepanjang 5-10 cm pada tanaman dikotil untuk yang kemudian dipindahkan ke dalam wadah yang lain saat akar telah menjadi tumbuh.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Rongga Udara Pada Teratai Dalam Biologi


Dalam hal ini mencangkok yakni berasal dari kata cangkok yang berarti ialah cara perkembangbiakan pada tunbuhan dengan menanam batang atau dahan yang diusahakan berakar terlebih dahulu sebelum di potong dan ditanam di tempat yang lain. Dalam hal ini tidak semua tumbuhan dapat dicangkok, tumbuhan yang dapat di cangkok hanyalah pada tumbuhan dikotil dan tumbuhan biji yang terbuka.


Teknik Cangkok

Teknik perbanyakan tanaman ini merupakan layering diatas tanah atau sering disebut sebagai marcotten = marcoteren. Teknik cangkok dipilih sebagai teknik perbanyakan tanaman hortikultura seperti mangga, rambutan, dan sawo karena beberapa alasan diantaranya yaitu:


  • Teknik ini cukup praktis untuk perbanyakan tanaman berkayu baik yang berukuran besar maupun kecil.
  • Tanaman tidak dapat diperbanyak dengan menggunakan teknik vegetative lainnya seperti stek kareana sulit berakar bila terpisah dengan tanaman induknya
  • Tanaman memiliki percabanganyang cukup tinggi sehingga tidak mudah untuk dilengkungkan kea rah tanah

Terdapat dua cara teknik mencangkok, yaitu:

  • Cangkok sayat
  • Cangkok belah

Tata cara perbanyakan dengan cangkok belah pada prinsipnya sama dengan penanganan cangkok sayat. Perbedaan cangkok belah terletak pada cara mengerat cabang. Mula-mula cabang dikerat sampai setengah bagaian, kemudian dibelah kearah atas memanjang 15 cm – 20 cm, atau tergantung pada ukuran cabang.


Biarkan luka keratin atau belahan  tadi selama beberapa waktu hingga kering, kemudian olesi dengan ZPT Rootone ataupun Atonik. Ambil kaleng bekas atau pot kecil  yang telah diisi pecahan bata merah didasarnya dan medium tumbuh campuran tanah dengan pupuk kandang (1:1),


kemudian belahan cabang tadi dimasukkan kedalam kaleng ataupun pot sambil digantungkan pada cabang terdekat. Setelah cagkokan berakar, dapat segera dipisahkan dari pohon induknya.


Hal-Hal Yang Dilakukan Dalam Mencangkok

Bila batang diatas sayatan telah menghasilkan sistem perakaran yang bagus, batang dapat segera dipotong dan ditanam di lapang. Menurut Rochiman dan Harjadi (1973), hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pencangkokan tanaman adalah:


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Ciri Khusus Tumbuhan Eceng Gondok Serta Manfaatnya


  •  waktu mencangkok, sebaiknya pada musim hujan karena tidak perlu melakukan penyiraman berulang-ulang
  • Memilih batang cangkok, pohon induk yang digunakan adalah yang umurnya tidak terlalu tua atau terlalu muda, kuat, sehat dan subur serta banyak dan baik buahnya

  • Pemeliharaan cangkokan, pemeliharaan sudah dianggap cukup bila
  • media cangkokan cukup lembab sepanjang waktu.

Suatu percobaan dilakukan untuk mengetahui pengaruh perlakuan Zat Pengatur Tumbuh (Rootone-F) dan media terhadap cangkokan. Cangkok dengan perlakuan media tanah dengan pemberian Rootone-F menyebabkan akar lebih cepat keluar dan jumlahnya lebih banyak, kondisi yang sama juga dapat dilihat pada media tanah + kompos dengan Rootone-F.


Kondisi sebaliknya terjadi pada kedua media tanpa Rootone-F akar akan lebih lambat keluar dan jumlahnya sedikit. Hal ini dapat dijelaskan bahwa Rootone-F merupakan salah satu zat pengatur tumbuh untuk induksi perakaran.Sedangkan pada media kompos tidak ada pertumbuhan akar pada kedua perlakuan.


Cara Perkembangbiakan Dengan Mencangkok

Untuk cara perkembang biakan dengan mencangkok ialah sangat istimewa terutama untuk buah-buahan. Karena rasa dan bentuk buah yang dihasilkan pun biasanya akan sama persis dengan induknya. Berbeda jika perkembang biakan dilakukan dengan menanam biji, terkadang tanaman yang dihasilkan tidak sama dengan kriteria yang dimiliki oleh induknya.


Pada tumbuhan hasil cangkokan lebih cepat berbuah dibandingkan dengan tumbuhan yang ditanam dari biji dan memiliki sifat yang sama dengan induknya. Akan tetapi, tumbuhan hasil cangkokan mudah roboh, karena sistem perakarannya ialah serabut, oleh karena itu berhati-hatilah ketika menanamnya dan umurnya lebih pendek dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Definisi Komponen Biotik Dalam Ekosistem Dan Contohnya


Pembentukan Akar Pada Tanaman dengan Teknik Cangkok

  • Pemotongan jaringan pengangkutan melalui penyayatan kulit cabang berarti pembuangan lapisan cambium ataupun pembelahan batang yang berarti pemutusan hubungan jaringan vascular akan menciptakan suatu fenomena bahwa zat-zat makanan (fotosintat) berasal dari bagian atas cabang yang di sayat / belah tersebut akan menumpuk pada tepi sayatan bagian atas (fotosintat tidak diteruskan kebagian bawah dari pada sayatan)

  • Akibat dari penumpukan tersebut maka kulit kayu cabang dibagian atas sayatan akan membengkak karena terjadinya pembelahan sel yang cepat.
  • Pembelahan sel ini dipacu dengan adanya auksin dan karbohidrat yang tertumpuk.

  • Fotosintat yang berupa karbohidrat akan tertumpuk pada bagian yang disayat tepatnya pada bagian atas.
  • Pada bagian tersebut kemudian terjadi differensiasi sel-sel yang merupakan tempat inisiasi akar.
  • Sel-sel terus mengalami pembelahan dan berdifferensiasi membentuk jaringan primordial akar.

  • Pembentukan primordial akar yang kemudian terusberkembang membentuk akar biasanya terjadi pada jaringan pembuluh pengangkutan.
  • Pada tanaman berkayu yang telah memiliki dua lapis atau lebih pembuluh floem dan xylem, akar-akar akan tumbuh dari jaringan floem sekunder ataupada pembuluh vaskuler atau pada kambium.
  • Umumnya perakaran cangkokan akan tumbuh atau mulai Nampak setelah 1-3 bulan.

Cepat lambatnya pertumbuhan dan perkembangan  akar cangkokan dipengaruhi oleh keadaan fisiologis bahan tanaman dan factor luar (lingkungan).


Syarat Mencangkok

Pada saat mencangkok, kambium pada cabang atau ranting harus dihilangkan supaya kulit tidak terbentuk kembali. Apabila kulit terbentuk kembali, maka akar tidak akan dapat terbentuk. Sebaliknya, jika lapisan kambium tersebut bersih, maka hasil fotosintesis akan terkumpul di tempat kambium yang telah dibersihkan dan pertumbuhan akar dapat terangsang dengan baik.


Alat Dan Bahan Mencangkok

Alat-alat yang digunakan sebagai berikut:


  1. Pisau yang tajam.
  2. Serabut kelapa atau plastik.
  3. Tali pengikat atau memakai tali rafia.
  4. Paku untuk menusuk bagian bawah plastik.
  5. Penampung air.
  6. Campuran tanah subur : pupuk kandang, dengan perbandingan 1 : 1

cangkok

Langkah-Langkah Mencangkok

Ada beberapa langkah-langkah dalam mencangkok yang diantaranya yaitu:


  • Pertama, dipastikan bahwa induk semang tanaman ialah dari varietas unggul, supaya hasilnya nanti ialah bibit unggul juga.
  • Tentukan cabang yang lurus dan cukup besar supaya nanti pohon cukup kuat untuk mandiri. Kira-kira sebesar pergelangan tangan anak atau berdiamter 3 cm.

  • Yang selanjutnya, kerat pangkal cabang menggunakan pisau. Keray sekali lagi dari keratan pertama berjarak sekitar satu kepalan tangan atau 5 cm.
  • Buang kulit antara keratan tadi.
  • Setelah itu kulit kayu bersih, kerok lendir/getah sampai bersih dan kayu tidak licin lagi.

  • Lalu ambil serabut kelapa atau plastik secukupnya ikat bagian bawah dulu.
  • Kemudian bentuk sedemikian rupa sehingga membentuk penampung, isi dengan campuran tanah yang sudah dipersiapkan. Isian harus cukup padat dengan cara ditekan-tekan.
  • Ikat bagian atas serabut atau plastik dan pastikan campuran tanah tertutup rapat.

  • Buat lubang-lubang untuk pembuangan air yang berjarak 1 cm antar lubangnya “jika medianya ialah plastik”.
  • Siram air hingga air menetes dari cangkokan.

Dalam hal ini tunggulah sekitar 4-6 minggu sebelum cangkokan siap dipisahkan dari induknya. Ingat selalu untuk menyirami cangkokan setiap pagi dan sore hari. Untuk memastikan bahwa tanaman yang dicangkok sudah jadi, check apakah sudah keluar akar yang cukup banyak, biasanya sampai menembus plastik atau serabut pembungkus.


Apabila kondisi ini sudah memenuhi syarat, kemudian potong tanaman dari induknya. Sebaiknya memotong ,menggunakan gergaji supaya tanaman tidak jadi rusak. Kurangi daun dan ranting, sisakan beberapa lembar daun saja.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 25 Pengertian Hubungan Internasional Menurut Para Ahli Terlengkap


Tumbuhan Yang Dapat Di Cangkok

Pada tanaman yang dapat di cangkok ialah tanaman buah berkayu keras atau berkambium. Misalnya seperti mangga, jambu, jambu air, jeruk dan lainnya.


Manfaat Mencangkok

Ada beberapa keuntungan dari mencangkok yang diantaranya yaitu:


  • Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan pada tunbuhan yang ditanam dari biji.
  • Tumbuhan yang dicangkok memiliki sifat yang sama dengan induknya.
  • Untuk tingkat keberhasilannnya lebih tinggi, karena pada proses mencangkok akar akan tumbuh ketika masih berada di pohon induk.

  • Produksi dan kualitas buahnya akan persis sama dengan tanaman induknya.
  • Tanaman asal cangkok bisa ditanam pada tanah yang letak air tanahnya tinggi atau di pematang kolam ikan.

Untuk hal ini samping keuntungan, terdapat juga beberapa kekurangan/kerugian pembibitan dengan sistem cangkok. Pada musim kemarau panjang tanaman tidak tahan kering. Tanaman mudah menjadi roboh apabila ada angin kencang karena tidak berakar tunggang.


Pada pohon induk tajuknya menjadi rusak karena banyak cabang yang dipotong. Dalam satu pohon induk kita hanya dapat mencangkok beberapa batang saja yang sehingga perbanyakan tanaman dalam jumlah yang besar tidak dapat dilakukan dengan cara ini.


Kerugian Dari Mencangkok

Disamping keuntungan, terdapat juga beberapa kekurangan/ kerugian  pembibitan dengan sistem cangkok.


  1. Pada musim kemarau panjang tanaman tidak tahan kering.
  2. Tanaman mudah roboh bila ada angin kencang karena tidak berakar tunggang.
  3. Pohon induk tajuknya menjadi rusak karena banyak cabang yang dipotong.
  4. Dalam satu pohon induk kita hanya bisa mencangkok beberapa batang saja, sehingga perbanyakan tanaman dalam jumlah besar tidak bisa dilakukan dengan cara ini.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Syarat Dalam Budidaya Tanaman Jagung Secara Lengkap