Relief Dasar Laut

Diposting pada

Pengertian Relif Dasar Laut

Relief dasar laut adalah perbedaan tingi  dan rendah nya bentuk muka bumi di dasar laut. Dasar laut adalah permukaan bumi yang ada di dalam laut. Seperti relief daratan, relief dasar laut juga mempunyai kontur yang tidak berbeda dengan yang ada pada relief daratan. Relief Dasar Laut

Ada dataran tingginya, ada lembahnya, ada juga pematangnya. Hanya saja istilah yang digunakan untuk menyebut bentuk-bentuk bumi tersebut berbeda. Misalnya celah yang dalam pada relief daratan disebut lembah, sedangkan pada relief dasar laut disebut palung, dan masih banyak yang lainnya. Berikut ini adalah bentuk-bentuk permukaan bumi yang ada pada relief dasar laut.

Baca Juga ; Jenis Laut – Pengertian, Manfaat, Morfologi, Kedalamannya, Letaknya, Terjadinya


Bantuk-Bentuk Relif Dasar Laut

Berikut ini merupakan bentuk-bentuk permukaan bumi yang ada pada relief dasar laut. Dasar laut mempunyai relief yang hampir sama dengan permukaan bumi. yaitu sebagai berikut :


  • Landas Benua/Kontinen

Landas kontinen atau landas benua merupakan dasar laut yang merupakan kelanjutan dari benua. Daerah ini adalah suatu relief dasar laut yang menurun perlahan-lahan mulai dari pantai ke arah tengah lautan sampai ke pinggir saat dasar laut tiba tiba menurun. Landas kontinen mempunyai kedalaman sekitar 200 meter. Contohnya : pada Dangkalan Sunda yaitu kelanjutan dari Benua Australia.


  • Palung Laut

Palung laut juga biasa disebut dengan trench. Palung laut adalah dasar laut yang sangat dalam, curam, sempit, dan memanjang. Palung laut terbentuk karena adanya suatu gerak lipatan kulit bumi atau adanya patahan. Contohnya: pada Palung Jawa mempunyai kedalaman 8.000 m, Palung Mariana mempunyai kedalaman 9.635 m, dan Palung Mindanao mempunyai kedalaman 10.500 m.


  • Gunung Laut

Gunung laut merupakan gunung yang terbentuk di dasar laut. Gunung ini kadang ada yang sampai ke permukaan laut. Gunung ini terbentuk akibat adanya suatu aktivitas vulkanisme. Contohnya pada Gunung Krakatau di Selat Sunda.


  • Ambang Laut (drempel)

Ambang Laut (drempel) adalah dasar laut yang mencuat memisahkan satu perairan dengan perairan yang lain. Contohnya :pada ambang laut Sulawesi.


  • Shelf (paparan benua)

Paparan benua (shelf), merupakan suatu dasar laut yang melandai ke daratan dengan kedalaman rata-rata sampai dengan 200 m. Contohnya : pada paparan sahul, paparan sunda.


  • Laut dangkal

Laut dangkal yakni suatu laut yang kedalamannya kurang dari 200 meter.


  • Laut Dalam

Laut Dalam yakni sebuah laut yang kedalamannya lebih dari 200 m. Contohnya : pada laut banda.


  • Lubuk Laut

Lembah laut atau bekken merupakan suatu daerah yang dalam dan luas di lautan. Daerah ini berupa cekungan. Contohnya : pada Indo-Australia Bekken di Samudra Hindia.

Baca Juga : √ Pengertian Ekosistem Laut Serta Jenis, Ciri Dan Zonasinya


  • Punggung Laut

Punggung laut adalah salah satu relief dasar laut berupa bagian dari dasar laut yang menjulang ke atas sebagai pegunungan di laut. Punggung laut di Indonesia antara lain terdapat di sebelah barat Pulau Sumatra, selatan Pulau Jawa, dan selatan Pulau Sumba.


  • Pulau Koral/Pulau Karang (Terumbu)

Pulau Koral/Pulau Karang (Terumbu) merupakan dasar laut yang sebagian atau semuanya terdiri atas karang.


Bumi sebagai Salah Satu Planet di Tata Surya

Planet merupakan salah satu benda yanng menyusun sistem tata surya. Planet juga merupakan benda yang menyokong kehidupan kita, manusia dan juga binatang serta tumbuh- tumbuhan. Bumi yang kita tempati merupakan salah satu planet yang ada di galaksi. Galaksi kita, Galaksi Bimasakti mempunyai delapan planet yang mengelilingi pusatnya (matahari). Salah satu planet adalah Bumi.

Sebagai salah satu planet, Bumi merupakan planet yang sangat ideal sebagai tempat hidup manusia, binatang, tumbuh- tumbuhan dan makhluk hidup lainnya. Mengapa? Tentu saja karena Bumi mempunyai berbagai macam kelebihan yang mana tidak dimiliki oleh planet lainnya.

Keadaan di Bumi sangat cocok dan sangat mendukung kehidupan makhluk hidup, meliputi suhu udara , ketersediaan air, kecukupan sinar matahari . dan lain sebagainya. Oleh karena Bumi cocok untuk kehidupan makhluk hidup, maka manusia akan sangat terbantu untuk dapat memenuhi kehidupannya khususnya pemenuhan makanan dan minuman.


Keadaan di Bumi

Bumi merupakan planet yang sangat istimewa, hal ini tentu karena hanya Bumi yang cocok dan ideal sebagai tempat tinggal makhluk hidup. Bumi mempunyai suhu udara yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Hal ini mempunyai arti bahwa suhu udara di Bumi masih bisa ditoleransi oleh makhluk hidup. Selain itu Bumi mempunyai banyak sekali cadangan air  karena sebagian besar permukaan Bumi sendiri ditutupi oleh perairan.

Sinar matahari yang diterima Bumi sendiri juga dalam jumlah normal sesuai dengan kebutuhan makhluk hidup. Udara di Bumi terdiri atas berbagai macam, seperti Oksigen, Nitrogen, Karbondioksida, dll. Tidak dipungikiri bahwa makhluk hidup sangat membutuhkan oksigen untuk bernafas dan Bumi mencukupi akan kebutuhan itu. Bumi juga mempunyai lapisan- lapisan udara yang dapat melindunginya dari jatuhan benda- benda luar angkasa yang bisa membahayakan. Hal ini sangat melindungi makhluk hidup untuk bisa mempertahankan hidupnya.


Perairan sebagai Mayoritas yang Menyusun Permukaan Bumi

Bumi menyediakan air yang melimpah bagi manusia, binatang, tmbuh- tumbuah dan makhluk hidup lainnya. Air merupakan sumber daya alam (baca: sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan tidak) yang sangat dibutuhkan untuk mempertahankan kehidupan. Tanpa adanya air, makhluk hidup tidak akan bisa bertahan hidup lama. Apabila kita perhatikan mengenai permukaan Bumi dari luar angkasa, maka kita akan menjumpai warna biru dan putih yang seolah- olah bercampur dan membentuk polanya masing- masing.

Warna biru tersebut lebih dominan dan itulah yang menggambarkan perairan di Bumi. Artinya perairan mempunyai porsi yang lebih besar daripada daratan di Bumi ini. Perairan yang ada di Bumi tidak hanya berupa samudera atau laut (baca: macam-macam laut), namun juga perairan lainnya seperti sungai (baca: manfaat sungai), danau (baca: macam-macam danau), mata air (baca: proses terjadinya mata air), waduk dan lain sebagainya.


Samudera dan Laut di Bumi

Berbicara mengenai perairan yang menutupi permukaan Bumi, maka kita tidak akan pernah terlepas dari yang namanya samudera dan juga lautan. Mengapa? Ya, karena samudera dan lautan ini merupakan mayoritas perairan yang menutupi Bumi. Kumpulan air asin ini menyusun permukaan Bumi dengan rapi dan mengelilingi daratan (pulau- pulau dan benua yang ada di Bumi. Apabila kita memperhatikan globe atau peta maka kita akan mendapat warna- warna yang berbeda pada samudera atau lautan tersebut.

Baca Juga ; Pengertian Arus Laut dan Jenis Arus Laut Terlengkap

Meski sama- sama berwarna biru, namun tingkat kebiruan berbeda- beda antara satu dengan yang lainnya. Tingkat kebiruan ini sebenarnya melambangkan kedalaman laut tersebut. Laut yang berwarna lebih biru berarti mempunyai kedalaman yang lebih daripada lainnya. Hal ini berarti semakin biru warna pada peta atau globe, maka semakin dalam laut tersebut.

Laut sebagai salah satu penyusun permukaan Bumi mempunyai bagian- bagian tertentu. Sama seperti daratan yang mempunyai variasi (seperti gunung, jurang, lembah, dll), perairan pun juga mempunyainya. Ada gunung yang terdapat di dalam lautan dan ada pula semacam lembah dan bahkan jurang di dalam laut. Jurang yang ada di dalam laut dinamakan sebagai palung laut.


Palung Laut

 Tahukah Anda? Perairan yang ada di Bumi ternyata menyimpan banyak sekali keistimewaan dan rahasia yang mungkin saja belum banyak kita ketahui. Salah satu keistimewaan yang dimiliki oleh perairan, dalam hal ini adalah laut yakni bentuk reliefnya yang berbeda- beda.

Salah satu bentuk relief dasar laut adalah adanya palung laut. Apakah itu Palung Laut? Palung Laut merupakan cekungan yang sangat curam yang ada di dasar laut. Cekungan ini diapit oleh semacam tebing sehingga sangat curam, dalam dan juga sempit. Bisa dikatakan bahwa Palung Laut menyerupai jurang yang ada di dalam laut.

Palung laut merupakan depresi topografi sempit yang merupakan bagian terdalam dari dasar atau lantai samudera. Ciri khas yang dimiliki oleh palung laut berbeda dengan batas konvergen. Palung laut ini dapat kita bayangkan sendiri seberapa dalamnya. Bahkan titik terendah dari Bumi ini berada di salah satu palung laut yang ada di Samudera Pasifik, yakni Palung Mariana. Palung Mariana mempunyai kedalaman hingga mencapai 10.923 meter.


Ciri- ciri Palung Laut

Palung laut merupakan wujud jurang aya ada di bawah permukaan laut. Oleh karena disebut dengan jurang, maka kita bisa membayangkan sendiri kira- kira seperti apakah palung laut itu. Palung laut mempunyai dinding yang curam dan juga kedalaman yang sangat dalam. Mengenai palung laut ini kita bisa menjabarkan melalui beberapa ciri yang dimiliki oleh palung laut. Beberapa ciri dari palung laut antara lain:

  • Sangat dalam
  • Berupa cekungan yang dibatasi oleh dinding curang dan terjal
  • Berada di dalam laut
  • Sangat gelap

Macam Palung Laut Terdalam di Dunia

Palung laut bukan merupakan fenomena baru di dunia perlautan. Palung laut sudah ada sejak zaman dahulu dan sudah diteliti oleh banyak ilmuwan mengenainya. Palung laut banyak terdapat di dunia. Palung- palung laut ini menjadi warna dalam samudera  atau laut di dunia.

Seperti hanlnya jurang di daratan, palung di laut pun memounyai kedalaman yang berbeda- beda. Di dunia ini, ada beberapa palung yang terkenal akan kedalamannya dan termasuk ke dalam palung- palung terdalam di dunia. Adapun beberapa palung terdalam di dunia antara lain adalah:

Baca Juga : Makhluk Hidup – Pengertian, Contoh, Jenis, Teori, Pembagian, Kehidupan Setelah Kematian


  1. Palung Mariana

Palung terdalam peringkat nomor wahid di dunia, diduduki oleh Palung Mariana. Palung Mariana merupakan palung yang berada di kawasan samudera Pasifik. Palung Mariana ini tepatnya terletak di Filipina. Palung Mariana menjadi palung yang paling dalam di dunia yang mana kedalamannya mencapai 10.911 meter di bawah permukaan air laut. Titik terdalam di palung ini dinamai Challenger. Nama ini didapat setelah dilakukan penelitian oleh kapal Angkatan Laut Britania Challenger II  pada tahun 1951.


  1. Palung Tonga

Setelah Palung Mariana, ada Palung Tonga. Palung Tonga juga merupakan palung yang berada di kawasan Samudera Pasifik. Palung ini menjadi palung yang terdalam nomor dua di dunia, dengan kedalaman mencapai 10.882 meter di bawah permukaan air laut. Titik terdalam dari palung ini dinamakan “Deep Horison”.


  1. Palung Pilliphine

Peringkat ketiga ada Palung Pilliphine. Sesuai dengan namanya, palung ini berada di kawasan negara Filipina. Palung ini menjadi palung terdalam peringkat nomor tiga di dunia dengan kedalaman yang mencapai 10.540 meter. Palung ini juga dinamakan sebagai Palung Mindanao yang panjang membentang kurang lebih sepanjang 1.320 kilometer.


  1. Palung Kuril- Kamchatka

Selanjutnya ada Palung Kuril Kamchatkan. Lagi- lagi, palung terdalam nonor empat ini termasuk palung yang berada di wilayah Samudera Pasifik. Palung ini mempunyai kedalaman yang mencapai 10.500 meter.


  1. Palung Kermadec

Palung Kermadec merupakan palung terdalam dengan peringkat nomor lima di dunia. Palung Kermadec ini sama seperti palung- palung yang telah disebutkan sebelumnya, yakni terdapat di wilayah Samudera Pasifik. Palung ini terletak di sebelah timur Australia. Palung Kermadec mempunyai kedalaman yang mencapai 10.045 meter di bawah permukaan air laut.


  1. Palung Jepang

Peringkat ke enam ada Palung Jepang. Palung Jepang merupakan palung yang berada di kawasan negara Jepang tentunya. Palung Jepang juga berada di kawasan Samudera Pasifik. Palung Jepang memiliki kedalaman mencapai 9.000 meter.


  1. Palung Puerto Rico

Peringkat ke tujuh palung terdalam di dunia diduduki oleh Palung Puerto Rico. Palung Puerto Rico ini merupakan palung yang berada di perbatasan Laut Karibia dan juga Samudera Atlantik. Palung ini mempunyai kedalaman yang mencapai hingga 8.605 meter. Melalui berbagai studi yang telah dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa apabila ada gempa bumi terjadi di zona patahan ini, maka kemungkinan timbulnya tsunami akan besar.

Itulah beberapa palung yang terkenal akan kedalamannya di Dunia. Palung- palung tersebut apabila kita perhatikan, hampir semua berada di wilayah samudera Pasifik. Hanya satu palung yang tidak berada di kawasan Samudera Pasifik. Hal ini menunjukkan bahwa topografi bawah laut samudera pasifik sangatlah beragam.

Baca Juga ; Bimbingan Dan Kerja Sama – Prinsip, Azas, Kegiatan, Hubungan, Peran, Para Ahli


Demikianlah artikel dari gurupendidikan.co.id mengenai Relif Dasar Laut : Pengertian, Bentuk, Ciri, Macam, Bumi, Keadaan, Perairan, Samudera, Palung, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.