Makhluk Hidup – Pengertian, Contoh, Jenis, Teori, Pembagian, Kehidupan Setelah Kematian

Diposting pada

Makhluk Hidup – Pengertian, Contoh, Jenis, Teori, Pembagian, Kehidupan Setelah Kematian : Makhluk hidup merupakan benda hidup yang mempunyai ciri-ciri yang membedakan dengan benda tak hidup. Ciri-ciri tersebut seperti halnya memerlukan makan, bernapas, tumbuh dan berkembang, mampu berkembang biak, peka terhadap rangsang serta bergerak. Selain itu, ciri-ciri makhluk hidup yang membedakan dengan benda tak hidup adalah mengeluarkan zat sisa.


Makhluk hidup di dunia ini sangat beragam. Keanekaragaman makhluk hidup tersebut yang membuat para ilmuan yang ingin mempelajari makhluk hidup secara lebih lanjut membuat suatu sistem yang disebut klasifikasi. Klasifikasi ini bertujuan untuk mempermudah para ilmuan memilah-milah perbedaan serta persamaan yang terdapat pada makhluk hidup yang satu dengan yang lainnya. Perbedaan dan persamaan tersebut meliputi perbedaan dan persamaan baik secara morfologi, anatomi, fisiologi, tingkah laku dan sebagainya.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Polimer : Pengertian, Sifat, Klasifikasi, Dan Jenis Beserta Contohnya Lengkap.


Living things

Makhluk hidup memiliki tingkat kompleksitas dan organisasi yang tidak ditemukan pada benda-benda tak bernyawa. Pada tingkat yang paling mendasar, makhluk hidup terdiri dari satu atau lebih sel. Unit-unit ini, umumnya terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang, terorganisasi menjadi jaringan. Jaringan adalah serangkaian sel untuk mencapai fungsi bersama. Jaringan, pada gilirannya, membentuk organ, seperti lambung dan ginjal. Sejumlah organ bekerja sama menyusun sistem organ. Organisme adalah serangkaian kompleks dari berbagai sistem organ.


Makhluk hidup menunjukkan perputaran cepat dari bahan kimia, yang disebut sebagai metabolisme. Metabolisme melibatkan pertukaran materi kimia dengan lingkungan eksternal dan transformasi yang luas bahan organik dalam sel-sel dari organisme hidup. Metabolisme umumnya melibatkan pelepasan atau penggunaan energi kimia. Hal yang tak hidup tidak menampilkan metabolisme.


Keanekaragaman makhluk hidup meliputi berbagai macam keragaman bentuk, penampilan, jumlah, dan sifat yang terlihat  pada berbagai tingkatan persekutuan makhluk hidup yaitu tingkatan ekosistem, tingkatan jenis dan tingkatan genetik.


Pengertian Makhluk Hidup

Arti hidup dalam islam dapat diambil dari kata hayat yang berasal dari kata hidayah yang berarti hidup. Hidup bagai mahluk ALLAH pada dasarnya bermula dari air firmannya (SURAT AL – ANBIYA, ayat 30)


Selanjutnya ALLAH menciptakan dari tanah yang kemudian dihiirupkan ruh kepadanya. Untuk manusia hayat (hidup) berarti bahwa manusia itu memiliki ruh yang ditiup kedalamnya oleh ALLAH SWT dan yang setiap saat dapat dikeluarkan darinya (mati). Indicator hayat (hidup) ialah gerak. Gerak pada diri manusia merupakan respon terhadap suatu rangsangan.


Makhluk Hidup Dalam Biolog

Dalam biologi dan juga dalam ekologi, organisme dalam bahasa yunani  (organon) yang mempunyai arti “alat” ialah kumpulan molekul-molekul yang saling memengaruhi,  sehingga dapat berfungsi secara stabil serta juga memiliki sifat hidup.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Dan Ciri-Ciri Zat Padat, Zat Gas, Dan Zat Cair Beserta Perubahan Zat Dan Contohnya Lengkap


Mahkluk hidup

Istilah dari  organisme kompleks mengacu pada suatu organisme yang memiliki lebih dari satu sel. nama lainya yang sering dikenal selain organisme ialah “makhluk hidup”
Organisme tersebut terdiri dari manusia ,tumbuhan, hewan, dan juga mikro organisme :


Pengertian Makhluk Hidup Menurut Para Ahli

Pengertian Makhluk Hidup menurut Kimball (1983)

ada 5 Ciri dari makhluk Hidup Menurut Kimball , ialah sebagai berikut :

  1. Bersifat rumit
  2. Responsif
  3. Berevolusi
  4. Mengadakan metabolisme
  5. Berreproduksi

Pengertian Makhluk Hidup menurut Helena Curtis (1975)

Makhluk hidup ialah sesuatu yang :

  1. Memanfaatkan energi dari lingkungannya dan merubahnya dari satu bentuk energi ke bentuk energi yang lain
  2. Beradaptasi dengan lingkungannya
  3. Bersifat homeostatis
  4. Kompleks dan terorganisir dengan baik
  5. Merespon bila ada rangsangan
  6. Bereproduksi
  7. Tumbuh dan berkembang

Pengertian Makhluk Hidup menurut Dwijoseputro (1998)

Menurut Dwijoseputro mahluk hidup adalah sesuatu yang :

  1. Mengadakan metabolisme
  2. Mengadakan Gerak
  3. Mengadakan pertumbuhan
  4. Bereproduksi
  5. Responsif

Asal Usul Makhluk Hidup Secara Biologi

Artikel asal usul makhluk hidup ; pendapat dari  beberapa ahli tentang kehidupan antara lain ialah sebagai berikut :


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Benzena : Pengertian, Sifat, Reaksi, Tatanama, Klasifikasi, Dan Rumus Struktur Beserta Contoh Lengkap


Teori Aristoteles

untuk Mengemukakan teori generatio spontanea atau juga abiogenesis. Isinya ialah sebagai berikut : Makhluk hidup ialah berasal dari benda mati yang terbentuk dengan begitu saja.

Teori Abiogenesis adalah teori yang berpendapa bahwa Makhluk hidup berasal dari benda mati yang timbul secara spontan karena adanya gaya hidup. Teori abiogenesis ini di sebut juga dengan Generatio Spontanea. Pelopor teori abiogenesi adalah Aristoteles (394-322 sebelum masehi).


Teori abiogenesis diperkuat oleh Antonie van Leeuweunhoek seorang bangsa Belanda yang berdasarkan hasil penemuannya pada air hujan dan rendaman air jerami di bawah mikroskopnya, dimana dia menemukan adanya jentik-jentik (makhluk hidup). Leeuwenhoek menemukan jentik-jentik tersebut berasal dari air sehingga ditafsirkan sebagai pendukung abiogenesis. Pendukung abiogenesis yaitu John Needham seorang ahli pengetahuan bangsa Inggris.


Teori Franscesco Redi (1650)

Menyangkal teori abiogenesis dengan cara melakukan experimen berupa dengan keratan daging segar dengan cara berikut :

  1. Labu atau gelas I diisi keratan daging segar dan ditutup rapat.
  2. Labu atau gelas II diisi keratan daging segar dan ditutup dengan kasa.
  3. Labu atau gelas III dibiarkan terbuka.

Dibiarkan 3-7 hari (daging segar yang dibiarkan terbuka) iyu kemudian kelihatannya sudah membusuk. Dan Hasilnya pada gelas I tidak dijumpai ulat; gelas II sedikit; gelas III banyak.


Teori Lazzaro Spallanzani (1750)

Eksperimen yang dilakukan ialah dengan menggunakan air kaldu yang dimasukkan ke dalam tabung reaksi.

  • Tabung reaksi I diisi kaldu, kemudian ditutup gabus, lalu pada sela-selanya diberi lilin cair agar lebih rapat.
  • Tabung reaksi II setelah diisi kaldu, kemudian setelahnya ditutup dengan gabus dipanaskan selama ±15;.
  • Tabung reaksi III dibiarkan diisi kaldu,kemudian dipanaskan selama ± 15 dan dibiarkan terbuka.

Ketiganya disimpan di tempat yang gelap. Kemudian selang beberapa hari diamati ternyata pada Labu I dan juga III  terdapat adanya zat-zat renik atau organisme pendatang sedangkan pada tabung reaksi III tidak ada  terdapat orgnisme pendatang


Teori Louis Pasteur (1860)

teori louis pasteur Menyangkal teori abiogenesis dengan cara melakukan percobaan dengan menggunakan air kaldu yang dimasukkan ke dalam labu yang berleher angsa.

Pendapatnya dikenal dengan istilah “Omne vivum ex ovo”


Living things

Jenis – Jenis Makhluk Hidup

  1. Uniseluler ialah makhluk hidup bersel satu dan tidak dapat dilihat secara langsung. Kita dapat melihatnya dengan mikroskop. Fungsi kehidupan dilakukan oleh bagian-bagian penyusun sel itu sendiri.
  2. Multiseluler ialah makhluk hidup bersel banyak, dapat dilihat secara langsung tanpa bantuan mikroskop, dan tubuhnya sudah mengalami pembagian tugas yang baik.
  3. Eukariotik ialah makhluk hidup yang memiliki membran inti sel sehingga inti sel tidak bercampur dengan sitoplasma (cairan sel).

  4. Prokariotik ialah makhluk hidup yang belum memiliki membran inti sel sehingga bahan-bahan inti sel bercampur dengan sitoplasma.
  5. Heterotrof ialah makhluk hidup yang mengambil bahan organik dari makhluk hidup lain dan tidak dapat membentuk bahan organik sendiri.

  6. Autotrof ialah makhluk hidup yang dapat menyediakan bahan organik sendiri melalui proses fotosintesis. Makhluk hidup ini dicirikan dengan adanya klorofil atau kemampuan menguraikan bahan-bahan kimia sebagai energi dalam pembentukan bahan organik.

Sifat – sifat Makhluk Hidup

  • Memerlukan makanan

Setiap makhluk hidup tentu membutuhkan makanan untuk bertahan hidup. Tanpa makanan dan minuman kita tidak bisa bertahan hidup. Sumber energi yang ada di dalam tubuh kita adalah makanan. Ibaratnya adalah sepeda motor tanpa bensin tentu tidak bisa jalan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Ciri, Dan Sifat Asam, Basa, Dan Garam Beserta Contohnya Lengkap.


  • Makhluk hidup bernafas

Setiap makhluk hidup seperti bakteri, tumbuhan, manusia, dan hewan bernapas sesuai dengan alat pernapasannya masing-masing. Manusia bernapas dengan paru-paru sedangkan ikan bernapas dengan insang.


  • Makhluk hidup bergerak

Makhluk hidup harus bergerak, ada yang tujuannya untuk memperoleh makanan seperti hewan. Kita manusia tentu bergerak disegala aktivitas.


  • Makhluk hidup tumbuh

Kita sendiri dilahirkan oleh ibu kita dari bayi kemudian tumbuh menjadi balita, tumbuh menjadi anak-anak, tumbuh menjadi remaja, dan tumbuh menjadi orang dewasa.


  • Makhluk hidup berkembang biak

Salah satu tujuan makhluk hidup berkembang biak adalah untuk mempertahankan jenis atau keluarganya. Kita sebagai manusia sangat bangga sekali kita mempunyai adik atau anak. Kalau kita sudah tua, anak kita yang bisa merawat kita.


  • Makhluk hidup peka terhadap rangsangan

Makhluk hidup seperti tumbuhan akan tumbuh menanggapi rangsang cahaya matahari. Jadi tumbuhnya adalah ke arah matahari. Seperti laron dan binatang serangga kecil yang bisa terbang juga menanggapi rangsangan cahaya.


  • Makhluk hidup mampu beradaptasi

Sebagai contoh kita pada waktu pergi ke daerah pegunungan yang dingin maka tubuh kita banyak memproduksi hemoglobin. Oleh karena itu pipi kita terlihat kemerah-merahan.


  • Mahkluk hidup mengeluarkan zat sisa

Kita setiap hari atau tiap pagi mengeluarkan kotoran. Kalau tidak dikeluarkan tentu akan menjadi racun pada tubuh kita. Zat sisa tersebut adalah hasil dari metabolisme tubuh dari makanan yang kita makan.


Pembagian Makhluk Hidup

Berikut Ini Merupakan Pembagian Makhluk Hidup Secara Umum.


Tempat Hidup

Pada umumnya tempat hidup adalah Alam semesta sedangkan bagi manusia tempat hidup dapat dapat dibagi kedalam :


  1. Rahim ibu , yaitu pada saat oreng terjadi dari keadaan pertama sampai dilahirkan
  2. Alam dunia,yaitu setelah manusia lahir sampai dia mati
  3. Alam Barzah, yaitu setelah manusia mati ( ruh meninggalkan jasad) ia berada dalam alam tertentu didalam alam barzah sebelum kebangkitan pada hari kiamat
  4. Alam Akhirat, yaitu setelah masa kebangkian kembalai pada hari kiamat, masa hisab dan masa pembalasan.

Adapun makhluk hidup antara lain terdiri dari : manusia, jin, malaikat, setan, huwan, dan tumbuh – tumbuhan dan benda alam. Berbeda dengan makhluk lain manusia memiliki tujuan hidup yang ditetapkan lebih terperinci oleh ALLAH SWT didalam suatu pedoman hidup.


Jenis Alam Nabati, Hewni, dan Insani

  • Jenis Alam Nabati

Alam nabati (tumbuhan) yang ada di sekeliling kia dalam persada bumi yang produkif, disediakan ALLAH bagi sarana kehidupan manusia dan makhluk hjidup lainnya. Firman ALLAH : Surat Al-Hijr, Ayat 19.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Daur Ulang Limbah Organik Beserta Penanganannya


Proses terjadinya tumbuhan yang bermacam-macam bentuk dan jenisnya itu antara lain :

  • Pertama : Awan mendung yang berasal dari uap, diterbangkan angin, kemudian turn sebagai hujan yang menghidupkan tumbuh-tumbuhan.
  • Kedua : Tiupan angina tersebut dapat memindahkan bibit tumbuh-tumbuhan yang jantan ke yang betina, lalu menjadi buah.
  • Ketiga : Tiupan angina dapat menggoyangkan pohon-pohon bagaikan olah raga baginya, menghilangkan debu-debunya yang melekat pada daun-daunnya, pori-porinya pun terbuka, maka mudahlah ia menghisap makanannya.

Adapun jenis alam nabati, tiap negeri berbeda-beda sesuai iklim dan leak geografisnya. Negri Indonesia yang serumpun dengan negrinya akan banyak persamaannya, tetapi di negri timur tengah dan europa misalnya, banyak pepohonan yang tidak ada di Indonesia, seperti : Tin, zaitun , korma, anggur, dan buah-buahan lainnya. Hal ini di jelaskan dalam Al-Quran, Surat, An-Nahl                 Ayat 10-11.


Yang artinya : dial ah yang telah menurunkan air hujan dari langt untuk kamu, sebahagiannya menjadi minum dan sebahagiannya (menyubur) tumbuh-tumbuhan, yang pada ( tempat tumbuhnya) kamu mengembalakan ternakmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman zaiun, korma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungghuhnya pada yang demikaian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan ALLAH) bagi kaum yang memikirkan.


  • Alam Hewani

Demikian pula alam hewani yang sengaja diciptakan oleh ALLAH demi kepentingan manusia dan manusia dapat belajar dari hewan-hewan tersebut. Jinis alam hewani yang hidup di hutan-hutan atau pegunungan yang sifatnya masih liar, juga banyak yang hidup dalam pemeliharaan manusia dan masuk dalam katagori hewan jinak atau hewan pliharaan. Pula hewan yang terbang di angkasa dengan sayapnya, namun kesemuanya itu adalah jenis-jenis makhluk hidup yang banyak persamannya dengan manusia.


Maksud banyak persamaannya dengan manusia, karena hewan tersebut sama merasakan lapar, haus, berkelamin, hidup berkelompok dan sebagainya seperti kehidupan makhluk manusia. Firman ALLAH : Quran, Surat Al-An’am, ayat 38.


  • Alam Insani

Kata insane berasal dari bahasa arab yang berarti manusia. Insane adalah bentuk murfad dari kata An-Nas, artinya : ramah, mesra, berpuas hati. Dari Hadits Rasulullah SWT kita akan mengetahui sifat insan, yang sering liupa dan salah, sehingga manusia dibebaskan dari hukum apabila ia melukukan pelanggaran karena tidak sengaja dan karena lupa.


Alam insani berbeda sekali dengan alam hewani dan makhluk lainnya dikurun dunia ini. Perbedaan-perbedaan ni terletak pada keadaan, kejadian dan penghidupannya.adapun yang menjadi pokok keutanaan kehidupannya ialah :


  1. Diturunkannya agama
  2. Memiliki akal
  3. Jiwanya
  4. Hartanya, dan
  5. Keturunannya

Apabila kelima pokok keutamaan hidupnya itu terpelihara dengan baik, niscaya akan berbahagia dan sempurna sifat keinsanannya.

Bagi alam hewani tidak terdapat kelima pokok keutamaan hidup itu, karenanya tidak ada hidup bagi mereka keteraturan hidupnya. Mereka tidak mengenal hukum atau undang-undang yang harus dipatuhi oleh mereka, yang ada hanya pengelompokan diantara bangsanya yang sejenis binatang buas menerkam binatang jinak yang lemah, sudah jadi kebiasaan di antara mereka.


Abu Musa Al-Asy’ari, melukiskan bahwa kehidupan insani adalah kekal, hanya dipindah-pindah. Mula-mula hidup di qurun dunia dengan sebab dilahirkan dari perut ibunya, kemudian dipindahkan kealam Barzah dan akhirnya dibangkikan dari alam Barzah kemudian dipindahkan ke qurun akhirat untuk diadili dan diminta pertanggung jawabannya waktu hidup dikurun manusia untukj mendapat balasan baik yaitu surga dan amaln yang buruk akan mendapat balan neraka. Proses kehidupan insan (manusia) dijelaskan oleh firman ALLAH SWT, Quran, Surat Al-Qiyamah, ayat 36-40.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Manfaat Sampah Untuk Kehidupan Beserta Penjelasannya


Living things

Kehidupan Setelah Kematian Dialam Barzah, Akhirat, Surga, Dan Neraka

Pengertian Barzah

Barzah ialah dinding yang membatasi antara dua barang. Waktu sejak mati bsampai berbangkit merupakan dinding yang dibatasi antara dunia dan akhirat, diistilah kan Barzah. Barzah adalah tempat pemberhentian arwah orang-orang yang elah mati sebelum dibangkitkan oleh Tuhan dalam bentuk yang baru, disitu roh menunggu akhirat, sedangkan sedangkan akhirr yang sesungguhnya dimulai dengan kiamat.


Qurun menunggu setelah manusia mati, dubuat juga kubur. Dalam ayat berikut, ternyata alam barzah dan kubur identik. Jelaslah bagi kita bahwa kadaan kubur dan keadaan Barzh itu sama. Pengertian kuburan dalam percakapan sehari-hari, ialah tempat menyimpan jenazah dalam tanah, tempat istirahat terakhir didunia. Tetapi kadang-kadang ada jenazah yang idak dikubur, seperti orang yang mati dilaut, mati dimakan binatang, mati terbakar, dan sebagainya, dalamj hal ini jasmaninya memang tidak dikubur , tetapi rohnya berada dialam Barzah.


Surga Dan Neraka

Surga berasal dari bahasa sangsekerta yaitu SWARGA yaitu kayangan atau indera atau keinderaan yang dikepalai oleh batara indera. Didalam Al-Quran menggunakan kata FIRDAUS dan JANNAH. Kata FIRDAUS disebut dua kal I : Quran, Surat Al-Kahfi ayat 107.


Tetapi umumnya dipakai kata JANNAH. Akar kata JANNAH ialah JANN, artinya menyembunyikan sesuatu sedemikian rupa, sehingga tak tertangkap oleh indra pengartian harfiah jannahialah taman (permukaan tanahnya tertutup uleh pepohonan. Aturan mampergunakan kata itu untuk menunjukan pengertian yang dalam bahwa keberkaaan (bahagia) tatu salam (selamat) yang dikandungnya tidakterangkap oleh panca indra yang materil (secara lahir).


Jannah itu biasanya dilukiskan dengan sungai-sungai yang mengalir didalamnya. Ayat ini bersifat Mutasyabihat, yang mempunyai arti kiasan. Orang yang berfikir kritis rasional akan gonang kepercayaannya pada jannah. Dianggapnya jannah yang ada didunia akhirat seperti diduniawi. Apa yang ada atau yang akan terjadi dalam jannah nanti, tersembunyi dari penglihatan panca indra manusia yang material yang berfungsi dalam kehidupan manusaiawi.kehidupan akhirat yang ronhaninya berbeda mutlak dari kehidupan manusia. Sesungguhnya kehidupan di akhirat tidak ada akuevalinnya dangan segala sesuatu didunia ini.


Nerakapun saperti, kata surga berasal dari bahsa sangsekerta. Neraka adalah lawan surga yaitu terpa orang yang berdosa sabagai hukuman diakhirat. Dalam Al-Quran neraka disebut dengan tujuh nama yang berbeda yaitu :


  1. Jahannam, akar katanya sama dengan Jahinnam yang berarti, kedalam yang menghunjam.
  2. Haawiyah, disebut satu kali dalam Quran, Surat Al-Qaari’ah ayat 9
    Yang artinya : maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.
  3. Jahiim, dijabarkan dari Jahm yang artinya terik matahari yang membakar atau nyala api
  4. Saqar, berasal dari Saqara, berarti terik matahari yang membakar
  5. Sa’ir dan Nar yaitu nyala api dan api
  6. Laza, artinya nyala api
  7. Hutama, disebut dalam Quran, Surat Al-Humazah ayat 4-5

Surga dihubungkan dengan keaadan yang meningkat tinggi, sedangkan neraka dihubungkan dengan kejatuhan kedalam lubang yang sangat dalam. Surga dan neraka tidak lain adalah akibat laku perbuatan manusia. Apa yang dinikmati dalam surga atau apa yang di rasakan dineraka, tertutup bagi pandangan aau pengetahuan kita sekarang dan baru akan terbuka pada hari kiamat.


Manusia pada hari kiamat akan mempersaksikan semua akibat laku perbuatannya yang ketika hidup di qurun dunia. Siksaan batin dan kedudukan jiwa yang waktu hidupnya tidak begitu dihiraukan, akan menjadi kenyataan dalam bentuk kehidupan diakhirat. Bentuk yang nyaa itu api dan api itu diakibatkan oleh hawa nafsu yang tak kenal batas. Penyelesaian terhadap masalah yang tidak kenal batas itu dinyatakan pula dengan api. Api atau neraka adalah akibat dari kejahatan masing-masing pribadi manusia yang berbuat buruk yang selalu hanya mengikuti kehendak hawa nafsu.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Definisi Limbah Padat Beserta Cara Penanganannya