Peran Manajerial – Pengertian, Keahlian, Pribadi, Keputusan, Sumber Informasi

Diposting pada

Peran Manajerial – Pengertian, Keahlian, Pribadi, Keputusan, Sumber Informasi : gaya kepemimpinan yang efektif adalah kepemimpinan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi dari orang-orang yang dipimpin.

Peran Manajer

Pengertian Peran Manajerial

Kepemimpinan merupakan suatu hal yang seharusnya dimiliki oleh setiap pemimpin organisasi. Efektivitas seorang pemimpin ditentukan oleh kepiawaiannya mempengaruhi dan mengarahkan para anggotanya. Di dalam rangka untuk menguji gaya kepemimpinan yang efektif di Toserba Sinar Mas, Sidoarjo, maka penelitian ini dilakukan untuk membuktikan hubungan antara gaya kepemimpinan dengan semangat dan kegairahan kerja.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Rumus Kerucut : Volume Luas Permukaan, Tinggi, Dan Gambar


Di dalam penelitian ini diungkapkan bahwa gaya kepemimpinan yang efektif adalah kepemimpinan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi dari orang-orang yang dipimpin. Indikasi turunnya semangat dan kegairahan kerja ditunjukkan dengan tingginya tingkat absensi dan perpindahan karyawan.


Henry Mintzberg,seorang peneliti manajemen, yang menyimpulkan bahwa para manajer memenuhi tiga peran utama ketika mengerjakan tugas-tugas manajerial.


Peran Antar Pribadi

Melebihi apapun juga,pekerjaan manajemen adalah padat karya,akan tetapi kebanyakan manajer memanfaatkan waktunya antara dua-pertiga dan empat-perlima untuk berkomunikasi tatap muka dengan orang lain. Dalam memainkan peran antar-pribadi,manajer melakukan tiga sub-peran antar-pribadi,yaitu :


  • Tokoh Perusahaan

Dalam peran sebagai tokoh perusahaan, para manajer melakukan tugas-tugas seremonial,seperti misalnya menyambut tamu-tamu perusahaan,memberikan kata sambutan saat suatu fasilitas baru diresmikan,atau mewakili perusahaan pada acara makan siang bersama pemuka masyarakat untuk mendukung kegiatan social setempat. Contoh ketika Coca – Cola membuka pabrik botol yang baru di suatu tempat, CEO dari Coke terbang dengan pesawat perusahaan untuk upacara perusahaan.


  • Peran Pemimpin

Dalam peran pemimpin, manajer member motivasi dan semangat kepada karyawan untuk mencapai sasaran organisasi. Sebagai contoh di perusahaan Chiat/Day, salah satu perusahaan iklan terkemuka, para manajer menemukan sepotong tangan boneka dan kemudian mejadikannya sebagai penghargaan yang lucu dari perusahaan. Maksud dari tindakan ini adalah untuk memotivasi karyawan Chiat/Day melalui serangkaian pujian dan penghargaan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Lembaga Pendidikan : Pengertian, Macam Dan 6 Fungsi Lengkap


  • Peran Penghubung

Dalam peran penghubung,para manajer berhubungan dengan orang-orang di luar unit mereka. Pengamatan secara tetap menunjukkan bahwa manajer menggunakan waktu dengan orang luar sama banyaknya dengan yang mereka lakukan untuk bawahan dan atasan mereka. Sebagai contoh ketika karyawan teknik dan manajer dari kelompok mini-van meminjam penyelesaian jaminan mutu dari kelompok LH Sedan (mobil sedan lengkap Chrysler), sambil mempelajari bagaimana mencetak suku cadang mobil dengan efisien dari kelompok pembuat Ram Truck.


Peran Sumber Informasi

Pada saat manajer menggunakan sebagian besar waktunya untuk bertatap muka dengan orang lain, mereka memanfaatkannya untuk mengumpulkan dan berbagi informasi. Dalam kaitannya, manajemen dapat dipandang sebagai pengolah informasi, pengumpul informasi melalui pengamatan lingkungan usaha dan mendengarkan langsung dari orang lain, dan kemudian membagikan informasi tersebut dengan orang – orang di dalam maupun luar perusahaan. Mintzberg menguraikan tiga sub-peran sumber informasi, yaitu :


  • Peran Pengamat

Dalam peran pengamat, manajer memantau lingkungan mereka untuk informasi, denga aktif menghubungi orang lain, sehingga dengan sendirinya mereka mendapatkan informasi yang sangat banyak. Selain dari menerima informasi dari tangan pertama, para manajer mengamati lingkungannya dengan membaca koran setempat serta memanfaatkan pengamatan elektronik dan jasa distribusi dengan mengikuti sumber berita dan cerita yang berkaitan dengan perusahaan untuk mengikuti kecenderungan pelanggan, pesaing, dan perubahan teknologi yang mempengaruhi usaha mereka.


  • Peran Penyalur

Pada peran penyalur, manajer membagi informasi yang diperolehnya dengan bawahan mereka dan orang lain di perusahaan. Walaupun tidak akan pernah ada pengganti dari penyebaran informasi tatap muka, metode komunikasi yang utama di perusahaan – perusahaan besar seperti Intel dan Microsoft dengan e-mail, para manajer di perusahaan tersebut tiap hari saling bertukar pesan e-mail yang berisi informasi.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 6 Lembaga Agama : Pengertian, Contoh, Macam, Tujuan (LENGKAP)


  • Peran Juru Bicara

Pada peran juru bicara, manajer berbai informasi dengan orang di luar departemen dan perusahaan mereka. Salah satu cara yang paling umum dimana CEO bertindak sebagai juru bicara untuk perusahaan mereka adalah pada saat pertemuan tahunan dengan para pemegang saham atau dengan dewan direksi.


Peran Pengambil Keputusan

Sementara para manajer menghabiskan sebagian besar waktunya untuk hubungan tatap muka dengan orang lain, memperoleh dan membagi informasi, menurut Mintzberg, tidaklah berakhir begitu saja. Waktu yang digunakan untuk mendapatkan dan membagi informasi dengan orang di dalam maupun di luar perusahaan adalah bermanfaat bagi manajer karena dapat membantu mereka membuat keputusan yang baik. Menurut Mintzberg, para manajer terlibat dengan empat sub-bab peran pengambil keputusan, yaitu :


  • Peran Wirausahawan

Di dalam peran wirausahawan, manajer menyesuaikan dirinya sendiri, bawahannya, dan unitnya kepada perubahan yang meningkat. Sebagai contoh diambil kasus GTE mobilnet, divisi telepon seluler GTE yang berada di Atlanta. GTE Mobilnet menetapkan sasaran untuk menjadi perusahaan telepon selular terkenal melalui kepuasan pelanggan,salah satu caranya adalah dengan mengirim telepon selular lengkap dengan baterai yang sudah diisi. Dengan perubahan kecil ini, GTE Mobilnet telah dapat memuaskan pelanggan dan meningkatkan pendapatan.


  • Peran Pemecah Masalah

Pada peran pemecah masalah, para manajer menghadapi tekanan dan persoalan yang begitu berat sehingga mereka memerlukan perhatian dan tindakan cepat. Manajer sering memainkan peran sebagai pemecah masalah ketika dewan perusahaan mengangkat seorang CEO baru dengan tugas memperbaiki perusahaan yang sedang jatuh.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Hak Angket DPR Republik Indonesia Beserta Pengajuan Menurut UU


  • Peran Pengalokasi Sumber Daya

Dalam peran pengalokasi sumber daya, manajer memutuskan siapa yang akan menerima sumber daya apa dan berapa banyak yang akan diperolehnya. Sebagai contoh ketika perusahaan Scott Paper melaporkan kerugian $300 juta, CEO barunya menggunakan rencana empat langkah dengan cepat untuk merubah alokasi sumber daya.


Tahap pertama, menentukan usaha apa yang Anda dalami ; Tahap kedua, pertahankan sumber daya tersebut, menjual kepemilikan yang lain ; Tahap ketiga, lakukan pemotongan besar sekaligus ; Tahap keempat, tanamkan sumber daya Anda pada strategi usaha yang tepat. Dengan strategi diatas, dalam setahun Scott Paper mampu mencatatkan keuntungan kembali dengan alokasi sumber daya yang berbeda.


  • Peran Ahli Negosiasi

Dalam peran ahli negosiasi, manajer merundingkan jadwal, proyek, sasaran, hasil akhir, sumber daya, dan kenaikan gaji karyawan. Sebagai contoh, setiap tiga tahun serikat pekerja United Auto Worker merundingkan kembali kontrak kerja dengan perusahaan – perusahaan mobil “Tiga Besar”, yaitu Ford, Chrylsler, dan General Motor. Jadi, negosiasi adalah bagian dasar dari pekerjaan manajerial.


Keahlian Manajerial

dalam sebuah organisasi manajer membutuhkan keahlian khusus  jika ingin mereka berhasil.

  1. Keahlian Teknis(tecnical skills)

    Keahlian yang diperlukan untuk menyelesaikan atau memahami suatu jenis pekerjaan tertentu yang dilakukan dalam sebuah organisasi. Keterampilan ini sangat penting dikarenakan manajer ini akan menghabiskan waktu dengan melatih bawahan dan menjawab pertanyaan yang menjadi masalah dalam kaitan pekerjaan.


  2. Keahlian Interpesonal (interpersonals skills)

    kemampuan untuk memahami , memotivasi , dan berkomunikasi dengan individu dan kelompok.


  3. Keahlian Konseptual (conceptual skills)

    Kemampuan untuk berpikir secara abstrak.
    kemampuan ini mampu berpikir secar strategis (gambaran besar) dab untuk membuat keputusan dengan sangat dasar yang luas serta dpat melayani keseluruhan sebuah organisasi.


  4. Keahlian Diagnostik (diagnostic skills)

    kemampuan manajer untuk memvisualsasikan jawaban yang paling sesuai untuk situasi tertentu.


  5. Keahlian Berkomunikasi (communication skills)

    Kemampuna diman manajer mengirimkan ide serta imformasi secara efektif kepada orang lain maupun sebaliknya.


  6. Keahlian Pengambilan Keputusan (decision making skills)

    kemampuan manajer untuk mengenali serta mendefiniskan masalah serta kesempatan untuk memperbaikinya lalu kemudian memilih suatu tindakan utnuk memecahkan masalah.


  7. Keahlian Manajemen waktu ( time management skills)

    Kemampuan manajer untuk memproritaskan pekerjaan , untuk dapat bekerja secar efisien , serta mendelegasikan secara tepat.


    Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Ciri Dan Jenis Perusahaan Dagang Beserta Contohnya Terlengkap