Pengantar Anatomi Dan Fisiologi

Diposting pada

Anatomi dan fisiologi selalu salaing berhubungan yang ketika mempelajari organisme hidup. Organisme hidupa dapat dibadakan dari organisme non-hidup, karena mereka berkembang biak dan memiliki metabolisme dan perkembangan. Studi tentang anatomi ialah penting untuk memhami struktur organ-organ dan fisiologi penting bagi studi tentang bagaimana struktur-struktur yang berfungsi untuk menjaga organisme tetap hidup. Anatomi dan fisiologi dapat dipelajari secara terpisah tetapi untuk memahami seluruh sistem tubuh mereka harus saling berhubungan dan dipelajari secara keseluruhan.

Anatomi-Dan-Fisiologi

Pengertian Anatomi

Studi tentang struktur organ hidup disebut dengan anatomi, ini mempelajari berbagai organ. Kata anatomi dari dua kata Yunani ana dan temnein. Ana memberi arti pemisahan dan temnein berarti “memotong”, meskipun terdiri dari studi tentang organ internal dengan sel dianggap sebagai unit dasar dari semua organisme hidup.


Sel dapat membuat jaringan, jadi untuk dapat mempelajari anatomi studi rinci jaringan juga diperlukan. Hal ini disebut histologi, studi anatomi memiliki tiga cabang, anatomi manusia, anatomi tumbuhan dan anatomi hewan. Dengan ditemukannya mikroskop elektron transmisi dan scanning electron microscope, studi anatomi berkembang lebih lanjut “Pandey, 2001”.


Anatomi manusia menilai struktur tubuh manusia, ada dua cara untuk mempelajari anatomi yaitu anatomi sistematis dan anatomi regional. Dalam anatomi sustematis, organ dipelajari secara terpisah dan anatomi regional, organ dipelajari secara keseluruhan. Pada tumbuhan dengan memotong organ bagian tanaman seperti akar, batang, daun, bunga, dipelajari.


Pengertian Fisiologi

Tujuan dari fisiologi ialah untuk mempelajari dan memahami bagaimana organisme hidup-hidup dan menjaga mereka hidup. Studi tentang fisiologi melibatkan pemahaman tentang proses kerja organisme hidup. fisiologi terdiri dari empat aspek, yakni metabolisme, perkembangan, reproduksi dan iritabilitas “stiles dan cocking 1969”. Keempat aspek tersebut terkait satu sama lain.


Untuk pemahaman yang lebih baik tentang fisiologi organisme tertentu, pengetahuan tentang morfologi organisme dan struktur organisme harus diperoleh. Namun pengetahuan tentang struktur dari suatu organisme tidak cukup untuk studi fisiologi. informasi biokimia dan biofisika dari organisme hidup akan membuatnya lebih luas. Ada berbagai cabang fisiologi yaitu sel, patologi, fisiologi sistemik dan fisiologi organ khusus.


Subdivisi Anatomi

Subdivisi-Anatomi

Berikut ini adalah subdivisi dari anatomi, sebagai berikut:


  1. Anatomi Makroskopik

Adalah ilmu mengenai struktur tubuh yang di pelajari melalui observasi atau pembedahan tanpa menggunakan mikroskop.

Ada dua pendekatan untuk mempelajari anatomi makrsokopik

  • Pendekatan sistemik : tubuh manusia dipelajari dalam sistem yang berbeda-beda (osteologi, artrologi, miologi, sistem respirasi, sirkulasi, dll).
  • Pendekatan regional : tubuh manusia dipelajari di bagian per bagian (kepala, tubuh, toraks, ekstremitas, dll).

  1. Anatomi Histologi (Mikroskopik)

Ilmu mengenai struktur tubuh yang di pelajari melalui observasi dengan menggunakan mikroskop cahaya. (pembesaran 1,000-2000 kali)

Contoh : Sel, Jaringan, organ tubuh yang lain.


  1. Anatomi ultraskopik

Ilmu mengenai struktur tubuh yang di pelajari ultrastruktur sel menggunakan mikroskop elektron (Pembesaran 1.000.000 kali)

Contoh : Mitokondria, Ribosom, lisosom


  1. Anatomi radiografi

Ilmu mengenai struktur tubuh dengan menggunakan sinar x atau tehnik penyinaran lain

Contoh : Melihat jenis fraktur, Melihat penyumabatan pembuluh darah otak Ct. Scan.


  1. Sitologi

adalah ilmu mikroskopik mengenai struktur sel individu.


  1. Embriologi dan Fetologi

adalah ilmu mengenai pertumbuhan dan perkembangan dari saat konsepsi sampai kelahiran.


  1. Anatomi Perkembangan

adalah ilmu mengenai perkembangan dan diferensiasi struktur di sepanjang kehidupan suatu organism.


  1. Patologi (anatomi patologis)

adalah ilmu mengenai struktur tubuh dan perubahan yang berkaitan dengan penyakit atau cedera.


Posisi Anatomi

Posisi-Anatomi

Syarat posisi anatomi:

  • Berdiri dengan tegak, dengan kepala, kedua mata, dan jari kaki menghadap ke depan.
  • Kedua tangan di sisi tubuh dengan telapak tangan terbuka ke
  • Kedua kaki merapat dan mengarah ke depan.

Nomenklatur Anatomi (Istilah-istilah Anatomi )

Beberapa kata latin yang penting diketahui dalam anatomi seperti :


  1. Kata sifat yang menyatakan bidang

    1. Medianus : Bidang yang membagi tubuh dalam dua bagian yang sama (kiri dan kanan).
    2. Sagitalis : Selalu dekat dengan bidang medianus
    3. Frontalis : Bidang yang tegak lurus terhadap bidang sagitalis dan sejajar dengan permukaan
    4. Transversalis : Bidang yang melintang tegak lurus pada arah panjang badan

Kata-sifat-yang-menyatakan-bidang


  1. Kata sifat yang menyatakan arah

  • Superior(atas) atau kranial : lebih dekat pada

Contoh : Mulut terletak superior terhadap dagu.

  • Inferior(bawah) atau kaudal : lebih dekat pada

Contoh : Pusar terletak inferior terhadap payudara.

  • Anterior(depan) : lebih dekat ke

Contoh : Lambung terletak anterior terhadap limpa.

  • Posterior(=belakang) : lebih dekat ke

Contoh : Jatung terletak posterior terhadap tulang rusuk.

  • Superfisial : lebih dekat ke/di

Contoh : Otot kaki terletak superfisial dari tulangnya.

  • Profunda : lebih jauh dari

Contoh : Tulang hasta dan pengumpil terletak lebih profunda dari otot lengan bawah.

  • Medial(dalam) : lebih dekat ke bidang

Contoh : Jari manis terletak medial terhadap jari jempol.

  • Lateral(luar) : menjauhi bidang

Contoh : Telinga terletak lateral terhadap mata.

  • Proksimal(atas) : lebih dekat dengan batang tubuh atau

Contoh : Siku terletak proksimal terhadap telapak tangan.

  • Distal(bawah) : lebih jauh dari batang tubuh atau

Contoh : Pergelangan tangan terletak distal terhadap siku.

Arah-Anatomi-terhadap-tubuh


  1. Kata benda yang menyatakan bangunan yang menonjol :

    1. Processus : Nama umum untuk taju (tonjolan)
    2. Spina : Taju yang tajam (seperti duri)
    3. Tuber : Benjolan bulat
    4. Tuberculum : Benjolan bulat yang kecil
    5. Crista : Gerigi, tepi
    6. Pecten : Bagian pinggir yang menonjol
    7. Condylus : Tonjolan bulat diujung tulang
    8. Epicondylus : Benjolan pada condylus
    9. Cornu : Tanduk
    10. Linea : Garis

  1. Kata benda yang menyatakan bangunan lengkung :

    1. Fossa : Nama umum
    2. Fossula : Fossa yang kecil
    3. Fovea : Fossa yang kecil
    4. Foveola : Fovea yang kecil
    5. Sulcus : Alur
    6. Incisura : Takik

  1. Kata benda yang menyatakan lobang,saluran dan ruangan :

    1. Foramen : Lubang
    2. Fissura : Celah
    3. Apertura : Pintu
    4. Canalis : Saluran
    5. Ductus : Pembuluh
    6. Meatus : Liang
    7. Cavum : Rongga
    8. Cellula : Ruang kecil

  1. Arah gerakan :


  1. Fleksi dan ekstensi
  • Fleksi adalah gerak menekuk atau membengkokkan.
  • Ekstensi adalah gerakan untuk
  • Contoh: gerakan ayunan lutut pada kegiatan gerak

  1. Adduksi dan abduksi
  • Adduksi adalah gerakan mendekati
  • Abduksi adalah gerakan menjauhi
  • Contoh: gerakan membuka tungkai kaki pada posisi istirahat di tempat merupakan gerakan abduksi (menjauhi tubuh). Bila kaki digerakkan kembali ke posisi siap merupakan gerakan adduksi (mendekati tubuh).

  1. Elevasi dan depresi
  • Elevasi merupakan gerakan
  • Depresi adalah gerakan
  • Contohnya: Gerakan membuka mulut (elevasi) dan menutupnya (depresi)juga gerakan pundak keatas (elevasi) dan kebawah (depresi)

  1. Inversi dan eversi
  • Inversi adalah gerak memiringkan telapak kaki ke dalam
  • Eversi adalah gerakan memiringkan telapak kaki ke
  • Juga perlu diketahui untuk istilah inversi dan eversi hanya untuk wilayah di pergelangan

  1. Supinasi dan pronasi
  • Supinasi adalah gerakan menengadahkan
  • Pronasi adalah gerakan
  • Juga perlu diketahui istilah supinasi dan pronasi hanya digunakan untuk wilayah pergelangan tangan saja

  1. Endorotasi dan eksorotasi
  • Endorotasi adalah gerakan ke dalam pada sekililing sumbu panjang tulang yang bersendi (rotasi).
  • Sedangkan eksorotasi adalah gerakan rotas ke luar.

Fisiologi adalah ilmu mengenai fungsi dari tubuh yang

  1. Seperti ilmu anatomi, ilmu fisiologi juga mencakup bidang-bidang khusus mengenai fungsi sistem organ tertentu. Misalnya neurofisiologi, kardiofisiologi, atau fisiologi
  2. Ilmu mengenai fisiologi didasarkan pada fungsi selular dan molecular. Untuk mempelajarinya diperlukan pengetahuan mengenai prinsip dasar kimia dan

Tokoh Anatomi dan Fisiologi

Tokoh-Anatomi-dan-Fisiologi

Beberapa tokoh historis di bidang anatomi dan fisiologi antara lain:

  1. Hippocrates (460-375 SM), pendiri sekolah pengobatan tertua di Yunani. Juga dikenal sebagai “Bapak Pengobatan”. Ia memberikan suatu dasar ilmiah di bidang praktik medis dan namanya dihubungkan dengan sumpah Hippocratic, yang menjadi pedomanetik profesi
  2. Aristoteles (384-322 SM), adalah ahli anatomi komparatif pertama yang memahami hubungan antara struktur dan fungsi. Ia membuat klasi-klasi sistematika tentang
  3. Galen (131-201), dianggap sebagai tokoh terpenting dalam sejarah pengobatan setelah Hippocrates: ia adalah ahli fisiologi eksperimental pertama Bukunya, Uses of the Parts of the Body of Man. Memperlihatkan bagaimana organ-organ tubuh terkonstruksi dengan sempurna dan beradaptasi sesuai dengan fungsinya.
  4. Leonardo Da Vinci (1451-1519) adalah seorang seniman,Insinyur,Penemu,dan ilmuan yang telah mewariskan gambar-gambar mengenai kerja otot dan aktivitas kardiovaskular .
  5. Andreas Vesalius (1514-1564) adalah seorang guru dan ahli bedah yang menulis Humani Corporis Fabrica Libri Septem (Tujuh buku mengenai Struktur Tubuh Manusia) yang menjadi dasar anatomi dan fisiologi
  6. William Hervey (1578-1657) salah satu ahli anatomi yang paling terkenal di sepanjang sejarah. Menemukan proses sirkulasi darah suatu kejadian penting dalam sejarah pengobatan.

Perbedaan Antara Anatomi Dan Fisiologi

Adapun beberapa perbedaan yang diantaranya yaitu:

  • Studi tentang struktur organ hidup disebut anatomi sementara fisiologi ialah studi tentang memahami bagaimana organisme hidup tetap hidup dan menjaga mereka hidup.
  • Anatomi mempelajari struktur jaringan dan sel yang merupakan unit dasar dari organisme hidup, sedangkan fisiologi mempelajari fungsi organisme hidup dan sel sebagai struktur dasar dari organisme hidup.
  • Anatomi mempelajari organ tubuh dari suatu organisme, sebagai contoh: pada sebuah tumbuhan, mempelajari akar, batang, daun dan bunga. Tapi fisiologi mempelajari metabolisme, perkembangan, reproduksi dan iritabilitas.
  • Anatomi dianggap sebagai studi statis, sedangkan fisiologi merupakan studi yang lebih dinamis, yang berisi bahan kimia, fisik, proses listrik.
  • Fisiologi selalu menawarkan dengan jaringan hidup atau sel-sel hidup sementara anatomi tidak dapat mempertimbangkan sampel hidup. Beberapa kali memotong bagian untuk anatomi dapat merusak jaringan hidup.

Daftar Pustaka:

  • Ethel Sloane/Tahun terbit 2003/Cetakan 1/Penerbit Anggota IKAPI/Hal 1
  • Drs.H.Syaifuddin,AMK/Penerbit Buku Kedokteran EGC/Edisi 3/Hal viii/tahun terbit 2002
  • Evelyn C.Pearce/Penerbit PT Gramedia/Hal 1/tahun terbit 2006/Cetakan 29