Pengertian Suku Bangsa – Ras, Perbedaan, Ciri, Klasifikasi, Faktor, Para Ahli

Diposting pada

Pengertian Suku Bangsa – Ras, Perbedaan, Ciri, Klasifikasi, Faktor, Para Ahli : Suku bangsa merupakan golongan sosial yang ada di masyarakat yang digunakan sebagai pembeda suatu golongan satu dengan golongan yang lainnya.


9 Pengertian Suku Bangsa Menurut Para Ahli Terlengkap

Pengertian Suku Bangsa

Suku bangsa merupakan golongan sosial yang ada di masyarakat yang digunakan sebagai pembeda suatu golongan satu dengan golongan yang lainnya. Golongan ini umumnya mempunyai ciri khasnya tersendiri yang dapat digunakan untuk membedakan golongannya diantara golongan lainnya yang berdasarkan kepada tempat dan asal usulnya serta kebudayaannya.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Etnis Menurut Para Ahli Dan Contohnya


Suku bangsa juga dapat berarti suatu golongan manusia yang secara sadar telah terikat dengan identitas pada kesatuan kebudayaan. Suku bangsa ialah penggabungan sosial yang terbedakan berdasar golongan-golongan sosial lain di karenakan memiliki ciri mendasar dari hubungan asal usul dan tempat tinggal dan juga budaya yang ada di daerhanya.


Pengertian Suku Bangsa Menurut Para Ahli

Suku bangsa menurut para ahli mempunyai banyak argumen yang dikemukakan, argumen yang dikemukan oleh para ahli akan dijelaskan sebagai berikut:


Frederick Barth

Pengertian suku ialah berupa himpunan manusia karena adanya kesamaan ras, agama, asal-usul bangsa ataupun merupakan kombinasi dari kategori yang masuk terikat pada sistem nilai budaya.


Koentjaraningrat

Suku bangsa ialah sekelompok manusia yang memiliki kesatuan dalam budaya dan terikat oleh kesadarannya akan identitasnya tersebut, kesadaran dan identitas yang dimiliki biasanya di perkuat dengan kesatuan bahasa.


Hasan Shadily MA

Menurut Hasan Shadily MA memaparkan bahwa suku bangsa “etinis” ialah merupakan segolongan rakyat yang dianggap memiliki hubungan biologis.


Eriks Wolf & Fredrik Brath

Memiliki tanggapan etnisitas sebagai hasil interaksi, serta bukan sifat-sifat hakiki suatu kelompok.


Perspektif Teori Situasional

Suku merupakan suatu hasil yang terbentuk dari pengaruh yang berasal dari luar kelompok. Faktor luar yang mempengaruhi etnisitas ialah klonialisme.


Kolonoialisme ialah yang memiliki kepentingan administrative pemerintah kolonial yang telah mengkotak-kotakkan warga daerah jajahan masuk kedalam kelompok-kelompok etnis dan ras. Untuk yang selanjutnya sisa dari warisan colonial itu akan terpakai hingga sekarang.


Ensiklopedia Indonesia

Suku merupakan kelompok sosial di dalam sistem sosial atau kebudayaan yang memiliki arti atau kedudukan tertentu yang di dapat karena adanya garis keturunan, adat, agama, bahasa dan lain sebagainya.


Anggota pada kelompok etnik dapat memiliki kesamaan di dalam hal sejarah atau keturunan bahasa “yang sering digunakan ataupun tidak”, sistem nilai, adat istiadat dan juga tradisi.


Wikipedia

Menurut wikipedia, kelompok etnik atau etnis atau suku bangsa ialah suatu golongan manusia yang anggota-anggotanya mengidentifikasikan dirinya dengan sesamanya, biasanya berdasarkan garis keturunan yang dianggap sama. Identitas suku ditandai oleh pengakuan dari orang lain akan ciri khas kelompok tersebut seperti kesamaan budaya, bahasa, agama, perilaku dan ciri-ciri biologis.


Raroll

Kesatuan penduduk yang memiliki rasa identitas diantara warganya dan memiliki ikatan adat istiadat yang khas dalam kehidupannya, berlangsung terus-menerus.


KBBI

“bagian dan sebagiannya” kesatuan sosial yang dapat dibedakan dari kesatuan sosial lain berdasarkan kesadaran akan identitas perbedaan kebudayaan, khususnya bahasa.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Wilayah Negara” Pengertian & ( Batas – Isi Perjanjian Multilateral )


Pengertian Ras

Ras adalah sekelompok orang yang tinggal terisolasi di suatu daerah yang menampilkan suatu bentuk ciri tubuh tertentu. Bentuk ciri khas ini menjadi kuat karena perkawinan yang cenderung dalam kelompok sendiri atau terisolasi. Ras merupakan kumpulan manusia yang memiliki sejumlah ciri khas yang tampak dalam presentase besar.


Ciri khas yang dijadikan tolak ukur pembedaan suatu ras sebagian besar berdasarkan ciri-ciri fenotif yang terdiri dari ciri kualitatif (misalnya warna kulit, bentuk hidung, dan bulu atau rambut,


serta mata) dan ciri kuantitatif (misalnya berat badan dan  indeks cephalicus) yang dapat dihitung menggunakan metode antropometri. Untuk beberapa hal, dibawah ini terdapat beberapa contoh yang membahas bentuk hidung, mata dan bulu di tubuh.


Perbedaan – Perbedaan Suku Bangsa

Kehidupan masyarakat suku bangsa satu dengan lainnya memang terdapat perbedaan-perbedaan, antara lain meliputi :


  • Perbedaan bahasa daerahnya – Ada bahasa Jawa, Sunda, Madura, Bali, Batak, Banjar, Makasar, Ambon, Irian dan sebagainya.
  • Perbedaan adat-istiadat dalam perkawinan – upacara ritual, hukum adat.
  • Perbedaan kesenian daerah – Seni musik, seni tari, seni lukis, seni ukir, maupun seni pahat.

  • Perbedaan agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Perbedaan tata susunan kekerabatan – Ada istilah matrilineal, patrilineal dan parental.
  • Perbedaan seni bangunan rumah – peralatan kerja di sawah dan lain-lain.

Ciri – Ciri Suku Bangsa

Berikut Ini Merupakan Ciri – Ciri Suku Bangsa.

  • kesamaanbudaya,
  • kesamaan bahasa,
  • kesamaan agama,
  • kesamaan perilaku,
  • kesamaan ciri-ciri biologis

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Unsur Pertahanan Negara” Di Indonesia Beserta Tujuan & Fungsi


Klasifikasi Suku Bangsa di Indonesia

Berikut Ini Merupakan Klasifikasi Suku Bangsa di Indonesia.

  • Suku Bangsa (etnis) masyarakat Pulau Sumatra: Aceh, Batak, Minangkabau, Bengkulu, Jambi, Palembang, Melayu, dsb
  • Suku masyarakat Pulau Jawa: Sunda, Jawa, Madura, Tengger, dsb
  • Suku masyarakat Pulau Kalimantan: Dayak, Banjar, dsb

  • Suku masyarakat Pulau Sulawesi: Bugis, Makassar, Toraja, Minahasa, Toli-Toli, Bolang-Mongondow, dan Gorontalo, dsb

  • Suku masyarakat di Kepulauan Nusa Tenggara: Bali, Bima, Lombok, Flores, Timur, dan Rote, dsb.
  • Suku masyarakat di Kepulauan Maluku dan Papua: Ternate, Tidore, Biak, Merauke, Dani, Ayamaru, dan Asmat, dsb

Faktor-Faktor Pembentuk Bangsa

Berikut Ini Merupakan Faktor – Faktor Pembentuk Bangsa.

  • Primordial

    ikatan kekerabatan, kesamaansuku bangsa, daerah, bahasa, dan adat istiadat.

  • Sakral

    adanya kesamaanagama yang dianut oleh masyarakat tersebut dan dalam hal ini agama  dapat membentuk suatu ideologi atau doktrin yang kuat dalam masyarakat, sehingga keterkaitannya dapat menimbulkan bangsa.


  • Tokoh

    salah satu faktor pembentuk bangsa karena bagimasyarakat, tokoh dijadikan sebagai panutan untuk mewujudkan visi-misi bangsa.


  • Sejarah

    pengalaman masa lalu seperti penderitaan (memoria passionis) akan melahirkan solidaritas sehingga memungkinkan untuk membentuk satu tekad dan satu tujuan antar kelompokmasyarakat.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Garis Khatulistiwa Beserta Iklimnya


  • Perkembangan Ekonomi

    semakin meningkatnya perkembangan ekonomi, semakin beragam kebutuhan masyarakat, sehingga sehingga timbul saling ketergantungan sehingga membentuk satu kesatuan yaitu bangsa sebagai jalan untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain.


Faktor-Faktor Pembentuk Bangsa Indonesia

Berikut Ini Merupakan Faktor-Faktor Pembentuk Bangsa Indonesia

  1. Persamaan asal keturunan etnis
  2. Persamaan pola kebudayaan
  3. Persamaan tempat tinggal yang disebut dengan tanah air
  4. Persamaan sejarah
  5. Persamaan cita-cita atau ideologi

Faktor-Faktor Pemersatu Bangsa Indonesia

Berikut Ini Merupakan Faktor-Faktor Pemersatu Bangsa Indonesia.

  1. Dasar negara (Pancasila)
  2. UUD Negara RI Tahun 1945
  3. Bendera kebangsaan merah putih
  4. Lagu kebangsaan Indonesia Raya
  5. Bahasa Indonesia
  6. Satu wilayah Indonesia
  7. Satu pemerintahan Negara

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Etimologi Bahasa Indonesia Menurut Para Ahli