Pengertian Manajemen Informatika – Pemograman, Kompetitif, Perangkat Lunak, Debugging, Ruang Lingkup

Diposting pada

Pengertian Manajemen Informatika – Pemograman, Kompetitif, Perangkat Lunak, Debugging, Ruang Lingkup : Manajemen ialah Penggunaan Sumber Daya yang Efektif untuk dapat mencapai Sasaran. Sedangkan Informatika dalam bahasa Inggris ialah Informatics yang merupakan suatu displin ilmu yang mempelajari mengenai transformasi fakta berlambang yakni data ataupun informasi pada mesin berbasis komputasi.


Manajemen Sistem Imformatika

Pengertian Manajemen Informatika

Manajemen ialah Penggunaan Sumber Daya yang Efektif untuk dapat mencapai Sasaran. Sedangkan Informatika dalam bahasa Inggris ialah Informatics yang merupakan suatu displin ilmu yang mempelajari mengenai transformasi fakta berlambang yakni data ataupun informasi pada mesin berbasis komputasi.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli


Manajemen Informatika merupakan segala pemanfaatan dan pemeliharaan atas sumber daya yang secara efektif untuk bidang informasi demi mewujudkan tujuan yang telah ditentukan agar dapat memperoleh hasil yang diharapkan secara maksimal. Namun demikian jikalau Manajemen Informatika dipisahkan katanya menurut kata penyusunnya yaitu kata manajemen disini berarti segala penggunaan dan pemanfaatan sumber daya yang telah tersedia secara efektif guna mencapai sasarannya.


Displin ilmu tersebut mencakup beberapa macam bidang, termasuk didalamnya ialah :

  • sistem informasi,
  • ilmu komputer,
  • ilmu informasi,
  • teknik komputer dan
  • aplikasi informasi

Secara umum informatika tersebut mempelajari struktur, sifat, dan juga interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan juga menyimpan hasil pemprosesan data, serta juga menampilkannya dalam bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekedar sistem informasi berbasis komputer saja, namun masih banyak informasi yang tidak serta belum diproses dengan komputer.


Informatika tersebut mempunyai konsep dasar, teori, dan juga perkembangan aplikasi tersendiri. Informatika dapat mendukung serta berkaitan dengan aspek kognitif dan juga sosial, termasuk mengenai pengaruh serta akibat sosial dari teknologi informasi pada umumnya. Penggunaan informasi didalam beberapa macam bidang, seperti bioinformatika , informatika medis , dan juga informasi yang mendukung ilmu perpustakaan, merupakan ialah beberapa contoh yang lain dari bidang informatika.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Siklus Hidup Produk Terlengkap


Ruang Lingkup Informatika

Dalam ruang lingkup yang lebih luas, informatika meliputi beberapa aspek :

  • Teori informasi yang mempelajari mengenai konsep matematis dari suatu informasi
  • ilmu informasi yang mempelajari mengenai cara pengumpulan, klafikasi, manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan juga penyebarluasan informasi untuk dapat keperluan social dan juga kemasyarakatan secara menyeluruh

  • ilmu komputer serta teknik komputer yang mempelajari mengenai pemrosesan, pengarsipan, dan juga penyebaran informasi dengan menggunkan teknologi informasi serta alat lain yang berbasis komputer.
  • Sistem informasi yang mempelajari mengenai teknik pengembangan suatu sistem untuk dapat mengolah berbagai macam informasi yang ada.

didalam Manajemen Informatika juga terdapat suatu Pemograman yang artinya ialah proses menulis, menguji dan juga memperbaiki (debug), serta memelihara kode yang membangun sebuah program komputer. Kode tersebut ditulis dalam berbagai bahasa pemograman.


Tujuan dari pemograman tersebut  ialah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau juga pekerjaan sesuai dengan keinginan si pemogram. Untuk dapat melakukan pemograman tersebut, diperlukan keterampilsan dalam algoritma, logika, bahasa pemograman, dan juga dibanyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain seperti misalkan matematika.


Pemograman ialah sebuah seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritma yang saling berhubungan dengan menggunakan suatu bahasa pemograman tertentu sehingga menjadi suatu program komputer. Bahasa pemograman tertentu sehingga dapat menjadi sebuah program komputer. Bahasa pemograman yang berbeda akan mendukung gaya pemograman yang berbeda juga. Gaya pemograman tersebut biasa dikenal dengan paradigma pemograman. Kata lain, pemograman ialah kerajinan persyaratan yang mengubah menjadi sesuatu yang dapat mengeksekusi sebuah komputer.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Tujuan, Strategi Dan 6 Pengertian Pemasaran Menurut Para Ahli


Bahasa Pemograman

Perbedaan dalam bahasa pemograman dapat menjadi penyebab perbedaan paradigma pemograman. Pilihan dalam bahasa pemograman dipengaruhi dengan banyak alasan, seperti kecocokan dengan kreteria program dan juga jenis aplikasi yang akan dibuat.


Beberapa bahasa pemograman ialah sebagai berikut :

  • Pascal
  • Basic
  • C atau C++
  • Cobol
  • Java
  • Fortran
  • Ada
  • Clipper

Pemograman Kompetitif

Pemograman ikalah bahan yang banyak digunakan diberbagai suatu kompetisi komputer di Indonesia ataupun dunia. Di tingkat SMA, contohnya ialah, pemograman yang diperbandigkan dalam Olimpiade Sains Nasional pada Setiap Tahunnya.


30 peraih medali pada Olimpiade Sains Nasional tersebut kemudian menjadi Tim Olimpiade Komputer Indonesia, dan juga menempuh Pelatihan Nasional yang menyeleksi empat orang wakil untuk dapat mengikuti Olimpiade Sains International bidang Informasi (International Olympiad in Informatics) yang diadakan pada setiap tahunnya.


Perangkat Lunak bebeas

Artikel bertopik perangkat lunak ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat Wikipedia dengan mengembangkannya. Adapun pendekatan pengembangan perangkat lunak mungkin, program akhir harus memenuhi beberapa sifat mendasar. Properti berikut adalah diantara yang paling relevan :


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Rumus Kerucut : Volume Luas Permukaan, Tinggi, Dan Gambar


  • Efesiensi / Kinerja :

    Jumlah sumber daya sistem program yang mengonsumsi (prosesor waktu, ruang memori, perangkat lambat seperti disk, bandwidth jaringan dan bahkan sampai batas tertentu interaksi dari pemakai) : semakin sedikit, semakin baik. Ini juga termasuk pembuangan benar beberapa sumber, seperti membersihkan file-file sementara dan tidak adanya kebocoran memori.


  • Realiabilitas :

    seberapa sering hasil dari sebuah program sudah benar. Hal ini tergantung pada kebenaran konseptual algoritma, dan pemograman minimisasi kesalahan, seperti kesalahan dalam menejemen sumber daya (misalnya, buffer overflows dan ras kondisi) dan kesalahan logika (seperti pembagian dengan nol).


  • Kekokohan :

    seberapa baik program masalah mengantisipasi bukan karena kesalahan programmer. Ini termasuk situasi seperti salah, tidak pantas atau merusak data, tidak tersedianya sumber daya yang dibutuhkan seperti memori, sitem operasi layanan dan koneksi jaringan, dan kesalahan pengguna.


  • Keggunaan :

    yang ergonomi sebuah program : kemudahan dengan nama seseorang dapat menggunakan program untuk tujuan, atau dalam beberapa kasus bahkan tujuan tak terduga. Isu-isu tersebut dapat membuat atau menghancurkan kesuksesan bahakan tanpa masala lain. Hal ini melibatkan berbagai tekstual, grafis dan kadang-kadang elemen-elemen perangkat keras yang meningkatkan kejelasan, intuitif, kekompakan dan kelengkapan program antarmuka pengguna.


  • Portabilitas :

    kisaran perangkat keras computer dan platform sistem operasi yang kode sumber dari program dapat dikompilasi / di tafsirkan dan lari. Hal ini tergatung pada perbedaaan-perbedaan dalam fasilitas pemograman yang disediakan oleh platform yang berbeda, termasuk hardware dan sistem operasi sumber daya, perilaku yang di harapkan dari hardware dan sistem operasi, dan ketersediaan platform compiler tertentu ( dan kadang-kadang perpustakaan) untuk bahasa dari source code.


  • Kemampu-rawatan :

    kemudahan dengan sebuah program yang dapat di modifikasi oleh pengembang sekarang atau di masa mendatang dalam rangka untuk membuat perbaikan atau penyesuaian ; memeperbaiki bug dan lubang keamanan atau disesuaikan dengan lingkungan baru. Praktek yang baik selama pengembangan awal membuat perbedaan dalam hal ini. Kualitas ini mungkin  tidak secara langsung bagi pengguna akhir, tetapi dapat secara signifikat memengaruhi nasib sebuah program jangka panjang.


    Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Lembaga Pendidikan : Pengertian, Macam Dan 6 Fungsi Lengkap


Debugging

adalah tugas yang sangat penting dalam proses pengembangan perangkat lunak, karena program yang salah dapat memiliki konsekuensi yang signifikan bagi pengguna. Beberapa bahasa yang lebih rentan terhadap beberapa jenis kesalahan karena mereka tidak memerlukan spesifikasi computer untuk melakukan pengecekan sebanyak bahasa lainnya.


Penggunaan alat analisis statis dapat membantu mendeteksi beberapa kemungkinan masalah. Debug sering dilakukan dengan IDE seperti Visual Studio, NetBeans, Eclipse. Standlone debugger seperti gdb juga digunakan, dan ini kurang sering menyediakan lingkungan visual, biasanya menggunakan baris perintah.


Algorithmic kompleksitas

Bidang akedemik dan praktik teknik pemrograman computer yang baik terutama berkaitan dengan menemukan dan menerapkan algoritma yang paling efisien untuk suatu masalah kelas. Untuk tujuan ini, algoritma di klasifikasikan menjadi perintah dengan menggunakan apa yang di sebut notasi Big O, O (n), yang mengungkapkan penggunaan sumber daya, seperti waktu eksekusi atau pemakaian memori, dalam hal ukuran sebuah input. Ahli programmer yang akrab dengan berbagai mapan algoritma dan kompleksitas masing-masing dan menggunakan pengatahuan ini untuk memilih algoritma yang paling cocok dengan keadaan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Strategi Pemasaran Serta Hal Penting Dari Sudut Pandang Penjual Dan Konsumen