Pengertian Kambium

Diposting pada

Pengertian Kambium, Ciri, Macam, Fungsi, Jenis dan Gambar : adalah lapisan jaringan meristematik pada tumbuhan yang sel-selnya aktif membelah dan bertanggung jawab atas pertumbuhan sekunder tumbuhan

Kambium


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Jaringan Epidermis : Letak, Fungsi, Ciri, Jenis & Struktur


Pengertian Kambium

Kambium adalah lapisan jaringan meristematik pada tumbuhan yang sel-selnya aktif membelah dan bertanggung jawab atas pertumbuhan sekunder tumbuhan. Kambium ditemukan pada batang dan akar. Berdasarkan jaringan tetap yang dibentuknya, dikenal dua kelompok kambium, yaitu kambium gabus (felogen, phellogen) dan kambium pembuluh (vascular cambium). Kambium hanya ditemukan pada tumbuhan dikotil dan gymnospermae.


Kambium gabus adalah bagian dari korteks. Aktivitasnya menghasilkan jaringan gabus (felem, phellem atau cork) ke arah luar. Jaringan gabus berfungsi untuk mengendalikan masuk dan keluarnya air, mencegah serangan hama, dan beberapa fungsi mekanik lainnya. Ke arah dalam, kambium gabus pada beberapa spesies tumbuhan menghasilkan lapisan kulit bergabus yang disebut feloderm (phelloderm).


Kambium pembuluh atau vaskular adalah bagian yang biasa disebut orang kambium saja. Kambium biasanya membatasi bagian pepagan (kulit kayu) dari kolom kayu pada batang pohon. Ke dalam, kambium akan membentuk pembuluh kayu (xilem) dan ke luar kambium membentuk pembuluh tapis (floem, phloem).


Struktur Kambium Pembuluh

Struktur Kambium

Kambium merupakan meristem lateral karna berada di daerah lateral akar dan batang. Pada kebanyakan pohon dan semak, daerah kambium berupa silinder yang berlapis banyak dan pada penampang melintang membentuk cincin yang kontinu. Pada saat aktif, kabium terdiri dari banyak lapisan sel, namun pada saat istirahat (dorman) hanya ada satu lapisan sel.


Lapisan sel itu dianggap lapisan bermuka dua karena dapat membuat turunan kedua arah. Setelah membelah secara periklinal, sel yang ada di sebelah dalam berkembang menjadi sel xilem dan sel yang berada di luar tetap aktif sebagai kambium; atau, sel luar berkembang menjadi sel floem dan sel dalam tetap berlaku sebagai sel kambium.


Inilah tafsiran yang di anut secara luas. Bukti yang paling meyakinkan adalah bahwa floem sekunder dan xilem sekunderseakan-akan merupakan gambar cermin dari sesamanya. Pada saat tertentu kambium membentuk jari-jari empuler baru yang kemudian ditemukan baik di xilem maupun di floem. Selanjutnya, sementara kambium terdorong ke luar seiring dengan menebalnya silinder xilem di sebelah dalamnya, sel kambium membelah dengan bidang pembelahan antiklinal sehingga dapat menambah luas tangensial. Dengan demikian, luas kambium mengimbangi perluasan silinder xilem yang di klilinginya.


Diatas disebutkan bahwa kambium berbentuk silinder penuh. Namun pada sejumlah tanaman seperti kaktus sukulen, beberapa Euphorbiaaceae, dan kebanyakan dikotil, termasuk papaya, hanya sedikit kayu yang terbentuk sehingga tumbuhan tampak seperti tumbuhan herba. Disini kambium tampak seperti sejumlah pita ramping yang berbatas dengan berkas ikatan pembuluh asal. Aktifitas yang terbatas dari kambium mengakibatkan berkas tersebut berbentuk tiang yang berkayu atau jala berkayu.


Kambium pembuluh dengan jaringan yang diturunkannya A,bagian pemula fusiform. B,pemula jari-jari empulur. CDE,sayatan batang Robina, C,sayatan melintang D,sayatan radial (menunjukan hanya sistem aksial) E,sayatan (hanya melalui jari-jari empulur)


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Jaringan Kolenkim Dan Sklerenkim


Kambium Gabus 

Kambium gabus adalah bagian dari korteks. Aktivitasnya menghasilkan jaringan gabus (felem, phellem atau cork) ke arah luar. Jaringan gabus berfungsi untuk mengendalikan masuk dan keluarnya air, mencegah serangan hama, dan beberapa fungsi mekanik lainnya. Ke arah dalam, kambium gabus pada beberapa spesies tumbuhan menghasilkan lapisan kulit bergabus yang disebut feloderm (phelloderm).


Kambium gabus atau felogen/phellogen merupakan bagian tak terpisahkan dari korteks. Fungsi kambium ini menghasilkan jaringan gabus (ke arah luar) yang berperan sebagai pengendali masuknya air, pencegah serangan hama, dan fungsi yang bersifat mekanis lainnya. Sementara itu ke arah dalam, kambium ini membentuk lapisan kulit bergabus yang dikenal dengan istilah phelloderm.


Jaringan Gabus


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : aringan Tumbuhan : Pengertian, Ciri, Dan Macam Serta Fungsinya Lengkap


Kambium gabus merupakan kelmpok dari korteks. Aktivitasnya yang dapat menghasilkan jaringan gabus (phellem atau cork, dan felem) ke arah luar. Jaringan gabus memiliki fungsi untuk mengendalikan keluar dan masuknya air, mencegah dari hama, serta fungsi mekanik lainnya. Ke arah dalam, kambium gabus pada spesies tumbuhan yang menghasilkan lapisan kulit yang memiliki gabus disebut dengan feloderm (phelloderm).


Kambium pembuluh atau vaskular adalah bagian yang biasa disebut orang kambium saja. Kambium biasanya membatasi bagian pepagan (kulit kayu) dari kolom kayu pada batang pohon.


Kambium vaskuler (intravaskuler): Kambium yang terdapat di dalam berkas pengangkutan (di antara phloem dan xylem).

Fungsi : Ke arah luar membentuk floem sekunder dan ke arah dalam membentuk xilem sekunder.


Kambium intervaskuler : Kambium yang terdapat di antara dua berkas pengangkutan/ di luar berkas pengangkutan. Fungsi : Membentuk jari-jari empulur.


Periderm (Kulit Gabus)

Periderm dibagi menjadi tiga bagian berikut.

Felogen (Kambium Gabus)

Felogen merupakan kambium gabus yang merupakan lapisan sel yang meristematis. Felogen dapat terbentuk dari berbagai jaringan hidup, misalnya epidermis, parenkim korteks yang sel-selnya dapat berubah menjadi meristematik. Felogen ke arah luar membentuk gabus (felem) dan ke arah dalam membentuk parenkim (feloderm). Felogen, felem, dan feloderm membentuk jaringan kulit gabus (periderm).


Felem (Gabus)

Felem merupakan lapisan gabus sebagai produk dari felogen yang terbentuk ke arah luar.

Feloderm (Parenkim Gabus)

Jaringan ini dapat dikatakan hampir homogen dengan parenkim korteks yang terbentuk ke arah dalam sehingga hanya terdapat di lapisan paling dalam. Dengan adanya jaringan gabus maka bagian dalam tumbuhan hidup terpisah dari udara luar. Untuk itulah diperlukan adanya hubungan antara bagian dalam tumbuhan dengan udara luar untuk menunjang berbagai macam proses kehidupan. Dalam hal ini, pada jaringan gabus batang terdapat lentisel.


Jaringan Gabus

  • Eksodermis

Jaringan gabus terdiri atas tiga bagian, yaitu gabus yang terdapat di bagian dalam dari tumbuhan sehingga berfungsi sebagai pembatas antara jaringan-jaringan di dalam tumbuhan. Jaringan ini terletak di luar dan mengandung suberin pengganti epidermis.


  • Endodermis

Pada bagian endodermis yang masih muda, dinding selnya terdiri atas selulosa dan bersifat elastis, sedangkan endodermis yang sudah tua atau dewasa pada dinding selnya terjadi penebalan-penebalan berupa titik-titik atau pita dari zat kayu dan mengandung suberin serta kutin yang disebut titik atau pita kaspari.


  • Periderm (Kulit Gabus)

Periderm dibagi menjadi tiga bagian berikut :

  1. Felogen (Kambium Gabus)
    Felogen merupakan kambium gabus yang merupakan lapisan sel yang meristematis. Felogen dapat terbentuk dari berbagai jaringan hidup, misalnya epidermis, parenkim korteks yang sel-selnya dapat berubah menjadi meristematik. Felogen ke arah luar membentuk gabus (felem) dan ke arah dalam membentuk parenkim (feloderm). Felogen, felem, dan feloderm membentuk jaringan kulit gabus (periderm).


  2. Felem (Gabus)
    Felem merupakan lapisan gabus sebagai produk dari felogen yang terbentuk ke arah luar.


  3. Feloderm (Parenkim Gabus)
    Jaringan ini dapat dikatakan hampir homogen dengan parenkim korteks yang terbentuk ke arah dalam sehingga hanya terdapat di lapisan paling dalam. Dengan adanya jaringan gabus maka bagian dalam tumbuhan hidup terpisah dari udara luar. Untuk itulah diperlukan adanya hubungan antara bagian dalam tumbuhan dengan udara luar untuk menunjang berbagai macam proses kehidupan. Dalam hal ini, pada jaringan gabus batang terdapat lentisel.

kambium Primer


Jaringan Sekresi

  • Pengertian Jaringan
    Jaringan adalah struktur yang dibentuk oleh sekumpulan sel-sel dengan sifat-sifat, morfologi dan fungsi yang sama.


  • Pengertian Sekresi
    Sekresi adalah suatu proses pengeluaran zat berbentuk cairan oleh sel-sel tubuh tumbuhan atau kelenjar yang mana cairan atau kelenjar tersebut masih dimanfaatkan oleh tubuh tumbuhan untuk proses metabolisme


struktur sekresi

  1. Terdapat di permukaan tubuh dan produksinya dikeluarkan dari tubuh
  2. Rambut kelenjar dan kelenjar. Terdapat pada bagian trikoma.
  3. Fungsi rambut kelenjar adalah menyaring zat-zat ekskresi misalnya minyak atsiri dan mengatur pengeluaran ekskresi lewat plasma sedangkan kelenjar berfungsi untuk penghasil lender

  4. Kelenjar madu, umumnya terdapat pada bagian bunga, merupakan kelenjar di bagian pangkal dan tonjolan yang terdiri dari banyak sel di atasnya di mana sel tersebut memiliki plasma yang kental.

  5. Osmofora adalah kelenjar yang menghasilkan minyak menguap pada bagian-bagian bunga
    Sekresi adalah fenomena umum pembentukan dinding sel dan kutikula, lapisan suberin dan perpinda-han senyawa tertentu antar sitoplasma sel yang berdekatan merupakan proses sekresi.

Pada tumbuhan terdapat struktur sekresi khusus yang berupa sel atau sekelompok sel yang mensekresikan senyawa-senyawa tertentu


Berdasarkan tempat penyimpanan materi yang akan disekresikan dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. Sekresi intraseluler
    Sekresi intraseluler adalah materi yang akan di sekresikan disimpan di dalam sel
  2. Sekresi extraseluler
    Sekresi extraseluler adalah materi disekresikan ke luar sel.

Sekresi extraseluler dibagi menjadi dua yaitu:

sekresi endogen, akumulasi materi untuk sekresi terjadi di ruang antar sel

sekresi endogen


sekresi eksogen, materi disekresikan keluar dari tumbuhan dan terjadi dalam berbagai struktur sekretori epidermal

sekresi eksogen


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : √ Jaringan Ikat : Pengertian, Materi Lengkap, Fungsi, Komponen Dan Jenisnya


Jenis dan Macam Kambium

pembentukan jaringan Kambium

Berdasarkan kemampuan pembentukan jaringan Kambium dibagi menjadi:

Kambium Primer

Kambium Primer: Kambium ini terdapat di antara Xilem dan floem pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae. Khusus pada tumbuhan monokotil, kambium hanya terdapat pada batang tumbuhan Agave dan Pleomele


Kambium sekunder

Kambium sekunder

Kambium Sekunder (kambium gabus/ kambium felogen), kambium ini terdapat pada permukaan batang atau akar yang pecah akibat pertumbuhan sekunder. Kambium gabus kearah luar membentuk sel gabus pengganti epidermis dan ke arah dalam membentuk sel feloderm hidup. Kambium inilah yang menyebabkan terjadinya lingkar tahun pada tumbuhan.


Dari uraian perkembangan letak Xylem dan Floem pada berkas pengangkut maka type berkas pengangkut meliputi :

Xilem dan floem bersatu membentuk suatu ikatan pembuluh angkut. Macan-macam ikatan pembuluh angkut.


  1. Ikatan pembuluh kolateral, xilem dan floem yang letaknya bersebelahan di dalam suatu jari-jari (xilem di sebelah dalam dan floem di sebelah luar).

    a) Kolateral terbuka, antara xilem dan floem terdapat kambium. Misalnya pada batang tumbuhan dikotil.


    b) Kolateral tertutup, antara xilem dan floem tidak terdapat kambium. Misalnya pada batang tumbuhan monokotil.

  2.  Ikatan pembuluh bikolateral, xilem diapit floem, terletak pada radius yang sama.
  3. Ikatan pembuluh radial, xilem dan floem letaknva bersebelahan, tetapi tidak berada di dalam jari-jari yang sama, misalnya pada akar.

  4. Ikatan pembuluh konsentris, xilem dan floem beibentukdncin silindris.
    a) Amfikribal, letak xilem di tengah dan dikelilingi floem.
    b) Amfivasal, letak floem di tengah dan dikelilingi xilem.


konsentris

pertumbuhan sekunder


Kambium pembuluh atau vaskular adalah bagian yang biasa disebut orang kambium saja. Kambium biasanya membatasi bagian pepagan (kulit kayu) dari kolom kayu pada batang pohon.


Kambium vaskuler

  • (intravaskuler): Kambium yang terdapat di dalam berkas pengangkutan (di antara phloem dan xylem).
  • Fungsi : Ke arah luar membentuk floem sekunder dan ke arah dalam membentuk xilem sekunder.

Kambium intervaskuler

  • Kambium yang terdapat di antara dua berkas pengangkutan/ di luar berkas pengangkutan.
  • Fungsi : Membentuk jari-jari empulur.

Berdasar proses terbentuknya kambium dibagi dua

  1. kambium Primer : Kambium ini terdapat di antara Xilem dan floem pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae. Khusus pada tumbuhan monokotil, kambium hanya terdapat pada batang tumbuhan Agave dan Pleomele

  2. Kambium sekunder (kambium gabus/ kambium felogen), kambium ini terdapat padapermukaan batang atau akar yang pecah akibat pertumbuhan sekunder. Kambium gabus kearah luar membentu sel gabus pengganti epidermis dan ke arah dalam membentuk sel feloderm hidup. Kambium inilah yang menyebabkan terjadinya lingkar tahun pada tumbuhan.

Berdasarkan kemampuan pembentukan jaringan Kambium dibagi menjadi

    1. Kambium vaskuler : kambium yang terdapat di dalam berkas pengangkutan . Kambium fasikuler ini jika sel selnya kearah dalam membentuk Xilem dan ke arah luar membentuk floem, sementara ke samping membentuk jaringan meristematis yang berfungsi memperluas kambium. Pertumbuhan oleh kambium ini disebut pertumbuhan sekunder maksudnya terjadi pembelahan ke arah luar membentuk floem sekunder fan ke arah dalam membentuk xilem sekunder.

    2. Kambium intervaskuler : kambium yang terdapat di antara dua berkas pengangkutan/ di luar berkas pengangkutan.Fungsi : membentuk jari-jari empulur.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Jaringan Epitel


Fungsi Peranan Kambium

Kambium adalah sebagai medium atau jalur lintas zat hara bergerak dari tanah menuju ke daun
Selain itu, kambium juga berperan sebagai penyalur makanan yang dihasilkan dari proses fotosistesis


Adapun Fungsi Jaringan Gabus, diantaranya yaitu:

  1. Fungsi sebagai pelindung menggantikan epidermis yang sudah rusak (menebal)
  2. Dibentuk oleh kambium gabus (felogen)
  3. Felogen akan membentuk felem keluar dan feloderm ke dalam

Kambium merupakan lapisan jaringan meristemik pada tumbuhan sel-selnya yang aktif bertanggung jawab serta membelah sekunder tumbuhan. Kambium ditemukan pada akar dan batang, Kambium merupakan susunan tumbuhan yang bersifat keras.


Adapun fungsi kambium pada batang dan daun tumbuhan, diantaranya yaitu:

  1. Membentuk xylem dan floem.
  2. Mengangkut hasil fotosintesis dari daun keseluruh bagian tumbuhan.
  3. Mengangkut air dari akar ke daun untuk proses fotosintesis.

Fungsi Peranan Kambium


Kambium merupakan jaringan Meristem Sekunder pada tanaman Dikotil yang berperan penting dalam membesarnya organ .

  • Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan meristem primer yang melakukan defrensiasi dan spesialisasi
  • kambium merupakan jaringan dewasa namun mempunyai kemampuan totipotensi lagi
  • jaringan ini berada di bagian tengah dari organ untuk melakukan pembentukan jaringan yang berbeda dari yang sebelumnya
  • Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder.
  • Pertumbuhannya kearah membesar sehingga menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.
  • kambium merupan lapisan sel-sel tumbuhan yang sebenarnya merupakan jaringan dewasa seperti ( epidermis , parenkim , kolenkim , sklerenkim ) namun sel selnya mempunyai kemampuan totipotensi
  • karena kambium sel selnya bisa mersifat meristem lagi sehingga terjadi pembentukan meristem yang ke dua yang kemudian disebut jaringan meristem sekunder.
  • Aktivitas kambium yang merupakan jaringan meristem sekunder ini membelah terus menerus , membesar dan berdefrensiasi membentuk xilem dan floem sebagai jaringan pengangkut .
  • membelah keluar membentuk Floem ( jaringan pembuluh tapis / kulit ) dan membelah kedalam membentuk Xylem ( pembuluh kayu) sehingga bayang tanaman membesar
  • pembentukan Xylem / Floem ditujukan untuk proses transportasi zat
  • Xylem yaitu pembuluh untuk sarana mengangkut air dan mineral sedang Floem pembuluh untuk sarana pengangkutan hasil Fotosintesis
  • Perlu diketahui pembentukan Xylem dan Floem oleh kambium itu ditentukan oleh faktor lingkungan misalnya air dan mineral , maka kambium membentuk X/F pada musim penghujan dan kemarau juga pasti berbeda maka terbentuklah lingkaran tahun
  • musim kemarau X/F hanya terbentuk garis karena sulitnya mendapatkan air sehingga pembelahannya terhambat sedang di musim hujan kebutuhan terpenuhi maka pembentukan X/F menjadi lebih cepat pembelahan selnya akibatnya menjadi lebih tebal , tentu hitungan batang dengan melihat garis garis itulah bisa diukur umurnya OK
  • Pada masa pertumbuhan, pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar, sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu.
  • Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh, yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer.
  • Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh, menjadi kambium yang disebut kambium intervasis.
  • Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun Þ bentuk konsentris.
  • Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsi sebagai pelindung. Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit.
  • ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup
  • ke luar membentuk felem : sel-sel mati

Ciri-Ciri Kambium

Kambium hanya ada pada tumbuhan dikotil serta gymnospermae. Yang aktivitasnya bisa menghasilkan jaringan gabus (cork atau phellem, felem) ke arah luar. Jaringan ini berfungsi untuk mengendalikan masuk dan keluarnya air, untuk mencegah serangan dari hama, serta fungsi mekanik lainnya.


Pertumbuhan sekunder menyebabkan pelebaran batang, pembentukan lingkar tahun, dan jari-jari empulur. jari-jari empulur adalah jaringan parenkim yang menghubungkan kulit kayu dengan empulur.di antara 0ilem dan floem terdapat kambium yang sel-selnya aktif membelah. “ada tumbuhan dikotil, jaringan 0ilem dan floem primer terdapat pada batang dan akar yang hidup selama periode yang relatif pendek. Kemudian, fungsinya diambil alih oleh jaringan pembuluh sekunder yang dihasilkan oleh kambium yang aktif membelah


Pertumbuhan kambium ke arah luar membentuk floem sekunder, dan ke arah dalam membentuk xilem sekunder sehingga batang tumbuhan bertambah besar. Aktivitas kambium yang membentuk xilem dan floem sekunder ini disebut pertumbuhan sekunder. Semua jaringan yang ada di sebelah dalam kambium disebut kayu, sedangkan di sebelah luar kambium disebut kulit atau papagan. Pembentukan xilem dan floem sekunder pada batang terjadi karena aktivitas kambium yang dipengaruhi oleh musim.


Jika kondisi lingkungan kurang menguntungkan, maka aktivitas kambium menjadi rendah sehingga xilem dan floem sekunder yang dihasilkan sedikit. Namun sebaliknya, pada musim hujan, aktivitas kambium ini akan meningkat. Perbedaan aktivitas kambium akan menghasilkan jejak pada batang yang disebut lingkaran tahun.


sel-sel meristem sekunder

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Jaringan Hewan : Jenis, Fungsi, Letak, Gambar Dan Contohnya


Pertumbuhan sekunder merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil, gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumbuhan.


  1. Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh, yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer.

  2. Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh, menjadi kambium yang disebut kambium intervasis.

  3. Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun bentuk konsentris. Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsi sebagai pelindung. Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit. Ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup, ke luar membentuk felem yaitu sel-sel mati

  4. Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan meristem primer yang melakukan defrensiasi dan spesialisasi

  5. kambium merupakan jaringan dewasa namun mempunyai kemampuan totipotensi lagi )
  6. Maksudnya Totipotenssi itu kemampuan berdefransiasi dan specialisasi sehingga mampu berbeda dengan sebelumnya dan berperan beda dari yang sebelumnya

  7. Kambium sebagai meristem sekunder berada di bagian tengah dari organ untuk melakukan pembentukan jaringan yang berbeda dari yang sebelum nya , karena letaknya dibagian tengah organ jika terjadi pertumbuhan maka Pertumbuhannya menjadi melebar kearah lateral sehingga membesar akibatnya menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

  8. Kambium merupan lapisan sel-sel tumbuhan yang sebenarnya merupakan jaringan dewasa seperti ( epidermis , parenkim , kolenkim , sklerenkim ) namun sel selnya mempunyai kemampuan totipotensi

  9. karena kambium sel selnya bisa mersifat meristem lagi sehingga terjadi pembentukan meristem yang ke dua yang kemudian disebut jaringan meristem sekunder.

  10. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder.
  11. Aktivitas kambium yang merupakan jaringan meristem sekunder ini membelah terus menerus membesar dan berdefrensiasi membentuk xilem dan floem sebagai jaringan pengangkut .

  12. membelah keluar membentuk Floem ( jaringan pembuluh tapis / kulit ) dan membelah kedalam membentuk Xylem ( pembuluh kayu) sehingga bayang tanaman membesar
  13. pembentukan Xylem / Floem ditujukan untuk proses transportasi zat
  14. Xylem yaitu pembuluh untuk sarana mengangkut air dan mineral sedang Floem pembuluh untuk sarana pengangkutan hasil Fotosintesis

  15. Perlu diketahui pembentukan Xylem dan Floem oleh kambium itu ditentukan oleh faktor lingkungan misalnya air dan mineral , maka kambium membentuk X/F pada musim penghujan dan kemarau juga pasti berbeda maka terbentuklah lingkaran tahun

  16. musim kemarau X/F hanya terbentuk garis karena sulitnya mendapatkan air sehingga pembelahannya terhambat sedang di musim hujan kebutuhan terpenuhi maka pembentukan X/F menjadi lebih cepat pembelahan selnya akibatnya menjadi lebih tebal , tentu hitungan batang dengan melihat garis garis itulah bisa diukur umurnya OK

  17. Pada masa pertumbuhan, pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar, sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu.

  18. Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh, yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer.
  19. Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh, menjadi kambium yang disebut kambium intervasis.
  20. Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun Þ bentuk konsentris.
  21. Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsi sebagai pelindung. Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit.

  22. ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup
  23. ke luar membentuk felem : sel-sel mati

DAFTAR PUSTAKA
http://zaifbio.wordpress.com/2010/02/12/pertumbuhan-danperkembangan/.diakses
Sastamihardja,dardjat. penuntun Praktikum Fisiologi Tumbuhan. Jurusan Biologi ITB.1976.
Salisbury,Frank B. Fisiologi Tumbuhan Jilid 3. Penerbit ITB  .Bandung. 1995.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kambium