Pengertian Inovasi – Ciri, Faktor, Jenis, Prinsip, Mengembangkan, Contoh, Para Ahli

Diposting pada

Pengertian Inovasi – Ciri, Faktor, Jenis, Prinsip, Mengembangkan, Contoh, Para Ahli : Inovasi yaitu sebuah penemuan baru yang berbeda dari yang sebelumnya  dari yang sudah ada.


inovasi

Pengertian Inovasi

Inovasi merupakan ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh manusia atau unit adopsi lainnya. Teori ini meyakini bahwa sebuah inovasi terdifusi ke seluruh masyarakat dalam pola yang bisa diprediksi.


Beberapa kelompok orang akan mengadopsi sebuah inovasi segera setelah mereka mendengar inovasi tersebut. Sedangkan beberapa kelompok masyarakat lainnya membutuhkan waktu lama untuk kemudian mengadopsi inovasi tersebut. Ketika sebuah inovasi banyak diadopsi oleh sejumlah orang, hal itu dikatakan  atau meledak.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 16 Pengertian pendidikan menurut para ahli


Pengertian Inovasi Menurut Para Ahli

Berikut Ini Merupakan Pengertian Inovasi Menurut Para Ahli.


1. Everett M. Rogers
Menurut Everett M. Rogers menyatakan bahwa inovasi yaitu sebuah ide, gagasan, praktek ataupun objek/benda yang disadari dan diterima yang sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang ataupun kelompok untuk diadopsi.


2. Stephen Robbins
Menurut Stephen Robbins mendefinisikan bahwa inovasi yaitu sebagai sebuah gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau memperbarui suatu produk atau proses dan jasa.


3. Van de Ven, Andrew H
Menurut Van de Ven, Andrew H menyatakan bahwa Inovasi ialah suatu pengembangan dan implementasi suatu gagasan-gagasan baru oleh orang yang dimana dalam jangka waktu tertentu melaksanakan sebuah transaksi-transaksi dengan orang lain dalam suatu tatanan organisasi.


4. Kuniyoshi Urabe
Menurut Kuniyoshi Urabe menyatakan bahwa Inovasi bukan merupakan suatu kegiatan satu kali pukul (one time phenomenon),melainkan sebuah proses yang panjang dan kumulatif yang meliputi banyak proses pengambilan dalam keputusan di dan oleh organisasi dari mulai pada penemuan gagasan sampai implementasinya di pasar.


5. UU No. 18 tahun 2002
Inovasi yaitu suatu kegiatan penelitian, pengembangan, dan/atau perekayasaan yang mempunyai tujuan untuk mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau cara baru untuk menerapkan sebuah ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam suatu produk atau proses produksi.


6. Stephen Robbins (1994)
Menurut Stephen Robbins mengungkapkan bahwa inovasi ialah sebagai suatu gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau memperbaiki sebuah produk atau proses dan jasa.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Prestasi Menurut Para Ahli Beserta Macamnya


Ciri-Ciri Inovasi

  • Memiliki ciri khas yang artinya sebuah inovasi memiliki ciri yang khas dalam setiap aspeknya, entah itu dalam program, ide atau gagasan, tatanan, sistem dan dalam kemungkinan hasil yang baik sesuai yg diharapkan.

  • Memiliki ciri atau unsur kebaruan, yang artinya yaitu sebuah inovasi harus memiliki suatu karakteristik yang sebagai suatu karya dan buah pemikiran yang memiliki ke originalan & kebaruan.

  • Dalam Program inovasi ini dilakukan lewat program yang terencana, yang artinya bahwa suatu inovasi dilakukan lewat suatu bentuk proses yang tidak tergesa-gesa, tapi dipersiapkan dengan secara matang, jelas dan direncanakan terlebih dahulu.

  • Suatu Inovasi yang diluncurkan memiliki suatu tujuan, suatu program inovasi yang dilakukan harus memiliki arah kemana tujuannya dan target yang ingin dicapai.

Semua manusia pasti mempunyai inovasi-inovasi baru baik itu dibidang usaha, teknologi, kuliner, dan lain sebagainya.


Faktor – Faktor Pendukung Inovasi

Berikut ini merupakan Faktor-faktor pendukung keberhasilan inovasi adalah:


1. Inovasi harus berorientasi pasar

Banyak inovasi yang sekedar memecahkan masalah secara kreatif tetapi tidak mempunyai keunggulan bersaing dipasaran. Untuk itu perlu diperhatikan hubungan inovasi dengan kebutuhan pasar yang di dalamnya terdapat 5C, yaitu competitor (pesaing), competiton (persaingan), change of competition (perubahan persaingan), change driver (penentuan arah perubahan), dan customer behavior (perilaku konsumen). Suatu pasar mengalami perubahan disebabkan oleh faktor-faktor berikut:


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Definisi, Pengertian Teknologi Menurut Para Ahli Dan Perkembangannya


  1. Perubahan teknologi.
  2. Perubahan ekonomi.
  3. Perubahan perilaku sosial dan budaya.
  4. Perubahan iklim dunia.
  5. Perubahan peraturan pemerintah.

2. Inovasi harus mampu meningkatkan nilai tambah perusahaan.

Suatu inovasi mampu meningkatkan nilai tambah perusahaan apabila memenuhi hal-hal berikut:


  1. Terdapat unsure efisiensi dan efektivitas dalam suatu inovasi, sehingga tidak akan mempunyai arti atau dampak yang berarti bagi kemajuan perusahaan.
  2. Inovasi harus sejalan dengan visi dan misi perusahaan, hal ini dilakukan agar tidak menyimpang dari arah pertumbuhan usaha (contra productive).

  3. Inovasi harus bisa ditingkatkan lagi, sehingga terjadi inovasi yang berkelanjutan (continuous improvement) hingga perusahaan tumbuh menjadi lebih baik dan lebih berkembang.


Jenis Kemampuan Berinovasi

  1. Invensi (penemuan) yaitu penemuan produk atau jasa yang benar-benar baru.
  2. Ekstensi (pengembangan) yaitu pemanfaatan baru atau penerapan lain pada produk, jasa atau proses yang telah ada.

  3. Duplikasi (pengadaan), yaitu replikasi kreatif atas konsep yang telah ada.

  4. Sintesis, yaitu kombinasi dari konsep atau faktor-faktor yang telah ada dalam penggunaan formulasi baru.

Prinsip – Prinsip Inovasi

  • Prinsip keharusan meliputi: keharusan menganalisis peluang, kehausan memperluas wawasan, keharusan untuk bertindak efektif, keharusan untuk tidak berpikir muluk.
  • Prinsip larangan meliputi: larangan untuk berlagak pintar, larangan untuk rakus, larangan untuk berpikir terlalu jauh kedepan.

Berikut hal-hal yang dapat mengembangkan cara berpikir inovatif:

  1. Membiasakan memiliki mimpi.
  2. Memperkaya ide.
  3. Membiasakan diri menerima perbedaan perubahan.
  4. Menumbuhkan sikap empati.
  5. Merupakan kemapuan inovatif. temukanpengertian

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif


Cara Mengembangkan Kreativitas Dan Inovasi

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan kreativitas. Berikut ini adalah hal yang dapat membantu mengembangkan kemampuan pribadi dalam program peningkatan kreativitas sebagaimana dikemukakan oleh James L.Adams (1986).


  1. Mengenali hubungan

Banyak penemuan dan inovasi lahir sebagai cara pandang terhadap suatu hubungan yang baru dan berbeda antar obyek, proses, bahan, teknologi dan orang. Seperti mencampurkan aroma bunga melati dengan air the kemudian dibotolkan menjadi the botol yang harum dan segar rasanya.


Untuk membantu meningkatkan kreativitas, kita dapat melakukan cara pandang kita yang statis terhadap hubungan orang dan lingkungan yang telah ada. Di sini kita coba melihat mereka dengan cara pandang yang baru dan berbeda.


Orang yang kreatif akan memiliki hubungan intuisi tertentu untuk dapat mengembangkan dan mengenali hubungan yang baru dan berbeda dari fenomena tersebut. Hubungan ini nantinya dapat memperlihatkan ide produk dan jasa yang baru. Sebagai contoh kita melakukan latihan dengan melihat hubungan antara kue coklat dan es krim vanili, atlet dan pelatih serta manajer dengan buruh.


  1. Mengembangkan perspektif fungsional

Jika dikembangkan lebih lanjut, kita dapat melihat adanya suatu perspektif yang fungsional dari benda dan orang. Seorang yang kreatif akan dapat melihat orang lain sebagai alat untuk memenuhi keinginannya dan membantu menyelesaikan suatu pekerjaan.


Misalnya sering secara tidak sadar kita menggunakan pisau dapur untuk memasang baut gara-gara palu yang kita cari tidak ditemukan. Cara lain kita harus memulainya dari cara pandang yang non konvenional dan dari perspektif yang berbeda. Sebagai contoh: cobalah sebutkan fungsi lain dari sebuah kursi, buku yang kita pegang dan lain-lain.


  1. Gunakan akal

Penelitian terhadap penggunaan fungsi otak pada bagian yang terpisah antara kiri dan kanan telah dilakukan sejak tahun 1950-an dan tahun 1960-an. Otak bagian kanan dipakai untuk hal seperti analogi, imajinasi dan lain-lain. Sedangkan otak bagian kiri dipakai untuk kerja seperti analisis, melakukan pendekatan yang rasional terhadap pemecahan masalah dan lain-lain.


Meski secara fungsi ia berbeda, tetapi dalam pekerjaannya ia harus saling berhubungan. Proses kreativitas meliputi pemikiran logis dan analitis terhadap pengetahuan, evaluasi dan tahap implementasi. Jadi bila kita ingin lebih kreatif, kita harus melatih dan mengembangkan kemampuan kedua otak kita tersebut. Contoh latihan dapat kita buat sesuai dengan fungsi belahan otak.


  1. Hapus perasaan ragu-ragu

Banyak kebiaaan mental yang membatasi dan menghambat pemikiran kreatif. Sebuah studi menemukan bahwa orang dewasa hanya menggunakan 2-10 persen potensi kreativitas yang dimilikinya. Contoh : banyak orang memiliki kecenderungan membuat penilaian yang cepat terhadap sesuatu orang ataupun ide-ide.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 19 Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli