√ 14 Peran Pendidikan Bagi Kehidupan Manusia Dan Bermasyarakat Serta Fungsinya

Diposting pada

Pengertian pendidikan

Dalam Bahasa Indonesia, kata pendidikan terdiri dari kata didik yang mendapat awalan pen dan akhiran an, yang berarti hal atau cara mendidik. Kata pendidikan sering pula digunakan sebagai terjemahan kata education dalam Bahasa Inggris dan kata tarbiyah dalam Bahasa Arab. Istilah pendidikan berasal dari kata didik dengan memberinya awalan pe dan akhiran an, mengandung arti perbuatan (hal, cara dan sebagainya). Istilah pendidikan ini semula berasal dari Bahasa Yunani yaitu paedagogie yang berarti bimbingan yang diberikan kepada anak.


Proses pendidikan merupakan perjalanan yang tak pernah terhenti sepanjang hidup manusia dan merupakan hal yang sangat signifikan dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, banyak bermunculan teori atau konsep mengenai pendidikan dengan latar belakang, baik ruang maupun waktu yang berbeda, sehingga definisi pendidikan pun menjadi berbeda-beda.


Dalam pengertian umum pendidikan menurut hasan langgulung bahwa pendidikan adalah proses pemindahan nilai pada suatu masyarakat kepada setiap individu yang ada didalamnya dan proses pemindahan nilai-nilai budaya melalui pengajaran. Pendidikan dapat diartikan dalam tiga macam

  1. Pendidikan diartikan secara maha luas
    Yaitu pendidikan sama dengan hidup adalah segala situasi dalam hidup yang mempengaruhi pertumbuhan seseorang, dan pendidikan adalah pengalaman belajar setiap orang sepanjang hidup

  2. Pengertian diartikan sempit
    Pendidikan adalah sekolah atau persekolahan dan pengaruh yang diupayakan dan direkayasa oleh sekolah terhadap anak dan remaja yang diserahkan kepadanya agar mereka mempunyai kemampuan yang sempurna dan kesadaran penuh terhadap hubungan-hubungan dan tugas-tugas social


  3. Pengertian luas dan terbatas
    Pendidikan adalah pengalaman belajar dalam keseluruhan lingkungan hidup, baik disekolah maupun diluar sekolah yang sengaja diselenggarakan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu.
    Dari berbagai pendapat yang dikemukakan para ahli tentang arti pendidikan, maka dapat kita tarik sebuah benang merah bahwa pendidikan adalah proses pemindahan nilai-nilai pada suatu masyarakat termasuk nilai budaya dalam pengajaran yang diselenggarakan di lingkungan sekolah mamupun diluar lingkungan sekolah dalam mencapai tujuan tujuan tertentu.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Pendidikan


40 Pendidikan Menurut Para Ahli

Adapun pengertian-pengertian atau definisi pendidikan menurut pakar dibidangnya antara lain:

  1. Menurut Prof. H. Mahmud Yunus
    Yang dimaksud pendidikan ialah suatu usaha yang dengan sengaja dipilih untuk mempengaruhi dan membantu anak yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, jasmani dan akhlak sehingga secara perlahan bisa mengantarkan anak kepada tujuan dan cita-citanya yang paling tinggi. Agar memperoleh kehidupan yang bahagia dan apa yang dilakukanya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa, negara dan agamanya.

  2. Menurut Prof. Dr. John Dewey
    Menurutnya pendidikan merupakan suatu proses pengalaman. Karena kehidupan merupakan pertumbuhan, maka pendidikan berarti membantu pertumbuhan batin manusia tanpa dibatasi oleh usia. Proses pertumbuhan adalah proses penyesuaian pada setiap fase dan menambah kecakapan dalam perkembangan seseorang melalui pendidikan.
    Baca Juga: Pengertian Premi Asuransi, Fungsi Dan Faktornya Lengkap


  3. Menurut M.J. Langeveld
    Pendidikan merupakan upaya dalam membimbing manusia yang belum dewasa kearah kedewasaan. Pendidikan adalah suatu usaha dalam menolong anak untuk melakukan tugas-tugas hidupnya, agar mandiri dan bertanggung jawab secara susila. Pendidikan juga diartikan sebagai usaha untuk mencapai penentuan diri dan tanggung jawab.


  4. Menurut Prof. Herman H. Horn
    Beliau berpendapat bahwa pendidikan adalah suatu proses dari penyesuaian lebih tinggi bagi makhluk yang telah berkembang secara fisik dan mental yang bebas dan sadar kepada Tuhan seperti termanifestasikan dalam alam sekitar, intelektual, emosional dan kemauan dari manusia.


  5. Menurut Driyarkara
    Pendidikan diartikan sebagai suatu upaya dalam memanusiakan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke taraf yang insani.


  6. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
    Pendidikan yaitu sebuah proses pembelajaran bagi setiap individu untuk mencapai pengetahuan dan pemahaman yang lebih tinggi mengenai obyek tertentu dan spesifik. Pengetahuan yang diperoleh secara formal tersebut berakibat pada setiap individu yaitu memiliki pola pikir, perilaku dan akhlak yang sesuai dengan pendidikan yang diperolehnya.


  7. Menurut Ki Hajar Dewantara
    Menurutnya pendidikan adalah suatu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya ialah bahwa pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada peserta didik agar sebagai manusia dan anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan hidup yang setinggi-tingginya.


  8. Menurut Stella van Petten Henderson
    Pendidikan yaitu suatu kombinasai dari pertumbuhan dan perkembangan insani dengan warisan sosial.


  9. Menurut Kohnstamm dan Gunning
    Pendidikan merupakan suatu pembentukan hati nurani manusia, yakni pendidikan ialah suatu proses pembentukan dan penentuan diri secara etis yang sesuai dengan hati nurani.


  10. Menurut Horne
    Menyatakan bahwa pendidikan adalah proses yang dilakukan secara terus menerus dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi manusia yang telah berkembang secara fisik dan mentalnya.


  11. Menurut Frederick J. Mc Donald
    Mengemukakan pendapatnya bahwa pendidikan ialah suatu proses yang arah tujuannya adalah merubah tabiat manusia atau peserta didik.


  12. Menurut Ahmad D. Marimba
    Mengemukakan bahwa pendidikan ialah suatu proses bimbingan yang dilaksanakan secara sadar oleh pendidik terhadap suatu proses perkembangan jasmani dan rohani peserta didik, yang tujuannya agar kepribadian peserta didik terbetuk dengan sangat unggul. Kepribadian yang dimaksud ini bermakna cukup dalam yaitu pribadi yang tidak hanya pintar, pandai secara akademis saja, akan tetapi baik juga secara karakter.


  13. Menurut Carter V. Good
    Mengartikan pendidikan sebagai suatu proses perkembangan kecakapan seseorang dalam bentuk sikap dan prilaku yang berlaku dalam masyarakat. Proses dimana seseorang dipengaruhi oleh lingkungan yang terpimpin khususnya didalam lingkungan sekolah sehingga dapat mencapai kecakapan sosial dan dapat mengembangkan kepribadiannya.


  14. Ensiklopedi Pendidikan Indonesia
    Menjelaskan mengenai pendidikan, yaitu sebagai proses membimbing manusia atau anak didik dari kegelapan, ketidaktahuan, kebodohan, dan kecerdasan pengetahuan.


  15. UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003
    Pendidikan merupakan suatu usaha yang dilakukan secara sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mampu mengembangkan potensi yang ada didalam dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kepribadian yang baik, pengendalian diri, berakhlak mulia, kecerdasan,dan keterampilan yang diperlukan oleh dirinya dan masyarakat.


  16. Menurut Abdullah Ibnu Al-Muqafah
    Pendidikan adalah kebutuhan untuk mendapatkan sesuatu yang akan menguatkan dan mencapai peradapan yang tinggi atau kesempurnaan yang merupakan santapan akan serta rohaninya


  17. Menurut Plato
    Pendidikan adalah sesuatu yang dapat membantu perkembangan individu dari jasmani dan akal dengan sesuatu yang dapat memungkinkan tercapainya sebuah kesempurnaan


  18. Menurut Mary McLeod Bethune
    Pendidikan dalam arti sempit adalah suatu perbuatan atau proses untuk memperoleh sebuah pengetahuan.


  19. Menurut Edgar Dale
    Pendidikan adalah suatu usaha yang dilakukan dengan sadar oleh keluarga, masyarakat atau pemerintah melalui bimbingan, pengajaran, pembelajaran dan pelatihan yang berlangsung, baik dilakukan disekolah maupu diluar sekolah sepanjang hidup untuk mempersiapkan peseta didik agar dapat menjalankan perannya dalam lingkungan untuk masa yang akan datang.


  20. Menurut Thedore Brameld
    Pendidikan adalah suatu proses yang lebih luas dari pada proses berlangsungnya dalam sekolah. Pendidikan adalah suatu kegiatan sosial yang memungkinkan masyarakat tetap ada dan terus berkembang.


  21. Menurut Prof.Zaharai Indris, M.A.
    Pendidikan adalah serangkaian kegiatan berkomunikasi yang bertujuan supaya manusia dewasa atau pendidik dengan peserta didik saling bertatap muka atau dengan menggunakanmedia dalam rangka ma\emberikan bantuan pada perkembangan anak dengan utuh.


  22. Menurut Ahmad D. Marimba
    Pendidikan adalah pimpinan atau bimbingan secara sadar oleh pihak pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rihani anak didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama


  23. Menurut An-Nahlawi
    Pendidikan dalam bahsa Arab adalah tarbiyah, arti tarbiyah atau pendidikan ialah segala usaha dalam megurus, mengatur dan memperbaiki segala sesuatu atau potensi yang sudah ada dari lahir agar tumbuh dan berkembang menjadi lebih dewasa.


  24. Menurut Ibnu Sina
    Pendidikan atau pembelajaran berkaitan dengan seluruh aspek yang ada pada diri manusia, mulai dari fisik, mental ataupun moral. Pendidikan dilarang mengabaikan perkembangan fisik dan apapun yang memiliki pengaruh terhadap perkembangan fisik seperti olahraga, meinuman, makanan, kebersihan dan tidur. Jadi pendidikan tidak hanya memperhatikan aspek moralnya saja namun juga membentuk individu yang menyeluruh termasuk jiwa, karakter dan fikiran.


  25. Menurut Godfrey Thomson
    Pendidikan adalah pengaruh lingkungan atas individu untuk menghsilkan perubahan tepat di dalam kebiasaan atau adat tingkah laku, pikiran dan perasannya.


  26. UNESCO
    “education is now engaged is preparinment for a tife Society which does not yet exist” atau bahwa pendidikan itu sekarang adalah untuk mempersiapkan manusia bagi suatu tipe masyarakat yang masih belum ada. Konsep system pendidikan mungkin saja berubah sesuai dengan perkembangan masyarakat dan pengalihan nilai-nilai kebudayaan (transfer of culture value). Konsep pendidikan saat ini tidak dapat dilepaskan dari pendidikan yang harus sesuai dengan tuntutan kebutuhan pendidikan masa lalu,sekarang,dan masa datang.


  27. Menurut Darmaningtyas
    Pendidikan adalah pendidikan sebagai usaha dasar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup dan kemajuan yang lebih baik


  28. Menurut Paulo Freire
    Pendidikan adalah jalan menuju pembebasan yang permanen dan terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah masa dimana manusia menjadi sadar akan pembebasan mereka, damana melalui praksis mengubah keadaan itu. Tahap kedua dibangun atas tahap yang pertama, dan merupakan sebuah proses tindakan kultural yang membebaskan.


  29. Menurut H. Horne
    Pendidikan adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada vtuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia


  30. Menurut S.A. Bratanata dkk
    Pendidikan adalah usaha yang sengaja diadakan baik langsung maupun dengan cara yang tidak langsung untuk membantu anak dalam perkembangannya mencapai kedewasaan


  31. Menurut Drs. Wasty Soemanto. M.Pd
    Pendidikan adalah proses pembelajaran yang menghasilkan pengalaman yang memberikan kesejahteraan pribadi, baik lahir maupun bathiniah


  32. GBHN
    Pendidikan adalah usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan di dalam dan diluar sekolah dan berlangsung seumur hidup


  33. Menurut Prof. Dr. Dedi Supriadi
    Pendidikan adalah salah satu fungsi yang harus dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya oleh keluarga dan masyarakat secara terpadu dengan berbagai institusi yang memang diadakan dengan sengaja untuk mengembangkan fungsi pendidikan


  34. Menurut Girex B
    Pendidikan adalah berbagai upaya dan usaha yang dilakukan orang dewasa untuk mendidik nalar peserta didik dan mengatur moral mereka.


  35. Menurut Dr. Sutari Imam Bernadib
    Ilmu pendidikan adalah mempelajari suasana dan proses-proses pendidikan. Proses yang dimaksud adalah cara-cara yang dilakukan untuk memperoleh pendidikan secara sistematis dan bertahap.


  36. Menurut Drs. M. Ngailim Purwanto
    Ilmu pendidikan ialah ilmu pengetahuan yang menyelidiki, merenungkan tentang gejala-gejala perbuatan mendidik


  37. Menurut Prof. Dr. Iman Barnadib di fakultas filsafat UGM
    Pendidikan adalah usaha sadar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup atau kemajuan yang lebih baik


  38. Menurut UU No. 2 Tahun 1989
    Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang


  39. Menurut UU No. 2 tahun 2003
    Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan,pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan akhlak bangsa dan negara


  40. Menurut Wikipedia
    Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian
    Dari beberapa pengertian tersebut tentang definisi pendidikan, maka dapat disimpulkan bahwa pendidikan ialah bimbingan yang diberikan kepada anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya untuk mencapai tingkat kedewasaan dan bertjuan untuk menambah ilmu pengetahuan, membentuk karakter diri, dan mengarahkan anak untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pendidikan juga bisa diartikan sebagai usaha sadar yang bertujuan untuk menyiapkan peserta didik dalam belajar melalui suatu kegiatan pengajaran, bimbingan dan latihan demi peranannya dimasa yang akan datang.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Lembaga Pendidikan


Fungsi Pendidikan

Menurut Hasan Langgulung, pendidikan Islam ialah pendidikan yang memiliki macam fungsi sebagai berikut:

  • Menyiapkan generasi muda untuk memegang peranan tertentu dalam masyarakat pada masa yang akan datang. Peranan ini berkaitan erat dengan kelanjutan hidup masyarakat sendiri.
  • Memindahkan ilmu pengetahuan yang bersangkut dengan peranan tersebut dari generasi tua kepada generasi muda.
  • Memindahkan nilai-nilai yang bertujuan memelihara keutuhan dan kesatuan masyarakat yang menjadi syarat mutlak bagi kelanjutan hidup suatu masyarakat dan peradaban. Dengan kata lain, tanpa nilai-nilai keutuhan dan kesatuan suatu masyarakat, maka kelanjutan hidup tersebut tidak akan dapat terpelihara dengan baik yang akhirnya akan berkesudahan dengan kehancuran masyarakat itu sendiri.

Menyikapi fungsi pendidikan menurut Hasan Langgulung tersebut diatas, bahwa pendidikan mempunyai tugas penting dalam menyiapkan calon-calon atau generasi baru yang siap mengelola dan berperan aktif dalam mayarakat pada masa yang akan datang, kemudian melangsungkan pengkaderan manusia untukmelanjutkan estafet kehidupan melalui transfer ilmu pengetahuan dari para orang tua ke generasi muda, dan yang tak kalah penting adalah mempertahankan kelangsungan kebudayaan dan peradaban yang harus berkelanjutan dalam kehidupan masyarakat.


Menurut seorang pakar pendidikan Bogardus memberikan fungsi pendidikan melalui dua macam :

  • Pendidikan berfungsi untuk memberantas kebodohan
  • Menghilangkan salah pengertian

Yang dimaksud dengan meberantas kebohohan tersebut adalah, melui proses pendidikan seorang peserta didik akan diberi pelajaran mengenai cara belajar membaca dan menulis kemudian mengembangkan pengetahuan dan kemampuan intelektual. Ketika hal tersebut diatas diperoleh peserta didik, maka akan tercipta hasil budi, yang kemudian menghasilkan tindakan untuk memilihbaik dan buruk serta memahami arti kehidupan baik di dunia maupun di akhirat.


Melalui pendidikan akan menghilangkan kesalah pengertian, yang maksudnya adalah pendidikan akan memberikan pemahaman bahwa selain kebudayaan yang dimiliki dan berada dalam lingkungan satu individu, terdapat kebudayaan lainnya. Jika individu memahami hal tersebut, maka akan mengerti hakikat hidup dalam bermasyarakat yang menghargai dan bersosial. Bagaimana fungsi pendidikan islam. Dalam hal ini Zakiah Daradjat mengambil tiga macam fungsi agama yaitu memberi bimbingan dalam hidup, menolong dalam menghadapi kesukaran, dan menentramkan batin.


Dalam kehidupan tak lepas dari berbagaimacam masalah, baik berupa masalah ekonomi, social, dan politik. Pendidikan agama berperan penting untuk menuntun manusia kembali kejalan syariat agama, agar tidak keluar jalur keimanan. Ketika masalah dihadapi oleh seseorang yang memiliki pendidikan agama, maka dalam agama terdapat pendidikan-pendidikan yang memberikan solusi terhadap kesukaran yang dihadapi. Dan agama membuat seseorang tentrammenghadapi masalah yang terjadi dengan pengetahuan apa yang sedangdialaminya, apakah masalah yang didapat berupa ujian, atau cobaan, ataukah azab.


Dalam fungsi Pendidikan yang lain bahwa, pendidikan turut andil dalam memberikan corak dan arah pada kehidupan pada masyarakat mendatang. Sesuai penjelasan diatas dengan pendidikanlah bibit atau penerus masa depan yang di didik dan dibina minat dan bakat sesuai tempat dan keadaan serta keperluan masa depan. Jika salah dalam mendidik maka akan tercipta generasi-generasi yang tidak sesuai dengan tujuan pendidikan yang diharapkan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Karakter” Pengertian & ( Pendidikan – Nilai Karakter )


Fungsi dan Peranan Pendidikan dalam Masyarakat

Membahas tentang peran dan fungsi pendidikan dalam masyarakat ada berbagai macam pendapat. Wuradji, menyatakan bahwa pendidikan sebagai lemaga konservatif memiliki fungsi sebagai berikut.

  1. Fungsi sosialisasi
  2. Fungsi kontrol sosial
  3. Fungsi pelestarian budaya Masyarakat
  4. Fungsi latihan dan pengembangan tenaga kerja
  5. Fungsi seleksi dan alokasi,
  6. Fungsi pendidikan dan perubahan sosial
  7. Fungsi reproduksi budaya
  8. Fungsi difusi kultural,
  9. Fungsi peningkatan sosial
  10. Fungsi modifikasi sosial.

Jeane H. Ballantine (1983) menyatakan bahwa fungsi pendidikan dalam masyarakat itu sebagai berikut

  • fungsi sosialisasi
  • fungsi seleksi, latihan dan alokasi
  • fungsi inovasi danperubahan sosial
  • fungsi pengembangan pribadi dan social.

Meta Spencer dan Alec Inkeles (1982) menyatakan bahwa fungsi pendidikan dalam masyarakat itu sebagai berikut

  1. memindahkan nilai-nilai budaya
  2. nilai-nilai pengajaran
  3. peningkatan mobilitas sosial
  4. fungsi stratifikasi
  5. latihan jabatan
  6. mengembangkan dan memantapkan hubungan hubungan sosial
  7. membentuk semangat kebangsaan, (8) pengasuh bayi.

Dari tiga pendapat tersebut di atas, tidak ada perbedaan tetapi saling melengkapi antara pendapat yang satu dengan pendapat yang lain:


Fungsi Sosialisasi

Pendidikan diharapkan bisa memiliki peran dalam proses sosialisasi pada masyarakat dapat menjalankan fungsinya dengan baik, sehingga proses sosialissasi dapat berjalan dengan mulus dan lancar. Oleh sebab itu, orang tua serta keluarga memberiharapan kepada sekolah agar bisa melaksanakan proses tersebut dengan sebaik-baiknya. Pada lembaga ini para guru berperan sebagai model serta bisa mengemban amanat dari para orang tua (keluarga serta masyarakat) supaya anak didik dapat memahami serta mengadopsi nilai-nilai yang bisa diterapkan dimasa yang akan datang.


Fungsi Kontrol

Sekolah dalam memberikan nilai-nilai serta loyalitas kepada tatanan kepada masyarakat harus berfungsi untuk lembaga pelayanan sekolah agar melakukan kontrol sosial. Lewat pendidikan seperti itu, individu dapat mengambil nilai sosial serta melakukan interaksi pada kehidupan sehari-hari.


Fungsi Pelestarian Budaya Masyarakat

Sekolah selain memiliki fungsi dan tugas untuk mempersatu budaya-budaya etik yang beragam, sekolah juga harus melestarikan nilai-nilai budaya daerah yang masih bisa dipertahankan contohnya kesenian, bahasa daerah, budi pekerti serta upaya mendayagunakan sumber daya lokal untuk kepentingan umum dan sebagainya.


Fungsi Pendidikan dan Perubahan Sosial

Peran dan fungsi pendidikan dalam perubahan sosial untuk dapat meningkatkan kemampuan perserta didik yang yang analisis kritis berperan untuk menanamkan keyakinan serta nilai-nilai baru terhadap cara berfikir manusia. Pendidikan pada masa modern ini telah berhasil menciptakan generasi abru dengan daya kreasi serta bisa berfikir kritis, sikap tidak mudah dalam situasi yang ada dan sikap yang tanggap pada perubahan. Cara tersebut akan bisa melepaskan diri dari ketergantungan pada bantuan orang lain. Dengan demikian perserta didik selain dapat memahami perubahan sosial juga bisa sebagai agen perubahan itu sendiri.


Fungsi Sekolah dalam Masyarakat

Mengenai adanya tiga bentuk pendidikan yaitu pendidikan formal, pendidikan informal dan pendidikan nonformal. Pendidikan formal disebut juga sekolah. Oleh karena itu sekolah bukan satu-satunya lembaga yang menyelenggarakan pendidikan tetapi masih ada lembaga-lembaga lain yang juga menyelenggarakan pendidikan. Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan mempunyai dua fungsi yaitu sebagai partner masyarakat dan sebagai penghasil tenaga kerja. Sekolah sebagai partner masyarakat akan dipengaruhi oleh corak pengalaman seseorang di dalam lingkungan masyarakat.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pendidikan Karakter – Pengertian, Kelemahan, Tujuan, Manfaat, Nilai, Metodologi, Prinsip, Para Ahli


Tujuan Pendidikan dalam Kehidupan

Dengan tujuan dan pengertian pendidikan yang sesuai dengan dua hal diatas, maka dapat diartikan bahwa pendidikan mempunyai fungsi dan peran yang sangat besar, baik untuk diri sendiri, lingkungan, masyarakat, bangsa, agama, seperti di jelaskan dibawah ini:


  • Mewujudkan Individu Yang Ta’at dan Bertaqwa Kepada Tuhan

Dengan berdasarkan negara Indonesia yang ada pada sila pertama Pancasila, yakni ketuhanan yang maha esa, maka pendidikan mempunyai peran dalam mewujudkan individu yang taat dalam beragama dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa denga tujuan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjahui seluruh larangan-Nya.


  • Mewujudkan Individu Yang Beretika dan Bermoral

Pada sila kedua dalam Pancasila, maka peran penting suatu pendidikan di negara kita Indonesia ialah sebagai wujud individu serta masyarakat yang mempunyai pengendalian diri, bermoral, tanggung jawab, serta memiliki akhlak yang karimah.


  • Mencetak Generasi Muda Yang Cerdas dan Kreatif

Pendidikan mempunyai peran dalam mencerdaskan generasi muda, bukan hanya itu saja namun harus mampu mengembangkan potensi pada diri setiap individu. Tanpa adanya pendidikam maka generasi yang layu dan lemah.


  • Mengembangkan Pola Pikir Kritis dan Dinamis

Pendidikan juga tidak hanya untuk mencetak generasi muda yang ungguls aja, tetapi mengmbangkan pola pikir yang dinamis dan kritis, sehingga bisa menentukan mana yang lebih baik dan yang buruk dengan berdasarkan hati nurani dan akal.

  • Membentuk Kepribadian Yang Sehat Jasmani dan Rohani

Pendidikan juga tidak terhindar dari usaha nyata sebagai wujud individu yang memiliki keperibadian sehat, baik rohani ataupun jasmami. Dengan demikian, pendidikan mengajarkan agar individu bisa menjaga kesehatan akal dan mental. dan kesehatan hati dari sifat yang tercela.

  • Mewujudkan Individu Yang Mampu Bersosialisasi Baik Dalam Masyarakat

Pendidikan sebagai dasar utama dalam bersosialisasi, yakni manusia yang homosapien yang bermakna makhluk yang tidak dapat hidup tanpa partisipasi dan peran dari orang lainnya. Pendidikan juga memiliki peran sebagai pencipta individu yang bisa bersosialisasi baik pada masyarakat.

  • Mewujudkan Masyarakat Yang Bersatu

Dengan berdasrkan sila ke tiga pada Pancasila serta Bhenika Tunggal Ika,maka pendidikan mergerak kerah setiap individu agar saling bersatu tanpa memandang agama, jenis, suku, status sosial, keturunan dan adat.

  • Mewujudkan Individu Yang Cinta dan Peduli Dengan Lingkungan

Lingkungan merupakan hal yang juga dibutuhkan dalam kehidupan, sebab bila lingkungan bersahabat maka dapat mempengaruhi ketentraman di dalam berkomunikasi lingkungan tersebut. Untuk itu dalam setiap proses pendidikan yang selalu diajarkan kepada perserta didik untuk bisa mencintai serta peduli terhadap lingkungan disekitarnya.

  • Mewujudkan Masyarakat Yang Tentram dan Bahagia

Pendidikan juga memiliki peran sebagai pencipta suasana masyarakat yang damai, bahagia dan tentaram, dimana setiap individu di masyarakat itu saling memahami dan mengerti, saling bertoleransi, saling menghormati dan menghargai, dan saling sayang-menyayangi sesama dengan terbentuknya pondasi moral yang kuat.

  • Menyongsong Masa Depan Cemerlang Sebuah Negara

Suatu negara memiliki masa depan terletak pada generasi mudanya, mundur atau majunya suatu negara tergantung pada generasi muda. Sedangkan itu menwujudkan cita-cita untuk menjadi negara yang lebih berkembang dan lebih baik, pendidikan menjadi salah satu titik pusat dalam hal ini. Generasi muda bisa menjadi generasi yang unggul ke depannya tergantung bagaimana pendidikan akan diterapkan. Di sinilah pendidikan begitu penting untuk mempengaruhi kualitas suatu negara di masa mendatang.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Sekularisme – Ciri, Pendidikan, Masyarakat, Alasan, Perbandingan, Bahaya, Para Ahli


Pendidikan dalam perkembangan manusia

Pendidikan merupakan sistem untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dalam segala aspek kehidupan. Dalam sejarah umat manusia, hampir tidak ada kelompok manusia yang tidak menggunakan pendidikan sebagai alat pembudayaan dan peningkatan kualitasnya. Pendidikan dibutuhkan untuk menyiapkan anak manusia demi menunjang perannya di masa datang. Upaya pendidikan yang dilakukan oleh suatu bangsa memiliki hubungan yang signifikan dengan rekayasa bangsa tersebut di masa mendatang. Dengan demikian, pendidikan merupakan sarana terbaik untuk menciptakan suatu generasi baru pemuda-pemudi yang tidak akan kehilangan ikatan dengan tradisi mereka sendiri tapi juga sekaligus tidak menjadi bodoh secara intelektual atau terbelakang dalam pendidikan mereka atau tidak menyadari adanya perkembangan-perkembangan disetiap cabang pengetahuan manusia.


Pendidikan merupakan proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia yang berlangsung sepanjang hayat. Pendidikan selalu berkembang, dan selalu dihadapkan pada perubahan zaman. Untuk itu, mau tak mau pendidikan harus didisain mengikuti irama perubahan tersebut, apabila pendidikan tidak didisain mengikuti irama perubahan, maka pendidikan akan ketinggalan dengan lajunya perkembangan zaman itu sendiri.


Bagi perkembangan manusia pendidikan adalah. Pertama transformasi budaya dari generasi ke generasi, mempertahankan unsure-unsur esensi dari kebudayaan dengan membuka diri pada usur positif dari luar. Kedua Pendidikan bertanggung jawab terhadap generasi masa kini, artinya pendidikan tidak dapat pejam mata terhadap pengangguran dan harus mewujudkan kesejahteraan dalam kehidupan. Ketiga dalam tugas yang paling berat pendidikan adalah menyiapkan generasi masa depan dalam perkembangan kehidupan, yang dulu hidup dalam keadaan tradisional harus mempersiapkan generasi yang mampu menerobos kehidupan modern dan berperan aktif.