Tumbuhan Monokotil – Pengertian, Kelompok, Ciri, Struktur, Contohnya

Diposting pada

Tumbuhan Monokotil – Pengertian, Kelompok, Ciri, Struktur, Contohnya : Tumbuhan dapat dibedakan atau dibagi menjadi dua macam, yaitu tumbuh-tumbuhan berbiji keping satu atau yang disebut dengan monokotil / monocotyledonae dan tumbuhan berbiji keping dua atau yang disebut juga dengan dikotil / dicotyledonae.


tumbuhan-monokotil

Pengertian Monokotil

Tumbuhan berkeping biji tunggal (atau monokotil) adalah salah satu dari dua kelompok besar tumbuhan berbunga yang bijinya tidak membelah karena hanya memiliki satu daun lembaga. Kelompok ini diakui sebagai takson dalam berbagai sistem klasifikasi tumbuhan dan mendapat berbagai nama, seperti Monocotyledoneae, Liliopsida, dan Liliidae.


Kelompok tumbuhan ini mencakup berbagai tumbuhan paling berguna dalam kehidupan manusia. Sebagai sumber pangan, sumber energi nabati, sumber bahan baku industri, perumahan, dekorasi, pakaian, media penulisan, zat pewarna, dan sebagainya.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Induksi Elektromagnetik : Pengertian, Penerapan, dan Rumus Beserta Contoh Soalnya


Kelompok Tumbuhan Monokotil

  • Monocotyledoneae dalam sebuah sistem de Candolle dan sistem Engler.
  • Monocotyledones dalam sebuah sistem Bentham & Hooker dan sistem Wettstein.

  • Kelas Liliopsida dalam sebuah sistem Takhtajan dan sistem Cronquist.
  • Anak kelas Liliidae dalam sebuah sistem Dahlgren dan sistem Thorne (1992).
  • Klad monocots dalam sebuah sistem APG dan sistem APG II.

Ciri-Ciri Tumbuhan Monokotil

Tumbuhan monokotil mempunyai beberapa ciri-ciri antara lain yaitu sebagai berikut..

  • Berkeping biji tunggal atau satu.
  • Mempunyai berkas vaskuler (pembuluh angkut) yang terdapat di batang yang bertipe kolateral tertutup (antara xilem dengan floem tidak terdapat kambium). Letak dari xilem dan floem tersebar atau tidak teratur.

    Umunya pada batang dan akar tidak mempunyai kambium sehinga tidak bisa terjadi pertumbuhan sekunder dan tidak akan tumbuh membesar. Tapi, ada juga tumbuhan monokotil yang berkambium, seperti sisal (Agave sisalana).


  • Umumnya pada batang tidak bercabang, mempunyai rambut-rambut halus, dan ruas-ruas pada batang tampak jelas, Berakar serabut.
  • Pada ujung akar dilindungi oleh sebuah koleoriza dan ujung batang dilindungi oleh koleoptil.

  • Pada umumnya berdaun tunggal, kecuali pada kelompok kalem. Pada urat daun sejajar atau melengkung dan berpelepah daun.
  • Pada bagian bunga terdiri atas kelopok bunga, mahkota bunga, benang sari tersebut berjumlah tiga atau kelipatan tiga.

Struktur Pada Tumbuhan

Tumbuhan mempunyai beberapa struktur antara lain yaitu sebagai berikut.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Hukum Newton 1, 2, 3 : Pengertian, Bunyi, Rumus dan Contoh Soal


Struktur Anatomi Akar

Secara umum struktur anatomi akar tersusun atas jaringan epidermis, sistem jaringan dasar berupa korteks, endodermis, dan empulur; serta sistem berkas pembuluh. Pada akar sistem berkas pembuluh terdiri atas xilem dan floem yang tersusun berselang-seling. Struktur anatomi akar tumbuhan monokotil dan dikotil berbeda.


Struktur Anatomi Batang

Secara umum batang tersusun atas epidermis yang berkutikula dan kadang terdapat stomata, sistem jaringan dasar berupa korteks dan empulur, dan sistem berkas pembuluh yang terdiri atas xilem dan floem.


Xilem dan floem tersusun berbeda pada kedua kelas tumbuhan tersebut. Xilem dan floem tersusun melingkar pada tumbuhan dikotil dan tersebar pada tumbuhan monokotil.


Struktur Anatomi Daun

Daun tumbuhan tersusun atas epidermis yang berkutikula dan terdapat stomata atau trikoma. Sistem jaringan dasar pada daun monokotil dan dikotil dapat dibedakan.


Pada tumbuhan dikotil sistem jaringan dasar (mesofil) dapat dibedakan atas jaringan pagar dan bunga karang, tidak demikian halnya pada monokotil khususnya famili Gram.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Hukum Kepler 1 2 3 : Sejarah, Bunyi, Fungsi, Rumus Dan Contoh Soal Lengkap


Tumbuhan Berkeping Tunggal Monokotil (Monocotyledonae)

Monokotil disebut juga tumbuhan berkeping satu atau tunggal kerena memiliki biji yang berkecambah dengan satu daun lembaga. Tumbuhan ini memiliki beberapa ciri, yaitu berakal serabut, batang memiliki ruas-ruas, pertulangan daun sejajar, jumlah mahkoa bunga atau kelopak adalah tiga atau kelipatannya, dan batangnya tidak bercabang-cabang.


Tumbuhan monokotil memiliki beberapa famili, diantaranya : famili pisang-pisangan (Musaceae), famili rumput-rumputan (Gramineae atau Poaceae), famili nanas-nanasan (Bromeliaceae), famili anggrek-anggrekan (Orchidaceae), famili jahe-jahean (Zingiberaceae), dan famili kelapa (Palmae).


Contoh Tumbuhan Monokotil

Pada dasarnya kita dapat menjumpai contoh tumbuhan monokotil di lingkungan sekitar kita. Sebab tumbuhan yang masuk ke dalam golongan ini memang dikenal dengan tumbuhan yang mempunyai banyak manfaat bagi manusia. Salah satu contohnya tumbuhan monokotil adalah padi.


Di Indonesia sendiri, padi adalah makanan pokok sehari-hari bagi orang Indonesia. Selain padi-padian atau Graminae, contoh tumbuhan monokotil lainnya yaitu jagung, pinang-pinangan (Palmae), kelapa, pisang-pisangan (Musaceae), anggrek, bawang-bawangan (alliaceae) vanili, jahe, kunyit, dan masih banyak lagi lainnya.


Tumbuhan monokotil dikategorikan sebagai kelompok tumbuhan yang sangat bermanfaat karena hampir semuanya mempunyai peranan baik itu sebagau sumber pangan, sumber bahan baku dalam berbagai industri, dekorasi, sumber energi nabati, zat pewarna, pakaian, perumahan dan masih banyak lagi lainnya.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan :  Hukum Archimides : Pengertian, Bunyi, Dan Rumus Beserta Contoh Soalnya Lengkap


Untuk contoh tumbuhan monokotil yang lainya, beserta dengan nama latinnya, yaitu sebagai berikut:

  • Srikaya (Annona squamosa)
  • Ketimunan (Timonius sericcus)
  • Bunga Matahari (Helianthus annus)
  • Kembang sepatu (Hibiscus rosasinensis)
  • Vanili (Vannili planifolia)
  • Bawang merah (Allium ascolonicum)
  • Kelapa (Cocos nucifera)
  • Sawit (Elais Guinensis)
  • Ketimunan (Timonius sericcus)
  • Pisang (Musa paradisiaca)
  • Malaka (Phylantus emblica)