Materi Teks Tantangan

Diposting pada

Teks tantangan adalah teks yang isinya berupa sanggahan dari sebuah konflik sosial yang terjadi disertai dengan bukti dan data yang valid (benar) untuk membantah argumen yang dianggap tidak benar. Sebuah teks tantangan biasanya muncul atau diberikan oleh pihak yang dirasa tidak sesuai dengan apa yang diberitakan. Biasanya muncul di dalam debat atau dalam bentuk selebaran pengakuan.

teks-tantangan

Pengertian Teks Tantangan

Teks tantangan adalah teks yang berisi tentang informasi yang memuat bantahan terhadap suatu hal yang kontroversial dan sedang berkembang di masyarakat. Teks ini dilengkapi dengan argumen dan data-data yang dapat memperkuat bantahan tersebut. Teks tantangan biasanya ada dan menjadi penyangga dalam sebuah debat.

Struktur Teks Tantangan

Ada 3 struktur yang menciptakan teks tantangan, adapun tiga struktur yang menyusun teks tantangan, diantaranya:

  • Pengantar (Isu) atau Masalah, ini adalah bagian yang mengandung topik yang akan dibantah.
  • Argumen, ini adalah bagian yang mengandung rangkaian alasan atau bukti menggunakan tujuan mendukung bantahan.
  • Simpulan/Saran, ini merupakan bagian yang mengandung pernyataan yang menegaskan bantahan.

Ciri-Ciri Teks Tantangan

  • Menggunakan Kalimat Sanggahan.

Kalimat sanggahan adalah kalimat yang berisi kurang setuju atau kurang sependapat dalam suatu hal. Ciri-ciri kalimat sanggahan ditandai dengan pilihan kata kurang sependapat, perlu ditinjau kembali, belum selesai, kurang tepat, sebaiknya, sanggahan, disanggah, kurang setuju.

Contoh :

  1. Demi kesejahteraan masyarakat, sebaiknya Indonesia memberikan bantuan secara langsung tanpa ada halangan.
  2. Penghapusan subsidi BBM jenis bensin perlu ditinjau kembali, karena belum tentu itu menguntungkan bagi negara.
  • Menggunakan Kalimat Penolakan.

Kalimat penolakan adalah kalimat yang mengungkapkan ketidaksetujuan terhadap masalah, pembicaraan, atau kebijakan. Ciri kalimat penolakan ditandai dengan pilihan kata tidak setuju, tidak sependapat, menolak, ditolak, menentang, tantangan, membantah, bantahan. 

Contoh :

  1. Saya tidak setuju dengan kebijakan pemerintah yang tidak menghukum mati para pengedar narkoba.
  2. Saya menentang argumen yang anda katakan bahwa bangsa Indonesia bukan negara kepulauan.

 

Kaidah Kebahasaan Teks Tantangan

  • Kalimat kompleks, merupakan kalimat yang memiliki lebih dari satu struktur dan satu verba
  • Kata rujukan, merupakan kata yang menunjukan rujukan sebagai pemberi informasi
  • Kata hubung, kata yang berfungsi untuk menghubungkan kata
  • Pilihan kata, agar gagasan teks dapat disampaikan dengan baik.

Cara Menyusun Teks Tantangan

  1. Hal pertama yang dilakukan yaitu menentukan tema dan judul teks tantangan.
  2. Mencari sumber informasi yang akan dijadikan bahan pembicaraan.
  3. Menganalisis bahan dengan mengolah data atau informasi sehingga menjadi pernyataan berupa:
  4. penyusunan kalimat berupa kalimat topik pada setiap struktur teks.
  5. pengembangan kalimat topik dengan kalimat pengembang.
  6. menyusun paragraf sesuai dengan struktur.
  7. menyunting kalimat sesuai dengan unsur kebahasaan.
  8. menggabungkan paragraf menjadi teks tantangan yang padu.
  9. Hasil analisis kemudian menyusun teks dengan urutan struktur sehingga menjadi teks tantangan yang utuh.

Contoh Teks Tantangan Beserta Strukturnya

Kebijakan Mobil Murah

Kebijakan-Mobil-Murah

Pemerintah dalam waktu dekat akan mengeluarkan kebijakan pengadaan mobil murah. Mobil ini, rencananya, akan dioperasionalkan di wilayah perdesaan. Di samping murah, mobil ini dirancang ramah lingkungan. Supaya bisa berjalan dengan baik, pemerintah akan memberikan insentif pajak bagi pembeli mobil yang ramah lingkungan.

Sejumlah kalangan meminta pemerintah mencabut insentif pajak untuk mobil murah dan ramah lingkungan. Alasannya, kebijakan itu dinilai tidak tepat sasaran dan akan memperparah kemacetan lalu lintas di ibu kota.

Kritik terhadap kebijakan mobil murah dan ramah lingkungan itu disampaikan dalam bedah buku Mobil Murah dan Kemacetan Jakarta karya A.M Fatwa di MerDesa Institut,

Jakarta Pusat, Rabu, 2 April 2014. Buku itu bersumber dari seminar “Mobil Murah dan Kemacetan Jakarta serta Keseimbangan Infrastruktur dan Moda Transportasi” yang digelar pada Desember 2013.

Menurut berbagai kalangan, munculnya mobil murah dan ramah lingkungan adalah contoh kebijakan yang tidak dibahas secara komprehensif. Akhirnya, kebijakan itu dapat menimbulkan masalah.

Awalnya, usul mobil murah itu dilontarkan tim pemerintah setelah studi banding ke India. Gagasannya adalah pemerintah membuat mobil murah untuk kawasan perdesaan. Namun, kini mobil yang muncul adalah

mobil-mobil kecil yang bentuknya lebih mirip city car. “Lebih baik kebijakan mobil murah dan ramah lingkungan ini dicabut dulu,” ujar seorang pakar transportasi.

Tidak mustahil, menurut berbagai kalangan, dalam program mobil murah dan ramah lingkungan akan semakin meningkatkan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Ujung- ujungnya, beban pemerintah untuk membeli minyak dari luar negeri semakin meningkat. Hal itu akan berujung pada beban rakyat. Dengan demikian, kita perlu berhitung-hitung, apakah kebijakan ini menguntungkan rakyat atau tidak?

Sebagai gantinya, pemerintah diminta memikirkan kebijakan strategis yang lain. Pakar transportasi menyarankan bahwa pemerintah lebih baik membangun infrastruktur transportasi laut dan udara karena Indonesia merupakan negara kepulauan.

 

Strukturnya :

Pengantar, isu, masalah

Pemerintah dalam waktu dekat akan mengeluarkan kebijakan pengadaan mobil murah. Mobil ini, rencananya, akan dioperasionalkan di wilayah perdesaan, Di samping murah, mobil ini dirancang ramah lingkungan. Supaya bisa berjalan dengan baik, pemerintah akan memberikan insentif pajak bagi pembelii mobil yang ramah lingkungan.

Argumen

menentang

Menurut berbagai kalangan, munculnya mobil murah dan ramah lingkungan adalah contoh kebijakan yang tidak dibahas secara komprehensif. Akhirnya, kebijakan itu dapat menimbulkan masalah. Awalnya, usul mobil murah itu dilontarkan tim pemerintah setelah studi banding ke India. Gagasannya adalah pemerintah membuat mobil murah untuk kawasan perdesaan. Namun, kini mobil yang muncul adalah mobil-mobil kecil yang bentuknya lebih mirip city car.

Argumen

menentang

Tidak mustahil, menurut berbagai kalangan, keberadaan mobil murah dan ramah lingkungan akan semakin meningkatkan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Ujung-ujungnya, beban pemerintah untuk membeli minyak dari luar negeri semakin meningkat. Hal itu akan berujung pada beban rakyat. Dengan demikian, kita perlu berhitung-hitung, apakah kebijakan ini menguntungkan rakyat atau tidak?

Simpulan

Sebagai gantinya, pemerintah diminta memikirkan kebijakan strategis yang lain. Pakar transportasi menyarankan bahwa pemerintah lebih baik membangun infrastruktur transportasi laut dan udara karena Indonesia merupakan negara kepulauan.

 

UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER

Ujian-Nasional-Berbasis-Komputer

ISU / MASALAH :

Dewasa ini perkembangan teknologi sudah merambah ke segala bidang, tak terkecuali bidang pendidikan. Salah satu contoh nyata adalah penggunaan komputer dalam ujian nasional yang sekarang dinamakan dan dikenal sebagai UN CBT ( Ujian Nasional Computer Based Test ).Metode Ujian Nasional yang baru ini menggantikan metode lama yang menggunakan kertas atau yang biasa disebut UN PBT ( Ujian Nasional Paper Based Test ). Meskipun cara baru dalam melaksanakan ujian nasional ini digadang-gadang akan mengurangi nilai kecurangan dalam ujian dan meminimalisir kesalahan pembacaan jawaban. Namun sebenarnya UN CBT tidak sedikit menimbulkan masalah atau patutnya disebut kesalahan.

ARGUMEN MENENTANG :

Meskipun banyak yang belum “merasakan” metode UN CBT namun sudah banyak kalangan pelajar bahkan guru yang tidak setuju dengan pelaksanaannya. Mereka cenderung mengkhawatirkan terjadinya kesalahan teknis. Mereka khawatir apabila suatu saat terjadi mati listrik saat mengerjakan . Meskipun dipersiapkan cadangan listrik atau semacamnya, takutnya hal tersebut membuat panik siswa. Selain gangguan dari luar, mereka juga mengkhawatirkan bila nantinya komputernya bermasalah atau jaringan mereka bermasalah sehingga mengganggu atau bahkan merusak proses pengerjaan soal. Tentunya itu adalah hal yang sangat tidak diinginkan oleh siswa maupun guru. Banyak pihak siswa dan guru yang menyarankan ujian nasional dilaksanakan seperti biasa saja, yaitu UN menggunakan lembar jawab dan dikerjakan menggunakan pensil. Mereka beranggapan cara tersebut familiar dan tentunya lebih mudah karena mereka bertahun-tahun mengerjakan soal dengan alat tulis dan bukan menggunakan komputer.

ARGUMEN MENENTANG :

Pengalaman dari sekian banyak siswa yang pernah mengalami ujian nasional CBT menunjukkan bahwa banyaknya kesalahan teknis yang mengganggu dalam proses tes. Tidak hanya kesalahan teknis dari pihak sekolah atau siswa, bahkan kesalahan di dalam aplikasi ujian pun juga banyak yang terjadi. Hal tersebut tentunya akan membuat siswa cemas dan akhirnya siswa menjadi tidak fokus dalam mengerjakan soal. Hal tersebut seharusnya tidak boleh terjadi karena Ujian Nasional merupakan salah satu faktor penting penentu siswa tersebut diterima di sekolah tujuan atau tidak.

ARGUMEN MENENTANG :

Penerapan ujian nasional CBT di berbagai daerah yang menggunakan sistem bergilir dirasa kurang tepat. Ujian nasional bergilir sangat berisiko terjadi kecurangan, meskipun sudah dibuat ujian nasional dengan berbagai paket. Tak bisa disangkal dengan sistem bergilir tersebut menambah peluang kecurangan bagi sekelompok siswa yang melakukan kerja sama saling membocorkan soal. Biang dari permasalahan tersebut adalah kurangnya fasilitas sekolah yang memadai, dan bisa ditangkap dengan mudah bahwa penyebab fasilitas sekolah yang kurang memadai adalah kurangnya dana bantuan dari pemerintah. Jadi dapat disimpulkan bahwa ujian nasional CBT di Indonesia ini belum dipersiapkan secara matang. Pelaksanaan UN CBT terkesan seperti uji coba, padahal ujian nasional merupakan peristiwa yang sangat penting.

ARGUMEN MENENTANG :

Beberapa pernyataan yang dapat mendukung argumen bahwa ujian nasional CBT di Indonesiaini belum dipersiapkan secara matang antara lain, penerapan ujian nasional CBT di Indonesiatidak dilaksanakan secara merata di semua sekolah, melainkan hanya sekolah tertentu yang ditunjuk saja. Alasannya pun sama, banyak sekali sekolah yang tidak memiliki fasilitas yang memadai dan penyebabnya mudah ditebak, yaitu sekolah kekurangan dana untuk mewujudkannya. Selain alasan tersebut, uji coba-uji coba atau try out yang disediakan pemerintah untuk sekolah yang melaksanakan UN CBT dirasa kurang. Uji coba yang dilakukan kebanyakan adalah uji coba UN PBT dan sementara UN CBT mungkin hanya dilaksanakan satu kali atau dua kali saja. Sedangkan pembiasaan menggunakan komputer saat uji coba sangat penting dilakukan. Mengingat tidak sedikit pelajar yang “gagap teknologi”. Bahkan tidak sedikit pula pelajar yang “bisa” dalam teknologi namun tetap saja tidak terbiasa atau bahkan minder. Jika kurang pembiasaan, maka akibatnya tidak sepele. Konsentrasi siswa bisa terganggu karena “teknologi” tersebut dan tentunya juga berakibat pada pengerjaan siswa.

SIMPULAN :

Ujian Nasional CBT ternyata banyak mendapat pendapat tidak baik dari siswa maupun guru. Banyak sekali alasan penolakan atau penentangan dari pelaksanaan Ujian Nasional CBT, mulai dari sisi kenyamanan, hingga sisi kecurangan. Sebenarnya akar dari semua argumen tersebut adalah pemerintah belum mempersiapkan secara matang tentang pelaksanaan UN CBT kepada para siswa. Jadi alangkah bijaknya apabila pemerintah menyiapkan secara matang terlebih dahulu sarana dan prasana penunjang pelaksanaan UN CBT tersebut sehingga dapat diterima dengan baik oleh para siswa maupun guru.

 

Sekian penjelasan tentang Struktur, Ciri Bahasa, dan Contoh Teks Tantangan. Semoga bermanfaat sahabat Guru Pendidikan 🙂

 

Baca Juga :