Materi Teks Berita

Diposting pada

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, berita mempunyai arti, “segala sesuatu yang diberitakan” Berdasarkan cara penyampaian berita dibagi menjadi berita yang disampaikan secara lisan dan berita yang disampaian secara tertulis (tulisan). Berita diartikan sebagai cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat berisi kabar atau pengumuman / pemberitahuan.

teks-berita
Materi Teks Berita

Pengertian Teks Berita

Teks Berita adalah teks yang melaporkan kejadian, peristiwa atau infomasi mengenai sesuatu yang telah atau sedang terjadi. Penyampaian berita ini bisa dilakukan secara lisan yang sering kita dengar dan lihat di televisi, dan secara tulisan yang dapat kit abaca di media cetak. Dengan membaca atau mendengarkan teks berita, kita dapat memperoleh berbagai informasi mengenai suatu hal. Bertambahnya informasi berarti bertambah pula wawasan kita, sehingga kita dapat berfikir secara menyeluruh, efektif, kreatif dan kritis terhadap suatu masalah yang terjadi di sekitar kita.

Pengertian Berita Menurut Para Ahli

  • Menurut Mickhel V. Charniey (Romli, 2009:5)

mengemukakan bahwa “berita adalah laporan tercepat dari suatu peristiwa atau kejadian yang faktual, penting, dan menarik bagi sebagian pembaca, serta menyangkut kepentingan mereka”. Willard C. Bleyer ( Romli, 2009:35) berita adalah sesuatau yang terkini (baru) yang di pilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar sehingga menarik minat bagi pembaca.

  • Wiliam S maulsby ( Romli, 2009:35)

berita adalah suatu penuturan secara benar dan tidak memihak dari fakta yang punya arti penting arti penting dan baru terjadi, yang dapat menarik perhatian pembaca surat kabar yang memuat hal tersebut. Sedangkan Eric C Hepwood ( Romli, 2009:35) mengemukakan bahwa berita adalah laporan pertama dari kejadia penting dan dapat menarik perhatian umum.

Dari pengertian di atas, ada empat unsur yang harus dipenuhi oleh sebuah peristiwa, sehingga layak menjadi sebuah berita. Unsur-unsur tersebut adalah:

Unsur-unsur Berita (5W + 1H)

Dalam proses pembelajaran memahami sebuah berita tentunya kita harus memahami unsur-unsur yang terdapat dalam sebuah berita. Adapun unsur-unsur berita terdiri atas what (apa), who (siapa),where (dimana), when (kapan), why (mengapa), dan how (bagaimana). Berikut penjelasan yang lebih lengkap dari unsur-unsur menurut Inung Cahya S. (2012:17) yaitu :

  • 1)   What

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur what, yaitu berisi pernyataan yang dapat menjawab pertanyaan apa.

  • 2)   Who

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur who, yaitu disertai keterangan tentang orang-orang yang terlibat dalam peristiwa.

  • 3)   When

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur when, yaitu menyebutkan waktu  kejadian peristiwa.

  • 4)   Where

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur where, yaitu berisi deskripsi lengkap tentang tempat kejadian.

  • 5)   Why

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur why, yaitu disertai alasan atau latar belakang terjadinya peristiwa.

  • 6)    How

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur how, yaitu dapat dijelaskan proses kejadian suatu peristiwa dan akibat yang ditimbulkan.

Unsur-unsur Dalam Pembuatan Berita

  1. Unsur aktual

Mengandung unsur terkini, terbaru, terhangat, baru saja atau sedang  terjadi. Pengertian terbaru, bisa merupakan fakta terbaru yang ditemukan dari suatu peristiwa lama, atau peristiwa yang baru saja terjadi.

  1. Unsur Faktual

Dalam unsur faktual, kejadian benar-benar merupakan suatu kenyataan, bukan suatu rekayasa, khayalan atau karangan. Fakta dalam sebuah berita muncul dan diperoleh dari sebuah kejadian nyata, pendapat ataupun pernyataan.

  1. Unsur Penting

Ada dua hal dalam berita dinilai penting. Pertama tokoh yang terlibat dalam pemberitaan adalah tokoh penting atau memiliki kapasitas yang telah diakui oleh masyarakat.

Kedua, materi berita menyangkut kepentingan orang banyak dan mempengaruhi kondisi masyarakat.

  1. Unsur Menarik

Menimbulkan rasa ingin tahu, dan ketertarikan dari masyarakat untuk menyimak isi berita tersebut. Peristiwa yang menarik dan diminati oleh masyarakat biasanya bersifat menghibur, aneh, memiliki unsur kedekatan, mengandung nilai kemanusiaan, mengandung unsur seks, kriminalitas dan konflik.

Struktur Teks Berita

Ada beberapa struktur yang membangun teks berita. Stuktur teks tersebut merupakan struktur yang membangun teks sehingga menjadi satu kesatuan teks yang utuh. Struktur teks berita terdiri dari :

  • Orientasi Berita

Orientasi berita berisi mengenai pembuka dari suatu peristiwa yang diberitakan. Biasanya terdapat penjelasan singkat mengenai berita tersebut.

  • Peristiwa

Peristiwa berisi mengenai jalannya kejadian dari awal sampai akhir yang didasari pada peristiwa yang terjadi dan dijelaskan berdasarkan fakta dari lapangan.

  • Sumber Berita

Berisi mengenai sumber didapatnya berita tersebut. Biasanya berita yang ditambahkan sumber dituliskan pada media cetak seperti koran, tapi tidak jarang media elektronik juga menyertakan sumber berita terutama di Internet

Pola Penulisan Berita (Piramida Terbalik)

Piramida terbalik adalah salah satu konsep, formula atau struktur penulisan berita atau sebuah acuan baku yang sering digunakan oleh para wartawan untuk menyusun sebuah teks berita.  Penggunaan metode piramida terbalik berkaitan dengan space atau ruang dalam halaman yang disediakan untuk memuat berita. Ketika berita itu terlalu panjang dan tidak cukup untuk dimuat di halaman yang disediakan, maka editor bisa membuang bagian berita itu mulai dari paling bawah atau derajat informasi pentingnya yang paling rendah yang biasanya diletakan di bagian bawah atau akhir berita.

Struktur teks berita piramida terbalik bisa dilihat pada gambar di bawah ini :

Piramida-Terbalik

  1. Lead / Prioritas Utama Penting

Bagian paling ata adalah Lead atau kepala berita merupakan puncaknya. Pada urutan paling puncak yang menempati derajat prioritas utama pentingnya informasi ini, wartawan harus menuliskan informasi utama. Setidaknya, pada bagian ini wartawan harus menjawab sebagian besar unsur 5 W + 1 H. Kenapa begitu? Jika pemotongan berita yang dilakukan editor karena keterbatasan halaman, berita ini masih memiliki arti dan layak sebagai sebuah berita.

  1. Neck / Sangat Penting

Bagian kedua dari atas adalah Neck atau leher berita bagian ini adalah urutan yang sangat penting. Bagian ini disebut neck atau leher karena umumnya merupakan peralihan alur atau penyambung alur ide berita yang ada pada bagian lead atau kepala berita untuk dilanjutkan pada gagasan-gagasan yang tertuang pada bagian berikutnya yang menempati derajat prioritas lebih rendah.

  1. Body / Penting

Berikutnya adalah bagian body, umumnya merupakan penjabaran dari gagasan berita yang termaktub dalam lead dan neck. Penjabaran itu bisa merupakan jawaban why (mengapa) dan how).

  1. Body Lanjutan / Kurang Penting

dan yang terakhir adalah bagian body lanjutan, bagian ini mencantumkan berbagai data yang tidak terlalu penting ditempatkan. Misalnya daftar nama orang-orang yang mengalami kecelakaan atau hal-hal lain yang jika dihilangkan oleh editor tidak terlalu berpengaruh terhadap substansi atau pokok bahasan berita tersebut.

Perbedaan Teks Berita dan Teks Non Berita

Teks berita dari susunan dan strukturnya sangat berbeda dengan teks non berita, untuk mengetahui lebih jelas mengenai perbedaan teks berita dan teks non-berita adalah sebagai berikut:

Teks Berita 

  • Faktual dan aktual
  • Dibuat oleh wartawan
  • Susunan piramida terbalik (menjelaskan hal pokok di awal)
  • Bahasa komunikatif
  • Tidak mencantumkan opini pribadi

Teks Non-Berita

  • Faktual
  • Dibuat oleh ahli dalam bidangnya
  • Induktif (hal pokok di akhir)
  • Bahasa sesuai jenis teks
  • Mencantumkan opini pribadi

Kaidah Kebahasaan Teks Berita

Sedangkan kaidah kebahasaan yang digunakan dalam teks berita adalah sebagai berikut :

  1. Verba transitif 

Verba transitif merupakan verba yang dapat diubah ke bentuk pasif.

Contoh : Pejabat Kementerian Luar Negeri Tiongkok menuduh kapal-kapal asal Vietnam telah lebih dari 1.400 kali menabrak kapal-kapal Tiongkok di dekat lokasi anjungan pengeboran minyak yang kontroversial di Laut Tiongkok Selatan.

  1. Verba pewarta

Verba pewarta adalah verba yang mengindikasikan suatu percakapan.

Contoh : Dalam tayangan televisi di Iran, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa pertemuan di Geneva, Swiss, itu juga membahas sanksi yang telah merusak ekonomi negara yang sangat bergantung pada minyak tersebut.

  1. Adverbia atau kata keterangan

Adveria adalah kelas kata yang memberikan keterangan kepada kata lain.

  1. Konjungsi temporal

Konjungsi temporal adalah kata hubung yang berhubungan dengan waktu.

Contoh : kemudian, setelah, akhirnya.

  1. Kalimat langsung

Kalimat langsung adalah sebuah kalimat yang merupakan hasil kutipan langsung dari pembicaraan seseorang yang sama persis seperti apa yang dikatakannya.

  1. Kalimat tidak langsung

Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang melaporkan atau memberitahukan perkataan orang lain dalam bentuk kalimat berita.

  1. Bahasa yang digunakan

  • Baku dan sederhana
  • Menarik
  • Singkat, padat dan lugas
  • Komunikatif
  • Netral atau objektif

 

PEDOMAN PENULISAN BERITA

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyusun Pedoman Penulisan Berita yang isinya antara lain sebagai berikut.

  • (1)   Teras berita ditempatkan di paragraf pertama dan harus mencerminkan pokok terpenting berita.
  • (2)   Teras berita tidak lebih dari 45 kata dan sebaiknya tidak lebih dari 3 kalimat.
  • (3)   Hal-hal yang tidak begitu mendesak hendaknya dimuat dalam tubuh berita.
  • (4)   Unsur why dan how diperjelas dalam tubuh berita, tidak dalam teras berita.

Berdasarkan pedoman yang sudah disepakati oleh PWI tersebut, dapat disimpulkan bahwa unsurwhat, where, when, dan who itu wajib ditulis dalam teras berita, tidak boleh dalam tubuh berita. Unsur why dan how yang dirasa sangat penting, menarik, dan berkaitan erat dengan pokok berita ditulis dalam teras berita, sedangkan unsur why dan how yang tidak terlalu penting harus diuraikan dalam tubuh berita.

Ketika membuat teras berita, seorang jurnalis bebas menentukan pola penyajiannya, bisa berupawhat-where-when-whowho-what-why-where-whenhow-who-what-where-when, dan lainsebagainya. Pola penyajian teras berita tidak harus selalu diawali oleh salah satu unsur 5W1H, boleh juga diawali oleh pertanyaan (question), komentar (comment), kutipan perkataan tokoh (quotation), jeritan (exclamation), dan lain-lain.

Berdasarkan unsur yang mengawalinya, teras berita terbagi menjadi bermacam-macam, antara lain:

  • (1) what lead, yaitu teras berita diawali unsur apa;
  • (2) who lead, yaitu teras berita diawali unsur siapa;
  • (3) when lead, yaitu teras berita diawali unsur kapan;
  • (4) where lead, yaitu teras berita diawali unsur di mana;
  • (5) why lead, yaitu teras berita diawali unsur mengapa;
  • (6) how lead, yaitu teras berita diawali unsur bagaimana;
  • (7) quotation lead, yaitu teras berita diawali perkataan seseorang;
  • (8) question lead, yaitu teras berita diawali pertanyaan;
  • (9) comment lead, yaitu teras berita diawali komentar; dan lain-lain.

Adapun pola kelanjutannya bisa bermacam-macam, tergantung pada jurnalisnya. What lead, misalnya, bisa berpola what-where-when-whywhat-when-where-howwhat-when-where-why, dan lain-lain. Who lead bisa berpola who-what-where-when-why,  who-what-how-where-when, dan lain-lain.

Karena ada tiga macam unsur whowho lead (teras berita siapa) terbagi menjadi tiga macam pula, yaitu: (1) who lead individual, yaitu teras berita diawali dengan unsur who (siapa) yang berupa satu orang; (2) who lead plural, yaitu teras berita diawali dengan unsur who (siapa) yang

Ciri Ciri Teks Berita

Teks berita mempunyai ciri yang membedakannya dengan jenis teks yang lain, setidaknya ada 7 ciri – ciri teks berita yaitu:

  • Menarik

Teks berita disajikan dengan judul yang menarik perhatian, sehingga orang akan tertarik untuk membaca teks berita tersebut. Judul berita harus mewakili seluruh isi berita.

  • Terkini (aktual)

Suatu teks berita harus merupakan peristiwa yang masih hangat atau baru, sehingga masih ramai menjadi dibicarakan oleh orang.

  • Dapat dipercaya (faktual)

Teks berita harus berisi fakta atau peristiwa nyata. Bila kejadian yang disampaikan bukan fakta, maka kejadian tersebut tidak dapat disebut sebagai berita.

  • Diterima oleh masyarakat

Teks berita harus seimbang atau berimbang, maksudnya teks tersebut tidak memihak siapapun. Sehingga berita tersebut dapat diterima oleh masyarakat luas.

  • Jelas

Teks berita disampaikan secara jelas dan mendetail sehingga pembaca berita mendapat informasi yang menyeluruh, tidak setengah – setengah.

  • Kalimatnya sederhana

Kalimat dalam teks berita harus sederhana, tidak banyak basa-basi. Karena tujuan teks berita adalah untuk menyampaikan informasi atau fakta bukan karangan fiksi.

  • Segera disampaikan

Berita disampaikan dengan segera, tidak menunggu waktu lama. Tentu saja setelah kebenaran dari berita tersebut sudah dipastikan. Karena jika tidak, berita akan basi dan kurang mendapat perhatian masyarakat.

 

Jenis Jenis Berita

Berikut adalah jenis berita, Sumadiria (2008 : 69-71) “ada tiga jenis berita dalam ativitas jurnalistik, yang terdiri atas berita elementary, berita intermediate dan berita advance.”

  • 1)   Berita Elementary

  1. a)   Straight news report adalah laporan langsung mengenai suatu peritiwa. Misalnya, sebuah pidato biasanya merupakan berita-berita langsung yang hanya menyjikan apa yang terjadi dalam waktu singkat.
  2. b)  Depth news report. Reporter (wartawan) menghimpun informasi dengan fakta-fakta mengenai peristiwa itu sendiri sebagai informasi tambahan untuk peristiwa tersebut. Dalam sebuah pidato pemilihan calon presiden, reporter akan memasukkan pidato itu sendiri dan dibandingkan dengan pernyataan-pernyataan yang telah dikeluarkan oleh calon presiden tersebut beberapa waktu lalu.
  3. c)   Comprehensive newsmerupakan laporan tentang fakta yang bersifat menyeluruh ditinjau dari berbagai aspek.
  • 2)   Berita Intermediate

  1. a)   Interpretative report lebih dari sekedar  straight news dan Depth news. Berita Interpretativebiasanya memfokuskan sebuah isu, masalah, atau peristiwa-peristiwa kontroversial. Namun demikian, fokus laporan beritanya masih berbicara mengenai fakta yang terbukti bukan opini.
  2. b)  Feature story. Penulis mencari fakta untuk menarik perhatian pembacanya. Penulis featuremenyajikan suatu pengalaman pembaca yang lebih bergantung pada gaya penulisan dan humor daripada pentingnya informasi yang disajikan.
  • 3)   Berita Advence

  1. a)   Depth reporting adalah pelaporan jurnalistik yang bersifat mendalam, tajam, lengkap dan utuh tentang suatu peristiwa fenomenal atau aktual.
  2. b)  Investigative reporting berisikan hal-hal yang tidak jauh berbeda dengan laporan interpretatif. Berita jenis ini biasanya memusatkan pada sejumlah masalah dan kontroversi. Namun demikian, dalam laporan investigatif, para wartawan melakukan penyelidikan untuk memperoleh fakta yang tersembunyi demi tujuan. Pelaksanaannya sering ilegal atau tidak etis.
  3. c)   Editorial writing adalah penyajian fakta dan opini yang menafsirkan berita-berita yang penting dan memengaruhi pendapat umum.

Contoh Teks Berita dan Strukturnya

            Sepuluh hari menjelang Lebaran, Sabtu (15/11), Pelabuhan Penyebrangan Merak mulai dipadati truk-truk. Truk-truk tersebut mengangkut barang nonsembilan bahan pokok (non sembako)

Tingginya arus truk dalam dua hari terakhir berkaitan dengan adanya larangan melintas bagi truk nonsembilan bahan pokok (non sembako) pada tangggal 21-25 Novembar. Larangan tersebut berlaku bagi truk bersumbu lebih dari dua. Truk gandengan, truk tempelan, dan truk container.

Penumpukan truk bersumbu dua tersebut seperti di Pelabuhan Merak menyebabkan antrean truk sekitar 100 meter dari pintu masuk kapal. Antrean tersebut masih dalam batas normal. Antrean belum membludak ke luar area parkir pelabuhan. Akan akibat penumpukan truk itu, beberapa sopir truk mengaku harus menunggu sekitar dua hingga empat hari untuk bisa masuk kapal.

(Sumber:Kompas dengan beberapa penyesuaian)

Perhatikan kembali teks tentang peristiwa menjelang Lebaran. Teks tersebut ternyata memiliki unsur-unsur sebagai berikut.

PertanyaanUnsur-Unsur Berita
1.      Peristiwa apa (what) yang terjadi?Padatnya Pelabuhan Merak
2.      Siapa (who) yang mengalami peristiwa itu?Truk-truk pengangkut barang nonsembako
3.      Di mana (where) peristiwa itu terjadi?Di Pelabuhan Penyebrangan Merak
4.      Kapan (when) peristiwa itu terjadi?Sepuluh hari menjelang Lebaran, Sabtu, (15/11)
5.      Mengapa (why) peristiwa itu terjadi?Adanya larangan melintas bagi truk nonsembako pada 21-25 November
6.      Bagaimana (how) proses terjadinya peristiwa?Proses tersebut menyebabkan antrean truk di pintu masuk kapal.

Fakta dan Opini dalam teks berita

Pengertian fakta dan opini

Fakta dalam teks berita adalah sesuatu hal yang telah terbukti kebenarannya, fakta berisi sesuatu yang benar-benar ada dan pernyataan dari sebuah fakta biasanya sulit untuk disanggah oleh siapapun.

Sumber kalimat fakta yaitu,

  • 1) Fakta diperoleh dari peristiwa nyata.
  • 2) Fakta yang diperoleh dari hasil riset.
  • 3) Fakta yang diperoleh dari pendapat seseorang berdasarkan suatu peristiwa pengamatan.

Sedangkan Opini dalam teks berita adalah suatu pernyataan yang belum tentu kebenarannya. Opini umumnya didasarkan pada pendapat atau gagasan seseorang dalam merespon suatu kejadian atau masalah. Kebenaran dalam kalimat opini bersifat pribadi. Dalam beropini pendapat antara satu orang dengan lainnya mungkin berbeda. Entah itu sudut pandang yang dipakai ataupun hal lainnya

Perbedaan fakta dan opini

FaktaOpini
·      Kebenarannya dapat dibuktikan

·      Bersifat objektif

·      Pernyataan bersumber dari peristiwa nyata, riset ataupun pengamatan

·      Bersifat pasti

·      Data akurat

·      Umumnya pendapat setiap orang sama

·      Kebenarnnya belum dapat dibuktikan

·      Bersifat subjektif

·      Penyataan bersumber dari saran, gagasan atau pendapat pribadi

·      Mengira-ngira

·      Dara kurang akurat

·      Pendapat setiap orang berbeda-beda

Contoh Teks Berita yang menggunakan 5W + 1H

Temukan Pelanggaran, KPU Poso Gelar Pemilihan Ulang

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menggelar pemilihan ulang pada Sabtu, (12/12/2015), menyusul temuan pelanggaran saat tanggal 9 Desember lalu.

Sebanyak 549 pemilih di TPS 3 di salah satu kelurahan di Kecamatan Poso Kota Utara memilih ulang.

Panwaslu Kabupaten Poso mengatakan pemilihan ulang diputuskan setelah ada pelanggaran oleh salah seorang pemilih yang menerima lebih dari 1 surat suara

Dalam pemilihan ulang penyelenggara juga mengganti ketua dan seluruh anggota KPPS. Pelaksanaan pemilihan ulang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Poso yang di ikuti 4 pasangan berjalan dengan lancar dengan penjagaan dari aparat kepolisian.

Contoh Teks Berita Tentang Kecelakaan

Tabrakan Beruntun Terjadi di Bundaran HI

Jakarta, Tabrakan beruntun terjadi di Bundaran Hotel Indonesia yang mengarah ke jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa malam (6/9). Empat mobil terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kejadian naas ini dituturkan oleh Amalia, warga yang melintas di jalur tersebut pada pukul 19.23 WIB. Menurut Amalia, empat mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut mengalami kerusakan parah. Bahkan ban salah satu mobil sampai terlepas.

“Terjadi tabrakan beruntun di Bundaran HI arah Sudirman. 4 mobil rusak parah, 1 mobil sampai lepas ban.” Tulis Amelia dalam akun Twitter-nya, Selasa (6/9/2016)

Kecelakaan ini sudah mendapat penanganan darurat dari kepolisian Metro Jaya. Namun, belum ada kepastian mengenai korban jiwa, identitas mobil maupun kerugian materi yang dialami.

Contoh Teks Berita Tentang Pendidikan

Soal Bocor, UN Diulang???

[Terkini News] Jakarta – Bocornya soal ujian nasional untuk tingkat SMP yang dilaksanakan pada Rabu, 23 April 2015 merupakan berita besar untuk pelaksanaan ujian tahun ini. Menteri Pendidikan, Anies Baswedan menuturkan bahwa pelaku yang membocorkan soal ujian telah diselidiki. Ia menjelaskan bahwa pelaku pembocoran akan diproses hukum sesuai pasal yang berlaku.

Dari hasil verifikasi yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan (PUSPENDIK) Balitbang Kemendikbud, ditemukan sebanyak 30 buklet soal dari 11.730 yang diunggah ke internet secara ilegal. Setelah mendapatkan laporan tersebut, Menteri Pendidikan segera berkoordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informasi untuk memblokir tautan di Google yang berisi konten ilegal tersebut. Koordinasi pun dilakukan dengan pihak Google dalam upaya pemblokiran konten tersebut.

Diduga kebocoran soal UN ini melibatkan oknum dari pihak percetakan negara RI yang merupakan tempat yang ditunjuk untuk mencetak semua soal-soal ujian nasional. Penggeledahan pun dilakukan secara internal oleh pihak percetakan untuk mengetahui dalang dibalik peristiwa ini.

Bocornya soal UN ini masih menjadi pertimbangan Menteri pendidikan untuk mengadakan ujian ulang atau tidak. Namun kemungkinan besar ialah ujian tidak akan diulang, hal ini berdasarkan pertimbangan menyangkut biaya pembuatan soal yang cukup besar.

Contoh Berita Singkat Bencana Alam

Gempa Jepang tewaskan 500 Warga

[Terkini News] Kyoto – Gempa dengan kekuatan 8,1 skala ritcher yang melanda negara matahari terbit pada 23 Mei 2014 telah menewaskan 500 warga. Menurut informasi setempat, data ini belum sepenuhnya valid. Hal ini karena Tim Penanggulangan Bencana Alam setempat kian gencar mencari korban-korban yang mungkin masih tertimpa puing-puing bangunan yang runtuh.

Kerugian yang dirasakan oleh pemerintah Jepang meliputi kerusakan bangunan-bangunan penting. Kerugian ini diperkirakan mencapai senilai Rp3 milyar. Gempa yang terjadi ini merupakan bukan kali pertama bencana yang melanda negara matahari terbit. Sebelumnya Jepang pernah dilanda tsunami yang menewaskan ribuan warga Jepang dan menghancurkan bangunan-bangunan penting.

Kini para warga yang selamat mengungsikan diri ke bangunan-bangunan umum yang selamat, diantaranya Masjid Kyoto, Jepang. Pemerintah setempat kian gencar mencari korban yang belum ditemukan dan membersihkan sisa-sisa bangunan yang runtuh

itulah tadi artikel saya mengenai struktur teks berita semoga apa yang saya bagikan ini dapat bermanfaat bagi anda yang membutuhkan, dan bagi anda yang memiliki pertanyaan atau kurang jelas mengenai tulisan diatas anda bisa sampaikan langsung pada kolom komentar.

 

CONTOH TERAS BERITA dan ANALISISNYA

1.Kebakaran terjadi di pasar Klojen pada Sabtu malam, 1 Mei 2010. Menurut kesaksian warga, beberapa orang tak dikenal sengaja melakukan sabotase listrik. ð Analisis: teras berita ini berjenis what lead yang disajikan dengan pola apa-di mana-kapan-mengapa. Buktinya:

(1) Apa peristiwanya? Kebakaran.

(2) Di mana kejadiannya? Di pasar Klojen.

(3) Kapan kejadiannya? Sabtu malam, 1 Mei 2010.

(4) Mengapa hal itu terjadi? Karena beberapa orang tak dikenal sengaja melakukan sabotase listrik.

2.Julia Perez menegaskan, dirinya akan terus maju dalam pilkada Bupati Pacitan meskipunterjadi kontroversi di tengah masyarakat. Hal itu dikatakan di rumahnya pada Minggu, 25 April 2010. ð Analisis: teras berita ini berjenis who lead individual yang disajikan dengan pola siapa-apa-di mana-kapan. Buktinya:

(1) Siapa yang diberitakan? Julia Perez.

(2) Apa yang dilaporkan? Perkataan Julia Perez yang menyatakan bahwa Julia Perez akan terus maju dalam pilkada.

(3) Di mana hal itu diungkapkan? Di rumah Julia Perez.

(4) Kapan hal itu diungkapkan? Minggu, 25 April 2010.

3.Arema Indonesia kalah 1 : 4 melawan Persipura pada Sabtu, 24 April 2010, di Jayapura. Kekalahan Arema itu menjadikan poin Persipura bertambah 3 angka sehingga totalnya sekarang 56, namun hal itu masih belum mampu menggeser posisi Arema Indonesia dari puncak klasemen karena poin Arema sudah mencapai 60. ð Analisis: teras berita ini berjeniswho lead institution yang disajikan dengan pola siapa-apa-di mana-kapan-bagaimana. Buktinya:

(1) Siapa yang diberitakan? Arema Indonesia.

(2) Peristiwa apa yang diberitakan? Kekalahan Arema 1 : 4 ketika melawan Persipura.

(3) Di mana kejadiannya? Di Jayapura.

(4) Kapan terjadinya? Sabtu, 24 April 2010.

(5) Bagaimana akibatnya? Poin Persipura bertambah 3 sehingga menjadi 56, namun Arema Indonesia masih menduduki puncak klasemen karena poin sebelumnya sudah mencapai 60.

4.Dua orang pelaku curanmor  dihajar, dimutilasi, dan dibakar oleh massa. “Biar tidak terjadi lagi, Mas. Di sini sangat sering terjadi curanmor. Polisi tidak pernah bisa menangkap mereka. Sekarang warga sudah marah sekali, Mas,” ujar salah seorang anggota massa. ð Analisis: teras berita ini berjenis who lead plural yang disajikan dengan pola siapa-apa-mengapa. Buktinya:

(1) Siapa yang diberitakan? Dua orang pelaku curanmor (pencurian motor).

(2) Apa peristiwanya? Dua pelaku curanmor dihajar, dimutilasi, dan dibakar oleh massa.

(3) Mengapa hal itu sampai terjadi? Karena polisi tidak bisa menangkap mereka dan warga sudah marah sekali. Warga ingin curanmor tidak terjadi lagi di daerahnya.

5.Sungguh malang nasib TKW kita. Sutinah (26) pulang dengan luka di sekujur tubuhnya akibat disiksa majikannya di Arab Saudi. Sutinah bisa pulang setelah berhasil menelepon kedubes RI secara sembunyi-sembunyi dan melaporkan kejadian yang menimpanya. Salah seorang staf kedubes menjemputnya dan mengantarnya pulang ke Indonesia dengan pesawat. ð Analisis: teras berita ini berjenis comment lead yang disajikan dengan pola komentar-siapa-apa-mengapa-bagaimana. Buktinya:

(1) Komentar penulis berita: Sungguh malang nasib TKW kita.

(2) Siapa yang diberitakan? Sutinah.

(3) Apa peristiwanya? Seorang TKW pulang dengan luka di sekujur tubuhnya.

(4) Mengapa peristiwa itu terjadi? Ia disiksa majikannya ketika bekerja di Arab Saudi.

(5) Bagaimana proses kepulangannya? Dengan sembunyi-sembunyi ia menelepon kedubes RI dan melaporkan kejadian yang menimpanya. Setelah itu, ia dijemput dan diantar pulang ke Indonesia dengan pesawat.

Contoh Teks Berita Kompas

Sebulan Berlalu, Air Masih Menggenangi Beberapa Lokasi di Manado

    Banjir bandang yang menerjang Manado telah berlalu hampir sebulan. Namun tumpukan sampah dan lumpur masih saja terlihat di beberapa wilayah. Bahkan di beberapa ruas jalan dan lorong, air sisa banjir masih terlihat tergenang.

    Seperti yang terpantau Kompas.com, Senin (10/2/2014), air setinggi 20 sentimeter terlihat di ruas jalan Persimpangan Plaza dan depan Makmur, Kecamatan Wenang.

    Salah satu warga, Yudi yang terlihat masih berusaha membersihkan lumpur dari rumah miliknya, mengaku kesal dengan kondisi tersebut.

    Menurutnya, pemerintah kota Manado tidak mencari solusi yang tepat untuk mengatasi hal itu. “Air di sini tidak mau surut, tetap tergenang. Kalau hujan datang, air langsung masuk di dalam rumah, karena selokan tersumbat,” ujar Yudi.

Menurut dia, percuma saja mereka membersihkan rumah mereka, karena air bercampur lumpur di jalan masih ada. Selain di persimpangan Plaza, air dan lumpur juga masih terlihat di lorong samping Klenteng Kwang Kong, Kampung Cina.

    Di lorong tersebut beberapa rumah warga keturunan Tionghoa terlihat masih dipenuhi lumpur. Sampah dan lumpur yang telah lama terendap menimbulkan bau yang tidak sedap. Tak ayal, warga yang melintas di kawasan ramai tersebut harus menutup hidung mereka.

    Sampah juga masih terlihat di simpang tiga Terminal Paal Dua, samping SPBU Paal 2, Tanjung Baru, Ketang Baru, lorong Lililoyor, Dendengan Dalam, Tikala dan beberapa lokasi lainnya. Banyaknya sampah yang ditinggalkan banjir bandang yang terjadi pada 15 Januari 2014 lalu memang membuat pemerintah kewalahan. Walau ribuan relawan setiap hari turun membantu membersihkan dan mengangkat sampah, tetap saja masih banyak sampah yang belum terangkat.

    Diperkirakan sampah yang ditinggalkan banjir bandang tersebut mencapai 100.000 kubik. Sementara Tempat Pembuangan Sampah di Sumompo sudah melebihi kapasitas tampung.

Sumber : Kompas (Senin, 10 Februari 2014)

 

Teknik Membacakan Berita

Teks berita harus didukung oleh penyampaian atau cara membacakan berita yang dapat mendukung unsur-unsur daya tarik berita tersebut, Teknik membacakan berita adalah sebagai berikut:

  1. Lafal

Lafal adalah suatu cara seseorang atau sekelompok orang dalam mengucapkan bunyi bahasa. Bunyi bahasa Indonesia meliputi Vokal, konsonan, diftone, gabungan konsonan.

  1. Tekanan/Nada

Tekanan atau nada adalah tinggi rendahnya pengucapan suatu kata. Dalam hal ini nada berfungsi

untuk member tekanan khusus pada kata-kata tertentu

  1. Intonasi

Intonasi adalah naik turunnya lagu kalimat. Intonasi berfungsi sebagai pembentuk makna kalimat

  1. Jeda

  • Jeda adalah perhentian lagu kalimat. Jeda terbagi ke dalam 3 jenis yaitu :
  • Jeda panjang ( . ) titik
  • Jeda sedang ( , ) koma
  • Jeda pendek ( _ ) spasi
  1. Volume

Volume suara adalah takaran perlahan atau kerasnya suara yang dikeluarkan 6. Tempo Tempo adalah lambat atau cepatnya pembacaan sebuah berita.

Contoh Soal Teks Berita dan Jawabannya

S O A L 

  1. Kalimat yang digunakan dalam teks berita adalah . . .
  2. Efektif  c. Berlebihan
  3. Ambigu d. konotatif

Jawaban   : A

  1. Hal yang penting dalam membacakan naskah berita adalah . . .
  2. iklan  c.Teman membaca
  3. Busana  d. Susunan naskah berita

Jawaban   : D

  1. Bacalah kutipan berita berikut kemudian kerjakan soal nomor 3 dan 4!
Teks berita I

Sekitar 7.000 hektar hutan mangrove hancur di kawasan Laguna Segara Anakan, Kabupaten Cilacap, Jawa tengah. Kasus itu terjadi sejak tahun 1984 sehingga menghancurkan berbagai biota laut dan tempat pemijahan puluhan jenis ikan. Bahkan, kondisi tersebut ikut mengancam ekosistem perairan selatan Jawa dan kepunahan hutan mangrove.

Teks berita II

Warga pendatang dari Ciamis, Jawa Barat, membabati mangrove. Bahkan mereka menggarap tanah timbul menjadi areal pertanian. Penebangan liar juga dilakukan guna memanfaatkan kayu mangrove sebagai material bahan bangunan. Hal itu menyebabkan hutan  mangrove semakin terancam kepunahan.

Kesamaan informasi teks berita tersebut adalah ….

  1. upaya penyelamatan hutan mangrove
  2. pemanfaatan biota di hutan mangrove
  3. terancam punahnya hutan mangrove
  4. penanaman kembali hutan mangrove

Jawaban    : C

  1. Perbedaan penyajian kedua kutipan berita tersebut adalah …
  2. Teks berita I diawali dengan apa, sedangkan berita II diawali dengan di mana
  3. Teks berita I diawali dengan apa, sedangkan berita II diawali dengan siapa
  4. Teks berita I diawali dengan kapan, sedangkan berita II diawali dengan siapa
  5. Teks berita I diawali dengan kapan, sedangkan berita II diawali dengan apa

Jawaban    : B

 

  1. Perhatikan ilustrasi peristiwa berikut!

Hari Senin, 19 Maret 2012 di jalan poros Makassar – Jeneponto di Sulawesi Selatan terjadi hujan deras disertai puting beliung. Tiang listrik ambruk disertai keluar bunga api. Diiperkirakan puting beliung ini sampai bulan  April.

Teks berita  yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah …

  1. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan tiang listrik ambruk di jalan poros Makassar – Jeneponto di Desa Allu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, pada hari Senin yang lalu. Puting beliung  akan melanda kembali di wilayah Sulawesi Selatan pada April mendatang.
  2. Puting beliung terjadi di jalan poros Makassar – Jeneponto di Desa Allu, Kecamatan Bangkala, kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin (19/3) dan mengakibatkan tiang listrik ambruk dan mengeluarkan bunga api. Peristiwa ini diperkirakan masih akan melanda seluruh  wilayah Sulawesi  hingga April mendatang.
  3. Di jalan poros Makassar – Jeneponto di Desa Allu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan terjadi hujan deras disertai angin kencang. Peristiwa ini menyebabkan tiang listrik ambruk dan mengeluarkan bunga api hingga April mendatang.
  4. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan tiang listrik ambruk dan mengeluarkan bunga api di jalan poros Makassar – Jeneponto di Desa Allu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin (19/3). Puting beliung diperkirakan masih akan melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan hingga April mendatang.

Jawaban    : D

  1. Akibat terlambatnya pasokan BBM dari Pertamina, kerepotan masyarakat seputar bahan bakar terus berlangsung. Kelangkaan premium dan pertamax di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) sejak sebulan lalu kian meluas. Tidak hanya di Surakarta dan sekitarnya, kondisi itu kian meluas ke beberapa wilayah di Tanah Air. Sejauh pemantauan penulis,solar pun mulai menghilang. Pengumuman “Premium Habis” atau “Bensin Habis” banyak dijumpai di sejumlah SPBU. Akibatnya, terjadi antrean kendaraan yang ingin mengisi bahan bakar.

Kritik yang tepat terhadap pihak Pertamina sesuai dengan teks berita di atas adalah…

  1. Sebaiknya Pertamina menjaga komitmennya untuk menjamin kelancaran pasokan BBM sehingga tidak meresahkan warga.
  2. Dalam urusan distribusi, keterlambatan pasokan merupakan hal yang sudah biasa karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.
  3. Masyarakat sebaiknya bisa memaklumi terlambatnya pasokan BBM dan tetap bersabar serta tidak menyalahkan Pertamina.
  4. Sebagai badan usaha milik negara, Pertamina harus bertanggung jawab terhadap kekacauan dalam pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Jawaban   :  A

  1. Cermati kutipan teks berita berikut!
Teks Berita 1Teks Berita 2
AS menambah 30 ribu tentara tambahan ke Afghanistan dengan misi mengakhiri kekerasan Taliban dan Alqaidah. Misi pasukan tambahan ini berlangsung selama 1,5 tahun dan setelah itu akan ditarik kembali. Meskipun demikian, banyak pihak meragukan penambahan pasukan ini bisa menghentikan perlawanan Taliban dan Alqaidah.Konflik berkepanjangan antara pasukan Taliban dan Alqaidah di satu pihak melawan pasukan AS terus berlanjut. Pasukan AS terus memburu milisi yang diduga lari ke Yaman. Puluhan ribu pasukan terus ditambah dan dikerahkan. Namun, banyak pihak tidak yakin penambahan jumlah pasukan AS akan mampu memadamkan perlawanan Taliban dan Alqaidah.

Kesamaan informasi kedua teks tersebut adalah …

  1. Amerika Serikat mengirim 30 ribu pasukan tambahan ke Afghanistan.
  2. Misi pasukan Amerika Serikat akan menjalankan tugas selama 1,5 tahun.
  3. Pasukan Amerika Serikat terus memburu milisi yang diduga lari ke Yaman.
  4. Banyak pihak meragukan kemampuan Amerika Serikat menghentikan perlawanan milisi.

 Jawaban   :  D

  1. Senin (16/1) tadi pagi bus penumpang dari Medan – Banda Aceh masuk paret di wilayah  Saree.  Kecelakaan diduga disebabkan terlepasnya ban depan sehingga  bus menabrak pengaman jalan  dan  masuk parit. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.Karena benturan bus tidak begitu kuat. Saat ditemui di lokasi kejadian, Kepala Organda Cabang Banda Aceh menuturkan, penyebab pasti kecelakaan itu ada beberapa kemungkinan, antara lain faktor Bus, pemasangan ban depan, dan  faktor teknis lainnya.

Informasi yang merupakan isi teks berita tersebut adalah …

  1. Bus penumpang Banda Aceh   mengalami kecelakaan pada hari Senin yang telah menimbulkan korban jiwa akibat ban depannya lepas.
  2. Kecelakaan telah terjadi pada bus penumpang sehingga masuk parit  dan tidak menimbulkan korban jiwa di wilayah Saree.
  3. Bus penumpang telah mengalami kecelakaan pada hari Senin di Sare akibat terlepasnya ban depan  dan tidak ada korban jiwa.
  4. Pada hari Senin Bus penumpang dari Banda Aceh-Medan mengalami  kecelakaan di Saree akibat terlepasnya ban depan  dan tidak ada korban jiwa.

Jawaban  D

  1. Bacalah kedua teks berita berikut!
Berita 1Berita 2
Gempa bumi  berkekuatan 8,9 Skala Richter telah mengguncang  Banda Aceh. Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (26/12) pukul 08.00 WIB selama 15 menit. Berdasarkan laporan bahwa peristiwa tersebut disertai dengan gelombang tsunami yang sangat dahsyat yang telah  menimbulkan kerusakan yang sangat parah serta menelan korban jiwa sangat banyak. Kepala Badan Metrologi dan Geofisika Banda Aceh mengatakan pusat gempa pada 3,71 Lintang Selatan dan 100,74 Bujur Timur. Sumber gempa berada pada kedalaman 146 kilometer Barat daya, Banda Aceh.Minggu (26/12) pagi Banda Aceh diguncang gempa. Gempa bumi yang berkekuatan 8.9 Skala Richter mengguncang Banda Aceh. Informasi yang diterima telah terjadi kerusakan dan korban jiwa akibat terjangan gelombang tsunami yang  meluluhlantakkan wilayah pesisir  Banda Aceh. Sumber gempa berada pada kedalaman 146 kilometer barat daya,  pada pada 3,71 Lintang Selatan dan 100,74 Bujur Timur Banda Aceh.  Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Badan Metrologi dan Geofisika Banda Aceh.

Perbedaan penyajian kedua teks berita tersebut adalah …

Berita 1Berita 2
AApa-kapan-bagaimana-di mana-siapaKapan-apa-bagaimana-siapa-di mana
BApa-kapan-siapa-bagaimana- di manadi mana-kapan-apa-bagaimana-siapa
CApa-kapan-bagaimana-siapa- di manaKapan-apa-bagaimana-di mana-siapa
DApa-bagaimana-kapan-siapa- di manaKapan-di mana-apa-bagaimana-siapa

Jawaban : C

 

  1. Cermati kutipan teks berita berikut!

 

Teks Berita 1Teks Berita 2
Menjelang akhir tahun dan menyambut tahun baru, Kapolres Bogor meminta pengguna kendaraan untuk tidak melalui jalur Puncak. Pengguna kendaraan diminta mencari jalan alternatif. Hal itu untuk menghindari kemacetan di jalur Puncak.Kapolres Bogor meminta pengguna kendaraan dari wilayah Jabodetabek yang menuju kota Bandung dan sekitarnya tidak melalui jalur Puncak. Para pengguna kendaraan diminta melalui tol Cipularang atau lewat jalur Sukabumi.

 

Kesamaan informasi kedua teks tersebut adalah …

  1. Pengguna kendaraan diminta tidak melewati jalur Puncak.
  2. Rencana pemberlakuan satu jalur di Puncak menjelang tahun baru.
  3. Pengalihan tujuan pengguna kendaraan yang menuju Bandung.
  4. Padatnya pengguna kendaraan dan rencana pengalihan pada akhir tahun

Jawaban : A

  1. Usaha manajemen Sriwijaya FC (SFC) untuk mendapatkan strikerBudi Sudarsono tinggal selangkah lagi. Kesepakatan harga sudah dicapai, tinggal menunggu tanda tangan kontrak. Budi akan dikontrak selama setengah musim atau hingga putaran kedua Liga Super berakhir. Meskipun demikian, manajemen SFC tidak akan melakukan pencoretan pemain lama.

Informasi yang merupakan isi teks berita tersebut adalah …

  1. Manajemen SFC mendapatkan Budi Sudarsono.
  2. Harga kontrak tidak disepakati SFC dan Budi Sudarsono.
  3. Budi Sudarsono akan dikontrak SFC setengah musim.
  4. Budi Sudarsono telah menandatangani kontrak dengan SFC.

Jawaban : A

  1. Cermati kutipan teks berita berikut!
Teks Berita 1Teks Berita 2
Kasat Lalu Lintas Polres Bogor mengimbau kepada pengendara dari Jabodetabek yang hendak berkunjung ke Puncak agar berangkat sebelum pukul 13.00 menjelang tahun baru. Hal ini berkaitan dengan rencana penutupan jalur menuju Puncak sejak pukul 13.00. Imbauan ini, sebelumnya sudah disosialisasikan penginapan, dan warga setempat.Guna menghindari kemacetan di jalur wisata menyediakan jalur alternatif. Kasat Lalu Lintas Polres Bogor mengharapkan para Pelancong Cisarua agar mengusahakan tiba di tujuan sebelum pukul 13.00 WIB. Ini berkaitan dengan rencana pemberlakuan arus lalu lintas satu jalur.

 

Perbedaan penyajian kedua teks berita tersebut adalah …

  1. teks I diawali dengan siapa, teks II diawali mengapa.
  2. teks I diawali dengan apa, teks II diawali bagaimana.
  3. teks I diawali dengan mengapa, teks II diawali bagaimana.
  4. teks I diawali dengan apa, teks II diawali mengapa.

Jawaban : A

 

  1. Perhatikan kutipan berita berikut!

Teks  I

Kasat Lalu Lintas Polres Bogor mengimbau kepada pengunjung yang hendak berkunjung ke Puncak menjelang tahun baru agar berada di tempat tujuan sebelum pukul 13.00 WIB. Imbauan itu berkaitan dengan rencana penutupan jalur menuju Puncak sejak pukul 13.00 WIB. Imbauan itu sebelumnya sudah disosialisasikan ke sejumlah hotel, penginapan dan warga setempat.

Teks II

Guna menghindari kemacetan di jalur wisata Puncak, polisi sudah menyediakan jalur alternatif. Kasat Lalu Lintas Polres Bogor mengharapkan para pelancong dengan tujuan Puncak agar mengusahakan tiba di tempat tujuan sebelum pukul 13.00 WIB. Ini berkaitan dengan rencana pemberlakuan arus lalu lintas satu jalur.

Persamaan informasi kedua teks berita tersebut adalah…

  1. Imbauan Kasat Lalu Lintas Polres Bogor agar wisatawan datang ke Puncak.
  2. Imbauan Kasat Lalu Lintas Polres Bogor kepada pengendara roda dua dan roda empat
  3. Imbauan Kasat Lalu Lintas Polres Bogor tentang recana penutupan jalur Puncak sore hari
  4. Imbauan Kasat Lalu Lintas Polres Bogor agar pengunjung Puncak tiba di tempat tujuan sebelum pukul 13.00 WIB

Jawaban : D

  1. Bacalah dua teks berita berikut!

Teks Berita I

Seorang pria paruh baya berusia sekitar 40-50 tahun terserempet Kereta Commuter Line di Stasiun Citayam. Pria yang belum diketahui identitasnya tersebut terserempet kereta dari arah Bogor ke Jakarta. Beruntung nyawanya masih tertolong. Korban mengalami luka ringan dan patah kaki. Petugas Stasiun Citayam, Rendi, menuturkan kejadian itu terjadi setar pukul 08.20 WIB. Kejadian berawal saat pria tersebut hendak menuju peron arah bogor.

Teks Berita II

Sebuah kereta rel listrik (KRL) commuter line Bogor – Jakarta menyerempet seorang pria di Stasiun Citayam. Diduga pria paruh baya tersebut berusia 40-50 tahun itu nekat menyebrang rel meski kereta sudah dekat, seorang saksi mata, Reza Indragiri, mengatakan sebelum kejadian ada sebuah KRL akan berhenti di Stasiun Citayam. Menjelang berhenti, aada orang masih menyebrang rel menuju peron tanpa menghiraukan kemungkinan tertabrak KRL.

Persamaan isi kedua teks berita tersebut adalah…

  1. Kondisi pria paruh baya yang terserempet kereta di Stasiun Citayam mengalami luka ringan dan patah kaki.
  2. Sebuah kereta rel listrik (KRL) commuter line Bogo – Jakarta menyerempet seorang pria paruh baya di Stasiun Citayam.
  3. Menurut petugas stasiun, kejadian yang menimpa pria paruh baya tersebut terjadi sekitar pukul 08.20 WIB.
  4. Pria paruh baya yang terserempet KRL itu nekat menyebrang rel meski kereta sudah dekat.

Jawaban : B

  1. Bacalah dua teks berita berikut!

Teks Berita I

Evan Dimas menjadi satu-satunya pemain usia muda yang dipanggil oleh pelatih alfred riedl untuk mengikuti seleksi dalam 23 pemain yang akan melaju ke turnamen AFF Suzuki Cup 2014. Evan Dimas sendiri berpeluang diturunkan pada laga uji coba untuk mengisi lini tengah lapangan juga sangat besar lantaran pemain  yang mengisi posisi ini mengalami cedera.

Teks Berita II

Pada menit ke-10, Indonesia akhirnya berhasil unggul lewat gol dari Sergio van Djik. Mantan pemain Persib Bandung itu mampu memanfaatkan kecerobohan dua bek lawan yang gagal mengantisipasi crossing Rizki Rizaldi Pora. Sergio pun melepaskan bola dengan keras sehingga gagal ditangkap dengan baik oleh kiper Timor Leste.
Perbedaan penyajian kedua teks berita tersebut adalah…

Teks Berita ITeks Berita II
Adiawali dengan unsur kapandiawali dengan unsur bagaimana
Bdiawali dengan unsur apadiawali dengan unsur siapa
Cdiawali dengan unsur siapa   diawali dengan unsur  kapan
Ddiawali dengan unsur di manadiawali dengan unsur kapan

Jawaban : C


Baca Juga :

 

DAFTAR PUSTAKA

 http://forumgurunusantara.blogspot.co.id/2012/10/prediksi-soal-ujian-nasional-mata_67.html

http://tulisanterkini.com/artikel/soal-soal/1087-latihan-soal-un-dan-kunci-jawaban-bahasa-indonesia.html

http://dwiknadnh87.blogspot.co.id/2015/01/soal-bahasa-indonesia-beserta-kunci.html

http://dedd157.blogspot.co.id/2015/07/teks-berita-pengertian-struktur-teks.html

https://www.scribd.com/

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Edisi Revisi 2016. Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VIII. Halaman 1 s.d. 12.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Edisi Revisi 2016. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VIII. Halaman 1 s.d. 12.

Darmawati Uti dan Budi Artati Yustina. 2017. Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII Semester 1. Klaten. Intan Pariwara. Halaman 1 s.d. 18.

Kosasih E, Hendriyani Iin, dan Utami Nien. 2013. Bimbingan Pemantapan Bahasa Indonesia. 1700 Bank soal. Yrama Widya.

A.S. Haris Sumadiria. 2008. Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature (Panduan Praktis Jurnalis Profesional). Cetakan ke-3. Bandung: Penerbit Simbiosa Rekatama Media.

Gorys Keraf. 1984. Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Cetakan ke-7. Ende, Flores: Penerbit Nusa Indah.

Henry Guntur Tarigan. 2000. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Penerbit Angkasa   bekerjasama dengan Ditjen Dikdasmen Depdiknas dalam Proyek Peningkatan Mutu SLTP.

Hikmat Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat. 2007. Jurnalistik: Teori dan Praktik. Cetakan ke-3. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Totok Djuroto. 2003. Teknik Mencari dan Menulis Berita. Edisi ke-2. Cetakan ke-1. Semarang: Penerbit Dahara Prize.

http://andikws.blogspot.com/2011/08/berita_5338.html