√ Pidato : Pengertian, Fungsi, Praktik, Contoh Dan Metodenya Lengkap

Diposting pada

pidato

Pengertian Pidato

Pidato merupakan suatu kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi agar dapat menyatakan pendapatnya, atau memberikan suatu gambaran pada suatu hal. Pidato umumnya dibawakan oleh seorang yang memberi orasi serta pernyataan terhadap hal tertentu atau peristiwa yang penting dan harus diperbincangkan. Pidato ialah salah satu teori dari perjalanan bahasa indonesia. Pidato umumnya dipakai oleh seorang pemimpin untuk berorasi dan memimpin di depan banyak anak buahnya/di depan orang ramai.


Pidato adalah suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak. Contoh pidato yaitu seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya.


Pidato yang baik dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar pidato tersebut. Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan publik / umum dapat membantu untuk mencapai jenjang karir yang baik.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Teks Cerita Inspirasi


Tujuan dan Fungsi Pidato

Tujuan pidato adalah sebagai berikut :

Pidato umumnya melakukan satu atau beberapa hal berikut ini :

  1. Mempengaruhi orang lain agar mau mengikuti kemauan kita dengan suka rela.
  2. Memberi suatu pemahaman atau informasi pada orang lain.
  3.  Membuat orang lain senang dengan pidato yang menghibur sehingga orang lain senang dan puas dengan ucapan yang kita sampaikan.

Fungsi pidato adalah sebagai berikut :

  • Meudahkan komunikasi dengan bawahan dan atasan.
  • Memudahkan komunikasi dengan sesama anggota organisasi.
  • Membuat suatu kondisi yang kondusif dimana hanya perlu 1 orang saja yang memalukan pidato atau orasi tersebut.
  • Memudahkan komunikasi

Pidato yang baik bisa menuai suatu kesan positif unruk banyak orang yang mendengarkan pidato. Kemampuan pidato/berbicara yang baik bisa memudahkan kita dalam mencapai jenjang karier yang baik. Sebagai contoh, pidato kenegaraan, pidato untuk membangkitkan semangat, pidato dalam menyambut hari besar, pidato sambutan, dll.

Dalam melakukan pidato, gaya bahasa, penampilan, serta ekspresi kita haruslah diperhatikan dan kita juga harus percaya diri dalam menyampaikan isi pidato kita, supaya orang yang mendengar dan melihat pidato kita juga tertarik serta bisa terpengaruh oleh pidato yang kita sampaikan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Materi Teks Eksemplum


Jenis-jenis Pidato

Menurut ada tidaknya persiapan, sesuai dengan cara yang dilakukan waktu persiapan, dapat dikemukakan empat macam pidato : impromptu, manuskrip, memoriter, dan ekstrempore

a. Pidato Impromptu

Pidato yang dilakukan secara spontan atau tiba-tiba dipanggil untuk menyampaikan pidato dalam sebuah acara. Pidato yang ini dilakukan secara tiba-tiba, spontan, tanpa persiapan sebelumnya. Apabila Anda menghadiri sebuah acara pertemuan, tiba-tiba Anda dipanggil untuk menampaikan pidato, maka pidato yang Anda lakukan disebut impromtu.


Keuntungan Menggunakan Pidato Impromptu

  • ›Impromtu lebih dapat mengungkapkan perasaan pembicara yang sebenarnya, karena pembicara tidak memikirkan lebih dulu pendapat yang disampaikannya,
  • Gagasan dan pendapatnya dating secara spontan, sehingga tampak segar dan hidup, dan
  • Impromtu memungkinkan Anda terus berpikir. Tetapi bagi juru pidato yang masih “hijau”, belum berpengalaman, keuntunga

Kerugian Menggunakan Pidato Impromptu

  • Impromtu dapat menimbulkan kesimpulan yang mentah, karena dasar pengetahuan yang tidak memadai,
  • Impromtu mengakibatkan penyampaian yang tersendat-sendat dan tidak lancar,
  • Gagasan yang disampaikan bisa “acak-acakan” dan ngawur, dan
  • Karena tiadanya persiapan, kemungkinan “demam panggung” besar sekali. Jadi, bagi yang belum berpengalaman, impromtu sebaiknya dihindari daripada Anda tampak “bodoh” di hadapan orang lain.

b. Pidato Manuskrip

Di sebut juga pidato dengan naskah. Dalam hal ini tidak berlaku “menyampaikan pidato” tetapi “membacakan pidato”. Pidato dengan naskah. Juru pidato membacakan naskah pidato dari awal sampai akhir. Di sini lebih tepat jika kita menyebutnya”membacakan pidato” dan bukan “menyampaikan pidato”. Pidato manuskrip perlu dilakukan jika isi yang disampaikan tidak boleh ada kesalahan


Keuntungan Menggunakan Pidato Manuskrip

  1. Kata-kata dapat dipilih sebaik-baiknya sehingga dapat menyampaikan arti yang tepat dan pernyataan yang gamblang,
  2. Pernyataan dapat dihemat, karena manuskrip dapat disusun kembali,
  3. Kefasihan bicara dapat dicapai karena kata-kata sudah disiapkan,
  4. Hal-hal yang ngawur atau menyimpang dapat dihindari, dan
  5. Manuskrip dapat diterbitkan atau diperbanyak.

Kerugian Menggunakan Pidato Manuskrip

  1. Komunikasi pendengar akan akan berkurang karena pembicara tidak berbicara langsung kepada mereka,
  2. Pembicara tidak dapat melihat pendengar dengan baik karena ia lebih berkonsentrasi pada teks pidato, sehingga akan kehilangan gerak dan bersifat kaku,
  3. Umpan balik dari pendengar tidak dapat mengubah, memperpendek atau memperpanjang pesan, dan
  4. Pembuatannya lebih lama.

c. Pidato Memoriter

Pidato yang ditulis dalam bentuk naskah kemudian dihapalkan kata demi kata. Pada pidato jenis ini, yang penting Anda memiliki kemampuan menghapalkan teks pidato dan mengingat kata-kata yang ada di dalamnya dengan baik. Keuntungannya (jika hapal), pidato Anda akan lancar, tetapi kerugiannya Anda akan berpidato secara datar dan monoton, sehingga tidak akan mampu menarik perhatian hadirin.


Keuntungan Menggunakan Pidato Memoriter

  • Kata-kata dapat dipilih sebaik-baiknya karena memiliki persiapan yang baik,
  • Jika mampu menghapalnya pidato akan lancar,
  • Gerak dan isyarat yang diintegrasikan dengan uraian.

Kerugian Menggunakan Pidato Memoriter

  • Pidato tampak datar dan monoton, sehingga pembicara tidak akan mampu menarik perhatian hadirin,
  • Komunikasi pendengar akan berkurang karena pembicara beralih pada usaha untuk mengingat kata-kata,
  • Memerlukan banyak waktu persiapan.

d. Pidato Ekstempore

Pidato yang paling baik dan paling sering digunakan oleh juru pidato yang berpengalaman dan mahir. Dalam menyampaikan pidato jenis ini, juru pidato hanya menyiapkan garis-garis besar (out-line) dan pokok-pokok bahasan penunjang (supporting points) saja.


Tetapi, pembicara tidak berusaha mengingat atau menghapalkannya kata demi kata. Out-line hanya merupakan pedoman untuk mengatur gagasan yang ada dalam pikiran kita. Keuntungan pidato ekstempore ialah komunikasi pendengar dan pembicara lebih baik karena pembicara berbicara langsung kepada pendengar atau khalayaknya, pesan dapat fleksibel untuk diubah sesuai dengan kebutuhan dan penyajiannya lebih spontan. Pidato jenis ini memerlukan latihan yang intensif bagi pelakunya.


Keuntungan Menggunakan Pidato Ekstempre

  1. Komunikasi pendengar dan pembicara lebih baik karena pembicara berbicara langsung kepada pendengar atau khalayaknya,
  2. Pesan dapat fleksibel untuk diubah sesuai dengan kebutuhan dan penyajiannya lebih spontan.

Kerugian Menggunakan Pidato Ekstempre

  1. Memerlukan latihan yang intensif bagi pembicaranya
  2. Kemungkinan menyimpang dari garis besar besar sangat besar
  3. Kefasihan bisa terhambat karena kesukaran memilih kata-kata

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Materi Teks Berita


Sifat dan Metode Pidato

Berdasarkan pada sifat dari isi pidato, pidato dapat dibedakan menjadi :

  • Pidato Pembukaan, adalah pidato singkat yang dibawakan oleh pembaca acara atau mc.
  • Pidato pengarahan adalah pdato untuk mengarahkan pada suatu pertemuan.
  • Pidato Sambutan, yaitu merupakan pidato yang disampaikan pada suatu acara kegiatan atau peristiwa tertentu yang dapat dilakukan oleh beberapa orang dengan waktu yang terbatas secara bergantian.
  • Pidato Peresmian, adalah pidato yang dilakukan oleh orang yang berpengaruh untuk meresmikan sesuatu.
  • Pidato Laporan, yakni pidato yang isinya adalah melaporkan suatu tugas atau kegiatan.
  • Pidato Pertanggungjawaban, adalah pidato yang berisi suatu laporan pertanggungjawaban.

Teknik atau metode dalam membawakan suatu pidatu di depan umum :

  • Impromptu adalah cara berpidato yang serta merta tanpa adanya persiapan
  • Memoriter adalah cara berpidato dengan menghapalkan naskah pidato terlebih dahulu.
  • Naskah adalah cara berpidato dengan membacakan teks/naskah pidato.
  • Ekstemporan adalah cara berpidato dengan terlebih dahulu menyiapkan garis-garis besar konsep pidato yang akan disampaikan.
  • Metode menghapal, yaitu membuat suatu rencana pidato lalu menghapalkannya kata per kata.
  • Metode serta merta, yakni membawakan pidato tanpa persiapan dan hanya mengandalkan pengalaman dan wawasan. Biasanya dalam keadaan darurat tak terduga banyak menggunakan tehnik serta merta.
  • Metode naskah, yaitu berpidato dengan menggunakan naskah yang telah dibuat sebelumnya dan umumnya dipakai pada pidato-pidato resmi.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Teks Editorial


Persiapan dan Kerangka Susunan Pidato

Persiapan Pidato, Sebelum memberikan pidato di depan umum, ada baiknya untuk melakukan persiapan berikut ini :

  1. Wawasan pendengar pidato secara umum
  2. Mengetahui lama waktu atau durasi pidato yang akan dibawakan
  3. Menyusun kata-kata yang mudah dipahami dan dimengerti.
  4. Mengetahui jenis pidato dan tema acara.
  5. Menyiapkan bahan-bahan dan perlengkapan pidato, dsb.

Kerangka Susunan Pidato, Skema susunan suatu pidato yang baik :

  1. Pembukaan dengan salam pembuka
  2. Pendahuluan yang sedikit menggambarkan isi
  3. Isi atau materi pidato secara sistematis : maksud, tujuan, sasaran, rencana, langkah, dll.
  4. Penutup (kesimpulan, harapan, pesan, salam penutup, dll)

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Materi Teks Eksplanasi

Macam dan Praktek dalam Pidato

Macam-macam dalam berpidato adalah sebagai berikut :

  • Pidato wisuda
  • Pidato Orasi
  • Pidato kenegaraan
  • Pidato keagamaan
  • Pidato kepemimpinan
  • Pidato singkat

Praktik dalam berpidato adalah sebagai berikut :

  1. Umumnya dilakukan oleh seorang pemimpin organisasi kepada anak buah organisasinya
  2. Dilakukan oleh pemimpin atau pejabat negara guna mempermudah adanya komunikasi sehingga terciptanya keadaan yang demokratis
  3. Bisanya dilakukan untuk menenangkan massa / khalayak ramai
  4. Umunya seorang pemimpin diwajibkan untuk menguasai teori pidato

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Contoh Teks Negosiasi


Contoh Pidato

Tema Lingkungan Hidup

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Yang terhormat, Bapak/Ibu Guru
Dan Rekan-Rekan yang saya cintai.

Dalam kesempatan ini saya akan berbicara mengenai lingkungan hidup. Mungkin ini erat berkaitan dengan pelestarian lingkungan.


Rekna-rekan semuanya !

Sudah kita ketahui bahwa di era sekarang ini sudah tidak bisa disanggah lagi bahwa segala aktivitas yang dilakukan masyarakat modern sangat ketergantungan kepada ketersediaan energi. Hampir di semua sector kegiatan, energi menjadi kebutuhan pokok yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Oleh karena itu, kemajuan suatu negara akan sangat terkait dengan kecukupan ketersediaan energi di negara tersebut.


Sebut saja negara-negara maju seperti Amerika, Jepang, dan negara-negara Eropa lainnya, bahkan Korea. Ketersediaan energi di negara-negara tersebut sangat memadai untuk melakukan kegiatan di berbagai bidang yang bisa diandalkan untuk pembangunan bangsa dan negaranya. Namun dalam pengadaan energi tentu saja harus memperhatikan factor kelestarian lingkungan hidup. Karena lingkungan tempat mahluk hidup ini bernaung tidak kalah pentingnya dari kebutuhan-kebutuhan hidup lainnya. Merusak lingkungan hidup, sama saja dengan mencelakakan diri sendiri. Lingkungan hidup suatu negara akan sangat berkaitan dengan negara lain, karena kita tinggal di bumi yang sama. Sebab itu pula setiap negara sangat berkewajiban untuk sungguh-sungguh memperhatikan dan mencegah hal-hal yang bisa menjadi penyebab kerusakan lingkungan hidup.


Dampak kerusakan lingkungan hidup seperti pemanasan global, saat kini sudah mulai dirasakan di berbagai belahan bumi ini. Seperti terjadinya peningkatan suhu udara, permukaan air laut naik, yang bisa menenggelamkan pulau-pulau kecil, dan daratan di sekitar pantai, terjadinya perubahan iklim, yang kini sudah terjadi di beberapa tempat termasuk di negeri ini. Kesemua itu karena lingkungan tempat manusia dan mahluk hidup lainnya sudah tercemar. Bahkan menurut sumber-sumber yang bisa dipercaya, keganasan topan yang akhir-akhir ini suka melanda salah satu bagian di daratan Amerika, diprediksi oleh para ahli sebagai efek dari pemanasan global. Ancaman lain yang tidak kalah bahayanya bagi kehidupan manusia, adalah terjadinya hujan asam.


Di Indonesia sendiri, memasuki tahun 2006 telah terjadi angin badai di beberapa perairan yang mengakibatkan banjir di daerah sekitar pantai hingga berhari-hari. Akibatnya para nelayan tidak bisa turun ke laut untuk mencari ikan, sehingga mereka mengalami masa-masa paceklik. Belum lagi lebatnya curah hujan mengakibatkan banjir dan tanah longsor di beberapa daerah. Kejadian-kejadian ini tentu masih punya kaitan dengan pemanasan global akibat kerusakan lingkungan. Kalau penyebab-penyebab kerusakan global ini tidak ditanggulangi untuk ditekan sekecil mungkin, tentu kerusakan lingkungan yang sudah terjadi ini akan semakin parah yang akibatnya juga akan merugikan semua mahluk hidup termasuk kita.\


Penyumbang terbesar kerusakan lingkungan hidup secara menyeluruh, adalah polusi yang ditimbulkan oleh pembakaran bahan bakar fosil, seperti batubara, bahan bakar minyak, dan gas alam secara besar-besaran. Dari pembakaran itu berakibat terjadinya emisi rumah kaca sebagai penyebab pemanasan global.


Masalah lingkungan hidup memang bukan persoalan salah satu negara saja, tetapi sudah menjadi tanggung jawab seluruh bangsa dan negara. Oleh karena itulah berbagai upaya dilakukan orang untuk mencegah tambah rusaknya lingkungan hidup. Seperti dengan diselenggarakannya KTT Bumi, Protocol Kiyoto, dsb. Bahkan beberapa negara yang masih memanfaatkan bahan bakar fosil, berusaha mengurangi efek rumah kaca dengan menggunakan bahan bakar gas alam yang secara ekonomis sangat kompetitif bila dibandingkan dengan penggunaan minyak bumi atau batubara. Hanya sebenarnya gas alam juga tetap menimbulkan CO2, tetapi lebih sedikit bila dibandingkan dengan penggunaan minyak bumi dan batubara.


Di samping itu pun gas alam juga menimbulkan methan selama proses penyediaannya, yang kesemua itu dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan. Meski akhir-akhir ini muncul teori lain tentang efek rumah kaca, seperti menurut periset Amerika mengatakan bahwa variable aktivitas Mataharilah yang bepengaruh pada naik turunya suhub global. Namun mengurangi pembakaran bahan bakar fosil bagi pemenuhan kebutuhan energi tentu mempunyai manfaat yang besar, paling tidak sebagai langkah penghematan cadangan sumber daya alam yang ada untuk dipergunakan oleh anak cucu kita nanti.


Pembakaran bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan batubara secara besar-besaran, dilakukan orang untuk keperluan pembangkit tenaga listrik, industrialisasi, dan transportasi. Khusus untuk bahan bakar pembangkit tenaga listrik, sebenarnya penggunaan bahan bakar fosil sudah bisa ditekan sekecil mungkin, karena ada teknologi modern yang menggunakan bahan bakar lain non fosil yang lebih irit produktif, aman dan tidak menimbulkan polusi. Disamping itu pun bahan bakar fosil seperti bahan bakar minyak harganya cenderung terus meningkat, persediaannya juga sangat terbatas.


Orang tidak mungkin harus ketergantungan terus menerus kepada bahan bakar minyak, karena suatu saat cadangannya akan habis. Oleh karena itu bagi Indonesia kini saatnya kita memanfaatkan bahan bakar non fosil untuk berbagai keperluan seperti untuk pembangkit listrik. Dengan demikian selain turut melakukan upaya pelestarian lingkungan hidup secara global, juga sebagai langkah penghematan cadangan sumber daya alam yang sudah semakin menipis di negeri ini.


Rekan-rekan semuanya !

Oleh karena itu, marilah kita sama-sama menjaga lingkungan, menjaga kelestariannya, jangan sekali-kali merusak dan mencemari lingkungan, lingkungan sekolah kita, rumah kita, pokoknya lingkungan di sekeliling kita. Karena di sekeliling kita mungkin tersimpan banyak energi yang bisa dimanfaatkan oleh kita dalam berbagai aspek kehidupan ini, apakah itu air bersih, udara bersih, tanaman obat-obatan, dsb. Kalau sampai lingkungan kita rusak, maka sedikit demi sedikit energi itu akan hilang bahkan punah.


Sekali lagi, mari kita jaga kelestarian lingkungan kita.
Rupanya pidato ringkas ini saya cukupkan sekian, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Tema Pergaulan Remaja

Salam sejahtera saya haturkan

Puja dan puji syukur mari senantiasa kita panjatkan terhadap Tuhan yang maha Esa yang tak henti-hentinya memberikan kita rahmat serta nikamt-Nya terhadap kita.


Para hadirin yang saya muliakan
Teman-teman yang saya cintai

Remaja adalah masa dimana kita sebenarnya dihadapkan akan banyak tantangan dan masalah. Diusia remaja segala hal negatif sebenarnya sangat dekat dengan kita. Disini kita dituntut untuk dapat memilih serta memilah-milah mana yang baik dan mana yang buruk untuk kita. Jangan pernah salah dalam memilih, dan jangan asal-asalan dalam menentukan pilihan.


Pada masa remaja kita akan melewati banyak godaan serta iming-iming yang sejatinya hanya akan menjerumuskan kita kedalam lembah yang sangat berbahaya. Mari senantiasa membuka diri dan waspada akan setiap hal buruk yang mengintai dibelakang kita.


Pergaulan merupakan salah satu bagian dari perjalanan kita sebagai remaja yang harus selalu kita perhatikan. Kesalahan dalam bergaul akan mengakibatkan kita terjatuh, dan memupus semua harapan kita. Kita harus mampu mempertahankan apa yang menjadi impian kita. Mari terus menjadi diri yang tegap, ingat pesan bapak/ibu kita bahwa dalam perjalanan yang panjang untuk mengejar impian kita didepan banyak sekali hal-hal yang akan membelokkan kita.


Remaja harus selalu berprilaku sehat. Hindari cara bergaul dengan orang yang salah. Tidak semua dari apa yang kita lihat dan ditawarkan kepada kita baik adanya untuk kita. Amalkan pola hidup dan cara berfikir yang sehat agar kita terus bisa berada pada jalan yang tepat. Banyak hal yang bisa menjerumuskan kita kedalam sebuah kondisi yang sangat buruk, salah satunya adalah pergaulan yang salah.


Bagaimana semestinya kita dalam bergaul. Bagaimana etika pergaulan yang harus selalu kita jaga. Pergaulan harus dapat kita batasi guna selalu dpaat membedakan mana yang diluar batas dan mana yang masih terlihat pantas. Jangan membiarkan diri kita larut dalam buaian kenakalan. Jangan menjadikan diri kita pasrah akan perilaku yang menyimpang. Mari terus membuka mata hati kita bahwa tidak semua dari apa yang kita lihat pantas untuk kita sentuh.


Sebagai remaja yang baik yang menjadi harapan bagai Bapak/IBu serta bangsa marilah kita terus berupaya untuk menghindarkan diri dari sederet tindakan bermasalah. Mari senantiasa memberikan prioritas terhadap cara bergaul yang baik, karena ini bagian dari kiat awal kita untuk menggapai impian kita.


Mari kita melakukan instropeksi diri, sudahkah kita menjadi remaja yang baik. Sudahkan kita bergaul dengan tata cara serta etika yang baik. Sudahkah kita menjadi remaja sesuai dengan ekspektasi bunda.

Para hadirin beserta teman-teman yang saya muliakan dan saya cintai

Demikian yang dapat saya sampaikan. Semoga sedikit kata yang dapat saya sampaikan pada kesempatan hari ini mampu memberikan manfaat bagi para remaja khususnya, pemuda dan pemudi harapan bangsa. Semoga kami selaku remaja yang menjadi harapan bagi Ayah dan Bunda kami selalu mampu menjaga akhlak kami dan terhindar dari hal-hal negatif seperti halnya salah dalam melakukan pergaulan.


Tema Bahaya Narkoba

Assalamu’alaikum Wr Wb
Yang terhormat kepala sekolah
Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru serta staf Tata Usaha
Dan teman-teman yang saya cintai


Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat-Nya sehingga kita dapat berkumpul disini dan pada hari ini saya akan menyampaikan pidato tentang Narkoba.


Di Indonesia jumlah pengguna narkoba begitu besar, karena lemahnya penegakan hukum di Indonesia para pengedar internasional dapat bekerja sama dengan warga negara Indonesia dan memperoleh keuntungan yang besar. Penyalahgunaan Narkotika dan zat aditif lainnya itu tentu membawa dampak yang luas dan kompleks. Sebagai dampaknya antara lain perubahan perilaku, gangguan kesehatan, menurunnya produktivitas kerja secara drastis, kriminalitas dan tindak kekerasan lainnya.


Penyalahgunaan narkoba dapat dicegah melalui program-program diantaranya mengikuti kegiatan-kegiatan sosial, tidak bergaul dengan pengguna atau pengedar narkoba, tidak mudah terpengaruh ajakan atau rayuan untuk menggunakan narkoba. Pengguna narkoba biasanya lebih didominasi oleh para remaja dan anak sekolah.


Sekolah juga memberikan penyuluhan kepada para siswa tentang bahaya dan akibat dari penyalahgunaan narkoba melalui Guru BP, diskusi yang melibatkan para siswa dalam perencanaan untuk intervensi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Program lain yang cukup penting adalah program waspada Narkotika dengan cara mengenali ciri-ciri siswa yang menggunakan narkoba, mewaspadai adanya tamu yang tak dikenal atau pengedar, melakukan razia dadakan.


Biasanya pengedar maupun pemakai di sekolahh telah paham betul program-program disekolah untuk pencegahan pengguna atau pemakai disekolah, mereke tentu saja mengantisipasinya dengan sebaik yang mereka bisa. Sepintar apapun kiat mereka, ibarat sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Jurus-jurus jitu menghindari deteksi sekolah memang mereka kuasai, tapi mengingat sifat narkoba yang adiktif dan menutut dosis yang lebih tinggi maka disiplin cara aman akan terkuak juga


Untuk itu marilah kita hindari dan jauhi serta ikut memberantas penggunaan narkoba. Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan apabila ada kesalahan dalam bertutur kata, saya mohon maaf. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih dan saya akhiri.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb..