Pengertian Organisasi Perusahaan – Struktur, Bentuk, Perseorangan, Pengkongsian

Diposting pada

Pengertian Organisasi Perusahaan – Struktur, Bentuk, Perseorangan, Pengkongsian : Organisasi adalah sekelompok orang (dua orang ataupun lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Bentuk-Bentuk Organisasi Perusahaan

Pengertian Organisasi Perusahaan

Sebelum memulai tentang organisasi alangkah baiknya jika kita ketahui tentang, apa itu organisasi? Organisasi adalah sekelompok orang (dua orang ataupun lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Tugas DPD : Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tugas, Dasar Hukum Dan Wewenang DPD


Organisasi Perusahaan

Organisasi Perusahaan dapat dibedakan menjadi 3 kelompok pokok, Yaitu :

  1. Perusahaan Perseorangan.
  2. Perusahaan Pengkongsian atau Firma.
  3. Perseroan Terbatas.

Disamping 3 kelompok pokok diatas ada juga perusahaan negara serta perusahaan yang dikendalikan secara koperasi.


Perusahaan Perseorangan.

Perusahaan Perseorangan merupakan organisasi perusahaan yang terbanyak jumlahnya dalam setiap perekonomian.

Kelebihan dan kekurangan Perusahaan perseorangan.

Adapun keuntungan yang diperoleh jika memilih perusahaan perseorangan iyalah sebagai berikut:


1. Pendirian perusahaan perseorangan sangat mudah serta tidak berbelit-belit.
2. Perusahaan perseorangan cocok untuk usaha yang relatif kecil ataupun mereka yang memiliki modal serta  bidang usaha yang terbatas.
3. Tidak terlalu memerlukan akta formal (akta notaris) , sehingga pemilik dapat tidak perlu mengeluarkan biaya yang berlebihan.


4. Memilki keleluasaan dalam hal mengambil keputusan, baik menentukan itu arah perusahaan ataupun hal-hal yang berkaitan dengan keuangan perusahaan.
5. Dalam hal peraturan, tidak terlalu banyak peraturan pemerintah yang mengatur perusahaan perseorangan, sehingga pemilik bebas melakukan aktivitasnya.
6. Dalam hal pajak pemilik tidak perlu membayar pajak badan , tetapi semua pendapatan tetap harus bayar pajak perorangan, serta semua keuntungan menjadi milik pemilik dan dapat digunakan secara bebas oleh pemilik.


Sementara itu, keterbatasan atau kerugian perusahaan perorangan antara lain iyalah dalam hal:

1. Permodalan : Lebih sulit memperoleh modal, yang berarti jika perusahaan perorangan ingin mendapatkan tambahan modal ataupun investasi dari perbankan relatif sulit, terutama pada jumlah yang besar.
2. Ikut tender : Perusahaan perorangan relatif sulit mengikuti tender , dikarenakan kesulitan untuk memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen serta jumlah dana yang tersedia.


3. Tanggung jawab : Pemilik perusahaan perseorangan bertanggung jawab terhadap utang perusahaan secara penuh.
4. Kelangsungan hidup : Biasanya kelangsungan hidup ataupun umur perusahaan relatif lebih singkat. Hal ini disebabkan oleh sulitnya mencari pengganti pemilik perusahaan apabila pemilik meninggal dunia, sehingga terjadi kevakuman pada perusahaan yang menyebabkan kelangsungan hidup perusahaan berakhir.


5. Sulit berkembang : Perusahaan akan sulit berkembang jika menggunakan badan usaha perseorangan. Hal ini dikarenakan kesulitan dalam mengelola usaha yang hanya berada dalam satu tangan , Sehingga jika ingin memperbesar perusahaan harus mengubah badan usahanya terlebih dahulu.
6. Administrasi : yang tidak terkelola dengan baik.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 6 Lembaga Agama : Pengertian, Contoh, Macam, Tujuan (LENGKAP)


Perusahaan Pengkongsian atau Firma.

Perusahan Firma ini merupakan organisasi perusahaan yang dimiliki oleh beberapa orang. Perusahaan Perkongsian memiliki ciri utama yaitu ukuran kecil dan relatif dapat dijalankan oleh pemiliknya. Perkongsian dapat dibedakan menjadi 2 bentuk.


  • Perkongsian umum yaitu jenis usaha dimana setiap pemiliknya aktif bertanggung jawab bersama
  • Perkongsian terbatas yaitu usaha milik beberapa orang akan tetapi hanya beberapa saja dari pemilik yang bertindak sebagi anggota yang menjalankan operasional bisnis

Kelebihan perusahaan perkongsian
Mudah didirikan , modal usaha yang relatif sedikit, pengelolaan usaha relatif lebih fleksibel serta lebih bebas, Dengan adanya beberapa anggota modal yang terkumpul menjadi lebih banyak, sehingga penambahan modal dapat memperluas skala usaha, Lebih banyak keahlian yang didapat ,Umur perusahaan lebih panjang.


Kelemahan perusahaan perkongsian

    1. Terdapat masalah tanggung jawab tnpa batas bagi anggota aktif yang harus menanggung utang perusahaan baik dari harta perusahaan maupun harta pribadi
    2. Menghadapi masalah modal terbatas
    3. Terjadinya perselisihan dan kesalahpahaman antar anggota

Perusahaan Perseroan Terbatas

Perseroan Terbatas adalah suatu unit kegiatan usaha yang didirikan sebagai suatu intitusi badan hukum yang pendiriannya dilakukan melalui akta notaris , dimana suatu dokumen dikemukakan yang pada dasarnya mencantumkan tujuan pendirian , saham yang dikeluarkan serta nama nama pimpinan yang akan menjalankan usaha.


Kelebihan Perseroan Terbatas

    1. Tanggung jawab terbatas
    2. Saham perusahaan mudah ditunaikan
    3. Lebih mudah memperoleh modal
    4. Pengelolaan yang lebih profesional

Kekurangan Perseroan Terbatas

    1. Perusahaan yang relatif kecil akan menyukai badan usaha yang lebih sederhana
    2. Pendiriannya lebih sulit
    3. Peraturan yang harus dipenuhi lebih banyak
    4. Sukar merahasiakan kegiatan perusahaan

      Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Lembaga Pendidikan : Pengertian, Macam Dan 6 Fungsi Lengkap


Struktur organisasi Perusahaan

Struktur organisasi adalah suatu susunan komponen-komponen atau unit-unit kerja dalam sebuah organisasi. Struktur organisasi menunjukan bahwa adanya pembagian kerja dan bagaimana fungsi atau kegiatan-kegiatan berbeda yang dikoordinasikan. Dan selain itu struktur organisasi juga menunjukkan mengenai spesialisasi-spesialisasi dari pekerjaan, saluran perintah maupun penyampaian laporan.


Struktur organisasi adalah suatu susunan atau hubungan antara komponen bagian-bagian dan posisi dalam sebuah organisasi, komponen-komponen yang ada dalam organisasi mempunyai ketergantungan. Sehingga jika terdapat suatu komponen baik maka akan berpengaruh kepada komponen yang lainnya dan tentunya akan berpengaruh juga kepada organisasi tersebut.


Pengorganisasian merupakan salah satu fungsi dasar dalam manajemen untuk mencapai sasaran yang ditetapkan oleh Organisasi. Pengorganisasian ini berkaitan dengan pengelompokan kegiatan, pengaturan orang maupun sumber daya lainnya dan mendelegasikannya kepada individu ataupun unit tertentu untuk menjalankannya sehingga diperlukan penyusunan struktur organisasi yang memperjelas fungsi-fungsi setiap bagian dan sifat hubungan antara bagian-bagian tersebut.


Ada 4 elemen yang terdapat dalam struktur organisasi :

a.    adanya specialisasi kegiatan keja
b.    adanya standarisasi kegiatan kerja
c.    adanya koordinasi kegiatan kerja
d.    besaran seluruh organisasi


Fungsi Struktur Organisasi Perusahaan

Adapun fungsi / kegunaan dari struktur dalam sebuah organisasi, berikut dibawah ini penjelasannya:

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Lembaga Keluarga : Pengertian Dan 4 Tahapannya ( LENGKAP )


  1. Kejelasan tanggung jawab.

Setiap anggota dari organisasi harus dapat bertanggung jawab dan juga apa saja yang harus dipertanggungjawabkan. Setiap anggota suatu organisasi tentunya harus dapat bertanggung jawab kepada pimpinannya atau kepada atasannya yang telah memberikan kewenangan, karena pelaksanaan atau implementasi kewenangan tersebut yang perlu dipertanggungjawabkan. Itulah fungsi struktur organisasi tentang kejelasan tanggung jawab.


  1. Kejelasan kedudukan.

Yang selanjutnya yaitu kejelasan mengenai kedudukan,disini artinya anggota atau seseorang yang ada didalam struktur organisasi sebenarnya dapat mempermudah dalam melakukan koordinasi dan hubungan, sebab adanya keterkaitan penyelesaian mengenai suatu fungsi yang telah di percayakan kepada seseorang atau anggota.


  1. Kejelasan mengenai jalur hubungan.

Fungsi selanjutnya yaitu sebagai kejelasan jalur hubungan maksudnya dalam melaksanakan pekerjaan dan tanggung jawab setiap pegawai didalam sebuah organisasi maka akan dibutuhkan kejelasan hubungan yang tergambar dalam struktur sehingga dalam jalur penyelesaian suatu pekerjaan akan semakin lebih efektif dan dapat saling memberikan keuntungan.


  1. Kejelasan uraian tugas.

Dan Fungsi lainnya yaitu kejelasan mengenai uraian tugas didalam struktur organisasi akan sangat membantu pihak atasan atau pimpinan untuk dapat melakukan pengawasan maupun pengendalian, dan juga bagi bawahan akan dapat lebih berkonsentrasi dalam melaksanakan suatu tugas atau pekerjaan karena uraian yang jelas. Itulah salah satu fungsi sebagai kejelasan uraian tugas.


Bentuk-bentuk Struktur Organisasi Perusahaan

Bentuk-bentuk Struktur Organisasi yang sering digunakan dalam organisasi pada umumnya terdiri dari 3 bentuk, yaitu Struktur Organisasi Fungsional, Struktur Organisasi Divisional (berdasarkan Produk/Pasar) dan Struktur Organisasi Matriks.


  • Struktur Organisasi Fungsional

Struktur Organisasi Fungsional (Functional Structure Organization) merupakan Struktur Organisasi yang paling umum digunakan oleh suatu organisasi. Pembagian kerja dalam bentuk Struktur Organisasi Fungsional ini dilakukan berdasarkan fungsi manajemennya seperti Keuangan, Produksi, Pemasaran dan Sumber daya Manusia. Karyawan-karyawan yang memiliki keterampilan (skill) dan tugas yang sama akan dikelompokan bersama kedalam satu unit kerja.


Struktur Organisasi ini tepat untuk diterapkan pada Organisasi atau Perusahaan yang hanya menghasilkan beberapa jenis produk maupun layanan. Struktur organisasi bentuk ini dapat menekan biaya operasional namun mengalami kesulitan dalam berkomunikasi antar unit kerja.


  • Struktur Organisasi Divisional

Struktur Organisasi Divisional (Divisional Structure Organization) adalah Struktur Organisasi yang dikelompokkan berdasarkan kesamaan produk, layanan, pasar dan letak geografis. Organisasi bentuk Divisional ini biasanya diterapkan di perusahaan yang berskala menengah keatas,hal ini dikarenakan biaya operasional akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan bentuk Organisasi Fungsional.


  • Struktur Organisasi Matriks

Struktur Organisasi Matriks (Matrix Structure Organization) merupakan kombinasi dari Struktur Organisasi Fungsional dan Struktur Organisasi Divisional dengan tujuan untuk menutupi kekurangan-kekurangan yang terdapat pada kedua bentuk Struktur Organisasi tersebut. Struktur Organisasi Matriks ini sering juga disebut dengan Struktur Organisasi Proyek karena karyawan yang berada di unit kerja fungsional juga harus mengerjakan kegiatan atau tugas proyek-proyek organisasi yang ditugaskan kepadanya.


Struktur Organisasi Matriks ini mengakibatkan terjadinya multi komando dimana seorang karyawan diharuskan untuk melapor kepada dua pimpinan yaitu pimpinan di unit kerja Fungsional dan pimpinan proyek. Struktur Organisasi ini biasanya digunakan oleh perusahaan yang berskala besar atau perusahaan-perusahaan multinasional.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Makalah Teks Debat