Masyarakat Ekonomi Eropa

Diposting pada

Pengertian MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa)

EEC atau Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) adalah lembaga kerja sama ekonomi dan moneter yang lahir dari Perjanjian Roma (Treaty of Roma) pada tanggal 25 Maret 1957 tentang pendirian komunitas energi atom dan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). Masyarakat Ekonomi Eropa


Sejarah Terbentuknya MEE

Lembaga-lembaga tersebut pada tanggal 1 Juli 1967 bergabung menjadi satu organisasi yaitu Masyarakat Eropa (ME) dan kemudian pada tahun 1993 menjadi Uni Eropa (European Union).

Baca Juga : Pengertian Ekonomi Institusional – Tokoh, Sejarah, Pemikiran, Aliran, Perbandingan

Pada awalnya kegiatan Uni Eropa hanya terbatas di bidang perdagangan. Akan tetapi sejalan dengan pertambahan anggota, kegiatan Uni Eropa berkembang tidak hanya di bidang perdagangan tetapi dalam bidang yang lebih luas seperti perpajakan, perindustrian, pertanian, dan politik.

Upaya ini dilanjutkan dengan membentuk pasaran bersama, yaitu sebuah perjanjian untuk menghapus halangan terhadap mobilitas faktor produksi sesama anggota Uni Eropa.

Sejak berakhirnya Perang Dunia II, Eropa mengalami kemiskinan dan perpecahan. Usaha untuk mempersatukan Eropa sudah dilakukan. Namun, keberhasilannya bergantung pada dua negara besar, yaitu Prancis dan Jerman Barat. Pada tahun 1950 Menteri Luar Negeri Prancis, Maurice Schuman berkeinginan menyatukan produksi baja dan batu bara Prancis dan Jerman dalam wadah kerja sama yang terbuka untuk negara-negara Eropa lainnya, sekaligus mengurangi kemungkinan terjadinya perang.

Keinginan itu terwujud dengan ditandatanganinya perjanjian pendirian Pasaran Bersama Batu Bara dan Baja Eropa atau European Coal and Steel Community (ECSC) oleh enam negara, yaitu Prancis, Jerman Barat (Republik Federal Jerman-RFJ), Belanda, Belgia, Luksemburg, dan Italia. Keenam negara tersebut selanjutnya disebut The Six State.


Tujuan Pembentukan Organisasi MEE

MEE menegaskan tujuannya, antara lain:

  1. integrasi Eropa dengan cara menjalin kerja sama ekonomi, memperbaiki taraf hidup, dan memperluas lapangan kerja;
  2. memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas serta keseimbangan perdagangan antarnegara anggota;
  3. menghapuskan semua rintangan yang menghambat lajunya perdagangan internasional;
  4. meluaskan hubungan dengan negara-negara selain anggota MEE. Untuk mewujudkan tujuannya, MEE membentuk Pasar Bersama Eropa (Comman Market ), keseragaman tarif, dan kebebasan bergerak dalam hal buruh, barang, serta modal.

Baca Juga ; Pengertian dan Teori Pertumbuhan Ekonomi


Struktur Organisasi MEE

Organisasi MEE memiliki struktur organisasi sebagai berikut.


  1. Majelis Umum (General Assembly) atau Dewan Eropa (European Parliament)

Keanggotaan Majelis Umum MEE berjumlah 142 orang yang dipilih oleh parlemen negara anggota. Tugasnya memberikan nasihat dan mengajukan usul kepada Dewan Menteri dan kepada Komisi tentang langkah-langkah kebijakan yang diambil, serta mengawasi pekerjaan Badan Pengurus Harian atau Komisi MEE serta meminta pertanggungjawabannya.


  1. Dewan Menteri (The Council)

Dewan Menteri MEE mempunyai kekuasaan tertinggi untuk merencanakan dan memberikan keputusan kebijakan yang diambil. Keanggotaannya terdiri atas Menteri Luar Negeri negara-negara anggota. Tugasnya menjamin terlaksananya kerja sama ekonomi negara anggota dan mempunyai kekuasaan membuat suatu peraturan organisasi. Ketuanya dipilih secara bergilir menurut abjad negara anggota dan memegang jabatan selama enam tahun.


  1. Badan Pengurus Harian atau Komisi (Commision)

Keanggotaan Badan Pengurus Harian atau Komisi MEE terdiri atas sembilan anggota yang dipilih berdasarkan kemampuannya secara umum dengan masa jabatan empat tahun. Komisi berperan sebagai pemegang kekuasaan eksekutif dan badan pelaksana MEE. Di samping itu komisi juga mengamati dan mengawasi keputusan MEE, memperhatikan saran-saran baru, serta memberikan usul dan kritik kepada sidang MEE dalam segala bidang. Hasil kerjanya dilaporkan setiap tahun kepada Majelis Umum (General Assembly).

Baca Juga : Pengertian Sistem Ekonomi, Fungsi, Macam Beserta Ciri-Cirinya


  1. Mahkamah Peradilan (The Court of Justice)

Keanggotaan Mahkamah Peradilan MEE sebanyak tujuh orang dengan masa jabatan enam tahun yang dipilih atas kesepakatan bersama negara anggota. Fungsinya merupakan peradilan administrasi MEE, peradilan pidana terhadap keanggotaan komisi, dan peradilan antarnegara anggota untuk menyelesaikan perselisihan yang timbul di antara para negara anggota. Peradilan konstitusi berfungsi untuk menyelesaikan konflik perjanjian internasional.


Perubahan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) menjadi Uni Eropa (UE) Melalui perjanjian

Maastrich, ke–12 negara anggota Masyarakat Eropa dipersatukan dalam mekanisme Kesatuan Eropa, dengan pelaksanaan secara bertahap. The Treaty on European Union mulai dilaksanakan pada tanggal 1 Januari 1993, setelah diratifikasi oleh semua parlemen anggota masyarakat Eropa. Mulai tahun 1999, Masyarakat Eropa hanya mengenal satu mata uang yang disebut European Currency Unit (ECU) atau (European Union – EU). Beberapa bentuk perjanjian yang pernah dilakukan MEE harus mengalami beberapa kali amandemen. Hal itu berkaitan dengan bertambahnya anggota. Kenggotaan Uni Eropa terbuka bagi semua negara dengan syarat:

  1. Negara tersebut berada di kawasan Benua Eropa;
  2. Negara tersebut harus menerapkan prinsip-prinsip demokrasi, penegakan hukum, menghormati hak asasi manusia (HAM), dan bersedia menjalankan segala peraturan perundang-undangan Eropa.

Baca Juga : Pelaku Ekonomi : Pengertian, Siapa Saja, Macam, Contoh, Peran


Demikianlah artikel dari gurupendidikan.co.id mengenai Masyarakat Ekonomi Eropa MEE : Pengertian, Sejarah, Tujuan, Struktur Organisasi, Beserta Perubahannya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.