Macam – Macam Industri – Pengertian, Klasifikasi, Contoh, Para Ahli

Diposting pada

Macam – Macam Industri – Pengertian, Klasifikasi, Contoh, Para Ahli : Dizaman modern ini perkembangan industri sangat cepat dikarenakan semakin maju nya perkembangan di dunia industri.


Pengertian, Macam Dan Contoh Industri Beserta Perkembangannya Terlengkap

Pengertian Industri

Industri yaitu sebuah usaha atau aktivitas mengolah bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang mempunyai nilai tambah untuk mendapatkan sebuah keuntungan. Usaha perakitan atau assembling dan juga reparasi yaitu bagian dari industri. Hasil dari industri tidak hanya berupa barang, tetapi juga bisa dalam bentuk jasa.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli


Pengertian Industri Menurut Para Ahli

Berikut ini merupakan Pengertian Industri Menurut Para Ahli.

  • Moh. Hatta

    Industri adalah upaya untuk mengubah struktur pertanian ke dalam struktur industri.


  • UU No. 5 Tahun 1984

    Industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku, bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi yang memiliki nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya.


  • Encyclopedia Indonesia

    Industri merupakan bagian dari proses produksi yang tidak mengambil bahan-bahan tersebut langsung dari alam untuk konsumsi, tetapi bahan-bahan diproses dan akhirnya menjadi komoditas yang berharga kepada masyarakat.


  • Encyclopedia Americana

    Industri adalah kegiatan kelompok yang menumbuhkan benda ekonomi dan pengguna.


  • Sudut pandang Geografi

    Industri adalah sesuatu yang merupakan perpaduan dari subsistem fisik dan subsistem manusia.


  • Badan Pusat Statistik

    Industri adalah unit usaha yang berjalan kesatuan kegiatan ekonomi dengan tujuan untuk menghasilkan barang atau jasa yang berdomisili di tempat tertentu atau lokasi dan memiliki catatan administrasi tersendiri.


  • Tim Grasindo

    Industri adalah semua jenis pekerjaan yang menghasilkan uang.


  • George T. Renner

    Industri adalah semua kegiatan manusia dalam ekonomi produktif / memproduksi barang dan uang.


  • Sukimo

    Industri adalah perusahaan yang melakukan kegiatan ekonomi yang termasuk ke dalam sektor sekunder.


  • Kartasapoetra

    Industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku, bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi menjadi barang dengan menggunakan nilai yang lebih tinggi, termasuk kegiatan desain industri dan teknik industri.


    Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Siklus Hidup Produk Terlengkap


Macam – Macam Industri

Berikut ini merupakan macam-macam industri.

1. Industri Berat

  • Industri alat-alat berat
  • Industri mesin
  • Industri percetakan

2. Industri Ringan

  • Obat-obatan
  • Industri makanan dan industri minuman

3. Industri berorientasi pada pasar

  • Industri pakaian, sepatu, tas dan perhiasan

4. Industri berorientasi pada tenaga kerja

  • Pabrik jamu air mancur berlokasi di Wonogiri agar mudah mendapat banyak tenaga kerja
  • Industri mabel banyak yang berlokasi di Jepara karena banyak tenaga kerja yang mahit yang membuat ukiran

5. Industri berorientasi pada bahan baku

  • Industri pangalengan susu, buah-buahan, daging, sayuran, ikan dan industri perkayuan.

6. Industri kimia dasar

  • Industri kimia organik, misalnya bahan peledak dan industri bahan kimia tekstil
  • Industri kimia organik misalnya industri semen, industri asam sulfat dan industri kaca
  • Industri agrokimia, misalnya pupuk kimia dan pestisida
  • Industri selukosa dan karet, misalnya industri kertas, industri puip dan ban

7. Industri mesin dan logam dasar

  • Transformator tenaga dan generator
  • Industri besi baja, aluminium dan industri tenaga

8. Aneka Industri

  • Industri tekstil. Misalnya : industri benang, kain dan pakaian jadi

9. Industri Besar

  • Industri peleburan besi
  • Industri semen

10. Industri Sedang

  • Industri rumah pakaian jadi
  • Industri sepatu

11. Industri Kecil

  • Industri kerajinan kayu

12. Industri anyaman

13. Industri rumah tangga

  • Industri tanah liat
  • Industri batik tulis

14. Industri PMDN

  • Industri mesin barata

15. Industri PMA

  • PT. Coca Cola
  • PT. Unilever

16. Industri Patungan

  • Kodak/ cetus menghasilkan produk diagnostic bioteknologi
  • GM/ Toyota menghasilkan produk mobil

17. Industri Primer

  • Tambang Timah (Bangka Belitung)
  • Tambang Emas (Kalimantan)

18. Industri Tersier

  • Perawatan Kesehatan
  • Telekomunikasi

19. Industri pasar modal

20. Industri Hilir

  • Industri tekstil contoh benang zat pewarna
  • Industri alat tulis contoh pensil, pen, penghapus

21. Industri Hulu

  • Industri listrik contoh panel tegangan listrik
  • Industri besi dan baja (PT. Krakatau) Steel Cilegon Banten
  • Industri Perkapalan (PT Pai di Surabaya dengan produk yaitu Pasindo Jaya)

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Tujuan, Strategi Dan 6 Pengertian Pemasaran Menurut Para Ahli

Klasifikasi Industri

Berikut ini merupakan Klasifikasi industri.

1. Berdasarkan terdapatnya bahan-baku

Industri ekstraktif yakni sebuah industri yang bahan bakunya langsung diambil dari suatu alam seperti pertanian, perikanan, kehutanan, dan pertambangan.
Industri nonekstraktif yakni sebuah industri yang bahan bakunya diambil dari tempat lain atau dari industri lain. Industri nonekstraktif ini dibedakan menjadi tiga jenis, yakni :


  • Industri reproduksi
  • Industri manufaktur
  • Industri fasilitatif

2. Berdasarkan jumlah tenaga kerjanya

  • Industri besar, yaitu industri yang mempunyai tenaga kerja nya  lebih dari 100 orang.
  • Industri sedang, yaitu  industri yang mempunyai tenaga kerjanya antara 20 sampai dengan 99 orang.
  • Industri kecil, yaitu industri yang mempunyai tenaga kerjanya antara 5 sampai dengan 19 orang.
  • Industri rumah tangga, yaitu industri yang mempunyai tenaga kerjanya antara 1 sampai 4 orang.

3. Berdasarkan departemen perindustrian

  • Kelompok industri kimia dasar. Contohnya : pada industri kertas, pupuk, semen, ban dan lain sebagainya.
  • Kelompok industri mesin dan logam. Contohnya : pada industri besi baja, mesin, dan komunikasi.
  • Kelompok aneka industri. Contohnya : pada mak garmen, dan minuman.
  • Kelompok industri kecil. Contohnya: pada pengaawetan daging, roti, dan minyak.

4. Berdasarkan produktivitas perorangan

  • Industri primer yakni jenis industri yang menghasilkan barang tanpa adanya pengolahan lebih lanjut. Contohnya : pada anyaman, pengeringan ikan dan penggilingan padi.

  • Industri sekunder yakni jenis industri yang menghasilkan suatu barang-barang yang memerlukan pengolahan lebih lanjut. Contohnya : pada industri pemintalan benang dan elektronika.
  • Industri tersier yakni jenis industri yang bergerak dalam bidang jasa. Contohnya : pariwisata, bank, travel, dan perdagangan.

5. Berdasarkan bahan mentahnya

  • Industri agraris, yakni jenis industri yang mengolah bahan suatu bahan mentah dari pertanian. Contohnya : industri minyak goreng, kopi, teh, dan gula.
  • Industri nonagraris, yakni jenis industri yang mengolah suatu bahan mentah dari hasil tambang. Contohnya: industri semen, besi, dan baja.

    Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Rumus Kerucut : Volume Luas Permukaan, Tinggi, Dan Gambar


6. Berdasarkan tahapan proses produksinya

  • Industri hulu, yakni jenis industri dalam tahap produksinya mengolah bahan mentah atau bahan baku menjadi sebuah barang setengah jadi. Contohnya : pada industri kayu olahan, baja batangan, plat seng, lembaran karet, dan lain sebagainya.

  • Industri hilir, yaitu industri yang tahapan produksinya mengolah barang setengah jadi menjadi bahan jadi (siap pakai). Contoh: industri garmen, sepatu, dan kendaraan.

7. Berdasarkan hasil produksinya

  • Industri berat yaitu jenis industri yang menghasilkan sebuah mesin-mesin dan alat-alat produksi. Contohnya : pada industri alat berat, mesin, dan alat
    transportasi.

  • Industri ringan yaitu jenis industri yang menghasilkan sebuah barang jadi yang langsung dipakai masyarakat. Contohnya : pada industri makanan, minuman, obat-obatan, dan lain sebagainya.

 

8. Berdasarkan kemajemukan industri

  • Industri besar (big industries) yaitu jenis industri yang aktivitasnya dalam skala besar dengan kegiatan dan pengaturan yang majemuk. Ciri-cirinya yakni :
    • modalnya yang sangat besar
    • Memakai mesin-mesin yang modern
    • Pada jumlah tenaga kerja nya banyak
    • Pada lokasi industri nya menempati lahan yang luas

  • Industri kecil (small industries) yaitu suatu kegiatan industri yang berskala kecil. Ciri-cirinya yaitu :
    • modalnya yang kecil
    • Pada peralatannya yang sederhana
    • Pada jumlah tenaga kerjanya sedikit

9. Berdasarkan daya tampung tenaga kerja

  • Industri padat karya(labour intersive) yaitu jenis industri yang dalam suatu kegiatannya membutuhkan tenaga kerja nya dalam jumlah banyak. Contohnya : pada industri garmen dan elektronika.

  • Industri padat modal (Capital intersive) yaitu jenis industri yang dalam aktivitasnya lebih banyak menggunakan modal baik yang berupa uang ataupun mesin-mesin modern.

10. Berdasarkan asal modal

  • Industri nasioanal atau PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) yaitu jenis industri yang semua modalnya berasal dari dalam negeri.
  • Industri swasta nasional yaitu jenis industri yang modalnya berasal dari sebuah pengusaha nasional.

  • Industri asing yaitu jenis industri yang modalnya berasal dari pengusaha asing, yang berdasarkan suatu kebijakan pemerintah.
  • Industri bersama, yaitu biasa dikenal dengan istilah join venture industry yakni jenis industri yang modalnya hasil kerja sama antara pengusaha swasta nasional atau modal pemerintah dengan modal dari negara lain.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Ciri Dan Jenis Perusahaan Dagang Beserta Contohnya Terlengkap.