√ Pengertian Intelektual Secara Umum Serta Perkembangan Dan Contohnya Lengkap

Diposting pada

√ Pengertian Intelektual Secara Umum Serta Perkembangan Dan Contohnya Lengkap

Intelektual atau juga bisa kita katakan Cendikiawan merupakan orang yang memakai kecerdasan untuk belajar, bekerja, mengagas, membayangkan serta menjawab masalah tentang berbagai gagasan. Kata cendikiawan berasal dai kara “Chanakya, seorang politikus didalam pemerintahan chanddragupta dari Kekaisaran Maurya.

Pengertian Intelektual

Secara umum, ada tiga pengertian modern untuk istilah intelektual, yakni:

  1. mereka biasanya sering terlibat dalam buku-buku dan ide-ide;
  2. mereka yang memiliki keahlian dalam seni dan budaya yang memberikan mereka kewibawaan kebudayaan, serta kemudian menggunakan kewibawaannya itu untuk mendiskusikan permasalahan-
    permasalahan lain di masyarakat umum. Golongan tersebut di panggil sebagai “intelektual budaya”.
  3. dari sudut Marxisme, mereka pada golongan kelas pengacara, guru, dosen, wartawan dsb.

Tiga tahap perkembangan intelektual

Menurut August Comte ada tiga tahapan perkembangan intelektual, yang merupakan perkembangan dari tahapan sebelumnya:

  • Tahap teologis

Tingkat pemikiran manusia adalah seluruh benda di dunia mempunyai jiwa dan itu disebabkan oleh kekuatan yang bebeda diatas manusia.

  • Tahap metafisis

Tahap manusia menganggap bahwa di dalam setiap kejadian ada inti tertentu atau kekuatan yang ada akhirnya akan bisa diungkap. Oleh sebab itu adanya kepercayaan bahwa setiap cita-cita yang
berhubungan dengan suatu realitas serta tidak ada usaha sebagai penentu hukum alam yang sama.

  • Tahap positif

Tahapan dimana manusia mulai berfikir secara ilmiah.


Cendekiawan bisu dan palsu

Sharif Shaary mengatakan bahwa seorang “cendikiawan” bukan hanya dapat berfikir tentang kebenaran namun harus menyuarakan, apapun rintangannya. Seorang cendikiawan yang bener tidak
tidak boleh netral, serta harus memihak kepada kebenaran serta keadilan. Dia “tidak diperbolehkan menjadi cendikiawan bisu, terkecuali dia benar-benar bisa atau dibisukan”.

Bila benar-benar bisu, seorang cendikiawan masih bisa bertindak dengan menyatakan pikiran lewat penulisan yang akhirnya akan sampai juga kepada khalayak ramai. Inilah yang dikatakan
cendikiawan bisa yang tidak bisu. Sebaiknya, ada cendikiawan yang tidak bisu namun bisu, Dia menjadi bisu mengkin disebabkan “dia takut atau berkepentingan”.

Cendikiawan palsu akan mengelabui mata serta pikiran rakyat dengan kebenaran palsu lewat penyalahgunaan fakta serta pernyataan yang salah. Cendikiawan palsu banyak memakai retodikan
kosong.


Contoh Intelektual

Pekerja intelektual (sering pula disebut pekerja pikiran atau pekerja pengetahuan) adalah seseorang yang dipekerjakan berdasarkan pengetahuannya tentang subyek tertentu, bukan berdasarkan
keterampilannya membuat atau mengerjakan sesuatu. Contoh dari pekerja intelektual adalah mereka yang bekerja di bidang teknologi informasi, seperti programmer komputer, analis sistem, penulis
teknikal, dan lain-lain. Contoh lainnya adalah pengacara, guru, dan ilmuwan.

Istilah “pekerjaan pengetahuan” pertama sekali diperkenalkan oleh Pater Drucker dalam bukunya, Landmarks of Tomorrow, pada tahun 1959. Dalam bukunya itu dia menyebut pekerjaan intelektual
sebagai orang bekerja utamanya dengan informasi atau seseorang yang mengembangkan serta memakai pengetahuan di tempat kerja.

Pekerja intelektual membawa keuntungan bagi organisasi dalam banyak cara, semisal saja:

  1. Menganalisa data sebagai bentuk hubungan
  2. Mengidentifikasi serta memahami tren
  3. Menilai input dalam rangka mengevaluasi prioritas yang kompleks atau yang berkonflik
  4. Memahami sebab serta akibat atau kausalitas
  5. Membuat hubungan
  6. Menghasilkan kapabilitas baru
  7. Kemampuan untuk menelusur turun untuk berfokus
  8. Kemampuan untuk bercurah pendapat, berfikir luas
  9. Menciptakan atau memodifikasi strategi

Demikian Penjelasan Tentang Pengertian Intelektual Secara Umum Serta Perkembangan Dan Contohnya Lengkap Semoga Bermanfaat Bagi Semua Pembaca GuruPendidikan.Co.Id