Pengertian Ilmu Komunikasi – Teori, Pengertian, Macam, Jenis, Komponen, Contoh

Pengertian Ilmu Komunikasi – Teori, Pengertian, Macam, Jenis, Komponen, Contoh : Merupakan pengamatan terhadap produksi, proses dan juga pengaruh terhadap sistem tanda dan lambang lewet pengembangan teori-teori yang bisa diuji dan digeneralisasikan dengan tujuan.


Teori Komunikasi

Teori komunikasi ialah suatu pandangan juga strategi yang membentuk alat dan rangka kerja pada suatu perkara yang hendak dilaksanakan dalam proses komunikasi teori akan mengarahkan bentuk dan kaidah dalam komunikasi yang akan dibuat. Lewat penulisan ini penjelasan tentang teori-teori komunikasi yang akan dibuat. Ada dua aspek utama yang dilihat secara langsung pada bidang ini sebagai suatu bidang pengkajian baru.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Manajemen Informatika

Aspek pertama adalah perkembangan dari beberapa kejadian atau sudut seperti perindustrian, teknologi komunikasi dan politik dunia. Dalam bidang teknologi komunikasi seperti radio, telefon, televisi, satelit, rangkaian komputer sudah menghasilkan ide untuk melihat apakah kesan perkembangan teknologi komunikasi terhadap individu, serta masyarakat disebuah negara. Perkembangan politik dunia, memperlihatkan kesan politik kepada publik sehingga memperlihatkan propaganda dan pendapat umum.


Pengertian Ilmu Komunikasi

Pada dasarnya ilmu komunikasi memiliki ciri yang sama dengan ilmu secara umum. Yang memberdakan ialah objek kajiannya, dimana perhatian yang telah fokuskan pada kejadian-kejadian komunikasi antar manusia.


Tentang hal itu Berger & Chafee (1987) mengatakan bahwa Ilmu komunikasi merupakan pengamatan terhadap produksi, proses dan juga pengaruh terhadap sistem tanda dan lambang lewet pengembangan teori-teori yang bisa diuji dan digeneralisasikan dengan tujuan menjelasakan fenomena yang berkaitan terhadap produksi, pengaruh dan proses dari sistem tanda dan lambang.


Macam-Macam Komunikasi

Elemen dasar komunikasi menjadikan objek studi tentang teori komunikasi:

  1. Sumber

    Shannon mengatakan unsur ini sebagai “sumber informasi”, yang “menghasilkan urutan pesan yang akan dikomunikasikan ke terminal penerima.”


  2. Pengirim

    Shannon menyebut unsur ini sebagai “pemancar/penyebar”, yang “beroperasi pada pesan dalam beberapa cara untuk menghasilkan sinyal yang cocok untuk meneruskannya melalui saluran tersebut.” Oleh Aristoteles, unsur ini disebut “speaker” (orator).


  3. Channel

    Bagi Shannon, saluran tersebut ialah “hanya media yang digunakan untuk mengirimkan sinyal dari pemancar ke penerima.”


  4. Penerima

    Untuk Shannon, penerima ialah “melakukan operasi kebalikan dari yang dilakukan oleh pemancar, dengan merekonstruksi pesan dari sinyal.”


  5. Tujuan

    Untuk Shannon, tujuan ialah “orang (atau suatu hal) kepada siapa pesan ini ditujukan”.


  6. Pesan

    dari bahasa Latin mittere, “untuk mengirim”. Pesannya berupa sebuah konsep, informasi, komunikasi, atau pernyataan yang dikirim dalam bentuk, ditulis, direkam, atau bentuk visual verbal kepada penerima.


  7. Tanggapan

    Elemen entropik, positif dan negatif


    Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Fungsi, Dan Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan Secara Lengkap


Jenis-jenis komunikasi

Berikut ini merupakan jenis – jenis komunikasi.

  • Komunikasi lisan

Komunikasi lisan secara langusng ialah komunikasi yang dilakukan dengan dua orang atau lebih yang saling bertatap muka dengan langsung serta tidak ada jarak ataupu alat yang membatasi. Lisan ini terjadi saat dua orang atau lebih saling berdialog/berbicara, saat wawancara, berpidato, rapat.


Komunikasi lisan tidak langsung merupakan komunikasi yang dilakukan dengan perantara alat contohnya, handphone, telepon, VoIP, dan lainnya sebab adanya jarak dengan si pembicara dengan lawan bicaranya.


  • Komunikasi tulisan

Komunikasi tulisan merupakan komunikasi yang dilakukan dengan perantara tulisan tanpa ada pembicaraan secara langsung dengan memakai bahasa yang singkat, padat, dan jelas dimengerti oleh penerima. Komunikasi tulisan bisa juga berupa surat-menyurat, surat elektronik, sms, dan lainnya.


Komponen Dasar Komunikasi

Dalam hal ini ada empat komponen yang cenderung sama yaitu : orang yang mengirimkan pesan, pesan yang akan dikirimkan, saluran atau jalan yang dilalui pesan dari si pengirim kepada si penerima, dan si penerima pesan.


Karena komunikasi merupakan proses dua arah atau timbal balik maka komponen balikan perlu ada dalam proses komunikasi. Dengan demikian, komponen dasar komunikasi ada lima yaitu : pengirim pesan, pesan, saluran, penerima pesan dan balikan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Data Menurut Para Ahli, Beserta Jenis, Fungsi dan Contoh Data Lengkap


  1. Pengirim pesan

Pengirim pesan adalah individu atau orang yang mengirim pesan. Pesan atau informasi yang akan dikirimkan berasal dari otak si pengirim pesan. Oleh sebab itu sebelum pengirim mengirimkan pesan, si pengirim harus menciptakan dulu pesan yang akan dikirimkannya.


Menciptakan pesan adalah menentukan arti apa yang akan dikirimkan kemudian menyandikan/ encode arti tersebut ke dalam satu pesan. Sesudah itu baru dikirim melalui saluran.


  1. Pesan

Pesan adalah informasi yang akan dikirimkan kepada si penerima. Pesan ini dapat berupa verbal maupun non verbal. Pesan secara verbal dapat secara tertulis seperti surat, buku, majalah, memo, sedangkan pesan secara lisan dapat berupa percakapan tatap muka, percakapan melalui telepon, radio, dan sebagainya. Pesan yang non verbal dapat berupa isyarat, gerakan badan, ekspresi muka, dan nada suara.


Pesan komunikasi dapat mempunyai banyak bentuk. Kita mengirimkan dan menerima pesan ini melalui salah satu atau kombinasi tertentu dari panca indra kita. Walaupun biasanya kita menganggap pesan selalu dalam bentuk verbal (lisan atau tertulis), ini bukanlah satu-satunya jenis pesan.


Kita juga berkomunikasi secara nonverbal (tanpa kata). Sebagai contoh, busana yang kita kenakan, seperti juga cara kita berjalan, berjabatan tangan, menggelengkan kepala, menyisir rambut, duduk, dan. tersenyum. Pendeknya, segala hal yang kita ungkapkan dalam melakukan komunikasi.


  1. Saluran

Saluran adalah jalan yang dilalui dari si pengirim dengan penerima. Channel yang biasa dalam komunikasi adalah gelombang cahaya dan suara yang dapat kita lihat dan dengar. Akan tetapi alat dengan cahaya atau suara itu berpindah mungkin berbeda-beda. Misalnya bila dua orang berbicara tatap muka gelombang suara dan cahaya di udara berfungsi sebagai saluran.


Tetapi jika pembicaraan melalui surat yang dikirimkan, maka gelombang cahaya sebagai saluran yang memungkinkan kita dapat melihat huruf pada surat tersebur. Kertas dan tulisan itu sendiri adalah sebagai alat untuk menyampaikan pesan.


Kita dapat menggunakan bermacam-macam alat untuk menyampaikan pesan seperti buku, radio, film, televisi, surat kabar tetapi saluran pokoknya adalah gelombang suara dan cahaya. Disamping itu, kita juga dapat menerima pesan melalui alat indera penciuman, alat pengecap, dan peraba.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Tujuan Dan Fungsi Akuntansi Manajemen Menurut Para Ahli


Saluran komunikasi adalah media yang dilalui pesan. Jarang sekali komunikasi berlangsung melalui hanya satu saluran, kita menggunakan dua, tiga, atau empat saluran yang berbeda secara simultan.


Sebagai contoh, dalam interaksi tatap muka kita berbicara dan mendengarkan (saluran suara), tetapi kita juga memberikan isyarat tubuh dan menerima isyarat ini secara visual (saluran visual). Kita juga memancarkan dan mencium bau-bauan (saluran olfaktori). Seringkali kita saling menyentuh, ini pun komunikasi (saluran taktil).


  1. Penerima Pesan

Penerima pesan adalah yang menganalisis dan menginterpretasikan isi pesan yang diterimanya.


  1. Balikan/ Umpan Balik

Balikan adalah respons terhadap pesan yang diterima yang dikirimkan kepada si pengirim pesan. Dengan diberikannya reaksi ini kepada si pengirim, pengirim akan dapat mengetahui apakan pesan yang dikirimkan tersebut diinterpretasikan sama dengan apa yang dimaksudkan oleh si pengirim. Bila arti pesan yang dimaksudkan oleh si pengirim diinterpretasikan sama oleh si penerima berarti komunikasi tersebut efektif.


Umpan balik adalah informasi yang dikirimkan balik ke sumbernya. Umpan balik dapat berasal dari anda sendiri atau dari orang lain. Dalam diagram universal komunikasi tanda panah dari satu sumber-penerima ke sumber-penerima yang lain dalam kedua arah adalah umpan balik.


Bila anda menyampaikan pesan misalnya, dengan cara berbicara kepada orang lain anda juga mendengar diri anda sendiri. Artinya, anda menerima umpan balik dari pesan anda sendiri. Anda mendengar apa yang anda katakan, anda merasakan gerakan anda, anda melihat apa yang anda tulis.


Selain umpan balik sendiri ini, anda menerima umpan balik dari orang lain. Umpan balik ini dapat datang dalam berbagai bentuk: Kerutan dahi atau senyuman, anggukan atau gelengan kepala, tepukan di bahu atau tamparan di pipi, semuanya adalah bentuk umpan balik.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : √ Fungsi, Tujuan, dan Prinsip Manajemen Keuangan Lengkap


Contoh Ilustrasi Komunikasi

Sebagai ilustrasi, berikut adalah cuplikan dialog antara si A dan si B ketika berjumpa di kampus Poltekkes.


  1. A: Hai, apa kabar?
  2. B: Ya, baik-baik saja. Tapi saya sekarang ini lagi bingung nih.
  3. A: Lho, bingung apa sih?
  4. B: Itu, soal mata kuliah Ilmu Gizi Dasar. Saya belum mengerti bagaimana cara menghitung energi protein, karbohidrat, dan lemak!

  5. A: Coba saya lihat soalnya.
  6. B: (sambil membuka buku catatannya) Ini nih lihat saja hitungan-hitungan masih belum selesai.
  7. A: … (mempelajari soal dan berpikir sejenak) Oh … begini, ini dikalikan dengan ini.

Kemudian ini (dan seterusnya ia menjelaskan cara menghitung)

  1. B: (ketika si A menjelaskan, si B bergumam dan mengucapkan kata-kata yang sama berulang-ulang sambil mengangguk-anggukkan kepalanya) Oh….Begitu…. Hhmmm mengerti deh!
  2. A: Nah, sekarang kamu mengerti?
  3. B: Siip deh, saya mengerti sekarang.

Contoh di atas memberikan ilustrasi bahwa si A dan si B, keduanya tampak terlibat secara aktif dalam proses pembentukan, penyampaian, penerimaan, dan pengolahan pesan.


Pada ilustrasi tersebut, si A menjadi pengirim pesan dan si B menjadi penerima pesan. Cara penyampaian pesan dilakukan secara lisan dan juga tulisan berupa kata-kata dan angka-angka.


Topik utama pesan yang dibahas antara kedua orang tersebut adalah mengenai penghitungan pada mata kuliah Ilmu gizi Dasar, khususnya tentang cara perhitungan kandungan energi protein, karbohidrat, dan lemak. Saluran/ channel pada  interaksi tatap muka ini yaitu berbicara dan mendengarkan (saluran suara) atau melalui panca indera.


Sedangkan umpan balik pada ilustrasi komunikasi ini adalah respons ketika si B sebagai penerima pesan mengerti apa yang telah dijelaskan oleh si A yang merupakan pengirim pesan, sehingga si B memberikan respons berupa anggukan kepala. Hal ini merupakan bentuk dari umpan balik.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli