Tenaga Vulkanik – Pengertian, Jenis, Produk, Bagian, Dampak, Vulkanisme, Magma

Diposting pada

Tenaga Vulkanik – Pengertian, Jenis, Produk, Bagian, Dampak, Vulkanisme, Magma : Vulkanik ialah semua peristiwa yang berhubungan dengan magma yang keluar mencapai suatu permukaan bumi ysng melalui retakan dalam kerak bumi atau melalui sustu pita sentral yang disebut terusan kepundan atau diatrema.


tenaga vulkanik

Pengertian Tenaga Vulkanik

Vulaknik adalah suatu gejala alam yang berkaitan dengan suatu penyusupan magma pada kerak bumi (litosfer). Pada Akitvitas magma ini disebabkan suhu dan tekanan magma yang tinggi didalam bumi serta akan menimbulkan retakan dan suatu pergeseran kerak bumi.


Penyusupan magma dibawah permukaan bumi atau pada bagian dalam kerak bumi disebut dengan intrusi magma. Jika penyusupan magma ini mencapai permukaan  bumi disebut dengan ektrusi magma.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 7 Pengertian Hukum Internasional Menurut Para Ahli


Pengertian Vulkanik

Vulkanik didefinisikan sebagai tempat munculnya batuan leleran dan rempah lepas gunung api yang berasal dari dalam bumi, jenis atau kegiatan magma yang sedang berlangsung serta bentuk timbulan dipermukaan bumi yang dibangun oleh timbunan rempah gunungapi.


Definisi yang lain menyatakan bahwa gunungapi ialah tempat dimana magama keluar kepermukaan bumi.Dari definisi diatas bahwa bentuk luar dari suatu gunungapi tidak perlu berbentuk kerucut melainkan dapat berbentuk lain yaitu hanya berupa lubang kepundan saja atau bentuk lain sebagai rekah memanjang.


Pengertian Vulkanisme

Vulkanisme adalah semua peristiwa yang berhubungan dengan magma yang keluar mencapai permukaan bumi melalui retakan dalam kerak bumi atau melalui sebuah pita sentral yang disebut terusan kepundan atau diatrema.


Magma yang keluar sampai ke permukaan bumi disebut lava.Magma dapat bergerak naik karena memiliki suhu yang tinggi dan mengandung gas-gas yang memiliki cukup energi untuk mendorong batuan di atasnya.


Di dalam litosfer magma menempati suatu kantong yang disebut dapur magma. Kedalaman dapur magma merupakan penyebab perbedaan kekuatan letusan gunung api yang terjadi. Pada umumnya, semakin dalam dapur magma dari permukaan bumi, maka semakin kuat letusan yang ditimbulkannya.


Lamanya aktivitas gunung api yang bersumber dari magma ditentukan oleh besar atau kecilnya volume dapur magma. Dapur magma inilah yang merupakan sumber utama aktivitas vulkanik.


Produk Vulkanisme

Proses Vulkanisme menghasilkan beberapa produk yang dihasilkan yaitu:


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Gempa Bumi (SEISME)


  1. Leleran Lava

Leleran lava merupakan cairan lava yang pekat dan panas dapat merusak segala infrastruktur yang dilaluinya. Kecepatan aliran lava tergantung dari kekentalan magmanya, makin rendah kekentalannya, maka makin jauh jangkauan alirannya. Suhu lava pada saat dierupsikan berkisar antara 800o 1200o C.


Pada umumnya di Indonesia, leleran lava yang dierupsikan gunungapi, komposisi magmanya menengah sehingga pergerakannya cukup lamban sehingga manusia dapat menghindarkan diri dari terjangannya. Leleran lava dapat merusak segala bentuk infrastruktur.


  1. Aliran Piroklastik (Awan Panas)

Aliran piroklastik dapat terjadi akibat runtuhan tiang asap erupsi plinian, letusan langsung ke satu arah, guguran kubah lava atau lidah lava dan aliran pada permukaan tanah (surge). Aliran piroklastik sangat dikontrol oleh gravitasi dan cenderung mengalir melalui daerah rendah atau lembah.


Mobilitas tinggi aliran piroklastik dipengaruhi oleh pelepasan gas dari magma atau lava atau dari udara yang terpanaskan pada saat mengalir. Kecepatan aliran dapat mencapai 150 250 km/jam dan jangkauan aliran dapat mencapai puluhan kilometer walaupun bergerak di atas air/laut. Awan panas mempunyai mobilitas dan suhu tinggi sangat berbahaya bagi penduduk sekitar gunungapi.


  1. Jatuhan Piroklastik

Jatuhan piroklastik terjadi dari letusan yang membentuk tiang asap cukup tinggi, pada saat energinya habis, abu akan menyebar sesuai arah angin kemudian jatuh lagi ke muka bumi. Hujan abu ini bukan merupakan bahaya langsung bagi manusia, tetapi endapan abunya akan merontokkan daundaun dan pepohonan kecil sehingga merusak agro dan pada ketebalan tertentu dapat merobohkan atap rumah.


Sebaran abu di udara dapat menggelapkan bumi beberapa saat serta mengancam bahaya bagi jalur penerbangan. Hujan abu dapat merusak tanaman, merobohkan rumah, mengganggu pernafasan dan membahayakan jalur penerbangan pesawat. (Foto Krafft)


  1. Lahar Letusan

Lahar letusan terjadi pada gunungapi yang mempunyai danau kawah. Apabila volume air alam kawah cukup besar akan menjadi ancaman langsung saat terjadi letusan dengan menumpahkan lumpur panas. 5.


Gas vulkanik beracun Gas beracun umumnya muncul pada gunungapi aktif berupa CO, CO2, HCN, H2S, SO2 dll, pada konsentrasi di atas ambang batas dapat membunuh.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Gunung Berapi Beserta Jenis Bedasarkan Bentuknya


Jenis Tenaga Vulkanisme

Sesuai wujudnya, ada tiga jenis bahan atau material yang dikeluarkan oleh adanya tenaga vulkanisme. Material tersebut adalah material padat,cair,dan gas.


  1. Benda Padat (Efflata)

    Adalah debu, pasir,lapili (batu kerikil) batu-batu besar (bom),dan batu apung


  2. Benda cair (Effusive)

    Adalah bahan cair yang dikeluarkan oleh tenaga vulkanisme, yaitu lava,lahar panas,dan lahar dingin.Lava adalah magma yang keluar ke permukaan bumi. Lahar panas adalah lahar yang berasal dari letusan gunung berapi yang memiliki danau kawah (kaldera),


    contoh kaldera yang terkenal di Indonesia adalah kawah Bromo. Lahar dingin adalah lahar yang berasal dari bahan letusan yang sudah mengendap, kemudian mengalir deras menuruni lereng gunung.


  3. Benda gas (Ekshalasi)

    Adalah bahan gas yang dikeluarkan oleh tenaga vulkanisme antara lain solfatar, fumarol, dan mofet. Solfatar adalah gas hidrogen sulfida (H2S) yang keluar dari suatu lubang yang terdapat di gunung berapi. Fumarol adalah uap air panas. Mofet adalah gas asam arang (CO2), seperti yang terdapat di Gunung Tangkuban Perahu dan Dataran rendah Dieng.


Bagian –bagian Gunung Api akibat Proses Vulkanisme

Berikut Ini Merupakan Bagian –bagian Gunung Api akibat Proses Vulkanisme.


  1. Kawah

    adalah bentuk morfologi negatif atau depresi akibat kegiatan suatu gunungapi, bentuknya relatif bundar.


  2. Kaldera

    adalahbentuk morfologinya seperti kawah tetapi garis tengahnya lebih dari 2 km. Kaldera terdiri atas : kaldera letusan, terjadi akibat letusan besar yang melontarkan sebagian besar tubuhnya; kaldera runtuhan, terjadi karena runtuhnya sebagian tubuh gunungapi akibat pengeluaran material yang sangat banyak dari dapur magma;


    kaldera resurgent, terjadi akibat runtuhnya sebagian tubuh gunungapi diikuti dengan runtuhnya blok bagian tengah; kaldera erosi, terjadi akibat erosi terus menerus pada dinding kawah sehingga melebar menjadi kaldera.


  3. Rekahan dan Graben

    retaka-retakan atau patahan pada tubuh gunungapi yang memanjang mencapai puluhan kilometer dan dalamnya ribuan meter. Rekahan parallel yang mengakibatkan amblasnya blok di antara rekahan disebut graben.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Erosi Serta Metode Konservasi Tanah Secara Lengkap


  1. Depresi Volkano Tektonik

    pembentukannya ditandai dengan deretan pegunungan yang berasosiasi dengan pemebentukan gunungapi akibat ekspansi volume besar magma asam ke permukaan yang berasal dari kerak bumi. Depresi ini dapat mencapai ukuran puluhan kilometer dengan kedalaman ribuan meter.


Jenis Aktivitas Magma

Berikut Ini Merupakan Jenis Aktivitas Magma.


1. Intrusi Magma

Intrusi magma bisa disebut juga dengan plutonisme. intrusi magma bisa mengangkat suatu lapisan kerak bumi yang sehingga muncul pegunugan. Intrusi Magma ini menghasilkan suatu bentuk-bentuk yaitu sebagai berikut :


  • Keping intrusi atau sills, yakni suatusisipan magma yang membeku di antara dua lapisan litosfer, relatif tipis, dan melebar.
  • Batolit, yakni sebuah batuan beku yang terbentuk di dalam dapur magma, dikarenakan penurunan suhu yang sangat lambat.

  • Lakolit, yakni batuan beku yang berasal dari suatu resapan magma di antara dua lapisan litosfer dan membentuk suatu bentukan seperti lensa cembung.
  • Gang atau dikes, yakni sebuah batuan hasil intrusi magma yang memotong suatu lapisan- lapisan litosfer dengan bentuk pipih atau lempeng.
  • Diatrema, yakni suatu batuan pengisi pipa letusan, yang berbentuk silinder mulai dari dapur magma sampai dengan permukaan bumi.

2. Ekstrusi Magma

Ekstrusi Magma ini terjadi jika tekanan gas dari dalam bumi kuat dan ada retakan pada suatu kerak bumi. Magma bisa membentuk gunung api di daratan dan dilautan. Berdasarkan bentuk lubang keluar magma terdapat tiga macam ekstrusi magma yaitu sebgai berikut :


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Sejarah Terbentuknya Jawa Dari Aktivitas Gunung Berapi Hingga Masa Kerajaan


  • Ekstrusi Linier, yaitu magma yang keluar melalui celah-celah retakan atau patahan memanjang yang membentuk deretan gunung api.

  • Ekstrusi Areal, yaitu Magma berdekatan dengan suatu permukaan bumi dan keluar meleleh dibeberapa tempat pada suatu area tertentu.

  • Ekstrusi Sentral, Yaitu magma yang keluar melalui sebuah lubang atau saluran dan akan membentuk gunung api yang terpisah.

Dampak Tenaga Vulkanik

Berikut Ini Merupakan Dampak Tenaga Vulkanik.


Dampak Positif

  • Akan menyuburkan tanah
  • Menjadi Sumber Energi panas bumi yang muncul didaerah lereng gunung api
  • Dapat menghasilkan Bahan galian atau bahan tambang
  • Bisa menjadi Objek Wisata
  • Dapat menjadi Daerah tangkapan hujan

Dampak Negatif

  • Berdampak Erupsi gunung api
  • Akan mengeluarkan gas beracun
  • Akan mengakibatkan material erupsi yang menumpuk dipuncak gunung api
  • Pada gempa vulkanik bisa menimbulkan merusak bangunan
  • Akan terjadi Kebakaran hutan karena akibat aliran lava pijar.
  • Aliran lava dan lahar bisa merusak daerah yang dilintasinya.

Tenaga vulkanik memiliki dampak yang ditimbulkan dari suatu tenaga vulkanik yakni dampak positif ataupun dampak negatif.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Dan Dampak Tenaga Tektonik Beserta 2 Perbedaan Geraknya Terlengkap