Sejarah-Suku-Lingon

Asal Mula Suku Lingon

Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai suku lingon yang dimana dalam hal ini meliputi sejarah, asal muasal dan ciri fisik, nah agar lebih memahami dan dimengerti simak ulasannya dibawah ini.

Sejarah-Suku-Lingon

Manusia bermata biru sering kita lihat di negara-negara Eropa, namun ternyata suku bermata biru juga terdapat di Indonesia..?? yang tepatnya di suku pedalaman Halmahera, suku tersebut disebut juga dengan suku Lingon. Dari warna matanya yang biru suku ini berbeda dengan suku-suku bangsa yang ada di Indonesia.

Lingon merupakan subuah suku pedalaman yang mendiami Halmahera, Provinsi Maluku Utara Indonesia yang dikenal karena memiliki ciri fisik ras Kaukasoid yakni berkulit putih, berambut pirang dan bermata biru, berbeda dengan suku-suku bangsa di Indonesia lainnya yang umumnya memiliki ciri fisik berkulit coklat, bermata kehitaman dan berambut hitam.

Baca Juga : Sejarah Suku Baduy

Lantaran memiliki ciri fisik ala orang bule, maka nggak heran juga kalau orang-orang Lingon itu sangat cantik dan ganteng. Menurut cerita masyarakat, orang-orang Lingon memang seperti itu. Sayangnya masyarakat Lingon sendiri seperti tidak menyadari kelebihannya itu. Menurut cerita lagi katanya gara-gara kecantikan luar biasa gadis-gadis Lingon, mereka pernah diculik suku lain untuk dijadikan istri. Ada kabar yang mengatakan mereka sudah punah, tapi ada yang bilang juga suku Lingon sengaja menjauh agar tidak diusik.


Asal Muasal Suku Lingon

Tidak ada ceritanya orang ras Mongoloid bisa menghasilkan keturunan Kaukasoid, kecuali ada silang kawin di antara keduanya. Dengan berbekal teori ini maka dapat disimpulkan bahwa suku Lingon bukanlah orang-orang asli sini. Hal ini diperkuat dengan bukti-bukti cerita dari masyarakat sekitar yang secara tersirat seakan membenarkan hal tersebut.

Cerita muasal Lingon diawali dari karamnya sebuah kapal asal Eropa di sekitar Halmahera, kemudian karena harus bertahan hidup, orang-orang kapal ini pun akhirnya menepi dan lama-kelamaan memasuki hutan. Lantaran susahnya akses dan lain sebagainya mereka pun tak punya pilihan selain menetap dan akhirnya membentuk koloni sendiri yang disebut Lingon. Alasan kenapa mereka jadi primitif mungkin karena sudah terlalu lama tinggal di hutan. Pelan-pelan orang Lingon melupakan asal usulnya dan kemudian menyesuaikan diri.


Ciri Fisik

Suku Lingon bukanlah suku yang berasal dari ras weddoid, melanesia, polinesia ataupun mengoloid seperti kebanyakan penduduk di Halmahera. Mereka termasuk dalam ras kaukasoid, sehingga tampilan fisik mereka lebih menyerupai orang Eropa seperti tubuh yang tinggi, kulit putih, rambut pirang dan warna mata biru atau hijau.

Sampai saat ini populasi suku Lingon masih belum diketahui keberadaannya. Dikatakan bahwa dahulu suku ini sering mendapatkan ancaman dari suku yang hidup di pesisir pantai, salah satunya ialah suku Togutil. Orang dari suku Togutil kerap berusaha menculik gadis-gadis suku Lingon yang terkenal cantik dengan mata biru mereka. Beberapa suku setempat menganggap suku Lingon berbahaya, lantaran dikenal memiliki ilmu sihir sehingga mereka juga kadang kala disegani.


Bahasa Suku Lingon

Saat ini belum ada riset mendalam mengenai bahasa yang dipakai oleh suku terpencil Halmahera unsur timur ini.

Jika sangkaan masyarakat benar yaitu orang-orang Lingon berasal dari kapal Eropa yang terdampar, besar bisa jadi bahasa mereka pun tidak jauh dari bahasa orang-orang Eropa atau bahkan memakai bahasa Inggris.

Dari kurangnya data yang valid tentang bahasa keseharian masyarakat Lingon, dapat menjadi referensi menarik untuk Anda untuk mengerjakan penelitian.

Meskipun ketika ini menjadi urusan yang lumayan sulit dilaksanakan karena sekian banyak faktor yang mempengaruhinya, tetapi rasa penasaran bakal musnah andai Anda mengerjakan penelitian sendiri bukan?


Mata Pencaharian Suku Lingon

Informasi seputar mata pencaharan apa yang dilaksanakan oleh orang-orang Lingon belum diketahu secara pasti.

Jika disaksikan dari lokasi tinggal yang berada di terpencil hutan, masyarakat Lingon diperkirakan mempunyai mata pencaharian sebagai pemburu dan bertani.

Alasan beda yang memperkuat ialah mereka tidak pernah membuka diri pada dunia luar.

Data yang paling minim tentang segala kegiatan khususnya mata pencaharian suku Lingon, dapat menjadi referensi kita untuk mengerjakan penelitian lebih mendalam lagi.

Gunakan informasi yang telah ada dan usahakan untuk mengerjakan penelitian secara langsung walaupun ketika ini dianggap lumayan sulit bahkan mustahil.

Baca Juga : “Suku Ambon” Pengertian & ( Rumah Adat – Pakaian – Tarian – Makanan – Agama – Kepercayaan )


Agama dan Kepercayaan Suku Lingon

Sistem keyakinan yang dianut oleh masyarakat Lingon belum diketahui secara pasti.

Penelitian yang ada ketika ini melulu pada ciri jasmani masyarakatnya.

Sulitnya akses jalan mengarah ke pedalaman hutan Halmahera menjadi hambatan yang lumayan berat untuk menganalisis suku ini.

Di samping itu, sikap tertutup dari suku ini pun membuat semua peneliti kendala dalam mendapat data-data.


Fakta Unik Tentang Suku Lingon

Berikut ini adalah fakta unik tentang suku lingon, sebagai berikut:


1. Memiliki Bola Mata Yang Berwarna Biru

Bila kamu mengamati wajah mereka, kamu akan menyaksikan jelas warna mata mereka yang biru. Warna ini ialah warna mata khas ras Kaukasoid yang adalahwarna matanya orang-orang Eropa.

Bola mata ras Kaukasoid terlihat estetis untuk dipandang. Inilah yang menjadi salah satu keunggulan tersendiri untuk orang-orang Lingon. Ras orang-orang Indonesia bertolak belakang dengan ras orang-orang eropa yang Kaukasoid.

Belum pernah ada warga asli di Indonesia yang mempunyai ras Kaukasoid. Biasanya orang-orang bermata biru oleh banyak sekali masyarakat Indonesia dipanggil dengan sebutan “Bule”. Sehingga Suku Lingon biasa dinamakan “Bulenya orang Indonesia”.


2. Berkulit Putih

Di samping bermata biru, kulit orang-orang Lingon berwarna putih dan serupa seperti kulitnya orang-orang eropa. Tentu menjadi sangat unik bukan? Karena banyak sekali orang Indonesia berkulit sawo matang atau berwarna coklat.

Kulit putih ini menjadi karakteristik Lingon yang menonjol dari suku-suku lainnya. Maka tak heran, sebab kulitnya putih, tidak sedikit dari mereka yang mempunyai paras cantik dan ganteng.


3. Berambut Pirang

Warna rambut pirang pun menjadi salah satu karakteristik Suku Lingon. Rambut yang berwarna kuning atau coklat pasti menjadi sesuatu yang asing dipunyai oleh orang-orang Indonesia.

Hal ini dikarenakan beberapa besar orang-orang Indonesia berambut hitam dan banyak sekali lurus. Warna rambut pirang yang pribumi dengan kulit putih dan bermata biru pasti menjadi identitas menyeluruh bahwa seseorang tersebut serupa sekali dengan orang-orang eropa.


4. Bertubuh Tinggi

Tinggi orang-orang Lingon bertolak belakang dengan orang-orang Indonesia pada umumnya. Orang-orang Lingon mempunyai postur tubuh yang tinggi dan langsing, sampai-sampai sangat serupa dengan orang-orang eropa pada umumnya. Orang-orang dengan tubuh tinggi pasti belum pasti menunjukkan orang-orang eropa.

Baca Juga : “Suku Tomini” Sejarah & ( Bahasa – Mata Pencaharian – Kekerabatan – Agama – Kepercayaan )

Namun, sebab matanya yang pun berwarna biru, kulitnya yang berwarna putih, dan berambut pirang, maka bakal sangat gampang mengindikasikannya dengan orang-orang eropa atau keturunan orang-orang eropa.


5. Berwajah Cantik

Kebanyakan orang-orang Lingon berparas cantik dan bersih. Wajah mereka laksana wajah orang-orang eropa yang cantik dan putih. Tentu urusan ini menjadi langka ditemukan di sekian banyak suku yang terdapat di Indonesia. Karena tidak sedikit orang-orang yang cantik di Suku Lingon, mereka kerap dilarikan dan dijadikan istri oleh suku-suku beda yang ada di dekat wilayah mereka.


6. Berwajah Ganteng

Di samping perempuan-perempuan mereka yang berparas cantik, pria mereka pun mempunyai wajah yang ganteng juga. Hal ini serupa dengan orang-orang eropa. Karena rata-rata orang eropa yang berkulit putih, mempunyai paras yang tampan. Ketampanan dan keelokan menjadi suatu kelebihan yang luar biasa untuk Suku Lingon, tetapi mereka tidak menyadarinya.


7. Menjadi Primadona

Karena memiliki tidak sedikit kelebihan dan penampilan yang menarik, orang-orang Lingon menjadi primadona untuk suku-suku di dekat wilayah terpencil Halmahera Timur.

Karena mempunyai perbedaan yang besar, suku-suku beda tertarik mengunjungi wilayah orang-orang Lingon. Mereka hendak mempunyai salah satu anggota Suku Lingon. Bahkan Suku Togutil sering mencuri mereka dan menjadikannya sebagai istri.


8. Sulit Bagi Menemukannya

Suku Lingon susah ditemukan oleh orang-orang asing yang hendak mengetahui eksistensi mereka. Keberadaan lokasi tinggal yang jauh di terpencil dan keterbatasan akses mengarah ke kesana menjadi di antara hambatan untuk anda.

Anda bisa menanyakan informasi eksistensi mereka pada masyarakat setempat di distrik Halmahera Timur. Bahkan masyarakat di dekat wilayah tersebut pun jarang sekali melihat eksistensi mereka.

Hal ini memunculkan asumsi bahwa mereka telah punah atau melebur dengan masyarakat-masyarakat lain. Beberapa asumsi lain menuliskan bahwa mereka tetap ada di tempat-tempat yang susah terjamah.


Baca Juga : Suku Nias – Rumah Adat, Bahasa, Kepercayaan, Marga, Asal Usul, Mata Pencaharian, Baju Adat, Alat Musik, Budaya, Makanan Dan Minuman