10 Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Ahli dan Tujuannya

Sistem Informasi Manajeman – Pengertian, Tujuan, Manfaat, Proses, Kebutuhan, Karakteristik, Contoh, Para Ahli

Sistem Informasi Manajeman – Pengertian, Tujuan, Manfaat, Proses, Kebutuhan, Karakteristik, Contoh, Para Ahli : Suatu sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang menglingkupi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, serta juga prosedur oleh akuntansi manajemen untuk dapat memecahkan masalah bisnis.


sistem informasi manajemen

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen atau biasa disebut “SIM” (dalam bahasa Inggris adalah management information system, MIS) adalah suatu sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang menglingkupi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, serta juga prosedur oleh akuntansi manajemen untuk dapat memecahkan masalah bisnis seperti contohnya biaya produk, layanan, atau juga suatu strategi bisnis.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Definisi dan Jenis Sistem Operasi Terlengkap


Sistem informasi manajemen tersebut dibedakan dengan sistem informasi biasa dikarenakan SIM ini digunakan untuk dapat menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada suatu aktivitas operasional dalam organisasi. Secara akademis, istilah SIM pada umumnya digunakan untuk merujuk pada suatu kelompok metode manajemen informasi yang berkain dengan otomasi atau juga dukungan terhadap pengambilan suatu keputusan manusia, misalnya ialah

  1. sistem pendukung keputusan,
  2. sistem pakar,
  3. sistem informasi eksekutif.

Pengertian Sistem Informasi Manajeman Menurut Para Ahli

  • Pengertian SIM menurut Bodnar dan juga Hopwood (1993)

    didalam buku Accounting Information System adalah suatu Kumpulan perangkat keras serta juga perangkat lunak yang dirancang untuk dapat mentransformasikan data didalam bentuk informasi yang berguna.


  • Pengertian SIM menurut Turban, McLean, serta Waterbe (1999)

    didalam buku Information Technology for Management Making Connection for Strategies Advantages dalam bahasa Indonesia (Teknologi Informasi untuk Manajemen Strategi untuk Membuat Koneksi Keuntungan) adalah suatu Sistem yang mengumpulkan (collect), memproses(Processing), menyimpan(save), menganalisa (analyze), serta juga menyebarkan(spread) informasi untuk tujuan yang lebih spesifik.


  • Kroenke, David, (1989)

SIM adalah pengembagan dan penggunaan sistem-sistem informasi yang efektif dalam organisasi-organisasi.


  • Mc. Leod, (1995)

SIM didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan output dari simulasi matematika. Informasi digunakan oleh pengelola maupun staf lainnya pada saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.


  • (Stoner, 1996)

SIM merupakan metode formal yang menyediakan informasi yag akurat dan tepat waktu kepada manajemen untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuat organisasi dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan pengendalian.


Dari definisi-definisi di atas, dapat ditarik kesimpulan, bahwa SIM adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen dalam suatu organisasi.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Perbedaan Batch ,Online, Real time Processing Method


Tujuan Sistem Informasi Manajemen

  • Menyediakan suatu informasi yang dipergunakan didalam suatu perhitungan harga pokok jasa, produk, serta tujuan lainnya yang diinginkan manajemen.
  • Menyediakan suatu informasi yang dipergunakan didalam suatu perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, serta juga perbaikan berkelanjutan.
  • Menyediakan suatu informasi untuk pengambilan suatu keputusan.

Dari 3(Ketiga) tujuan itu menunjukkan bahwa manajer serta pengguna lainnya itu perlu mempunyai akses ke informasi akuntansi manajemen serta juga mengetahui bagaimana cara untuk menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen tersebut dapat membantu mereka dalam mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan suatu masalah, serta mengevaluasi kinerja.


Manfaat Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen memiliki sejumlah manfaat yang bisa diambil oleh para penggunanya, berikut ini beberapa manfaat dari sistem informasi manajemen :


  1. Dapat meningkatkan aksestabilitas data yang disajikan dengan akurat dan tepat waktu untuk para pengguna informasi tanpa melalui perantara sistem informasi
  2. Sistem Informasi Manajemen bisa menjamin kwalitas dan keterampilan didalam memanfaatkan sistem informasi manajemen secara kritis
  3. Sistem informasi manajemen dapat mengantisipasi serta memahami konsekuensi ekonomis dari sebuah sistem informasi dan tekhnologi baru

  4. Mengembangkan sebuah perencanaan yang lebih efektif
  5. Mengidentifikasikan kebutuhan pendukung sistem informasi
  6. Menetapkan investasi yang nantinya akan diarahkan kepada sistem informasi
  7. Memperbaiki produktifitas didalam aplikasi pengembangan dan maintenance sistem
  8. Mengolah seluruh transaksi, mengurangi biaya serta menciptakan pendapatan

Proses Manajemen

Proses manajemen tersebut didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas atau kegiatan-kegiatan:

  • Perencanaan, formulasi terinci untuk dapat mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah suatu aktivitas manajemen yang disebut dengan perencanaan. Oleh sebab itu , perencanaan mensyaratkan suatu penetapan tujuan serta juga identifikasi metode untuk dapat mencapai tujuan tersebut.

  • Pengendalian, perencanaan tersebut hanyalah setengahnya dalam proses manajemen . Setelah suatu rencana tersebut dibuat, rencana itu harus diimplementasikan, serta juga manajer dan pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk dapat memastikan rencana itu berjalan dengan sebagaimana mestinya.Aktivitas atau kegiatan manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana serta juga melakukan tindakan korektif sesuai dengan kebutuhan, disebut kebutuhan.

  • Pengambilan Keputusan, proses didalam pemilihan di antara berbagai alternative itu disebut dengan proses pengambilan suatu keputusan. Fungsi dari manajerial ini adalah suatu jalinan antara perencanaan serta juga pengendalian.Manajer tersebut harus mempunyai diantara beberapa tujuan serta juga metode untuk melaksanakan tujuan yang sudah dipilih. Hanya 1(satu) dari beberapa rencana yang dapat untuk dipilih. Komentar yang serupa juga dapat dibuat berkenaan dengan adanya fungsi pengendalian.

    Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Sinkronisasi Sistem Operasi Lengkap


Kebutuhan Sistem Informasi dalam Perusahaan

Menyongsong era globalisasi dewasa ini, Sistem Informasi semakin dibutuhkan perusahaan, khususnya dalam meningkatkan kesehatan aliran informasi dalam perusahaan, control kualitas, dan menciptakan aliansi atau kerjasama dengan rekanan lainnya. Perusahaan yang sudah melakukan otomatisasi pada setiap lini manajerialnya, perlu menindaklanjuti dengan membangun Sistem Informasi  Manajemen (SIM) yang integral dan terpadu.


SIM akan menolong perusahaan-perusahaan dalam mengintegrasikan data, mempercepat dan mengestimatisasi pengolahan data, meningkatkan kualitas informasi dan kontrol manajemen, mendorong terciptanya produk-produk baru, meningkatkan layanan dan control, mengotomatisasi sebagian pekerjaan rutin, dan menyederhanakan alur kerja. Pendek kata, SIM beserta perkembangan teknologi pendukungnya akan memicu transformasi besar dalam bidang bisnis dan manajemen.


Karakteristik Sistem Informasi Managemen

Sistem Managemen Informasi memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:

  • Beroperasi pada tugas-tugas terstruktur
  • Menyediakan laporan
  • Fokus pada event-event interna

Contoh Sistem Informasi Managemen

  • Sistem Informasi Registrasi dan Pembayaran Kuliah

Sistem ini dibangun untuk melakukan pencatatan dan menyajikan informasi-informasi yang berkaitan dengan pengambilan jumlah mata kuliah dan sistem kredit semester yang dilakukan oleh para mahasiswa. Sistem ini juga dapat menghitung berapa banyak mahasiswa yang melakukan registrasi, mencetak daftar nilai dan presensi, serta memberikan informasi tentang pengajar mana yang disukai, konsentrasi apa yang paling diminati.


Titik kritis dari sistem ini terletak pada pemodelan database, dimana satu mahasiswa dapat mengambil banyak matakuliah, satu matakuliah dapat diambil oleh banyak mahasiswa, satu dosen dapat mengajar beberapa kelas dan beberapa matakuliah. Selain itu, faktor  kontrol yang sangat penting adalah tentang matakuliah dan nilai prasyarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa agar dapat mengambil matakuliah yang dipilihnya.


  • Sistem Informasi Supermarket

Sistem ini dibangun untuk meningkatkan kontrol baik terhadap tingkat pembelian, persediaan barang maupun omset supermarket tersebut. Karena supermarket merupakan pasar modern yang harus menyediakan kebutuhan harian, maka dengan bantuan SI Supermarket ini pihak pengelola dapat mengetahui setiap saat jenis barang yang harus disorder kembali, diretur atau tidak dipesan lagi karena tidak terjual dalam jangka waktu lama.


Titik kritis dari sistem ini adalah pemodelan database untuk mendeteksi dimana satu jenis produk tersedia dalam jumlah yang banyak, atau bauran produk sejenis, seperti Indomie tersedia 1000 kantong, tetapi baurannya ada Indomie goring, sup ayam, kari ayam, dll.


Di samping itu, pemodelan database yang ada juga dihadapkan pada tantangan untuk pendeteksian tanggal kadaluarsa. Factor kontrol penting lainnya adalah mengenai barang yang akan segera kadaluarsa, jumlah barang yang segera habis, pembatasan hak akses kasir dalam penentuan harga jual dan pembatalan transaksi karena konsumen tidak jadi membeli.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Definisi dan Pengertian Jaringan Terlengkap