Silia Dan Flagela – Pengertian, Struktur, Fungsi, Perbedaan, Gerakan, Peranan

Diposting pada

Silia Dan Flagela – Pengertian, Struktur, Fungsi, Perbedaan, Gerakan, Peranan : Silia dan flagela merupakan bagian tamabahan dari sel-sel hidup. Silia membantu dalam mencegah akumulasi debu pada tabung pernapasan dengan menciptakan lapisan tipis lendir di sepanjang tabung. Flagela terutama digunakan oleh sel sperma untuk mendorong diri mereka sendiri yang melalui organ reproduksi wanita.


Perbedaan Silia Dan Flagela

Pengertian Silia

silia adalah organel sel yang bentuknya seperti rambut yang dapat digerakkan. silia adalah benang tipis setebal 0,25 um dengan bundle mikrotubulus dibagian intinya. Silia juga diartikan sebagai alat bantu pergerakan yang menonjol dari sebagian sel yang diameternya 0,25 um dan panjang sekitar 2-20 um, serta biasanya muncul dalam jumlah banyak pada permukaan sel.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Protista Terlengkap


Dinding dari silia terdiri dari 9 dublet mokrotubula. Setiap dublet saling berhubungan dengan perantaraan protein penghubung neksin. Pada bagian bebas dari subdublet terdapat sepasang molekul protein yang disebut dinein. Dinein ini memiliki gugus yang berperan sebagai ATP ase, sehingga dapat dikatakan bahwa dinein bertanggung jawab pada terjadinya hidrolisis ATP.


Silia dapat ditemukan pada beberapa hewan avertebrata misalnya pada dugesia. Permukaan tubuh bagian ventral dugesia memiliki silia yang berfungsi untuk pergerakan. Secara garis besar mekanisme gerakan silia ada dua yang perlu diketahui yaitu: Sembilan tubulus ganda dan dua tubulus tunggal.


Satu sama lain saling dihubungkan oleh kompleks protein yang menggandakan ikatan silang. Silia berfungsi sebagai alat gerak, pengambil makanan, maupun sebagai penerima rangsang. Silia ada yang tumbuh merata pada seluruh permukaan tubuh, tetapi ada pula yang hanya tumbuh pada bagian tertentu dari tubuh organisme tersebut.


Paramecium merupakan salah satu Protista mirip hewan, yang bergerak dengan menggetarkan silianya, yang bergerak melayang-layang didalam air. Cara menangkap makanannya adalah dengan cara menggetarkan rambutnya (silia).

Pengertian Flagella

Flagella merupakan filament protein uliran (helical) dengan panjang dan diameter yang sama, dimiliki oleh beberapa bakteri pathogen untuk bergerak bebas dan cepat (pergerakan berenang). Flagella disusun oleh tiga bagian:]filament, hook (sudut) dan basal body (bagian dasar).


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Fusi Sel ( Teknologi Hibridoma ) Beserta Contohnya


Bagian dasar menancap pada membrane plasma, disusun oleh sutu tangkai serta satu atau dua rangkaian cincin yang mengelilinginya dan berhubungan dengan membrane plasma, peptidiglikan dan bakteri gram- negative, berhubungan dengan membrane luar pembungkus sel.


Ukuran panjang flagella biasanya 15 sampai 25 um tetapi dapat juga mencapai 70 um, dengan diameter 10 sampai 20 nu. Karena diameternya dibawah batas daya pisah mikroskop cahaya, maka untuk dapat melihat flagella harus dengan pewarnaan khusus. Sebuah flagella tunggal dapat mendorong sel dengan gerakan seperti cambuk.


Berdasarkan jumlah dan lokasi pelekatan, tipe flagella pada sel bakteri menampakkan bentuk yang khas. Fungsi utama flagella pada bakteri adalah sebagai alat untuk pergerakkan. Flagella menurut letak dan jumlah yang terdapat pada bakteri, merupakan salah satu ciri yang dapat digunakan dalam pergolongan bakteri. Maka dalam hal ini bakteri dapat digolongkan menjadi lima golongan:


  • Atrikh : bakteri tidak mempunyai flagella
  • Monotrikh : bakteri mempunyai satu flagella pada satu ujungnya
  • Lofotrikh : bakteri mempunyai flagella dua atau lebih pada satu ujungnya
  • Amfitrikh : bakteri mempunyai flagella atau lebih pada kedua ujungnya
  • Peritrikh : bakteri mempunyai flagella yang merata terdapat diseluruuh tubuhnya.

Flagella

Bentuk Struktur Pada Silia Dan Flagella

Baik silia atau flagella tersusun atas bagian tengah atau pusat mikrotubul dobel dikelilingi oleh 9 mikrotubul dobel. Oleh karena itu susunan silia atau flagella sering disebut struktur atau pola 9 ± 2 disebut struktur axoneme.


Mikrotubul pada silia dan flagella bertindak sebagai pendukung sekaligus alat pergerakan ketika organel silia atau flagella bergetar. Pergerakan organel itu disebabkan karena mikrotubul penyusunnya berlekuk. Asal dan struktur silia dan flagella agaknya pada dasarnya sama saja. Masing-masing tumbuh dari benda basal.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Totipotensi Sel ( Sel Berpotensi Penuh ) Beserta Penjelasannya


Silia atau flagella itu sendiri tidak saja mempunyai cincin luar dengan 9 mikrotubula (masing-masing hanya dengan satu tubula asesori yang melekat padanya) tetapi juga 2 fibril tengah yang identic dengan mikrotubula dalam konstruksinya.


BENTUK STRUKTUR SILIA DAN FLAGELLA

Fungsi Silia Dan Flagella

Silia dan flagella berfungsi untuk menggerakkan cairan diatas permukaan jaringannya. Dan pada beberapa hewan, silia dan flagella berfungsi untuk menggerakkan medium cair melewati sel, pada epitel silia berfungsi untuk mengeluarkan partikel debu yang terhisap.


Flagella pada ganggang dan jamur berfungsi dalam pergerakkan mendorong organisme tersebut kedalam air. Pada sperma flagella berfungsi untuk bergeraknya sperma. Pada sel epitel berfungsi untuk menggerakkna cairan. Silia juga berfungsi sebagai pengambil makanan maupun sebagai penerima rangsangan.


Perbedaan Silia Dan Flagela

Ada banyak makhluk hidup yang menggunakan organ-organ tambahan untuk berbagai keperluan. Seperti paramesium menggunakan mereka untuk berenang, kerang menggunakannya untuk makan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Bioteknologi Dengan Teknologi Plasmid


Fakta menarik ialah bahwa ganggang hijau menggunakan silia dan flagela untuk kawin. Silia dan flagela juga memiliki struktur internal yang sama. Kehadiran bagian seperti berbagai tabung, doublet luar dan konektor protein seperti link nexin dan lengan dynein cukup mirip pada keduanya.


Namun, silia dan flagela memiliki fitus unik tertentu juga. Baik silia dan flagela terdiri dari array sembilan filamen yang mencakup mikrotubulus lengkap dan parsial, dan juga bagian dari mikrotubulus tunggal. Mikrotubulus disebut sebagai “axoneme”. Perakitan mikrotubulus ini tercakup dalam membran yang hanya perpanjangan dari membran plasma. Gerakan keduanya silia dan flagela disebabkan oleh interaksi dari mikrotubulus ini.


Silia yang seperti struktur rambut kecil yang melingkupi sel dan membantu untuk mendorong melalui cairan. Biasanya sel memiliki satu atau kadang-kadang dua flagella yang membantu dalam bergerak melalui cairan. Flagela lebih panjang dalam ukuran sementara silia lebih pendek. Pergerakan silia dapat berhubungan dengan memukul saat berenang. Flagela bergerak dengan gaya seperti dayung.


Bagaimana silia dan flagela memperoleh energi mereka untuk mendorong melalui cairan?? Silia menggunakan molekul yang disebut “kinesin” yang melakukan kegiatan ATPase. Energi yang dihasilkan oleh kegiatan ini ialah apa yang membantu silia untuk melakukan kegiatan seperti mengikat kinesin dengan mikrotubulus yang mengubah hasil gerakan sel melalui cairan. Bertentangan dengan ini, Flagela mengandung sel-sel yang lebih dan didukung oleh kekuatan motif-proton dengan membran plasma.


Silia yang hadir dalam organisme multisel membantu dalam bergerak cairan di luar sel bergerak. Mereka juga membantu dalam pergerakan sekelompok se. Sementara siput menggunakan silia untuk meneruskan makanan melalui sistem pencernaan, ada kerang yang menggunakan silia untuk mengangkut makanan dan oksigen. Flagela terutama ditemukan pada gamet. Spons dan coelenterata mengambil bantuan flagela untuk melakukan fungsi pernapasan mereka.


Gerakan Pada Silia Dan Flagella

Silia biasanya terdapat dalam jumlah banyak pada permukaan sel, sedangkan flagella hanya satu atau beberapa sel saja. Silia bergerak maju mundur, dengan kibasan yang saling bergantian, sementara flagella gerakkannya berombak-ombak yang mirip dengan ular yang menggerakkan sel dalam arah yang sama.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 11 Fungsi Asam Nukleat Dalam Tubuh Makhluk Hidup


Silia dan flagella memiliki struktur yang sama. Mereka melekat pada struktur yang dikenal sebagai badan basal, yang pada gilirannya berlabuh kesisi sitoplasma dari membrane plasma.


Pergerakan yang terjadi pada silia dan flagella diakibatkan oleh adanya dinein axonema yang terdiri dari mikrotubulus dan protein yang terkait dengan proses sebagai berikut dimana 9 mikrotubulus doublet yang tersusun dalam sebuah cincin yang mengelilingi sepasang mikrotubulus “9+2” dikelilingi sepasang mikrotubulus.


Peranan Silia Dan Flagella Dalam Tubuh Manusia

  1. silia
  2. silia pada rongga hidung berfungsi menyaring udara kotor yang masuk melalui hidung
  3. silia pada trakea berfungsi menangkap kuman yang masuk bersama udara pernapasan
  4. flagella
  5. sel sperma menggunakan flagella sebagai baling-baling untuk memindahkan sel melalui cairan saluran untuk mencapai ovum.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Organel Sel Beserta Fungsi Menurut Para Ahli