Proses Komunikasi – Pengertian, Sejarah, Komponen, Model, Faktor, Jenis, Para Ahli

Diposting pada

Proses Komunikasi – Pengertian, Sejarah, Komponen, Model, Faktor, Jenis, Para Ahli : Komunikasi merupakan proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Secara global, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.


Communication Process

Pengertian Komunikasi

Komunikasi merupakan proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Secara global, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.


jika tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti, komunikasi dapat dipakai dengan gerak tubuh, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Metode ini disebut komunikasi nonverbal.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Sejarah Lahirnya Pancasila Sebagai Ideologi Dan Dasar Negara


Sejarah Singkat Komunikasi

Komunikasi berasal dari bahasa Latin “communis”, yang berarti ‘sama’. Communico yang berarti membuat sama (diumumkan). Komuniikasi dapat terjadi jika ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan.  Sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu sama lain.


Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli

Berikut Ini Merupakan Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli.


  • Raymond Ross

    Komunikasi adalah proses pemilahan, memilih, dan simbol pengiriman sedemikian rupa yang membantu penerima untuk menghasilkan respon pesan / makna berpikir sama dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.


  • Gerald R. Miller

    Komunikasi terjadi ketika salah satu sumber untuk menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk mempengaruhi perilaku mereka.


  • Everett M. Rogers

    Komunikasi adalah proses suatu ide dialihkan dari satu sumber ke satu atau banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.


  • Carl I. Hovland

    Komunikasi adalah proses yang memungkinkan seseorang untuk memberikan stimulasi (biasanya dengan menggunakan lambang-lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain.


  • New Comb

    Komunikasi merupakan transmisi sebuah informasi yang terdiri dari rangsangan diskriminatif dari sumber kepada penerima.


  • Bernard Barelson & Garry A. Steiner

    Komunikasi adalah proses alat penghubung informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan kata-kata, simbol-simbol, gambar, angka, grafik, dll.


  • Colin Cherry

    Komunikasi merupakan sebuah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi tersebut untuk mencapai tujuan bersama dan link komunikasi yang mengikat yang ditimbulkan oleh generasi berikutnya rangsangan dan tanggapan.


  • Forsdale (1981)

    seorang ahli pendidikan, terutama ilmu komunikasi: Dia menjelaskan dalam sebuah kalimat yang “komunikasi adalah proses dimana sistem ini didirikan, dipelihara dan diubah dengan cara sinyal sepanjang Operasi Menurut aturan”.


    Komunikasimerupakan sebuah proses dimana sistem ini dipelihara, didirikan, dan diubah dengan tujuan bahwa sinyal tersebut dikirimkan dan diterima dilakukan sesuai dengan aturan.


  • Analisis

    Komunikasi adalah alat yang digunakan sehari-hari dalam pesan / stimulus (stimulus) yang terbentuk melalui proses yang melibatkan dua orang atau lebih. Satu sama lain untuk memiliki peran dalam menciptakan pesan, mengubah makna, mempertahankannya di ruang publik. Dengan tujuan “penerima” (komunikan) dapat menerima sinyal atau pesan yang dikirim oleh “sumber”(komunikator).


  • William J.Seller

    mengatakan bahwa komunikasi adalah proses dimana simbol verbal dan nonverbal dikirim, diberi makna dan diterima.


Komponen Komunikasi

Komponen komunikasi merupakan hal-hal yang harus ada agar komunikasi dapat berlangsung baik. Menurut Laswell komponen komunikasi adalah:


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : PPKI : Pengertian, Sejarah, Tugas, Dan Anggota Beserta Sidang Lengkap


  1. Komunikator (sender) merupakan pengiriman pesan kepada pihak lain.
  2. Pesan (message) adalah isi atau tujuan yang akan disampaikan oleh salah satu pihak kepada pihak lain.

  3. Channel (saluran) adalah media di mana pesan yang disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi interpersonal (tatap muka) mungkin saluran udara mengalir nada getaran / kebisingan.
  4. Receiver atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain

  5. Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan pada isi pesan yang disampaikannya.
  6. Setuju aturan komunikator tentang bagaimana komunikasi dijalankan (“Protokol”).

pengertian komunikasi

Proses Komunikasi

Proses berlangsungnya komunikasi dapat digambarkan seperti dibawah ini:


  • Komunikator (sender)

    yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang tuju. Pesan yang diberikan (disampaikan) itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.


  • Pesan (message)

    itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak secara langsung. Misal: berbicara langsung melalui telepon, e-mail, surat atau media lainnya.[butuh rujukan] media (channel).


  • Komunikan (receiver)

    menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri.


  • Komunikan (receiver)

    memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim.


Model-Model Komunikasi

Dari berbagai jenis dan model komunikasi yang sudah ada sebelumnya, Ada tiga dari model yang paling penting, serta pendekatan yang mendasari akan dibahas dan bagaimana komunikasi dikonseptualisasikan dalam perkembangannya.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Isi Trikora ( Tri Komando Rakyat ) : Tujuan, Latar Belakang, Sejarah Awal Hingga Akhir


  • Model Komunikasi Linear

Model komunikasi ini dikemukakan oleh Claude Shannon dan Warren Weaver pada tahun 1949. Mereka menggambarkan komunikasi sebagai proses linear karena tertarik pada teknologi radio dan telepon dan ingin mengembangkan model yang dapat menjelaskan bagaimana informasi melewati berbagai saluran (channel). Hasilnya adalah konseptualisasi linear komunikasi (model komunikasi linear).


  • Model Interaksional

Model interaksional dikembangkan oleh Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang menekankan proses komunikasi dua arah antara komunikator. Dengan kata lain, komunikasi adalah dua arah: dari pengirim dan penerima dan dari penerima ke pengirim. Proses melingkar ini menunjukkan bahwa komunikasi selalu berlangsung.


  • Model transaksional

Model komunikasi transaksional dikembangkan oleh Barnlund di tahun 1970. Ini menggarisbawahi pengiriman dan penerimaan pesan yang dipertukarkan terus di episode komunikasi. Komunikasi adalah proses kooperatif transaksional: pengirim dan penerima sama-sama bertanggung jawab atas dampak dan efektivitas komunikasi terjadi.


Faktor Yang Mempengaruhi Komunikasi

Berikut Ini Merupakan Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Komunikasi.


  • Latar belakang budaya.

Interpretasi pesan dapat terbentuk dari pola pikir seseorang, sehingga latar belakang budaya yang sama antara komunikator dengan komunikan komunikasi yang lebih efektif.


  • Ikatan kelompok atau group.

Harapan dapat mempengaruhi penerimaan sebuah pesan sehingga membuat menerima pesan seperti yang diharapkan.


  • Harapan

Pendidikan tinggi akan perspektif yang lebih kompleks dalam menyikapi isi pesan.


  • Situasi

Perilaku manusia dipengaruhi oleh lingkungan / situasi.


Saluran Dan Jenis Komunikasi

Berikut Ini Merupakan Saluran Dan Jenis Komunikasi Terdiri Dari:


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : VOC : Sejarah, Hak Istimewa, Kebijakan, Tujuan, Dan Latar Belakang VOC


  • Komunikasi verbal dengan kata-kata
  • Komunikasi non verbal disebut dengan bahasa tubuh

Komunikasi Verbal

Komunikasi Verbal mencakup aspek-aspek berupa ;


  1. Vocabulary
    (perbendaharaan kata-kata). Komunikasi tidak akan efektif bila pesan disampaikan dengan kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah kata menjadi penting dalam berkomunikasi.


  2. Racing
    (kecepatan). Komunikasi akan lebih efektif dan sukses bila kecepatan bicara dapat diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.


  3. Intonasi suara
    akan mempengaruhi arti pesan secara dramatik sehingga pesan akan menjadi lain artinya  bila diucapkan dengan intonasi suara yang berbeda. Intonasi suara yang tidak proposional merupakan hambatan dalam berkomunikasi.


  4. Humor
    dapat meningkatkan kehidupan yang bahagia. Dugan (1989), memberikan catatan bahwa dengan tertawa dapat membantu menghilangkan stress dan nyeri. Tertawa mempunyai hubungan fisik dan psikis dan harus diingat bahwa humor adalah merupakan  satu-satunya selingan dalam berkomunikasi.


  5. Singkat dan jelas
    Komunikasi akan efektif bila disampaikan secara singkat dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih mudah dimengerti.


  6. Timing
    (waktu yang tepat) adalah hal kritis yang perlu diperhatikan karena berkomunikasi akan berarti bila seseorang bersedia untuk berkomunikasi, artinya dapat menyediakan waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang disampaikan.


Komunikasi Non Verbal

Komunikasi non verbal adalah penyampaian pesan tanpa kata-kata  dan komunikasi non verbal memberikan arti  pada komunikasi verbal. Yang termasuk komunikasi non verbal :


  1. Ekspresi wajah
    Wajah merupakan sumber yang kaya dengan komunikasi, karena ekspresi wajah cerminan suasana emosi seseorang.


  2. Kontak mata
    merupakan sinyal alamiah untuk berkomunikasi. Dengan mengadakan kontak mata selama berinterakasi atau tanya jawab berarti orang tersebut terlibat dan menghargai lawan bicaranya dengan kemauan untuk memperhatikan  bukan sekedar mendengarkan. Melalui kontak mata  juga memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengobservasi yang lainnya.


  3. Sentuhan
    adalah bentuk komunikasi personal  mengingat sentuhan lebih bersifat spontan dari pada komunikasi verbal. Beberapa pesan  seperti perhatian yang sungguh-sungguh, dukungan emosional, kasih sayang  atau simpati dapat dilakukan melalui sentuhan.


  4. Postur tubuh dan gaya berjalan
    Cara seseorang berjalan, duduk, berdiri dan bergerak memperlihatkan ekspresi dirinya. Postur tubuh dan gaya berjalan merefleksikan emosi, konsep diri, dan tingkat kesehatannya.


  5. Sound (Suara)
    Rintihan, menarik nafas panjang, tangisan juga salah satu ungkapan  perasaan  dan pikiran  seseorang yang dapat dijadikan komunikasi. Bila dikombinasikan dengan semua bentuk komunikasi  non verbal lainnya  sampai desis  atau suara  dapat menjadi pesan yang sangat.


  6. Gerak isyarat
    adalah yang dapat mempertegas pembicaraan . Menggunakan isyarat sebagai bagian total dari komunikasi seperti mengetuk-ngetukan kaki atau mengerakkan tangan  selama berbicara menunjukkan seseorang dalam keadaan  stress  bingung atau sebagai upaya untuk menghilangkan stres.


Pedoman Komunikasi Yang Baik

  1. Teliti tujuan sebenarnya dalam setiap berkomunikasi
  2. Pertimbangkan keadaan fisik dan fisikhis orang lain dalam berkomunikasi
  3. Konsultasikan dengan berbagai pihak setiap proses manejemen mulai dari merencanakan sampai evaluasi.

  4. Perhatikan tekanan nada dan eksperesi wajah sesuai dengan isi pesan yang disampaikan.
  5. Perhatikan konsistensi dalam berkomunikasi
  6. Jadilah pendengar yang baik dalam berkomunikasi

    Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pembacaan Teks Proklamasi 17 Agustus 1945