Pengertian Karir – Perencanaan, Manfaat, Faktor, Jenis, Persoalan, Para Ahli

Diposting pada

Pengertian Karir – Perencanaan, Manfaat, Faktor, Jenis, Persoalan, Para Ahli : Karir merupakan kedudukan, rangkaian pekerjaan dan posisi yang pernah diduduki oleh seseorang selama masa kerjanya.


Career

Definisi Karir

Untuk jaman sekarang dan jaman yang akan datang, kita akan menghadapi berbagai macam permasalah yang salah satunya ialah masalah dalam mendapatkan pekerjaan, yang tentunya pekerjaan itu harus sesuai dengan keinginan kita. Dapat kita rasakan permasalahan ini sudah mulai terasa, buktinya jumlah pertumbuhan lapangan kerja tidak seimbang dengan jumlah pertumbuhan penduduk.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 5 Pengertian dan Karakteristik Profesi Menurut Para Ahli


Lalu kemajuan teknologi maupun ilmu pengetahuan tidak selalu membawa keuntungan tapi terkadang membawa kerugian. Seperti salah satu contoh kerugiannya yakni semakin berkurang atau sedikitnya jumlah lapangan kerja, hal ini disebabkan oleh pekerjaan yang asalnya dilakukan oleh manusia sekarang sudah digantikan oleh mesin-mesin atau peralatan lain sebagai gantinya dengan alasan karena relatif lebih cepat dan lebih hemat biaya saat memproduksi barang.


Adapun masalah seperti ada orang yang sudah memiliki pekerjaan akan tetapi dia merasa pekerjaan yang dimilikinya tidak sesuai dengan bidang atau kemampuannya, jadi tidak jarang jika ada yang merasa tidak mampu dalam menjalankan tugas pekerjaan yang telah diberikan atau dipercayakan kepadanya.


Oleh karena itu masalah seperti ini harus segera diatasi setidaknya harus dikurangi yakni dengan cara para anak muda sekarang harus mempersiapkan diri secara lebih matang, dengan memahami dirinya, lingkungan dan harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman khususnya dengan dunia kerja kalau bisa dengan mengikuti bimbingan karir untuk merencanakan masa depan.


Pengertian Karir

Dalam hal ini yang dimaksud dengan karir ialah suatu rangkaian perilaku dan sikap yang berhubungan dengan pengalaman maupun aktivitas kerja selama rentang waktu pada kehidupan seorang individu serta merupakan rangkaian aktivitas kerja berkelanjutan. Karir yakni kondisi yang dapat menunjukan adanya peningkatan status kepegawaian seorang individu dalam organisasi sesuai dengan pekerjaan yang sudah ditentukan oleh organisasi tersebut.


Karir merupakan kedudukan, rangkaian pekerjaan dan posisi yang pernah diduduki oleh seseorang selama masa kerjanya. Karir dapat menunjukan peningkatan maupun perkembangan pegawai secara individu pada suatu jenjang yang di capai selama masa kerjanya didalam organisasi.


Adapun beberapa contohj dari karir misalnya seperti pada tenaga pendidik: guru, dosen, tutor, konselor dan lain-lain. Dan pada tenaga kependidikan seperti kepala sekolah, administrasi, pengawas sekolah, pustakawan dan lain-lain.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Administrasi Kepegawaian” Pengertian & ( Perumusan – Tujuan – Fungsi )


Pengertian Karir Menurut Para Ahli

Berikut Ini Merupakan Pengertian Karir Menurut Para Ahli.


  • Henry Simamora (2007 : 412)

Karir merupakan urutan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan dan perilaku, nilai-nilai dan aspirasi seseorang selama rentang hidup orang tersebut.


  • Veithzal Rivai (2009: 264)

Karir terdiri dari semua pekerjaan yang ada selama seseorang bekerja, atau dapat dikatakan bahwa karir adalah seluruh jabatan yang diduduki seseorang dalam kehidupan kerjanya.


Dapat disimpulkan bahwa karir adalah semua urutan aktivitas atau kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan atau jabatan dan perilaku yang pernah dijalani atau diduduki seseorang sepanjang kehidupan kerjanya, yang merupakan sejarah hidupnya dalam bekerja.


Perencanaan Karir

Untuk perencanaan karir sendiri ialah proses dimana seorang individu dapat menidentifikasi maupun mengambil langkah-langkah dalam mencapai tujuan karirnya. Melalui perencanaan karir ini nantinya setiap individu dapat menevaluasi kemampuan maupun minat yang dimilikinya, lalu supaya dapat mempertimbangkan karir pilihannya, memilih karir alternatif, menyusun tujuan karirnya dan lain-lain.


Perencanaan sebuah karir juga merupakan perencanan mengenai kemungkinan seorang pegawai, anggota organisasi maupun seorang individu untuk meniti proses kenaikan pangkat atau jabatan sesuai dengan syarat-syarat jabatan tersebut dengan kemampuannya.


Saat ini keterlibatan organisasi pada perencanaan sebuah karir semakin kesini semakin bertambah. Bahkan saat ini banyak sekali calon pegawai pada suatu organisasi khususnya calon yang pendidikannya tinggi mereka menginginkan sebuah karir bukan hanya pada satu jabatan saja, akan tetapi banyak yang ingin lebih.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Inilah Macam-Macam Profesi Akuntan Yang Perlu Diketahui


Alasan Perencanaan Karir Itu Penting

Beberapa alasan yang membuat perencanaan karir itu sangat penting, diantaranya sebagai berikut:


  • Untuk mencapai sesuatu yang dianggap akan membuat bahagia atau senang.
  • Untuk mencapai sesuatu yang memang dianggap berharga.
  • Untuk mempelajari hal-hal baru.
  • Dan tentunya untuk mengembangkan dan melatih kemampuan.

Manfaat Perencanaan Karir

Adapun beberapa manfaat dari perencanaan karir yang diantaranya sebagai berikut:


  • Untuk mengembangkan pegawai yang nantinya dapat dipromosikan untuk naik jabatan.
  • Untuk melihat potensi yang dimiliki oleh pegawai.
  • Untuk menurunkan perputaran pegawai.
  • Untuk memuaskan kebutuhan para pegawai.
  • Dan untuk membantu melaksanakan rencana kegiatan organisasi.

Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Perkembangan Karir

Adapun faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan karir yang diantaranya yaitu:


Faktor Sosial

Faktor Sosial terbagi menjadi dua yaitu:


Faktor Kelompok Primer
    1. Jenis penghasilan dan pekerjaan yang dimiliki oleh orang tua.
    2. Pendidikan yang dimiliki oleh orang tua.
    3. Tempat tinggal dan keadaan lingkungan sekitarnya.
    4. Jenis pekerjaan yang diinginkan oleh orang tua.
    5. Nilai maupun norma yang dimiliki dan lain-lain.

Faktor Kelompok Sekunder

Kelompok politik, ahli, serikat kerja dan lain-lain.


Faktor Individu

Adapun untuk faktor individu yang diantaranya yaitu:


  • Kemampuan Intelejesi
    Setiap orang memiliki kemampuan itelejensi yang berbeda-beda. Orang yang memiliki intelenjensi yang baik atau tinggi akan lebih cepat dalam memecahkan masalah dari pada orang memiliki intelejensi yang tidak tinggi.


  • Minat
    Minat merupakan perangkat mental yang dimiliki oleh seseorang seperti prasangka dan perasaan. Minat dapat mengarahkan seseorang kepada hal-hal tertentu yang dia inginkan.


  • Bakat
    Bakat merupakan kualitas kemampuan yang dimiliki seorang individu, bakat dapat berkembang dan memungkinkan individu yang memiliki bakat dapat lebih cepat memecahakan masalah. Akan tetapi bukan berarti orang yang tidak memiliki bakat tidak bisa lebih baik dari orang berbakat.


  • Kepribadian
    Merupakan cara seorang individu dalam berinteraksi maupun bereaksi terhadap individu lainnya.
  • Sikap
    Merupakan perilaku yang dimiliki seorang individu untuk melakukan tindakan tertentu.


  • Nilai
    Merupakan sifat ataupun hal-hal yang dianggap sangat penting bagi dirinya.
  • Hobi
    Merupakan kebiasaan atau kegemaran untuk melakukan sesuatu dengan tujuan untuk mendapatkan kesenangan.


Itulah beberapa faktor dari seorang individu itu sendiri yang bisa mempengaruhi pada perkembangan karirnya, sebenarnya masih banyak faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan dari karir, misalnya seperti: pengalaman kerja, pengetahuan yang dimiliki, keterampilan dan lain-lain.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Suku Lahat” Sejarah & ( Bahasa – Mata Pencaharian – Kekerabatan – Agama – Kepercayaan )


Jenis Karir

Berikut Ini Merupakan Jenis – jenis Karir.

  • Pengembangan Karir yang Berpusat Pada Organisasi

Pengembangan Karir yang Berpusat Pada Organisasi  adalah jenis karir yang Berfokus pada pekerjaan dan pengidentifikasian jalur karir yang memberikan kemajuan logis kepada karyawan dalam organisasi .Contoh : tenaga penjualan – direktur penjualan


  • Pengembangan Karier Individual :

Dapat dilakukan dengan kegiatan-kegiatan pengembangan karier mencakup :


  • Prestasi kerja

Kegiatan paling penting untuk memajukan karir adalah prestasi kerja yang baik karena hal ini menda­sari semua kegiatan pengembangan karir lainnya. Kemajuan karir sangat tergantung pada prestasi kerja (performance).


  • Exposure

Kemajuan karir juga ditentukan oleh exposure, berarti menjadi dikenal oleh orang-orang yang memutuskan promosi, transfer dan kesempatan-kesempatan karir lain­nya. Tanpa exposure, karyawan yang berprestasi baik, mung­kin tidak memperoleh kesempatan untuk mencapai sasaran-­sasaran karirnya. Para manajer mendapatkan “exposure” terutama melalui prestasi, laporan-laporan tertulis, presen­tasi lesan, kerja panita, pelayanan masyarakat dan bahkan lama jam kerja mereka.


  • Permintaan berhenti.

Hal ini merupakan suatu cara untuk mencapai sasaran karir apabila ada kesempatan karir di tempat lain. Sehingga dengan permintaan berhenti tersebut, yang bersangkutan berpindah tempat bertugas/bekerja. Ber­pindah-pindah tempat bekerja tersebut bagi sementara manajer profesional merupakan bagian strategi karir mereka.


  • Kesetiaan organisasional.

Kesetiaan pada organisasi di mana seseorang bertugas/bekerja turut menentukan kemajuan karir yang bersangkutan. Kesetiaan organisasional yang rendah pada umumnya ditemui pada para sarjana baru (yang mempunyai harapan tinggi, tetapi sering kecewa dengan tempat tugas pertama mereka) dan para profesional (yang kesetiaan pertamanya pada profesinya).


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Suku Lauje” Sejarah & ( Mata Pencaharian – Kekerabatan – Agama – Kepercayaan )


  • Mentors dan sponsors

Para mentor atau pembimbing karir informal bila berhasil membimbing karir karyawan atau pengembangan karirnya lebih lanjut, maka para mentor ter­sebut dapat menjadi sponsor mereka. Seorang sponsor adalah orang dalam organisasi yang dapat menciptakan kesempatan-­kesempatan pengembangan karir bagi orang-orang lain. Seringkali sponsor karyawan adalah atasan langsung mereka.


  • Kesempatan-kesempatan untuk tumbuh

Hal ini terjadi, apa­bila karyawan meningkatkan kemampuan, misalnya melalui program latihan, pengambilan kursus-kursus atau pe­nambahan gelar dan sebagainya. Hal ini berguna baik bagi departemen personalia dalam pengembangan sumber daya manusia internal maupun bagi pencapaian rencana karir karyawan.


Persoalan Karier Akhir Pensiun

Pada saat seseorang memasuki usia pension sering kali menghadapi kondisi yang tidak mudah dalam kehidupannya, diantaranya adalah sebagai berikut :


  • Manajemen Diri – harus menyesuaikan diri untuk benar-benar memiliki kepemimpinan sendiri setelah pensiun
  • Kebutuhan untuk menjadi bagian dari sesuatu
  • Rasa Bangga akan Pencapaian
  • Teritoralitas “ daerah teritorial”
  • Tujuan Hidup – beberapa orang mungkin tidak siap untuk menentukan tujuan mereka sendiri ketika pensiun

Ketika tidak ada/jarang adanya peluang promosi, rotasi pekerjaan mungkin bermanfaat untuk membangkitkan kembali antusiasme dan mengembangkan bakat-bakat para karyawan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Pekerjaan” Pengertian & ( Kemampuan – Jenis – Contoh – Kesimpulan )