Contoh-Dan-Cara-Penulisan-Daftar-Pustaka

18 Contoh Daftar Pustaka

Contoh-Dan-Cara-Penulisan-Daftar-Pustaka

 

 Pengertian Daftar Pustaka Menurut KBBI :

  • Definisi daftar pustaka atau bibliografi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit dan sebagainya yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku dan disusun berdasarkan abjad. Daftar sendiri didefinisikan sebagai catatan sejumlah nama atau hal yang disusun berderet dari atas ke bawah.

 Pengertian Daftar Pustaka Menurut Para Ahli :

Menurut Gorys Keraf (1997 :213) yang dimaksud dengan daftar kepustakaan atau bibliografi adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan yang tengah digarap. Melalui daftar pustaka yang disertakan pada akhir tulisan, para pembaca dapat melihat kembali pada sumber aslinya.

Daftar pustaka disusun menurut urutan abjad nama belakang penulis pertama. Daftar pustaka ditulis dalam spasi tunggal. Antara satu pustaka dan pustaka berikutnya diberi jarak satu setengah spasi. Baris pertama rata kiri dan baris berikutnya menjorok ke dalam.

Fungsi Daftar Pustaka

Dari uraian singkat diatas mungkin ada sudah sedikit memahami apa itu yang dinamakan dengan daftar pustaka, sebelum kita melanjutkan sesuai dengan tema kita sekarang ini yakni contoh daftar pustaka yang baik dan benar, ada baiknya kita jelaskan terlebih dahulu apa saja fungsi Daftar Pustaka.

Beberapa fungsi adanya daftar pustaka dalam sebuah karya tulis diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Untuk memberitahu kepada pembaca bahwa apa yang telah dituis bukan hanya didapat dari pemikiran sendiri namun juga mengambil dari pemikiran orang lain yang telah ditulis dalam buku yang tercantum dalam daftar pustaka. Bagi pembaca yang ingin menelaah lebih jauh tentang pernyataan yang telah ditullis dalam karya tulis yang dibuat maka bisa secara langsung mencarinya dari daftar buku yang telah ditambahkan.
  2. Untuk memberikan penghargaan kepada penulis buku yang tercantum sehingga dari pemikirannya terselesaikan sebuah karya tulis. Penulis akan dipandang lebih profesional ketika mencantumkan daftar pustaka.

 

Komponen Daftar Pustaka

Komponen-komponen yang harus dicantumkan dalam daftar pustaka ini adalah sebagai berikut.

  1. Nama penulis,

Dengan cara menuliskan terlebih dahulu nama belakang, kemudian nama depan. Hal ini berlaku untuk semua nama, baik nama asing maupun nama Indonesia. Cara penulisan inilah yang berlaku secara internasional tanpa mengenal kebangsaan dan tradisi. Tata tulis ilmiah tidak mengenal prinsip nama yang lebih dikenal di masyarakat, melainkan nama belakangnya, tanpa memperhitungkan jenis nama itu merupakan nama keluarga atau bukan.

Misalnya :

Aqilatur Rohmah ditulis : Rohmah, Aqilatur.

  1. Tahun penerbitan,
  2. Judul

Sumber tertulis yang bersangkutan dengan digarisbawahi atau dicetak miring,

  1. Kota tempat penerbit berada,
  2. Nama penerbit.

Baris pertama mulai ketikan pertama dan baris kedua dan seterusnya ditik mulai ketikan kelima atau satu tab dalam komputer. Jarak antara baris satu dengan berikutnya satu spasi, sedangkan jarak antara sumber satu dengan berikutnya dua spasi.

Contoh :

Julian, 2010 Bank Soal UN Matematika.Jakarta:Grafindo Media Pratama.

Redaksi Kawan Pustaka, 2010. Kumpulan Soal dan Pembahasan UN Matematika SMA IPA.Jakarta:Kawan Pustaka


Cara Menulis Daftar Pustaka Yang Benar

Cara menulis daftar pustaka berdasarkan jenis sumber yang digunakan yaitu sebagai berikut :

  1. Daftar Pustaka Sumber dari Jurnal

Penulisan jurnal sebagai daftar pustaka mengikuti urutan : nama belakang penulis, nama depan penulis, tahun penerbitan, judul artikel (ditulis diantara tanda petik), judul jurnal dengan digarisbawahi dan ditulis penuh, nomor volume dengan angka arab dan digarisbawahi tanpa didahului dengan singkatan “vol”, nomor penerbitan (jika ada) dengan angka arab dan ditulis di antara tanda kurung, nomor halaman dari nomor halaman pertama sampai dengan nomor halaman terakhir tanpa didahului singkatan “pp” atau “h”.

Contoh:

Barret. 1983. “The Emphaty Cycle : Refinement of A Nuclear Concept”. Journal of Counselling Psychology. 28 (2), 91 – 100.

  1. Daftar Pustaka Sumber dari Buku

Kalau sumber tertulisnya berupa buku, maka urutan-urutan penulisannya adalah : nama belakang penulis, nama depan, tahun penerbitan, judul buku digarisbawahi, edisi, kota asal, penerbit. Daftar Pustaka berupa buku ditulis dengan memperhatikan keragaman berikut.

  • Daftar Pustaka Jika buku ditulis oleh seorang saja :

Contoh:

Alisyahbana, Sutan Takdir. 1957. Sejarah Perjuangan dan Pertumbuhan Bahasa Indonesia. Jakarta:Pustaka Rakyat.

  • Daftar Pustaka Jika buku ditulis oleh 2 orang, maka semua nama ditulis, nama pengarang kedua tidak perlu dibalik susunannya.

Contoh:

Ekosusilo, Madyo dan Bambang Triyanto. 1995. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Semarang:Dahara Prize.

  • Daftar Pustaka Jika buku ditulis oleh lebih dari dua orang digunakan et.al. (dicetak miring atau digarisbawahi)

Contoh:

Ramlan, M. dkk. 1993. Paragraf: Alur Pikiran dan Kepanduan dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta:Andi Offset

  • Daftar Pustaka Jika penulis sebagai penyunting.

Contoh:

Rubin, Joan dan Bjorn H. Jernudd (ed.). 1971. Can Languange Be Planned? Honolulu:The University Press of Hawai.

  • Daftar Pustaka Jika sumber itu merupakan karya tulis seseorang dalam suatu kumpulan tuisan banyak orang.

Contoh:

Pujianto. 1984. “Etika Sosial dalam Sistem Nilai Bangsa Indonesia”, dalam Dialog Manusia, Falsafah, Budaya, dan Pembangunan. Malang:YP2LPM.

  • Daftar Pustaka Jika buku itu berupa edisi :

Contoh:

Gabriell, 1970. Children Growing Up: Development of Children’s Personality. (ed.3). London:University of London Press.

  1. Daftar Pustaka Sumber di Luar Jurnal dan Buku

  • Daftar Pustaka Berupa skripsi, tesis, atau disertasi

Contoh:

Soelaeman, M.I. 1985. Suatu Upaya Pendekatan Fenomenologis Terhadap Situasi Kehidupan dan Pendidikan Dalam Keluarga dan Sekolah. Disertasi Doktor pada FPS IKIP Bandung:tidak diterbitkan.

  • Daftar Pustaka Berupa publikasi departemen

Contoh:

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1998. Petunjuk Pelaksanaan Beasiswa dan Dana Bantuan Operasional. Jakarta:Depdikbud.

  • Daftar Pustaka Berupa dokumen

Contoh:

Proyek Pengembangan Pendidikan Guru. 1983. Laporan Penilaian Proyek Pengembangan Pendidikan Guru. Jakarta:Depdikbud.

  • Daftar Pustaka Berupa makalah

Contoh:

Kartadinata, S. 1989. “Kualifikasi Profesional Petugas Bimbingan Indonesia: Kajian Psikologis”. Makalah pada konvensi tujuh IPBI, Denpasar.

  • Daftar Pustaka Berupa surat kabar

Contoh:

Sanusi, A. 1986. “Menyimak Mutu Pendidikan Dengan Konsep Taqwa dan Kecerdasan, Meluruskan Konsep Belajar dalam Arti Kualitatif”. Pikiran rakyat (8 September 1986).

  1. Daftar Pustaka Sumber dari Internet

Cara penulisannya ialah : Pengarang/penyunting. (Tahun). Judul (edisi), (jenis medium). Tersedia: alamat di internet. [tanggal diakses]

Contoh:

Thomson, A. (1998). The Adult and The Curriculum. (Online). Tersedia: http://www.ed.uiuc.edu/EPS/PESYearbook/1998/thompson.html [30 Maret 2000]

  • Daftar Pustaka Bila artikel dalam jurnal

Pengarang. (Tahun). Judul. Nama Jurnal [Jenis Media]. Volume (terbitan), halaman. Tersedia: alamat internet. [tanggal diakses]

Contoh:

Supriadi, D. (1999). Restructuring The Schoolbook Provision System in Indonesia: Some Recent Initiatives. Dalam Educational Policy Analysis Archives [online]. Vol 7 (7), 12 halaman. Tersedia: http://epaa.asu.edu/epaa/v7n7.html [17 Maret 2000]

  • Daftar Pustaka Bila artikel dalam majalah

Pengarang. (Tahun, tanggal, bulan). Judul. Nama Majalah [Jenis Media]. Volume, jumlah halaman. Tersedia: alamat di internet. [tanggal diakses]

Contoh:

Goodstein, C. (1991, September). Healers from the deep. American Health [CD ROOM], 60-64. Tersedia: SIRS/SIRS 1992 Life Science/Article 08A [13 Juni 1995]

  • Daftar Pustaka Bila artikel di surat kabar

Pengarang. (Tahun, tanggal, bulan). Judul. Nama Surat Kabar [Jenis Media], jumlah halaman. Tersedia: alamat di internet. [tanggal diakses]

Contoh:

Cipto, B. (2000, 27 April). Akibat Perombakan Kabinet Berulang, Fondasi Reformasi Bisa Runtuh. Pikiran Rakyat [online], halaman 8. Tersedia: http://www.pikiranrakyat.com [9 Maret 2000]

  • Daftar Pustaka Bila pesan dari e-mail

Pengirim (alamat e-mail pengirim). (Tahun, tanggal, bulan). Judul Pesan. E-mail kepada penerima. [alamat e-mail penerima].

Contoh:

Musthafa, Bachrudin ([email protected]). (2000, 25 April). Bab V Laporan Penelitian. E-mail kepadaDedii Supriadi ([email protected])


PENUTUP

Dari pembahasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa penulisan kutipan dan daftar pustaka dalam sebuah makalah dapat  dijadikan sebuah pengukuran tingkat profesionalitas seseorang. Penulisan kutipan dan daftar pustaka menjadi sebuah nilai penting dalam sebuah makalah.

DAFTAR PUSTAKA

 Anonim A.2012.http://www.slideshare.net/deddirraone/cara-menulis-kutipan-dandaftar-pustaka-karya-tulis-ilmiah

 Anonim B.2012.http://lytasapi.wordpress.com/2010/06/05/pengertian-fungsidan-jenis-kutipan/


Baca Juga : Kutipan : Format Cara Penulisan, Contoh Dan Fungsi Tujuannya