Bola Voli

Diposting pada

Bola-Voli

Pengertian Bola Voli

Bola voli adalah permainan olahraga yang dimainkan oleh dua grup berlawanan. Masing-masing grup memiliki enam orang pemain. Terdapat pula variasi permainan bola voli pantai yang masing-masing grup hanya memiliki dua orang pemain. Olahraga Bola Voli dinaungi FIVB (Federation Internationale de Volleyball)[1] sebagai induk organisasi internasional, sedangkan di Indonesia, olahraga bola Voli dinaungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).


Pemainan bola voli merupakan pemainan beregu yang dimainkan oleh dua regu dengan jumlah pemain masing – masing regu enam orang. Dimainkan dengan cara memvoli bola hilir mudik diatas net dan masing – masing regu berusaha secepat nya menjatuhkan bola di lapangan lawan dengan pantulan bola sempurna. Penguasaan teknik, kemampuan fisik, taktik , dan mental yang baik , serta kerja sama sangat di butuhkan untuk memenangkan permainan .


Permainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan pada tahun 1895. Beliau adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada organisasi Young Men’s Christian Association (YMCA) di kota Massachusetts, Amerika Serikat. Pada mulanya , pemainan bola voli di beri nama mintonete, di mana tujuan semula, yaitu  untuk mengembangkan kesegaran jasmani pada tubuh, selain untuk bersenam umum.


Kemudian, permainan ini di ubah menjadi volleyball yang artinya memvoli bola secara bergantian. Tahun 1892, YMCA berhasil mengadakan kejuaraan nasional bola voli di Amerika Serikat. Pada tahun 1847, untuk pertama kalinya permainan bola voli dipertandingkan di Polandia. Pada tahun 1948 dibentuk organisasi bola voli dunia dengan nama IVBF (International Volley Ball Federation ) dengan beranggota 15 negara dan berpusat di Paris.


Permainan bola voli di Indonesia berkembang dengan sangat pesat di seluruh lapisan masyarakat , sehingga timbul klub – klub di kota – kota besar di seluruh Indonesia. Permainan bola voli di Indonesia sudah di kenal sejak tahun 1982 yang di bawa oleh orang – orang Belanda. Namun pada saat itu permainan ini belum populer di masyarakat. Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, perkembangan bola voli nasional dan organisasi bola voli semakin cepat dan populer. Pada PON II di Jakarta tahun 1951 permainan bola voli mulai dipertandingkan, namun pada saat itu belum ada / belum terbentuk organisasi bola voli. Baru pada tanggal 22 Januari 1955 dibentuk organisasi bola voli nasional dengan nama Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVI), dengan ketua W.J.Latumenten.


Sejak saat itu mulai di dakan kejuaraan bola voli nasional dan organisasi bola voli nasional juga ikut dalam kegiatan yang bertaraf internasional, seperti Sea Games, Asian Games, bahkan Olympiade. Pada tahun 1996 untuk pertama kalinya tim bola voli indonesia mengikuti pertandingan Olympiade di Atlanta, Amerika Serikat. Bahkan untuk bola voli pantai Indonesia merupakan negara yang menjadi unggulan dalam kejuaraan dunia.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pencak Silat


Sejarah Bola Voli

  • Sejarah Perkembangan Bola Voli di Daerah Asalnya

William G. Morgan (New York, 1870–1942) adalah tokoh asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pencipta olahraga bola voli. Morgan muda kuliah di Springfield College yang dikelola YMCA (Young Men’s Christian Association). Di sana ia bertemu dengan James Naismith yang pada tahun 1891 menciptakan olahraga bola basket. Setelah lulus, pada tahun 1895 ia mulai bekerja sebagai Direktur Pendidikan Jasmani di YMCA di Massachusetts. Di sana ia menciptakan permainan bernama Mintoinette yang dirancang tidak seberat basket agar cocok dimainkan orang-orang yang lebih tua. 9 Februari 1895 menjadi hari kelahiran permainan ini.Dirancang berdasarkan olahraga lain asal Jerman bernama faustball, permainan yang ini kemudian berganti nama menjadi volleyball (bola voli).


Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette. Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA, menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith.


Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan. Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.


Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committe of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang.


Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).


Demonstrasi pertandingan yang dibawakan oleh kedua tim, serta penjelasan yang telah disampaikan oleh Morgan-pun telah membawa sebuah perubahan pada Mintonette.Perubahan pertama yang terjadi pada permainan tersebut terjadi pada namanya. Atas saran dari Profesor Alfred T. Halstead yang juga menyaksikan dan memperhatikan demonstrasi serta penjelasan Morgan, nama Mintonette-pun berubah menjadi Volleyball (bola voli). Pemilihan nama Volleyball sebagai pengganti Mintonette-pun tidak dilakukan dengan tanpa pertimbangan. Nama Volleyball dipilih berdasarkan gerakan-gerakan utama yang terdapat pada permainan tersebut, yaitu gerakan memukul bola sebelum bola tersebut jatuh ke tanah (volley).


Pada awalnya, nama Volleyball-pun dieja secara terpisah (dua kata), yaitu “Volley Ball”. Kemudian pada tahun 1952, Komite Administratif USVBA (United States Volleyball Association) memilih untuk mengeja nama tersebut dalam satu kata, yaitu “Volleyball”. USVBA adalah persatuan olahraga bola voli yang terdapat di Amerika Serikat. Asosiasi ini pertama kali didirikan pada tahun 1928, dan pada saat ini USVBA lebih dikenal dengan nama USAV (USA Voleyball). Setelah demonstrasi tersebut, komite YMCA berjanji untuk mempelajari peraturan-peraturan permainan yang telah ditulis dan diserahkan ke Morgan.


Beberapa peraturan yang pertama kali ditulis oleh Morgan adalah penggunaan net setinggi 6 feet 6 inch (ukuran ini disesuaikan dengan tinggi rata-rata orang Amerika yang pada abad ke-19 tersebut ternyata lebih pendek), lapangan berukuran 7.6 x 15.2 m2, dan dimainkan oleh beberapa orang pemain. Dalam peraturan lama tersebut, permainan terbagi atas sembilan babak. Pada setiap babak, masing-masing tim memperoleh kesempatan untuk melakukan servis (memukul bola di awal permainan/pukulan bola pertama). Selain itu, dalam peraturan yang pertama kali dibuat tersebut tidak terdapat batasan kontak antara pemain dengan bola, sebelum bola tersebut dapat dipukul dan berpindah ke wilayah lawan. Jika pemain melakukan kesalahan ketika melakukan servis, maka ia masih diijinkan untuk melakukan servis yang kedua. Sedangkan pemukulan bola ke arah net akan dianggap sebagai sebuah pelanggaran dan berakibat kehilangan skor, kecuali pada saat melakukan servis yang pertama. Karena setelah servis pertama, masih terdapat kesempatan untuk melakukan servis yang kedua. Akhirnya, merekapun memodifikasi dan menerbitkan peraturan tersebut pada bulan Juli 1896.


  • Sejarah Perkembangan Bola Voli di Indonesia

Indonesia mengenal permainan bola voli sejak tahun 1982 pada zaman penjajahan Belanda.Guru-guru pendidikan jasmani didatangkan dari Negeri Belanda untuk mengembangkan olahraga umumnya dan bola voli khususnya.Di samping guru-guru pendidikan jasmani, tentara Belanda banyak andilnya dalam pengembangan permainan bola voli di Indonesia, terutama dengan bermain di asrama-asrama, dilapangan terbuka dan mengadakan pertandingan antar kompeni-kompeni Belandasendiri.


Permainan bola voli di Indonesia sangat pesat di seluruh lapisan mayarakat, sehingga timbul klub-klub di kota besar di seluruh Indonesia. Dengan dasar itulah maka pada tanggal 22 januari 1955 PBVSI (persatuan bola voli seluruh indonesia) didirikan di Jakarta bersamaan dengan kejuaraan nasional yang pertama.


PBVSI sejak itu aktif mengembangkan kegiatan-kegiatan baik ke dalm maupun ke luar negeri sampai sekarang. Perkembangan permainan bola voli sangat menonjol saat menjelang Asian Games IV 1962 dan Ganefo I 1963 di Jakarta, baik untuk pria maupun untukwanitanya. Pertandingan bola voli masuk acara resmi dalam PON II 1951 di Jakarta dan POM I di Yogyakarta tahun 1951. setelah tahun 1962 perkembangan bnola voli seperti jamur tumbuh di musim hujan banyaknya klub-klub bola voli di seluruh pelosok tanah air.Hal ini terbukti pula dengan data-data peserta pertandingan dalam kejuaran nasional. PON dan pesta-pesta olahraga lain, di mana angka menunjukkan peningkatan jumlahnya.


Boleh dikatakan sampai saat ini permainan bola voli di Indonesia menduduki tempat ketiga setelah sepak bola dan bulu tangkis.Untuk pertama kalinya dalam sejarah perbolavolian Indonesia, PBVSI telah dapat mengirimkan tim bola voli yunior Indonesia ke kejuaraan Dunia di Athena Yunani yang berlangsung dari tanggal 3-12 september 1989. tim bola voli yunior putra Indonesia ini dilatih oleh Yano Hadian dengan dibantu oleh trainer Kanwar, serta pelatih dari Jepang Hideto Nishioka, sedangkan pelatih fisik diserahkan kepada Engkos Kosasih dari bidang kepelatihan PKON (pusat kesehatan olahraga nasional) KANTOR MENPORA. Dalam kejuaraan dunia bola voli putra tersebut, sebagai juaranya adalah :

  • UniSovyet
  • Jepang
  •  Brazil
  •  Bulagaria
  •  Kuba
  •  Yunani
  • Polandia

Sedangkan Indonesia sendiri baru dapat menduduki urutan ke 15.Dalam periode di bawah pimpinan ketua Umum PBVSI Jendral (Pol) Drs. MochamadSanusi, perbolavolian makinmeningkat baik dari jumlahnya perkumpulan yang ada maupun dari lancarnya system kompetisi yang berlangsung,; sampai dengan kegiatan yang dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Materi Kebugaran Jasmani


Teknik Dasar Bola Voli

Permainan bola voli ini memang sangat menyenangkan jadi sembari belajar kekompakan dalam team juga menjadi olahraga yang menyehatkan tubuh kita. Tapi kita harus mengetahui teknik dasar permainan bola voli ini agar permainan pun akan berjalan tertib dan lancar. Teknik dasar bola voli dibagi 4 macam.


1. Teknik Servis Bola Voli

Teknik pertama yang perlu kamu ketahui yaitu servis. Servis adalah melakukan pukulan pada bola ke arah area lapangan lawan. Dan servis ini dilakukan diwaktu awal pertandingan bola voli atau memulai putaran/babak pertama. Untuk mendapatkan poin maka tempatkan bola pada area lapangan lawan yang kosong atau kepada pemain lawan yang pertahanannya lemahTeknik servis sendiri terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Berikut ini cara servis bola voli. Servis bawah

Servis bawah voli


Cara servis bawah dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini.

  1. Pertama-tama berdiri di area tempat untuk servis.
  2. Kondisi sikap awal yaitu posisikan kaki kiri lebih maju dari kaki kanan.
  3. memegang bola voli dengan salah satu tangan yang kemudian diarahkan ke depan. Tangan yang digunakan untuk servis mengepal dan diayunkan dari bawah ke atas.
  4. Bola voli tersebut dilambungkan ke atas kemudian tangan yang digunakan servis diayunkan ke depan sampai memukul tepat pada bagian bawah bola.
  5. maksimalkan pukulan bola smapai melewati net dan masuk ke daerah lapangan lawan dan jangan sampai keluar garis lapangan.Servis Atas

Servis atas voli

Untuk cara servis atas, kamu bisa lakukan dengan langkah berikut.

  1. Kondisi sikap awal yaitu meletakkan kaki kiri berada lebih depan dari kaki kanan.
  2. Dan memegang bola dengan salah satu tangan lalu lambungkan bola ke atas.
  3. Setelah bola melambung ke atas maka salah satu tangan melakukan pukulan menggunakan telapak tangan dengan kuat.
  4. Optimalkan pukulan bola hingga melewati net dan masuk ke daerah lapangan lawan.

Servis samping voli

Adapun cara servis samping, kamu bisa lakukan seperti dibawah ini.

  1. Berdiri dengan kondisi kedua kaki menghadap ke segi lapangan
  2. Memegang bola voli dengan tangan yang dijulurkan setinggi kepala dan lambungkan bola ke depan badan.
  3. mengayunkan tangan untuk melakukan servis dengan tumpuan berat badan ke belakang dan menekukkan kedua lutut sedikit.
  4. Mengangkat tangan dengan membentuk gerakan melingkar dalam melakukan servis bola.
  5. Terakhir memutar badan hingga menghadap net, dan pindahkan berat badan ke arah depan.

Servis lompat

Cara melakukan servis lompat bisa kamu lakukan dengan tahap-tahap berikut.

  1. Berdiri dengan kondisi kedua kaki agak merapat. Pegang bola voli dengan kedua tangan dan berada di depan tubuh. Kemudian lambungkan bola ke atas.
  2. Disaat bola sedang melambung, lakukan tolakan dengan salah satu kaki ke depan supaya menghasilkan lompatan yang maksimal.
  3. Ketika sudah melakukan lompatan yang maksimal dan sekiranya bola terjangkau tangan maka pukullah bola tersebut.
  4. Ketika memukul bola, pindahkan berat badan ke depan kemudian mendaratlah yang baik.

2. Teknik Passing Bola Voli

Passing ini dilakukan oleh pemain guna untuk mengoper bola ke teman dalam satu team atau mengembalikan ke arah lapangan lawan. Jika pemberian bola ke teman team maka dilakukan untuk merancang strategi menyerang lawan. Ada 2 cara passing bola voli yang baik diantaranya :

Passing Bawah Voli

Passing Bawah

Biasanya passing bawah dilakukan pemain ketika datangnya bola tidak keras atau rendah. Passing ini dilakukan untuk dioper ke teman satu team atau dikembalikan ke arah lapangan lawan. Adapun caranya sebagai berikut :

  1. Siapkan kondisi tubuh untuk menerima bola dengan berdiri dan meregangkan kedua hingga selebar bahu.
  2. Setelah itu rapatkan dan luruskan kedua lengan tepat berada di depan badan sampai kedua ibu jari sejajar. Lalu ayunkan kedua lengan bersamaan dari bawah ke atas hingga setinggi bahu.
  3. Ketika bola datang dan menyentuh kedua lengan luruskan kedua lutut. menerima bola yang baik yaitu tepat di atas pergelangan tangan.
  4. Dan disaat melakukan passing bawah ke arah depan, ayunan lengan tidak melebihi 90 derajat dari bahu atau badan.

Passing Atas Voli

Passing Atas

Passing ini dilakukan pemain dengan jari-jarinya ketika bola datang di atas kepala atau bola lambung. Biasanya passing atas untuk mengoper atau mengumpan bola untuk di smash oleh pemain team sebagai spiker. Dan untuk caranya bisa dilakukan dibawah ini.


  1. Siapkan kondisi tubuh untuk menerima bola dengan berdiri dan meregangkan kedua hingga selebar bahu.
  2. Kedua lutut ditekuk sampai kondisi badan merendah dan membungkuk ke depan serta tumpuan berat badan di ujung kaki bagian depan.
  3. diwaktu bola datang kondisikan badanmu di bawah bola. Lalu menerima bola dengan mengangkat tangan dan lengan ditekuk sedikit. Kemudian buka jari-jari tangan dengan sampai membentuk mangkuk.
  4. Ketika menyentuh jari-jari maka tegangkan jari-jari dan dorong dengan menggerakkan pergelangan tangan sembari meluruskan siku.
  5. Untuk mendorong bola, kekuatan jari lebih dominan pada ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah. Lakukan gerakan mendorong dengan mengangkat tumit sedikit, menaikan pinggul dan lutut, meluruskan kedua lengan, serta pandangan mengikuti arah bola. Upayakan bola memantul dengan baik dan sempurna.

Dalam gerakan passing bawah dan atas perlu dikondisikan juga. Menggunakan passing bawah, jika kamu menerima bola yang datangnnya rendah atau berada di depan dada. Sedangkan menggunakan passing atas, jika kamu menerima bola yang datangnya di atas kepala atau bola yang melambung. Namun passing yang lebih baik yaitu menerima bola dengan passing bawah karena kebanyakan bola servis datang rendah dan berada di depan dada.


3. Teknik Smash Bola Voli

Sebelum tahap melakukan smash pada bola ada tahap yang dilakukan seperti menerima bola pertama biasanya dengan passing bawah. Lalu bola kedua passing atas untuk mengumpan bola lambung dan bola ketiga spiker menyerang dengan smash bola ke area lapangan lawan yang kosong.Untuk pilihan pemain spiker dipilih postur tubuh dan lompatan yang tinggi serta memiliki pukulan yang keras dan menukik. Sehingga pukulan/smash tersebut lolos dari blok dan susah diterima oleh pemain team lawan.

Teknik Smash Bola Voli

Teknik Smash dilakukan pemain dengan melompat ketika bola datang di atas kepala atau bola lambung. Biasanya teknik smashs dilakukan di awalan melompat sambil memukul bola ketika bola lambung diatas. Dan untuk caranya bisa dilakukan dibawah ini.

  1. Langkah awalan itu diambil sekitar 1 (satu) samai 3 (tiga) langkah.
  2. Langkah-langkah yang diambilnya itu merupakan langkah yang lebar.
  3. Saat sudah mendekati net, kemudian kedua lengan tangan ayunkan ke belakang.
  4. Setelagh itu, kedua kaki juga hentakkan bersusulan kemudian lompat.
  5. Lengan yang digunakan untuk memukul, ayunkanlah ke depan dan punggung menegang ke belakang.
  6. Lalu, pukullah bola dengan lengan yang terjulur dan tangan terbuka yang menaungi bola.
  7. Untuk pergelangan tangan itu harus selalu longgar.

4. Teknik Block Bola Voli

Teknik block ini dilakukan untuk menahan atau membendung serangan dari smash bola pemain lawan. Pertahanan ini dilakukan dengan mengangkat kedua tangan dan melakukan lompatan yang tinggi. Lalu menahan bola agar tidak masuk ke area lapangan team sendiri. Maka dari itu menguasai teknik blok dengan baik sangat perlu dalam permainan bola voli.

Teknik Block Bola Voli

Cara untuk melakukan teknik blok dapat dilakukan sebagai berikut.

  1. Berdiri dan sejajarkan posisi kaki guna persiapan melompat dengan kedua tangan di depan dada dan menghadap ke net.
  2. Setelah itu melompat dengan mengikuti arah bola yang datang dari serangan team lawan.
  3. Sesudah melompat, upayakan jangan mendarat ke depan atau arah samping dan perhatikan waktu yang tepat dalam melakukan blok.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Senam – Sejarah, Manfaat, Prinsip, Irama, Lantai, Seluk Beluk, Para Ahli


Lapangan Bola Voli Beserta Ukurannya

Lapangan Bola Voli Beserta Ukurannya

Awal dari olahraga permainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan yang merupakan sebagai guru pendidikan olahraga di YMCA. Dan sebagai rincian dari permainan bola voli tersebut terdapat ketentuan mengenai lapangannya. Ukuran lapangan bola voli dalam standart Nasional Internasional yaitu sekitar 1/5 dari lapangan sepak bola. Pastinya ukuran standart lapangan tersebut digunakan di seluruh dunia.Ukuran ini sebagai patokan oleh semua negara, sehingga sebagian besar kalangan bisa mengikuti aturan-aturan tersebut. Jadi lapangan bola voli daerah/nasional mengikuti standart internasional. Lalu bagaimana ukuran bola voli standart internasionalnya? Berikut ini penjelasannya.


Secara rinci ukuran lapangan bola voli sebagai berikut ini.

  • Luas dari lapangan bola voli yaitu 162 m² (18 m x 9 m)
  • Ukuran Panjang lapangan yaitu 18 m.
  • Ukuran Lebar lapangan yaitu 9 m.
  • Ukuran Lebar garis serang yaitu area yang dekat dengan net, 3 m.
  • Untuk daerah clearance yaitu area menghalau bola yang di bagian belakangnya 3-8 m. Dan di bagian sampingnya yaitu 3-5 m.

Dari ulasan ukuran diatas menetapkan bahwa ukuran lapangan voli secara keseluruhan mempunyai panjang 18 meter. Sedangkan untuk lebar lapangan voli yaitu 9 meter tidak kurang dan tidak lebih. Dalam permainan teknik dasar bola voli ini ada 2 team/regu dan masing-masing team  menempati separuh lapangan  9 meter begitu juga team satunya. Dan sebagai pembatas pemisahnya yaitu net.


Ukuran Net Bola Voli

Untuk ukuran secara rinci ukuran net sebagai berikut ini.

  • Tinggi net bola voli untuk putra adalah 2,43 m
  • Tinggi net bola voli untuk putri adalah 2,24 m
  • Panjang netnya adalah 9 m.
  • Untuk ukuran lebar net 1 m.
  • Tinggi antena netnya adalah 80 cm berada di atas net.
  • Jarak tiang net dari garis samping lapangan bola voli adalah 0,5 – 1 m.
  • Pita tepian samping net adalah 5 cm sepanjang 1m.
  • Dan untuk pita tepian atas net yaitu 5 cm dengan panjangnya 1 m.
  • Mata jala net berukuran sekitar 10 cm berbentuk persegi.

Bahan jaring net bola voli terbuat dari rangkaian benangber yang bentuknya kotak-kota dengan ukuran 10 cm dengan tinggi jaring net sekitar 1 m.


Ukuran/diameter Net Standar Bola Voli

Ukuran standart bola voli yang digunakan dalam permainan bola voli ini yaitu :

  • Ukuran keliling bola voli adalah 65-67 cm.
  • Berat bola voli adalah 260 – 280 gr.
  • Tekanan bola voli sebesar 0,30 – 0,325 kg/cm² (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).
  • Diameter bola voli sekitar adalah 18 – 20 cm.

Jumlah Pemain Bola Voli

Jumlah Pemain Bola Voli

Pada turnamen bola voli baik yang diadakan secara nasional maupun internasional, mengenai jumlah pemain bola voli yaitu sama. Jumlah pemain dalam satu team ada 6 orang anggota.Jika salah satu dari team terjadi kekurangan pemain, maka setidaknya team tersebut mempunyai 4 pemain untuk dapat mengikuti pertandingan permainan bola voli. Tapi kalau misalkan dari team tersebut hanya ada 3 pemain saja yang bisa bermain maka team tersebut dinyatakan kalah.

Posisi Pemain dalam Permainan Bola Voli

  • U = Tosser
  • SU = Set Upper ke 2 / Libero
  • SM 1 -SM 4 = Smasher/Spiker

Posisi Pemain dalam Permainan Bola Voli

Pemain bola voli yang bermain di lapangan punya peran masing-masing. Dan posisi peran/fungsi dari pemain tersebut dibagi menjadi 4 bagian yaitu :

  • Tosser atau Set-Upperyaitu pemain yang sebagai pemberi umpan bola kepada spiker dari team tersebut. Tosser ini berperan penting karena sekaligus juga pengatur serangan dari team.
  • Spiker atauSmasher yaitu pemain sebagai blocker atau mengeblock bola yang berfungsi untuk membendung serangan dari team lawan.
  • Liberoatau Defender pemain yang bertugas menerima atau menahan (passing) dari berbagai serangan pemain dari te  am lawan.
  • Server adalah pemain dengan posisinya bertugas melakukan servis. Sesudah melakukan servis, maka pemain tersebut di posisi defender/lib

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Gaya Renang – Macam, Manfaat, Tips, Samping, Kupu – Kupu, Ukuran Kolam


Peraturan Permainan Bola Voli

  1. Apabila kita bisa memasukkan bola ke daerah lawan, maka lawan kehilangan bola dan kita akan mendapatkan poin/ nilai.

  2. Saat kita melakukan serve, bola harus bisa melewati net dan masuk ke daerah lawan. Apabila tidak maka musuh  atau lawan akan mendapatkan nilai.


  3. Sistem pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi yang terdiri dari 8 tim, dan kemudian dibagi kedalam 2 group dimana masing-masing grup terdiri dari 4 tim.


  4. Setiap tim bola voli harus terdiri dari 10 pemain, meliputi 6 pemain inti yang bermain dilapangan dan 4 pemain cadangan.


  5. Pemain inti dan pemain cadangan saat pertandingan berlangsung, dalam melakukan pergantian tidak dibatasi.


  6. Jumlah pemain minimum yang diperbolehkan bermain dilapangan adalah 4 orang. Apabila di lapangan terdapat kurang dari 4 orang, maka tim yang bersangkutan dianggap kalah dalam pertandingan tersebut.


  7. Setiap pertandingan bola voli berlangsung 3 set/ babak (best of three), namun apabila dalam 2 babak saja sudah bisa dipastikan pemenangnya makan babak ke-3 tidak perlu dilakukan. Dengan kata lain babak ketiga hanya dilaksanakan sebagai babak penentu kemenangan.


  8. Sistem perhitungan yang digunakan adalah rally point dan setiap tim akan berusaha untuk mencapai angka 25 terlebih dulu. Apabila poin seri 24-24, maka akan terjadi deuce atau perpanjangan permainan dengan penambahan 2 poin lagi, dan saat terjadi deuce untuk memenangkan babak tersebut tim harus unggul dengan selisih 2 poin dari lawannya.


  9. Setiap team diwajibkan pindah atau bertukar posisi lapangan pada saat tiap babak berakhir. Dan apabila dilaksanakan babak ke 3 atau set penentu, maka perpindahan posisi lapangan dapat dilakukan ketika salah satu tim sudah mencapai angka 13.


  10. Diberikan waktu time out sekali pada tiap set/ babak. Dan waktu time out hanya berlangsung selama 1 menit.


Kesalahan-kesalahan yang umumnya terjadi meliputi:

  • Pemain menyentuh net atau melewati garis batas tengah sehingga memasuki area lapangan lawan.
  • Seluruh pemain harus berada di dalam lapangan permainan saat serve dilakukan.
  • Dalam permainan seluruh tubuh diperbolehkan untuk memantulkan bola, kecuali dengan cara menendang.
  • Server (pemain yang melakukan servis) menginjak atau keluar dari garis pembatas area servis ketika melakukan servis.
  • Pemain di barisan belakang tidak boleh melakukan serangan di dalam area garis serang.
  • Pemain di barisan belakang juga tidak boleh melakukan blocking di dalam area garis serang atau di dekat net.
  • Pemain dilarang mengulurkan tangan melewati net untuk menyentuh bola sebelum lawan menyelesaikan serangannya.
  • Pemain bola voli tidak boleh mengganggu pemain lawan dengan menyentuh ataupun menarik bajunya.
  • Pemain ataupun pelatih dilarang mengucapkan kata-kata yang tidak sopan, atau melakukan suatu perbuatan yang mencela atau menghina.