√ Perbedaan Visi Dan Misi : Pengertian, Tujuan, Dan Contohnya

Diposting pada

Visi merupakan sesuatu yang didambakan untuk dimiliki dimasa depan (what do they want to have). Visi menggambarkan aspirasi masa depan tanpa menspesifikasi cara-cara untuk mencapainya, visi yang efektif adalah visi yang mampu membangkitkan inspirasi.

Misi adalah bentuk yang didambakan di masa depan (what do they want to be). Misi merupakan sebuah pernyataan yang menegaskan visi lewat pilihan bentuk atau garis besar jalan yang akan diambil untuk sampai pada visi yang telah lebih dulu dirumuskan.

Perbedaan-Visi-Dan-Misi

Keduanya tidak memiliki dimensi ukur kuantitatif (persentase, besaran waktu, dll). Sebagai konsep yang ideal visi-misi ini harus diterjemahkan lagi dalam konsep yang lebih nyata dan terukur yaitu tujuan (objective). Tujuan disini adalah tujuan sebagai konsep yang jauh lebih riil.


Proses perumusan visi-misi maupun tujuan dari sebuah organisasi atau program bukanlah proses yang mudah dan tanpa perenungan. Proses ini adalah proses yang subyektif dan sangat tergantung pada iklim organisasi. Yang paling penting adalah bagaimana membangun visi-misi dan tujun melalui proses yang sedemokratis mungkin. Yang selanjutnya adalah bagaimana interaksi dari bahasan analisa SWOT, Visi dan Misi dapat merumuskan sebuah tujuan yang riil dan terukur dalam perjalanan roda organisasi.


Pengertian Visi Menurut Para Ahli

Pendapat dari :

  1. J.B. Whittaker

Menurut J.B. Whittaker dalam bukunya “Strategic Planning and Management”, visi perusahaan adalah gambaran masa depan yang akan dipilih dan yang akan diwujudkan pada suatu saat yang ditentukan.

  1. Wibisono

Menurut Wibisono (2006, p. 43), visi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan cita-cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan. Atau dapat dikatakan bahwa visi merupakan pernyataan want to be dari organisasi atau perusahaan. Visi juga merupakan hal yang sangat krusial bagi perusahaan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang.


Dalam visi suatu organisasi terdapat juga nilai-nilai, aspirasi serta kebutuhan organisasi di masa depan seperti yang diungkapkan oleh Kotler yang dikutip oleh Nawawi (2000:122), Visi adalah pernyataan tentang tujuan organisasi yang diekspresikan dalam produk dan pelayanan yang ditawarkan, kebutuhan yang dapat ditanggulangi, kelompok masyarakat yang dilayani, nilai-nilai yang diperoleh serta aspirasi dan cita-cita masa depan. Visi yang efektif antara lain harus memiliki karakteristik seperti :

  1. Imagible (dapat di bayangkan).
  2. Desirable (menarik).
  3. Feasible (realities dan dapat dicapai).
  4. Focused (jelas).
  5. Flexible (aspiratif dan responsif terhadap perubahan lingkungan).
  6. Communicable (mudah dipahami).

  1. Kotler

Menurut Kotler visi adalah pernytaan tentang tujuan organisasi yang diekspresikan dalam produk dan pelayanan yang ditawarkan, kelompok masyarakat yang dilayani, nilai-nilai yang diperoleh serta aspirasi dan cita-cita masa depan.

  1. Kamus Besar Bahasa Indonesia

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, visi perusahaan adalah pandangan terhadap suatu masalah, wawasan , kemampuan untuk melihat pada inti persoalan.

  1. Sinamo (1984)

Sedangkan menurut Sinamo (1984)  menegaskan bahwa “secara ringkas visi adalah apa yang didambakan organisasi untuk “dimiliki” atau diperoleh dimas a mendatang
( what do we w ant to hav e ).  Sedangkan misi adalah darnbaan tentang kita ini akan “rnenjadi” apa dimasa depan (  what do w e want to be ).

  1. Gaff ar (1994)

Gaff ar (1994)  berpendapat bahwa visi adalah daya pandang yang jauh, mendalarn dan meluas, merupakan daya fikir abstrak yang memiliki kekuatan amat dahsyat dan dapat rnenerobos segaia batas-batas fisik, waktu dan tempat.


Berdasarkan pengertian-pengertian visi perusahaan di atas maka dapat disimpulkan bahwa visi perusahaan adalah pandangan jauh ke depan, kemana perusahaan-perusahaan tersebut akan dibawa atau gambaran apa yang diinginkan oleh perusahaan. Visi perusahaan akan menunjukan suatu kondisi ideal tentang masa depan yang realistis, dapat dipercaya, meyakinkan, serta mengandung daya tarik


Visi adalah pernyataan yang merupakan sarana untuk  :

  • Mengkomunikasikan alasan keberadaan organisasi dalam arti tujuan dan tugas pokok.
  • Memperlihatkan framework hubungan antara organisasi dengan stakeholders (sumber daya manusia organisasi, konsumen/citizen, pihak lain yang terkait).
  • Menyatakan sasaran utama kinerja organisasi dalam arti pertumbuhan dan perkembangan.
  • Pernyataan visi, baik yang tertulis atau diucapkan perlu ditafsirkan dengan baik, tidak mengandung multi makna sehingga dapat menjadi acuan yang mempersatukan semua pihak dalam sebuah organisasi.
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merumuskan visi, yaitu :
  • Visi harus dapat memberikan panduan/arahan dan motivasi.
  • Visi harus disebarkan di kalangan anggota organisasi (stakeholder)
  • Visi harus digunakan untuk menyebarluaskan keputusan dan tindakan organisasi yang penting.
  • Syarat dan Kriteria Visi Perusahaan

Dalam penetapan visi perusahaan harus memenihi persyaratan dan kriteria. Adapun persyaratan dan kriteria visi perusahaan antara lain :

  1. Dapat dibayangkan oleh seluruh jajaran organisasi perusahaan
  2. Dapat dikomunikasikan dan dapat dimengerti oleh seluruh jajaran organisasi perusahaan
  3. Berwawasan jangka panjang dan tidak mengabaikan perkembangan zaman
  4. Memiliki nilai yang memang diinginkan oleh anggota organisasi perusahaan
  5. Terfokus pada permasalahnan instansi perusahaan agar dapat beroperasi
  6. Tujuan Penetapan Visi

Penetapan visi perusahaan memiliki tujuan. Adapun tujuan penetapan visi perusahaan, yaitu:

  1. Mencerminkan sesuatu yang akan dicapai perusahaan
  2. Memiliki orientasi pada mas adepan perusahaan
  3. Menimbulkan komitmen tinggi dari seluruh jajaran dan lingkungan perusahaan
  4. Menentukan arah dan fokus strategi perusahaan yang jelas
  5. Menjamin kesinambungan kepemimpinan organisasi perusahaan
  • Rumusan visi yang baik seharusnya memberikan isyarat :
  • Visi berorientasi ke masa depan, untuk jangka waktu yang lama.
  • Menunjukkan keyakinan masa depan yang jauh lebih baik, sesuai dengan norma dan harapan masyarakat.
  • Visi organisasi harus mencerminkan standar keunggulan dan cita-cita yang ingin dicapai.
  • Visi harus mencerminkan dorongan yang kuat akan tumbuhnya inspirasi, semangat dan komitmen bagi stakeholder.
  • Mampu menjadi dasar dan mendorong terjadinya perubahan dan pengembangan ke arah yang lebih baik.
  • Menjadi dasar perumusan misi dan tujuan organisasi.
  • Dalam merumuskan visi harus disertai indikator pencapaian visi.

Pengertian Misi Menurut Para Ahli

Misi adalah pernyataan mengenai hal-hal yang harus dicapai organisasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan di masa datang (Akdon, 2006: 97). Pernyataan misi mencerminkan tentang penjelasan produk atau pelayanan yang ditawarkan.

1.Menurut Prasetyo dan Benedicta (2004:8),

Di dalam misi produk dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan, pasar yang dilayani dan teknologi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam pasar tersebut. Pernyataan misi harus mampu menentukan kebutuhan apa yang dipuasi oleh perusahaan, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut, dimana mereka berada dan bagaimana pemuasan tersebut dilakukan.


2.Menurut Drucker (2000:87),

Pada dasarnya misi merupakan alasan mendasar eksistensi suatu organisasi. Pernyataan misi organisasi, terutama di tingkat unit bisnis menentukan batas dan maksud aktivitas bisnis perusahaan. Jadi perumusan misi merupakan realisasi yang akan menjadikan suatu organisasi mampu menghasilkan produk dan jasa berkualitas yang memenuhi kebutuhan, keinginan dan harapan pelanggannya (Prasetyo dan Benedicta, 2004:8)


3.Menurut Wheelen sebagaimana dikutip oleh Wibisono (2006, p. 46-47)

Misi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan tujuan atau alasan eksistensi organisasi yang memuat apa yang disediakan oleh perusahaan kepada masyarakat, baik berupa produk ataupun jasa.


Pernyataan misi merupakan sebuah kompas yang membantu untuk menemukan arah dan menunjukkan jalan yang tepat dalam rimba bisnis saat ini. Tujuan dari pernyataan misi adalah mengkomunikasikan kepada stakeholder, di dalam maupun luar organisasi, tentang alasan pendirian perusahaan dan ke arah mana perusahaan kan menuju. Oleh karena itu, rangkaian kalimat dalam misi sebaiknya dinyatakan dalam satu bahasa dan komitmen yang dapat dimengerti dan dirasakan relevansinya oleh semua pihak yang terkait.


Alasan diperlukannya misi dalam sebuah organisasi.

Misi menawarkan kesempatan bagi setiap organisasi untuk menentukan usaha dengan jelas, menyatakan tujuan keseluruhan dan menunjukkan keunikannya atau kompetensi (Davies dan Glaister, 1997; 594).

Banyak penulis telah mencatat pentingnya pernyataan misi untuk mengarahkan dan membimbing strategi organisasi. Nilai pernyataan misi sebagai alat pemasaran internal yang juga telah diakui.


Stakeholder internal, manajer dan karyawan lain perlu titik referensi untuk menjelaskan tujuan dan filosofi organisasi. Dengan cara ini mereka dapat membantu memastikan arah perusahaan yang konsisten di seluruh organisasi yang lebih besar (Tolle, 1988; Davies dan Glaister, 1997; 595). Memang, bahwa nilai pernyataan misi di banyak organisasi terutama sebagai perangkat internal, membantu manajer untuk menegaskan kepemimpinan mereka dan memberikan motivasi bagi karyawan (Klemm, Sanderson dan Luffman, 1991; Davies dan Glaister, 1997; 595).

Pentingnya pernyataan misi kepada manajemen strategis yang efektif dari organisasi bisnis didokumentasikan dengan baik dalam literatur . Pernyataan misi adalah ekspresi umum tujuan utama dari sebuah organisasi yang , idealnya , sejalan dengan nilai-nilai dan harapan pemangku kepentingan utama .


Pernyataan misi yang dianggap memiliki banyak keuntungan bagi perusahaan . Hal ini mungkin menjelaskan mengapa mereka begitu populer meskipun kurangnya kesepakatan tentang tujuan dan isinya. Empat dari keuntungan yang paling sering dikutip adalah ( Bartkus , Glassman dan McAfee , 2000; 24 ) :

  1. Untuk berkomunikasi arah dan tujuan perusahaan.

Sebagian merasa bahwa hanya dengan memiliki pernyataan misi perusahaan dapat mengembangkan koheren tujuan jangka pendek dan jangka panjang , tujuan dan rencana . Dengan membaca pernyataan misi perusahaan , karyawan , pemegang saham dan pelanggan akan tahu mana perusahaan isheaded .

2 . Untuk melayani sebagai mekanisme kontrol untuk menjaga perusahaan “agar tetap di jalur . “

Pernyataan misi membantu menjaga perusahaan dari berkelana ke bisnis terkait dan mengejar tujuan yang tidak terkait . Mereka melayani sebagai batas baris untuk membuat keputusan .


  1. Untuk membantu dalam membuat berbagai keputusan sehari – hari .

Ketika keputusan rutin baru atau non perlu dibuat , pernyataan misi dapat digunakan sebagai kriteria keputusan , kemudi karyawan ke arah yang benar.

  1. Untuk menginspirasi dan memotivasi karyawan .

Pernyataan misi memberi makna untuk bekerja dan memberikan rasa tujuan bersama . Mereka membantu pekerja mewujudkan tujuan yang lebih luas dari upaya mereka dan mendorong mereka untuk menempatkan tujuan itu menjelang diri mereka sendiri – kepentingan .


Cara Merumuskan Misi Perusahaan

Adapun perumusan misi perusahaan dapat dilakukan dengan berbagai cara berikut :

  1. Melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan
  2. Menyelaraskan kegiatan proses utama dengan sumber daya yang ada, untuk memeungkinkan perusahaan melaksanakan kegiatannya lebih baik dan dengan seefesien mungkin
  3. Menentukan lingkungan yang sangat berguna untuk menentukan apakah misi organisasiperusahaan tidak bertentangan secara internal dan eksternal
  4. Fungsi Misi.

Misi perusahaan berfungsi sebagai pernytaan cita-cita serta merupakan landasan kerja yang harus diikuti dan didukung oleh seluruh personil perusahaan. Misi usaha sangat membantu dalam mengembangkan perusahaan , diantaranya :

  1. Memberikan arah usaha
  2. Memfokuskan langkah-langkah yang akan diambil
  3. Objektif, target dan program perusahaan dirancang berdasarkan misi yang sudah dibentuk
  4. Membimbing aksi dalam berbagai tingkat
  5. Membantu mencegah karyawan agar tidak salah melangkah

  • Hal yang perlu diperhatikan dalam merumuskan misi:
  • Menunjukkan secara jelas mengenai apa yang hendak dicapai oleh organisasi dan bidang kegiatan utama dari organisasi yang bersangkutan.
  • Secara eksplisit mengandung apa yang harus dilakukan untuk mencapainya.
  • Mengundang partisipasi masyarakat luas terhadap perkembangan bidang utama yang digeluti organisasi (Akdon, 2006:98).

Misi merupakan tindakan atau upaya untuk mewujudkan visi. Jadi misi merupakan penjabaran visi dalam bentuk rumusan tugas, kewajiban, dan rancangan tindakan yang dijadikan arahan untuk mewujudkan visi. Dengan kata lain, misi adalah bentuk layanan untuk memenuhi tuntutan yang dituangkan dalam visi dengan berbagai indikatornya.


  • Kriteria untuk merumuskan misi :
  • Penjelasan tentang produk atau pelayanan yang ditawarkan yang sangat diperlukan oleh masyarakat.
  • Harus jelas memiliki sasaran publik yang akan dilayani.
  • Kualitas produk dan pelayanan yang ditawarkan memiliki daya saing yang meyakinkan masyarakat.
  • Penjelasan aspirasi bisinis yang diinginkan pada masa mendatang juga bermanfaat dan keuntungannya bagi masyarakat dengan produk dan pelayanan yang tersedia (Akdon, 2006:99).

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam  merumuskan misi.

  • Pernyataan misi harus menunjukkan secara jelas mengenai apa yang hendak dicapai oleh sekolah.
  • Rumusan misi selalu dalam bentuk kalimat yang menunjukkan “tindakan” dan bukan kalimat yang menunjukkan “keadaan” sebagaimana pada rumusan visi.
  • Satu indikator visi dapat dirumuskan lebih dari satu rumusan misi. Antara indikator visi dengan rumusan misi harus ada keterkaitan atau terdapat benang merahnya secara jelas.
  • Misi menggambarkan tentang produk atau pelayanan yang akan diberikan pada masyarakat (siswa)
  • Kualitas produk atau layanan yang ditawarkan harus memiliki daya saing yang tinggi, namun disesuaikan dengan kondisi organisasi.

Langkah penyusunan misi yang umum dilakukan oleh organisasi atau perusahaan adalah dengan mengikuti tahap-tahap berikut ini:

  1. Melakukan proses brainstorming dengan mensejajarkan beberapa kata yang menggambarkan organisasi
  2. Penyusunan prioritas dan pemfokusan pada kata-kata yang paling penting
  3. Mengkombinasikan kata-kata yang telah dipilih menjadi kalimat atau paragraf yang menggambarkan misi perusahaan
  4. Mengedit kata-kata sampai terdengar benar atau sampai setiap orang kelelahan untuk adu argumentasi berkaitan dengan kata atau fase favorit mereka.

Untuk menjamin bahwa misi yang telah dicanangkan merupakan sebuah misi yang bagus, misi tersebut harus:

  1. Cukup luas untuk dapat diterapkan selama beberapa tahun sejak saat ditetapkan
  2. Cukup spesifik untuk mengkomunikasikan arah
  3. Fokus pada kompetensi atau kemampuan yang dimiliki perusahaan
  4. Bebas dari jargon dan kata-kata yang tidak bermakna.
  5. Pentingnya Visi dan Misi

Pentingnya visi dan misi perusahaan adalah visi perusahaan sebagai elemene utama bagi suatu strategi untuk mencari pencapaian hasil yang lebih tinggi atau lebih baik.

  1. Faktor – faktor Penyusunan Visi dan Misi

Penyusunan visi dan misi harus mempertimbangkan beberapa faktor berikut :

  1. Sejarah
  2. Preferensi Masa Kini
  3. Lingkungan Pasar
  4. Sumber Daya
  5. Kompentensi yang membedakan

Jansen Sinamo (2005) yang memberikan 12 kriteria mengenai kriteria visi dan misi yang hidup dan efektif, yang terpenting yang bisa saya ambil yaitu:

  1. Visi-misi harus sesuai dengan roh zaman dan semangat perjuangan organisasi
  2. Visi-misi harus mampu menggambarkan sosok organisasi idaman yang mampu memikat hati orang
  3. Visi-misi harus mampu menjelaskan arah dan tujuan organisasi
  4. Visi-misi harus mudah dipahami karena diungkapkan dengan elegan sehingga mampu menjadipanduan taktis dan strategis
  5. Visi-misi harus memiliki daya persuasi yang mampu mengungkapkan harapan, aspirasi, sentimen, penderitaan para stakeholder organisasi
  6. Visi-misi harus mampu mengungkapkan keunikan organisasi dan menyarikan kompetensi khas organisasi tersebut yang menjelaskan jati dirinya dan apa yang mampu dilakukannya
  7. Visi-misi harus ambisius, artinya ia harus mampu mengkiristalkan keindahan, ideal kemajuan, dan sosok organisasi dambaan masa depan, sehingga mampu meminta pengorbanan dan investasi emosional dari segenap stakeholder organisasi.

Dalam hal perumusannya, terdapat perbedaan pendapat mengenai mana yang harus ditetapkan terlebih dahulu; visi atau misi? di kalangan pakar dan praktisi manajemen strategik terdapat perbedaan pendapat mengenai apakah misi dulu yang dietapkan baru misi atau sebaliknya.

  1. Fred R. David (2003) berpendapat visi dirumuskan lebih dulu baru misi
  2. Gerry Johnson dan Kevan Scholes (1996) serta Robert S. Kaplan dan David P. Norton (2003) berpendapat misi yang dirumuskan terlebih dulu
  3. Peter F Drucker berpendapat “hanya Terlepas dari apakah misi atau visi yang ditetapkan terlebih dahulu, pernyataan misi hendaknya dapat dengan jelas menunjukkan alasan keberadaan dan “bisnis” atau kegiatan pokok organisasi yang bersangkutan yang berkenaan dengan nilai dan harapan para stakeholder
  4. Dari artikel yang saya kutip dari http://kampanye.febdian.net, penulis berpendapat bahwa alam sebuah pergerakan (baik organisasi maupun pribadi), kita harus menemukan dulu misi pergerakan itu, baru kemudian tetapkan visinya. Menerapkan visi tanpa mendefenisikan misi terlebih dulu adalah seperti “mau ke Bandung”, tap kagak tau kenapa harus ke Bandung atau mau ngapain di sana (Rusydi; 2004).

Jadi dapat disimpulkan bahwa Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga atau organisasi dalam usahanya mewujudkan Visi. Dalam operasionalnya orang berpedoman pada pernyataan misi yang merupakan hasil kompromi intepretasi Visi. Misi merupakan sesuatu yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis besar cara pencapaian Visi.


Tujuan Internal Visi dan Misi

  • Membimbing pemikiran menajemen pada isu-isu strategis, terutama pada saat perubahan signifikan.
  • Bantuan menentukan standar kinerja.
  • Menginspirasi karyawan untuk bekerja lebih produktif dengan memberikan fokus dan umum tujuan.
  • Panduan pengambilan keputusan karyawan.
  • Membantu membentuk kerangka kerja untuk perilaku etis.

Tujuan Eksternal Visi dan Misi

  • Mintalah dukungan eksternal.
  • Menciptakan hubungan lebih dekat dan komunikasi yang lebih baik dengan pelanggan, pemasok dan mitra aliansi.
  • Berfungsi sebagai alat hubungan masyarakat.

Contoh Visi Dan Misi

Adapun contoh visi dan misi diantaranya yaitu:

Contoh Visi

Dalam hal ini menjadikan SMA Negeri 2 Bantaeng sebagai SMA No. 1 Di Indonesia.

Contoh Misi

  • Menimbulkan dan meningkatkan seluruh siswa untuk rajin, disiplin dan aktif.
  • Menimbulkan dan meningkatkan minat seluruh siswa untuk membaca dan belajar.
  • Menumbuhkan kesadaran seluruh siswa untuk perlunya kerja keras atau proses mengejar cita-cita.
  • Menciptakan kesadaran seluruh siswa tak kenal menyerah dan terus berusaha untuk menjadi pintar dan cerdas.
  • Membangun karakter-karakter sesuai dengan ideologi pancasila.
  • Membangun karakter-karakter penerus bangsa dan siap bertarung kancah Internasional.
  • Menimbulkan dan meningkatkan minat seluruh siswa untuk mencintai lingkungan.
  • Menimbulkan dan meningkatkan kesadaran seluruh siswa untuk selalu hidup bersih.

Contoh Visi Dan Misi Organisasi Osis

VISI DAN MISI UNTUK MASUK OSIS

visi :

1. membangkitkan semangat murid untuk menjaga lingkungan.
2. meningkatkan kualitas belajar siswa
3. memberi wadah prestasi siswa berbakat
4. membuat suasana sekolah menjadi lebih nyaman dan menyenangkan
5. menjadi penghubung antar siswa dan guru.

misi :

1. mengajak siswa membuang sampah pada tempatnya
2. mengajak siswa mendaur ulang sampah
3. mengajak siswa untuk aktif di ekstrakulikuler
4. mengadakan lomba yang mampu meningkatkan semangat siswa mengasah kemampuannya
5. memasang tempat khusus mading dan poster yang berguna bagi siswa dan guru
6. menjadi osis yang terbuka dengan siswa dan guru, supaya terjalin keharmonisan di segala kegiatan di sekolah


Contoh visi dan misi perusahaan

POS INDONESIA

VISI PT POS INDONESIA :

Senantiasa berupaya untuk menjadi penyedia sarana komunikasi kelas dunia, yang peduli terhadap lingkungan, dikelola oleh SDM yang professional, sehingga mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat serta tumbuh dan berkembang sesuai dengan konsep bisnis yang sehat.

MISI PT POS INDONESIA :

  • Menyediakan sarana komunikasi yang andal dan terpercaya bagi masyarakat dan pemerintah guna menunjang pembangunan nasional serta memperkuat kesatuan dan keutuhan bangsa dan negara
  • Mengembangkan usaha yang bertumpu pada peningkatan mutu pelayanan melalui penerapan IPTEK tepat guna untuk mencapai kepuasan pelanggan serta memberikan nilai tambah yang optimal bagi karyawan, pemegang saham, masyarakat dan mitra kerja.

Contoh visi dan misi pribadi :

Visi dan Misi Pribadi

Visi :

  1. Menjadi pribadi yang bertakwa kepada Tuhan.
  2. Menjadi pribadi yang berbakti kepada orang tua.
  3. Menjadi pribadi yang mampu bersosialisasi dan memberi kontibusi yang baik terhadap lingkungan social.
  4. Menjadi pribadi yang berwatak dan bermoral baik dalam semua lingkungan.
  5. Menjadi pribadi yang menyayangi dan mencintai orang-orang yang saya sayangi.
  6. Menjadi pribadi yang memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas serta mengamalkannya.
  7. Menjadi pribadi yang sukses dan bijaksana dalam setiap tindakan.

Misi :

  1. Berusaha untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dengan cara beribadah, melakukan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
  2. Berusaha untuk membahagiakan orang tua dengan cara menyelesaikan kuliah dengan predikat yang baik, mendapatkan pekerjaan yang baik untuk membahagiakan orang tua, serta menyayangi orang tua dan tidak mengecewakan orang tua.
  3. Berusaha untuk saling mengisi, sharing, dan menghangatkan hubungan yang baik di dalam lingkungan sosial.
  4. Berusaha untuk memperbaiki sifat, karakter, kepribadian dan attitude pribadi menjadi lebih baik di dalam semua lingkungan.
  5. Berusaha untuk selalu menyenangkan dan membahagiakan orang-orang yang saya miliki dan saya sayangi dengan cara memberikan apa yang kita miliki dan yang membuat kita bahagia kepada orang-orang yang saya sayangi.
  6. Berusaha dan selalu mau belajar ilmu yang bermanfaat yang belum pernah saya dapatkan, selalu mau tau sesuatu yang belum kita ketahui, mau belajar dari pengalaman maupun keburukan, mau menerima kritik dari orang lain serta mau untuk membagikan atau saling berbagi pengetahuan yang saya miliki sehingga dapat bermanfaat juga bagi orang lain.
  7. Berusaha untuk selalu menerapkan hidup disiplin, mau untuk bangkit dan belajar dari pengalaman dan keburukan, memupuk rasa kasih saying, selalu bersikap objektif dalam segala hal, serta keseimbangan dalam memberikan kebijakan.

Perbedaan Visi Dan Misi

Visi itu “What be believe we can be” yang dimana visi merupakan suatu gambaran tentang masa depan, mau jadi apa nanti perusahaan, organisasi ataupun suatu lembaga. Menentukan visi berarti juga menentukan tujuan serta cita-cita yang ingin diraih.

Sedangkan Misi yaitu “What be believe we can do” misi ialah apa saja yang dapat dilakukan untuk mencapai visi tadi, seperti yang sudah dijelaskan tadi Misi merupakan langkah, cara ataupun strategi apa untuk mencapai visi.


Dapat disimpulkan dari pernyataan diatas perbedaan antara visi dan misi ialah visi gambaran dan tujuan suatau lembaga atau perusahaan di masa depan sedangkan misi ialah cara untuk mencapai tujuan itu. Kadangkala misi perlu dirubah sedemikian rupa jika visi belum juga tercapai. Jadi bukan visinya yang diubah hanya cara atau strategi untuk mencapai tujuannya saja yang diubah. Apabila visi berubah-ubah maka akan terkesan tidak konsisten gambaran atau tujuan masa depan tentang perusahaan. lembaga maupun organisasi tersebut.

Demikianlah pembahasan mengenai “Visi & Misi” Pengertian & ( Tujuan – Contoh – Perbedaan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: