Unsur Cuaca

Diposting pada

Pengertian Cuaca

Cuaca merupakan suatu keadaan udara pada saat tertentu dan di wilayah tertentu yang relatif sempit (tidak luas) dan pada jangka waktu yang singkat. Atau definisi cuaca adalah suatu keadaan udara harian pada suatu tempat tertentu dan meliputi wilayah yang sempit, keadaan cuaca ini bisa berubah setiap harinya. Unsur Cuaca

Atau pengertian cuaca yang lainnya yakni suatu keadaan rata-rata udara sehari-hari disuatu tempat tertentu dan meliputi wilayah yang sempit dalam jangka waktu yang singkat. Keadaan dari cuaca sendiri mudah berubah – ubah, karena disebabkan oleh suatu tekanan udara, suhu, angin, kelembaban udara, dan juga curah hujan.

Misalnya : Ketika pada pukul 07.00 WIB, keadaan cuaca di kota Bandar Lampung cerah suhu udaranya berkisar antara 23.C sampai dengan 27.C, dan angin yang berhembus dari arah barat laut berkisar dengan kecepatan 25 km/jam, Akan tetapi ketika pada pukul 14.00 WIB keadaan cuacanya berubah menjadi berwarna tebal dengan suhu udara berkisaran dengan 30.C, dan angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan 20 km/jam.

Baca Juga ; Pengertian Hujan – Proses, Siklus, Manfaat, Alat, Jenis, Ombrometer, Radar Cuaca, Mahluk Hidup


Unsur-Unsur Cuaca

Untuk memahami gejala cuaca dan iklim diperlukan pemahaman mengenai unsur-unsurnya. Berikut ini unsur-unsur cuaca dan iklim, diantaranya sebagai berikut :


  • Suhu/Temperatur

Suhu udara/temperatur udara di suatu tempat akan berbeda dengan tempat lainnya, karena disebabkan oleh beberapa faktor:

  • Lamanya penyinaran matahari ke bumi, ialah intensitas penyinaran matahari di belahan bumi sangat bervariasi tergantung oleh letak lintang.
  • Pada ketinggian suatu tempat, semakin datar suatu tempat atau wilayah maka panas yang diterima akan semakin besar.
  • Pada keadaan awan, Bila di atmosfer banyak terdapat awan maka panas yang diterima bumi akan lebih kecil karena terserap oleh awan.
  • Karena keadaan tumbuhan di permukaan bumi.
  • Karena sudut penyinaran matahari, ialah suatu sudut yang dibentuk oleh sinar matahari pada bidang permukaan di bumi.

Sedangkan alat yang dipakai untuk mengukur suhu udara yaitu thermometer.


  • Tekanan Undara

Tekanan udara adalah suatu gaya yang timbul karena adanya berat dari lapisan udara, besarnya suatu tekanan udara di suatu tempat bisa berubah-rubah. Atau kerapatan massa udara dalam satuan wilayah tertentu. Sedangkan pada alat untuk mengukur tekanan udara yakni Barometer.


  • Kelembaban Udara

Kelembaban udara ialah banyak sedikitnya uap air yang terkandung dalam udara pada saat waktu tertentu. Sedangkan alat yang dipakai untuk mengukur kelembaban udara disebut dengan Higrometer


  • Angin

Angin yaitu udara yang bergerak dari daerah bertekanan maksimum (tinggi) ke daerah tekanan minimun (rendah). Sedangkan untuk mengukur suatu kecepatan & arah angin digunakan Anemometer dengan memakai skala Beaufort.


  • Hujan/Curah hujan

Hujan/curah hujan adalah suatu intensitas atau jumlah air hujan yang turun pada suatu wilayah dalam waktu tertentu.

Baca Juga : Pengertian Komoditas Perdagangan – Karakteristik, Jenis, Bahan Bakar, Industri


Proses Terjadinya Cuaca

Cuaca dan iklim merupakan dua kondisi yang hampir sama tetapi berbeda pengertian khususnya terhadap kurun waktu. Cuaca merupakan bentuk awal yang dihubungkan dengan penafsiran dan pengertian akan kondisi fisik udara sesaat pada suatu lokasi dan suatu waktu, sedangkan iklim merupakan kondisi lanjutan dan merupakan kumpulan dari kondisi cuaca yang kemudian disusun dan dihitung dalam bentuk rata-rata kondisi cuaca dalam kurun waktu tertentu (Winarso, 2003).

Menurut Rafi’i (1995) Ilmu cuaca atau meteorologi adalah ilmu pengetahuan yang mengkaji peristiwa-peristiwa cuaca dalam jangka waktu dan ruang terbatas, sedangkan ilmu iklim atau klimatologi adalah ilmu pengetahuan yang juga mengkaji tentang gejala-gejala cuaca tetapi sifat-sifat dan gejala-gejala tersebut mempunyai sifat umum dalam jangka waktu dan daerah yang luas di atmosfer permukaan bumi.

Trewartha and Horn (1995) mengatakan bahwa iklim merupakan suatu konsep yang abstrak, dimana iklim merupakan komposit dari keadaan cuaca hari ke hari dan elemen-elemen atmosfer di dalam suatu kawasan tertentu dalam jangka waktu yang panjang.

Iklim bukan hanya sekedar cuaca rata-rata, karena tidak ada konsep iklim yang cukup memadai tanpa ada apresiasi atas perubahan cuaca harian dan perubahan cuaca musiman serta suksesi episode cuaca yang ditimbulkan oleh gangguan atmosfer yang bersifat selalu berubah, meski dalam studi tentang iklim penekanan diberikan pada nilai rata-rata, namun penyimpangan, variasi dan keadaan atau nilai-nilai yang ekstrim juga mempunyai arti penting.


Pola Gerakan Udara Dan Kaitannya Dengan Kehidupan

Sifat udara mudah bergerak, ada bermacam-macam penyebab dan bentuk gerakan udara, bentuk gerakan udara ada yang konveksi, adveksi dan turbulensi.


  1. Konveksi

Matahari memancarkan sinarnya ke seluruh arah, salah satu pemancaran sinar tersebut ke arah bumi sehingga bumi menjadi panas, daratan memanaskan udara sehingga volume udara menjadi bertambah besar, udara yang dipanaskan naik dan tempatnya diganti oleh udara yang masih dingin, gerakan udara secara vertikal ini disebut gerakan antara konveksi dan gerakan udara ini terjadi di daerah khatulistiwa.


  1. Adveksi dan Turbulensi

Perbedaan tekanan udara antara tempat yang satu dengan tempat yang lain menyebabkan terjadinya gerakan udara, gerakan udara terjadi secara horizontal atau mendatar. Contohnya : gerakan udara dari daerah kutub ke daerah khatulistiwa yang berjalan sepanjang tahun, gerakan udara dari laut ke darat (siang hari), gerakan udara dari darat ke laut (malam hari), gerakan semacam ini disebut gerakan udara adveksi.


Pengaruh Cuaca Dan Iklim Terhadap Kehidupan

Klimatologi adalah bagian kecil dari Meteorologi. Dalam mempelajari klimatologi terlebih  dahulu perlu diketahui definisi dari cuaca dan iklim. Cuaca adalah keadaan atmosfer di suatu tempat dan waktu tertentu.

Jadi pada tempat dan waktu yang berbeda cuaca akan berbeda pula. Adapun iklim adalah jalannya keadaan cuaca atau keseluruhan dari gejala-gejala cuaca di daerah tertentu dalam periode yang lama. Iklim di suatu tempat ditentukan oleh sejumlah unsur iklim seperti suhu, lengas udara, curah hujan, kecepatan angin, lama penyinaran matahari, dan sebagainya.

Baca Juga : Hubungan Antropologi dan Sosiologi

Sebenarnya beberapa unsur iklim tersebut merupakan interaksi antara sejumlah faktor iklim yaitu penyebab-penyebab yang menentukan corak iklim, seperti letak lintang, arah angin, relief, tipetanah, dan vegetasi.

Pengaruh iklim terhadap kehidupan sangat besar, namun demikian ini tidak berarti antara iklim dan kehidupan selalu ada kaitan “sebab-akibat”. Manusia tidak bisa merubah iklim, yang bisa dilakukan manusia hanyalah mempengaruhi pengaruh iklim itu.Misalnya dengan menciptakan rumah kaca, membuat hujan buatan, dan lain-lain. Ada tiga wujud pengaruh iklim terhadap kehidupan :

  1. Pengaruh apabila suhu tetap, tetapi jumlah hujan berubah
  2. Pengaruh apabila suhu berubah dan jumlah hujan memadai
  3. Pengaruh iklim dalam waktu atau musim

Baca Juga : Pelapukan adalah


 

Demikianlah artikel dari gurupendidikan.co.id mengenai Unsur Cuaca : Pengertian, Proses Terjadinya, Pola Gerakan, Kaitan, Beserta Pengaruh Terhadap Iklim, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.