Teller Bank – Pengertian, Fungsi, Tugas, Syarat, Tujuan, Jenis, Kegiatan, Etika, Aturan, Ruang Lingkup

Diposting pada

Teller Bank – Pengertian, Fungsi, Tugas, Syarat, Tujuan, Jenis, Kegiatan, Etika, Aturan, Ruang Lingkup : Teller merupakan petugas Bank yang pekerjaan sehari-harinya yang berhubungan langsung dengan nasabah dan masyarakat umum.


teller-bank

Pengertian Teller Bank

Teller merupakan petugas Bank yang pekerjaan sehari-harinya yang berhubungan langsung dengan nasabah dan masyarakat umum. Bank harus menyeleksi petugas yang akan ditunjuk sebagai Teller karena cara kerja, sikap dan sifat serta cara pelayanannya kepada nasabah dan masyarakat umum, secara tidak langsung akan mencerminkan keadaan dan reputasi Bank.


Sikap dan sifat serta pelayanan Teller dimaksud, harus diawasi secara rutin oleh manaje¬men terutama Head Teller dan/atau Cash Officer. Tugas Teller secara umumyakni untuk menangani, membantu, dan memberikan solusi bagi semua nasabah yang ingin melakukan sebuah transaksi perbankan termasuk di dalamnya nanti memberikan jasa layanan uang tunai ataupun non tunai.


 Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Ciri Dan Fungsi Administrasi Beserta 4 Tujuannya Terlengkap.


Fungsi Teller Bank

Sesuai dengan pengertian teller diatas bahwa fungsi seorang teller yaitu untuk memberikan layanan perbankan bagi nasabah dan atau calon nasabah di sebuah Bank. Fungsi teller menjadi sangat krusial karena setiap hari petugas teller lah yang langsung berhadapan dengan nasabah, hal ini tentunya harus di tunjang dengan penampilan yang sempurna setiap saat bagi semua Teller Bank.


Tugas Teller Bank

  • Seorang Teller yang baik harus datang tepat waktu sesuai dengan jam masuk, harus memastikan semua perlengkapan berfungsi baik(alat penghitung uang, alat pngecek uang palsu bulpen, dan lain sebagainya).

  • Bila ada nasabah maka harus bersikap ramah, memberi greeting (selamat pagi/siang/sore, mengucapkan terima kasih bila sudah selesai), selalu memberi senyum di awal dan akhir pertemuan.

  • Harus menjaga penampilan berbusana sesuai standar bank (meja kerja, baju rapi, rambut rapi, mengenakan ID card, dan lain sebagainya.)

  • Bila ada nasabah ingin setor/tarik tunai maka teller wajib untuk menghitung uang, mengkonfirmasikan jumlah uang kepada nasabah, melakukan sebuah perhitungan uang di depan nasabah

  • Untuk melakukan pembayaran non tunai/tunai kepada nasabah yang bertransaksi non tunai/tunai di counter bank, dan melakukan update data transaksi di sebuah sistem komputer bank.

  • Sesudah selesai proses setor/tarik tunai teller wajib untuk memberikan slip kwitansi kepada nasabah yang sudah menandatanganinya sebagai tanda tangan pengesahan

  • Bertanggungjawab terhadap kesesuaian antara jumlah kas di sebuah sistem dengan kas di terminalnya.

Syarat Menjadi Teller Bank

1. RAMAH DAN SOPAN
Ini paketan yak, soalnya merupakan hal dasar yang harus di terapkan kepada semua teller bank, tapi lebih baik bila semua pegawai itu ramah kepada semuanya, karena dengan ramah pembawaan orang yang berinteraksi dengan kita akan merasa di hargai dan akan memicu orang tersebut untuk ramah juga kepada kita.


2. SABAR DAN TELITI
Sabar, ialah sabar ketika dalam suatu tekanan pekerjaan yang diluar emosinya karena harus kita ketahui mood dalam bekerja dapat berubah drastis bila ada sesuatu yang membuatnya tidak nyaman.


Teliti, yang satu ini tidak perlu kita bahas detil karena teliti merupakan point penting bagi seorang officer terlebih seorang teller yang setiap harinya bekerja dengan angka dan uang,bila anda melakukan kesalahan sedikit saja berarti anda akan menggantinya ?


3. GOOD LOOKING
Susah di jelaskan karena good looking itu relatif, yang jelas anda harus terlihat menarik di mata orang lain dan anda akan di tuntut tampil sempurna baik dari sisi fisik, pakaian, dan kelakuan anda. Berpenampilan menarik tak harus cantik atau ganteng tapi sesuaikan penampilan anda dengan apa yang ada di sekitar anda, utamakan berdandan rapi.


Ingat, jangan terlalu untuk memaksakan diri tampil sempurna tapi cobalah berdandan semaksimal mungkin dan bila fisik anda kurang mendukung harus di akali dengan soft skill yang anda punya.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 6 Pengertian Jasa Menurut Para Ahli Beserta Karakteristik Dan Bisnis Dibidangnya


4. KOMUNIKASI
Sebagai orang yang nantinya akan bertemu dengan banyak nasabah anda di haruskan menyapa dan tersenyum dalam kondisi apapun supaya nasabah anda tidak kabur dan tentunya merasa nyaman.


Bagi anda yang merasa masih kesulitan dalam berbicara dengan orang lain belajarlah public speaking sendiri dengan cara melatih berbicara dengan cermin setiap pagi sesudah bangun tidur, pagi hari sangat tepat untuk melatih speaking anda.


Tujuan Penerapan Sistem Teller

Tujuan penerapan sistem teller adalah untuk meningkatkan mutu yanan kepada nasabah secara langsung, cepat, dan aman. ntuk mencapai pelayanan itu diperlukan syarat-syarat sebagai rikut:


  1. profesional
  2. tanggung jawab
  3. semangat kerja yang tinggi

Jenis Teller

Dalam penetapan sistem teller terdapat beberapa jenis teller sebagai berikut:


  • Corporate Teller

Corporate teller adalah teller yang hanya melaksanakan pembayaran kepada dan menerima setoran dari nasabah perusa­haan.


  • Individual Account Teller

Jenis teller ini adalah teller yang hanya melaksanakan pembayaran kepada dan menerima setoran dari nasabah perorangan.


  • Non Cash Teller

Noncash teller merupakan teller yang hanya melaksanakan penerimaan setoran nontunai.


  • Foreign Exchange Teller

Teller yang hanya melaksanakan pembayaran dan menerima setoran tunai valuta asing.


  • Local Currency Teller

Teller yang melaksanakan pembayaran dan penerimaan setoran tunai dalam mata uang negara setempat.


  • Express Teller

Express teller merupakan teller yang hanya melaksanakan pembayaran tunai di bawah nilai nominal tertentu. Dalam hal ini rekening giro nasabah secara otomatis dianggap cukup untuk meliput cek yang bersangkutan.


  • Mixed Transaction Teller

Teller yang melaksanakan segala macam jenis transaksi.


  • Special Teller

Teller yang hanya melaksanakan pembayaran dan penerimaan setoran dengan nilai nominal yang sangat besar.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 20 Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli


Ruang Lingkup Kegiatan Teller

  1. Menerima setoran tunai, warkat sendiri dan warkat kliring dalam mata uang rupiah untuk segala jenis transaksi.
  2. Menerbitkan/mengesahkan tanda terima setoran tunai, warkat sendiri dan warkat kliring
  3. Menerima bank notes dalam mata uang asing untuk segala jenis transaksi
  4. Membayar tunai dalam mata uang rupiah untuk segala jenis transaksi
  5. Menyerahkan bank notes dalam mata uang asing untuk segala jenis transaksi

Jenis Jabatan Teller

  1. Head Teller
  2. Assisten Head Teller
  3. Teller
  4. Teller Killing
  5. Teller Khusus
  6. Teller Tabungan
  7. Petugas Stop Payment

Uraian Jabatan

Uraian jabatan merupakan suatu sarana Informasi bagi semua pihak untuk mengetahui isi jabatan yang bersangkutan, serta merupakan sarana pembakuan terhadap unsur-unsur yang merupakan bagian dari jabatan yang bersangkutan.


Unsur-unsur yang tertulis dalam uraian jabatan perlu ditinjau kembali secara periodik serta perlu diperbaharui setiap terjadi perubahandalamisijabatan jabatanyangbersangkutan. Unsur­unsur spesifik yang melekat pada suatu jabatan:


  1. Identitas jabatan
  2. Karakteristik jabatan
  3. Dimensi jabatan
  4. Tanggung jawab jabatan
  5. Kualitas jabatan
  6. Pemecahan masalah

teller bank

Kegiatan Teller

Merupakan peningkatan pelayanan dalam hal kecepatan pelayanan penerimaan atau pembayaran uang tunas dengan memperhatikan unsur-unsur pengamanan.


Dalam pelaksanaannya, sistem teller ditunjang oleh “sistem manual” dan “sistem komputer” yang menyebabkan pekerjaan teller semakin cepat karena beberapa informasi dapat disajikan oleh komputer, sehingga beberapa jenis pekerjaan dapat dilaku­kan dalam waktu singkat, sebelum melakukan transaksi dengan nasabah.


Pekerjaan teller meliputi:

  1.  Memeriksa identitas nasabah (petugas counter)
  2. Meneliti keabsahan tanda tangan dan warkat (petugas speci­men)
  3. Mengesahkan tanda terima setoran dalam batas wewenangnya (pejabat kas)
  4. Membayar dan menerima uang tunas (kasir)
  5. Menerima setoran warkat bank sendiri dan warkat bank lain (petugas counter)
  6. Mencatat penerimaan dan pengeluaran tunas dan nontunai.

Etika Teller

Sebagai petugas yang duduk di barisan front office, teller perlu memahamj dan mendalami etika yang merupakan aturan tak tertulis yang berhubungan dengan moral, sikap dan tingkah laku.

Beberapa hal yang menyangkut etika teller, antara lain dapat dijabarkan sebagai berikut:


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Proses Bisnis Menurut Para Ahli Beserta Karakteristik, Tipe Dan Contohnya


  1. Penampilan, Sebaiknya teller menggunakan seragam sehingga ada kesan satu kesatuan dan dapat merupakan ciri khas dari bank yang bersangkutan.
  2. Kepribadian yang menarik, Sikap ataupembawaan yang ramah, hormat dan bersahabat terhadap nasabah merupakan keharusan bagi teller, dengan tetap mengingat martabat pribadi maupun martabat bank.

  3. Pelayanan yang cepat dan tepat, menghindarkan nasabah menunggu terlalu lama.
  4. Menjaga kerahasiaan bank dan kerahasiaan nasabah.
  5. Jika merangkap sebagai customer service, teller dituntut untuk dapat menjelaskan kepada nasabah tentang jasa jasa yang ditawarkan bank dengan sistematis dan logis.

Aturan dan Tata Tertib dalam Teller Sistem

  • Pada jam kerja/operasi bank, yang diperkenankan berada di daerah teller adalah:
    1. karyawan bagian kas seperti teller kepala, dan para teller – pimpinan bank atau auditor pada situasi-situasi tertentu – pejabat dari bank Indonesia setelah mendapat izin dari pimpinan bank

  • Teller tidak dibenarkan:
    1. makan di teller counter
    2. membawa tas ke ruangan teller
    3. menggantungkan baju dan sejenisnya di dalam ruangan

  • Masalah keamanan di ruangan:
    1. hares ada sistem alarm yang baik
    2. pintu masuk ruangan teller harus terkunci
    3. setiap pengambilan/penyetoran uang tunai ke dalam ruangan khasanah hams diketahui teller kepala, pimpinan bank.

  • Setiap teller hanya melayani transaksi di counter, bila pelayanan tidak dapat diterima di counter harus mendapat izin dart teller kepala atau pimpinan bank.

  • Pada akhir jam kerja teller wajib menghitung uang yang ada pada boks teller.
    1. Bila jumlahnya melebihi batas kewenangannya maka teller wajib menyetorkannya pada teller kepala (over night limit)
    2. Batas maksimal uang yang boleh dikeluarkan oleh teller tanpa persetujuan dart atasannya (pay out limit).

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Fungsi Dan Tugas Customer Service Secara Lengkap.