Pengertian Sinonim, Antonim, Hipernim, Menurut Para Ahli

Diposting pada

Pengertian Sinonim, Antonim dan Hipernim

Sinonim

Sinonim adalah suatu kata yang memiliki bentuk yang berbeda namun memiliki arti atau pengertian yang sama atau mirip. Sinomin bisa disebut juga dengan persamaan kata atau padanan kata.

Sinonim ini biasa disebut dengan padanan kata atau persamaan kata. Sinonim merupakan kata-kata yang mempunyai bentuk berbeda, misalnya pelafalan dan tulisan, namun kata-kata tersebut sebenarnya mempunyai makna yang sama atau mirip.

Abdul Chaer menjelaskan menjelaskan bahwa sinonim adalah hubungan semantik (ilmu bahasa yang mempelajari tentang arti atau makna) yang menyatakan kesamaan makna antara satu satuan ujaran dengan ujaran yang lain. Berikut adalah contoh kata-kata umum dengan sinonimnya dan contoh kalimat yang bersinonim.


Berikut Contoh Sinonim dibawah ini

  • Bertemu = berjumpa
    Kemarin malam aku bertemu dengan Vita di acara Sekaten
    Kemarin malam aku berjumpa dengan Vita di acara Sekaten
  • Hewan = Binatang
    Ikan Paus merupakan salah satu hewan terbesar di dunia
    Ikan Paus merupakan salah satu binatang terbesar di dunia
  • Bahagia = senang
    Hal yang membuatku merasa bahagia adalah ketika bertemu denganmu
    Hal yang membuatku merasa senang adalah ketika bertemu denganmu

Antonim

Antonim adalah suatu kata yang artinya berlawanan satu sama lain. Antonim disebut juga dengan lawan kata. Antonim biasa disebut dengan lawan kata. Antonim merupakan kata-kata yang mempunyai makna saling berlawanan satu sama lain. Berikut adalah contoh kata-kata umum dengan antonimnya dan contoh kalimat yang berantonim.


Berikut Contoh Antonim dibawah ini :

  1. Jauh = dekat
    Jarak antara lapangan sepak bola dengan rumahku sangat jauh.
    Jarak antara lapangan sepak bola dengan rumahku sangat dekat
  2. Gelap = terang
    Saat malam, ruangan itu sangat gelap
    Saat malam, ruangan itu sangat terang
  3. Menjual = membeli
    Annas menjual celana sarung untuk mencukupi kebutuhannya
    Annas membeli celana sarung agar terlihat lebih modis

Hipernim

Homonim adalah suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut homograf, namun jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homofon.

Hiponim adalah kata /frasa yang maknanya itu tercakup dalam kata atau juga frasa lain yang lebih umum, yang disebut dengan hiperonim atau hipernim. Suatu hiponim ialah anggota kelompok dari hiperonimnya serta juga beberapa hiponim yang mempunyai hiperonim yang sama disebut juga dengan kohiponim.


Berikut Contoh Hipermin dibawah ini ::

  1. Tiap pagi minggu mereka itu melaksanakan senam bersama.
  2. Mobil tersebut milik teman dekat aku.
  3. Comedy yang bernama Comeng tersebut lucu serta menarik untuk ditonton.

Homonim

Homonim adalah suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut homograf, namun jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homofon.


Contoh Homograf

  • Amplop
    Untuk mengirim surat untuk bapak presiden kita harus menggunakan amplop (amplop = amplop surat biasa)
    Agar bisa diterima menjadi pns ia memberi amplop kepada para pejabat (amplop = sogokan atau uang pelicin)
  • Bisa
    Bu kadir bisa memainkan gitar dengan kakinya (bisa = mampu)
    Bisa ular itu ditampung ke dalam bejana untuk diteliti (bisa = racun)

Contoh Homofon :

  • Masa dengan Massa
    Guci itu adalah peninggalan masa kerajaan kutai (masa = waktu)
    Kasus tabrakan yang menghebohkan itu dimuat di media massa (massa = masyarakat umum)

Contoh

Contoh Kata Sinonim

Angin = Bayu.Antagonis = BerlawananFitnah = Rekaan
Pulau = Nusa.Anulir = AbolisiFlegmatis = Bertemperamen lamban
Kesedihan = Nestapa.Api = BarahFlora = Tanaman
Haus = Dahaga.Aplikasi = PelaksanaanForum = Lembaga
Pintar = Cerdas.Arogan = SombongFrekuwensi = Sinyal
Mayat = Jenazah.Artis = SenimanFriksi = Bentrokan
Makan = Santap.Asa = HarapanFrustasi = Putus Harapan
Puasa = Saum.Asterik = Tanda bintangFundamental = Mendasar
Surga = Firdaus; Nirwana.Asumsi = AnggapanFungi = Jamur
Lagu = Gita.Bahari = LautFusi = Gabugan
Hangat = Suam.Bahtera = PerahuFuturistis = Menuju masa depan
Siang = Dahina.Bala = BencanaGalat = Keliru
Abrasi = PengikisanBandela = Peti kemasGemar = Getol
Absah = SahBarbar = Tidak beradabGenerik = Umum
Absolut = MutlakBerdikari = MandiriGenjah = Cepat berbuah
Absurd = JanggalBergaul = BertemanGenre = Aliran
Acum = RujukanBerongsang = Marah-marahGeothermal = Panas bumi
Ad interim = SementaraBerpretensi = PrasangkaGetir = Pahit
Adjektiva = Kata sifatBhineka = Berbeda-bedaGlobal = Dunia
Akurat = SeksamaBicu = DongkrakGlosarium = Kamus ringkas
Almanak = PenanggalanBiologi = HayatiGongseng = Sangrai
Ambiguitas = Bermakna gandaBisa = DapatGrasi = Pengampunan hukuman
Andal = TangguhBoga = Makanan kenikmatandari presiden
Anemia = Kurang darahBonafide = Dapat dipercayaGreen belt = Jalur hijau
Anggaran = AturanBromocorah = ResidivisHarmonis = Serasi
Anjung = PanggungBubut = CabutHarta benda = Mal
Deduksi = KonklusiBukti diri = IdentitasHayati = Hidup
Defleksi = PenyimpanganBungalow = PesanggrahanHedonisme = Hura-hura
Dehidrasi = Kehilangan cairan tubuhBura = SemburHegemoni = Intervensi
Dekade = Dasa warsaBurkak = CadarHepotenusa = Sisi miring
Dekadensi = Kemerosotan moralCenteng = Body guardHerbi = Berhubungan dengan
Delusi = IlusiCitra = Gambarantumbuh-tumbuhan
Demagog = TiranCopyright = Hak ciptaHeroisme = Jiwa kepahlawanan
Demisioner = Habis masa jabatanDampak = AkibatHeterogen = Tidak sejenis
Deportasi = Pembuangan ke luarDarma = PengabdianHigienis = Bersih
negeriDaur = SiklusHiperbola = Berlebihan
Derivasi = AfiksasiAfeksi = Kasih sayangHolistik = Keseluruhan
Deskripsi = PelukisanAgresi = SeranganHomogen = Sejenis
Akselerasi = PercepatanDiagnosis = PenaksiranAgunan = JaminanHuma = Lahan
Dialog = ObrolanAhli = PakarHumanisme = Kemanusiaan
Dikotomi = Dibagi duaEbi = Udang keringIdentitas = Bukti diri
Dinamis = Bergerak majuEbonit = Kayu hitamImbas = Efek
Disharmoni = Tidak selarasAristo Cha ndra & Team 3Imbasan = Isapan
Diskriminasi = SubordinatEkonomis = HematImplikasi = Akibat
Disorientasi = Salah tujuanEksibisi = PerunjukanImplisit = Tersirat
Disparitas = PerbedaanEkskavasi = PenggalianImpulsif = Spontan
Dispensasi = PengecualianEksklusif = TertentuIndolen = Lesu
Ditenggak = Ditelan bulat-bulatEkspansi = PerluasanInfiltrasi = Penyusupan
Eksploitasi = PendayagunaanInheren = Melekat
Divestasi = PelepasanEkspresi = Aktualisasi diriInjeksi = Suntik
Dominasi = PenguasaanEstetika = KeindahanInovasi = Penemuan
Donasi = BantuanEstimasi = PerkiraanInsentif = Bonus
Dosis = TakaranEtos = Pandangan hidupInsinuasi = Sindiran
Dursila = JahatEvakuasi = PengungsianInsomnia = Tidak bisa tidur
Ekstensi = PerluasanEvaluasi = PenilaianRestriksi = Pembatasan
Ekuilibrium = KeseimbanganEvokasi = Penggugah rasaRingkih = Rapuh
Elaborasi = Penjelasan terperinciFauna = HewanRisi = Khawatir
Embargo = LaranganFenomena = KenyataanSapta = Bilangan
Embarkasi = KeberangkatanFertile = SuburSanksi = Hukuman
Empati = Ikut merasakanFile = ArsipSemboyan = SloganSelebaran = Risalah
Empiris = RealitasRomansa = Kisah cintaSasana = Gelanggang
Endemi = WabahRona = WarnaEreksi = Birahi
Epilog = PenutupSahih = Benar
Sandang = Pakaian

Contoh Kata Antonim

Abadi=FanaBeraneka=Semacam
Abdi=MajikanBerbeda=Sesuai
Abolisi=PemberatanBerhasil=Gagal
Absen=HadirBerongga=Rapat
Abstrak=KonkritBerpihak=Netral
Absurd=RasionalBerselang-seling=Monoton
Aktual=BasiBersimbahKering
Afirmatif=NegatifBerubah=Konstan
Akrab=Tak kenalBhineka=Tunggal
Akurat=MelesetBonafid=Marjinal
Akut=RinganBongsor=Kerdil
Alam fana=Alam bakaBoros=Hemat
Amatir=AhliBotani=Nabati
Anomali=NormalBrilian=Dungu
Antagonis=ProtagonisCacatNormal
Antagonis=SearahCanggih=Ketinggalan zaman
Antipati=SimpatiCepat=Lambat
Antitesis=TesisDeduksi=Induksi
Apatis=AktifDefertilisasi=Pemupukan
Apex=ZenitDegenerasi=Kemajuan
Arbitrer=EsensialDelusi=Nyata
Artika=AntartikaDependen=Independen
Asketisme=HedonismeDepresi=Resesi
Asli=DuplikatDestruktif=Konstruktif
Asli=PalsuDialog=Monolog
Autentik=PalsuDiferensiasi=Ekuivalensi
PemberaniXPenakutPemberaniXPenakut
PenambahanXEliminasiPenambahanXEliminasi
PentingXRemehPentingXRemeh
Percaya diriXRendah diriPercaya diriXRendah diri
PerintisXPewarisPerintisXPewaris
PerkasaXLemahPerkasaXLemah
PertahananXSeranganPertahananXSerangan
PlanningXTak terencanaPlanningXTak terencana
PluralXTunggalPluralXTunggal
PlusXMinusPlusXMinus
PolemikXRukunPolemikXRukun
PoliandriXMonogamiPoliandriXMonogami
PositifXNegatifPositifXNegatif
PositifXRagu-raguPositifXRagu-ragu
PreambulXPenutupPreambulXPenutup
PrefiksXAkhiranPrefiksXAkhiran
ProXKontraProXKontra
ProfessionalXAmatirProfessionalXAmatir
ProgresifXRegresifProgresifXRegresif
PrologXEpilogPrologXEpilog
ProminenXBiasaProminenXBiasa
ProporsionalXNorakProporsionalXNorak
ProposisiXReaksiProposisiXReaksi
RaksasaXKerdilRaksasaXKerdil
RamaiXSepiRamaiXSepi
RamalanXPastiRamalanXPasti
RasionalXIrrasionalRasionalXIrrasional
RasionalismeXEmpirismeRasionalismeXEmpirisme
RegresifXProgresifRegresifXProgresif
RemehXPentingRemehXPenting
RemisiXPenambahanRemisiXPenambahan
hukumanhukuman
RevolusiXEvolusiRevolusiXEvolusi
RitelXGrosirRitelXGrosir
RivalitasXPersesuaianRivalitasXPersesuaian
RutinXJarangRutinXJarang
SalafXMutakhirSalafXMutakhir
SamplingXRandomSamplingXRandom
SederhanaXCanggihSederhanaXCanggih
SekarangXKemarinSekarangXKemarin
SekulerXKeagamaanSekulerXKeagamaan
SekulerismeXSpiritualismeSekulerismeXSpiritualisme
SenangXMeranaSenangXMerana
SeniorXJuniorSeniorXJunior
SeparasiXPenyatuanSeparasiXPenyatuan
SesuaiXBerbedaTerjaminXTaktentu
SetemXSumbangTerkatungXTerbenam
SiauXMendidihTerputusXKontinu
SimpatiXAntipatiTetironXAsli
SinergiXDualistikTidak berdayaXSinergi
SinkronXSumbangTidak PeduliXEmpati
SipilXMiliterTinggiXRendah
SkeptisXYakinTransedensiXImanesi
SoliterXIndividualTunggalXHeterogen
SporadisXJarangUniversalXParsial
StabilXLabilVademikumXKamus besar
StatisXDinamisValuableXTidak berharga
SuburXTandusVassalXMerdeka
SumbangXTepatVektorXSkalar
TakzimXLancangVertikalXHorisontal
TambunXKurusVirulenXBaik
TawaXTangisVokalXPendiam
TerapungXTenggelamWredaXMuda
TeraturXKacau

 


Pengertian Homonim, Pengertian Hipernim, Pengertian Homofon, Pengertian Homograf, Pengertian Antonim, Pengertian Hiponim, Pengertian Polisemi. berikut penjelasannya

A. Denotasi
Denotasi adalah suatu makna yang sebenarnya itu sama dengan makna lugas untuk menyampaikan suatu yang bersifat faktual. Makna pada kalimat yang denotatif tersebut juga tidak mengalami perubahan pada makna.
Contohnya :

  1. Mas Parto membeli susu sapi.
  2. Dokter bedah tersebut sering berpartisipasi didalam sunatan masal.
  3. Mimin termasuk anak ke-2 dalam keluarganya.
  4. Ia termasuk orang yang mempunyai badan kurus.
  5. Paijo sedang membasmi kutu busuk.

B. Konotasi
Konotasi adalah suatu makna yang bukan sebenarnya yang umumnya itu bersifat sindiran serta juga merupakan makna denotasi yang mengalami penambahan.
Contohnya :

  1. Ibu Ani sangat sedih sebab terjerat hutang dengan “lintah darat” (lintah darat ialah rentenir).
  2. petugas gabungan merazia”kupu-kupu malam” tadi tengah malam (kupu-kupu malam ialah wanita malam ).
  3. Masalah sudah sangat runyam, namun tetapi Rian masih juga belum mau “angkat bicara”. (angkat bicara = memulai bicara).
  4. Andre itu “campur tangan” didalam urusan Andri . (campur tangan = ikut mencampuri perkara orang lain).
  5. Junet termasuk orang yang “rendah hati”. (rendah hati = tidak sombong).

C. Sinonim
Sinonim adalah sebuah kata yang mempunyai bentuk yang berbeda namun tetapi mempunyai arti atau juga pengertian yang sama. Sinonim dapat disebut juga dengan persamaan kata / padanan kata.
Contoh :

  1. Mobil pak budi dibeli dengan menggunakan cara “kredit”, dikarenakn ia lebih suka mencicil dari pada membayar cash . (kredit = mencicil)
  2. Semoga saja bu tati itu tidak “berdusta”, dikarenakan organisasi itu tidak menyukai orang yang suka berbohong.  (berdusta = berbohong).
  3. Hewan tersebut “mati” dikarenakan tertabrak mobil.  (mati = Meninggal).
  4. Nama Latin dari “bunga” bangkai ialah  Rafflesia Arnoldi. (bunga = Kembang).

D. Homonim
Homonim adalah kata yang mempunyai makna yang berbeda namun tetapi lafal atau juga ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut dengan homograf, namun apabila yang sama ialah ejaannya maka disebut dengan homofon.
Contohnya :

  1. Hak sepatunya itu patah ketika ia sedang berjalan. (Hak di kalimat ini bermakna telapak sepatu pada bagian tumit yg relatif tinggi).
  2. Saya sudah dapat menyetir mobil. (dapat = bisa).

E. Hipernim
Hipernim adalah suatu kata yang mewakili banyak dari kata-kata lain. Kata hipernim tersebut dapat menjadi kata umum dari penyebutan kata-kata lainnya itu.
Contohnya :

  1. Ki alex itu sedang mengusir hantu di ruang belakang.
  2. Ikan itu bagus sekali bila dilihat dari dekat.
  3. Kakak tiap pagi dan malam selalu rajin menggosok giginya mengunakan Odol.
  4. Mama sedang membuat Kue.

F. Homofon
Homofon adalah suatu kata yang lafalnya itu sama dengan kata lain namun tetapi beda ejaan serta juga maknanya. Homofon terdiri dari kata homo yang mempunyai arti “sama”, serta foni (phone) yang mempunyai arti “bunyi atau suara”. Homofon memiliki pengertian sama bunyi, berbeda tulisan, serta ajuga berbeda makna.
Contoh ialah :

  1. Ayaku mencabut paku dengan menggunakan tang , kata tang bermaknakan peralatan.
  2. Bu ati adalah pembuat rok yang terkenal di Indonesia, kata Rok tersebut bermaknakan pakaian (Celana).
  3. Jus mangga tersebut terasa wangi mint, kata mint bermakna daun .
  4. Pada masa sekarang ini harga cabe sangat mahal ,kata masa bermaknakan waktu.
  5. Eyang Subur diseret oleh Adi Bing Slamet ke meja hijau, kata meja hijau bermaknakan pengadilan.

G. Homograf
Homograf adalah kata yang tulisannya itu sama dengan kata lain namun tetapi beda lafal serta juga maknanya. Homograf tersebut terdiri atas kata homo yang berarti sama serta juga graf (graph) yang berarti tulisan. Homograf tersebut ditandai dengan kesamaan tulisan, berbeda bunyi, serta juga berbeda makna.
Contohnya  :

  1. Komandan TNI AD  itu mengadakan apel dilapangan (makna kata apel tersebut berarti upacara mendadak).
  2. Para polisi itu serang markas teroris pada daerah jakarta barat (makna dari kata serang ialahmenyerbu).
  3. Kakak tidak tau mengapa adik tiba – tiba marah (makna dari kata tau ialah paham).
  4. Pak Budi sedang memerah susu sapi dikandangnya (makna dari kata memerah ialah mengambil).
  5. Piring tersebut menjadi keset jika dicuci kakek (makna dari kata keset ialah bersih).

H. Antonim
Antonim adalah kata yang artinya itu berlawanan antara satu dengan yang lain. Antonim itu disebut juga dengan lawan kata.
Contohnya :

  1. Pak Budi ialah seorang suami yang sangat mencintai istri serta juga anak-anaknya.
  2. Pak Budi ingin memanfaatkan masa mudanya itu dengan baik supaya tidak menyesal pada saat sudah tua nanti.
  3. Adiknya itu tinggi sedangkan kakaknya terlihat agak pendek.
  4. Cuaca pada daerah ini kadang panas dan juga kadang dingin.

I. Hiponim
Hiponim adalah kata /frasa yang maknanya itu tercakup dalam kata atau juga frasa lain yang lebih umum, yang disebut dengan hiperonim atau hipernim. Suatu hiponim ialah anggota kelompok dari hiperonimnya serta juga beberapa hiponim yang mempunyai hiperonim yang sama disebut juga dengan kohiponim.
Contohnya :

  1. Tiap pagi minggu mereka itu melaksanakan senam bersama.
  2. Mobil tersebut milik teman dekat aku.
  3. Comedy yang bernama Comeng tersebut lucu serta menarik untuk ditonton.

J. Polisemi
Polisemi adalah satu buah kata atau juga ujaran yang mempunyai makna lebih dari satu.
Pada tiap satu entri kata didalam kamus yang mempunyai makna leksikal lebih dari satu ialah polisemi.

Contoh :

  1. Dosen yang dulunya pernah menderita cacat mental itu sekarang sudah menjadi kepala sekolah SMA . (kepala tersebut bermaknakan pemimpin).
  2. Dengan menggunakan ekor matanya, dia melihat wanita yang muda nan cantik tersebut.
    (ekor pada kalimat ini bermaknakan bagian yangg paling belakang).
  3. Budi membawa buah tangan dari kota Madura (kata dari buah tangan bermaknakan ialah oleh-oleh).
  4. Raja dari kerajaan mataram itu sedang mengadakan suatu sayembara (kata raja itu bermaknakan penguasa  atau juga pemimpin wilayah , sayembara bermakna kompetisi).
  5. Disebabkan tawuran, bola mata pelajar tersebut terluka (kata bola itu bermaknakan anggota tubuh).