Pengertian Prestasi – Macam, Arti, Sikap, Faktor, Pemberian, Metode, Para Ahli

Diposting pada

Pengertian Prestasi – Macam, Arti, Sikap, Faktor, Pemberian, Metode, Para Ahli : Prestasi belajar adalah keberhasilan usaha yang dicapai seseorang setelah memperoleh pengalaman belajar atau mempelajari sesuatu.


Prestasi

Pengertian Prestasi

Prestasi berasal dari bahasa Belanda, yang berarti hasil bisnis. Prestasi yang diperoleh dari upaya yang telah dilakukan. Memahami pencapaian tersebut, rasa prestasi diri adalah hasil dari bisnis seseorang. Prestasi dapat dicapai dengan mengandalkan kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual, serta ketahanan dalam menghadapi semua aspek situasi kehidupan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 6 Pengertian Jasa Menurut Para Ahli Beserta Karakteristik Dan Bisnis Dibidangnya


prestasi belajar adalah keberhasilan usaha yang dicapai seseorang setelah memperoleh pengalaman belajar atau mempelajari sesuatu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah: penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran, lazimnya ditunjukan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru.


Sebuah karakter pemain yang mencintai pekerjaan, inisiatif dan kreatif, pantang menyerah, serta menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh karakter ini menunjukkan bahwa untuk pencapaian tertentu, dibutuhkan kerja keras.


Pengertian Prestasi Menurut Para Ahli

Berikut Ini Merupakan Pengertian Prestasi Menurut Para Ahli.


  • Sumadi Suryabrata

Prestasi adalah sebagai rumus yang diberikan guru mata pelajaran mengenai kemajuan atau prestasi belajar selama periode tertentu. (Sumadi Suryabrata, 1998)


  • Siti Pratini

Prestasi Belajar adalah hasil dari seseorang dalam kegiatan pembelajaran. (Siti Pratini, 2005)


  • Kamus Bahasa Indonesia

yang dinamakan Prestasi adalah hasil yang telah dicapai, dilakukan, dilakukan dan sebagainya.


  • Bukhari M.Ed,

Prestasi bisa kita artikan sebagai hasil yang dicapai atau hasil yang telah dicapai. (Bukhari M, 1983)


  • WS. Winkel,

Prestasi  belajar adalah hasil dari pembelajaran yang ditampilkan oleh siswa berdasarkan kemampuan internal yang diperoleh sesuai dengan tujuan instruksional. (WS Winkel, 1989)


Macam-Macam Prestasi

Ada beberapa prestasi yang dapat dicapai oleh setiap orang, diantaranya:


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Teknik Negosiasi Dan Lobi Dalam Komunikasi Bisnis Beserta Contohnya


  • Prestasi Belajar

Hasil yang diperoleh untuk usaha untuk belajar. Prestasi siswa misalnya di sekolah, menjadi juara umum setiap tahun.


  • Prestasi Kerja

Adalah hasil yang diperoleh dari usaha kerja yang telah dilakukan. Misalnya promosi kerja keras mereka selama bertahun-tahun. Contoh penghargaan untuk pencapaian artistik.


  • Prestasi Seni

Adalah hasil yang diperoleh dari bisnis seni. Misalnya, pencapaian penyanyi atau bentuk lain dari seniman upeti.


  • Prestasi Olahraga

Hasil yang diperoleh untuk usaha dan kerja keras di bidang olahraga. Sebagai contoh, seorang atlet mendapat medali emas di tempat pertama diraih saat menghadiri Pekan Olahraga Nasional (PON).


  • Prestasi Lingkungan Hidup

Kinerja lingkungan adalah sebuah prestasi yang diperoleh oleh upaya untuk menyelamatkan lingkungan. Misalnya individu atau kelompok mendapatkan penghargaan untuk upaya konservasi lingkungan seperti penanaman pohon atau penghijauan.


Arti Penting Prestasi

Prestasi dapat digunakan untuk meningkatkan potensi kita. Berikut ini adalah prestasi penting:


  1. Prestasi adalah wujud nyata dari kualitas dan kuantitas yang diperoleh oleh seseorang di bisnis yang diperoleh.
  2. Prestasi adalah sebuah pengalaman yang orang mengalami dan bisa menjadi pelajaran berharga untuk masa depan.

  3. Prestasi adalah kebanggaan bagi diri sendiri, keluarga, kelompok, masyarakat, bangsa dan negara.
  4. Prestasi digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan, kecerdasan, dan keterampilan seseorang, kelompok, masyarakat, bangsa dan negara.

Sikap Dalam Berprestasi

Sikap yang mendukung seseorang dalam brepestasi diantaranya:


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Proses Bisnis Menurut Para Ahli Beserta Karakteristik, Tipe Dan Contohnya


  1. Berorientasi masa depan dan cita-cita
  2. Keberhasilan berorientasi
  3. Berani mengambil atau berisiko
  4. Sebuah rasa tanggung jawab yang besar
  5. Menerima dan menggunakan kritik sebagai umpan balik
  6. Memiliki sikap kreatif dan inovatif, dan mampu mengatur waktu dengan baik.

Semua orang berperilaku benar-benar dalam memproduksi sesuatu. Namun, prestasi atau keberhasilan yang dicapai tidak terlepas dari bantuan orang lain. Misalnya membantu spiritual, material, dan bantuan lainnya. Dalam proses mencapai kesuksesan, semua orang akan menghadapi tantangan, termasuk:


  • Berasal dari diri-sendiri

Tantangan dari diri-sendiri adalah bakat, potensi, kecerdasan atau kecerdasan, minat, motivasi, kebiasaan, emosi, kesehatan dan pengalaman pribadi.


  • Berasal dari lingkungan

Tantangan lingkungan dalam bentuk tantangan dari keluarga, sekolah, masyarakat, infrastruktur, fasilitas, gizi, dan tempat tinggal.


Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

Yang tergolong faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri individu
yang terdiri dari:


Faktor jasmaniah

Yaitu faktor yang sifatnya bawaan atau yang diperoleh, misalnya penglihatan, pendengaran .struktur tubuh. Faktor jasmaniyah ini sangat mempengaruhi di dalam menentukan prestasi belajar siswa karena belajar di butuhkan jasmani yang
sehat,


dengan jasmani yang sehat siswa akan mudah untuk menrima atau memahami pembelajaran yang di sampaikan guru dengan baik,sehingga prestsi yang di capai juga meningkat.


Faktor Psikologis

  1. Faktor intelektif yang meliputi kecerdasan, kecapakan yang dimiliki
  2. Faktor non-intelektif yang meliputi unsur kepribadian, kebiasaan, emosi
    minat, motivasi.
  3. Yang tergolong faktor eksternal adalah

Faktor Sosial

  1. Lingkungan keluarga
  2. Lingkungan sekolah
  3. Lingkungan masyarakat
  4. Lingkungan kelompok

Faktor budaya

seperti adat istiadat, dan kesenian


Achievement

Pemberian Balikan

Dengan mengutip beberapa pandangan, Rustiyah mengemukakan tentang
pengertian pemberian balikan sebagai berikut:


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 101 Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli


  • Menurut Cardelle dan Corno, pemberian balikan adalah pemberian informasi kepada siswa tentang hasil kerjanya dalam mengerjakan tes atau latihan .

  • Menurut Daw dan Gage, pemberian balikan adalah pemberian informasi kepada peserta didik sampai sejauh mana ia telah mencapai tujuan pembelajaran yang
    telah dirumuskan.


Berdasarkan makna pengertian pemberian balikan dalam pembelajaran, secara teoritis seperti yang telah diuraikan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:

Pemberian balikan adalah informasi atau pemberitahuan guru kepada siswa baik secara lisan atau tertulis terhadap salah benarnya jawaban siswa dari hasil dalam mengerjakan tes atau latihan setelah selesai mengikuti program pembelajaran yang dirumuskan oleh guru dengan tujuan agar siswa terangsang atau termotivasi untuk berusaha merespon mencari pembetulan.


Metode Pemberian Balikan

Menurut Rustiyah ada dua cara pemberian balikan, sebagia berikut:


a. Pemberian Balikan Secara Simbol

Pemberian balikan secara simbol adalah pemberian informasi guru kepada siswa secara tertulis yang dituangkan pada lembar jawaban hasil kerja siswa dalam mengerjakan tes atau latihan,


dengan memberikan tanda benar (B) pada jawaban yang benar, dan memberikan tanda salah (S) pada jawaban yang salah tanpa memberikan keterangan apapun. Tanda-tanda tersebut sebagai simbol apakah pekerjaan siswa benar atau salah.


b. Pemberian Balikan Secara Ekspositorik

Pemberian balikan secara ekspositorik, adalah pemberian informasi guru kepada siswa secara tertulis yang dituangkan pada lembar jawaban hasil kerja siswa dalam mengerjakan tes atau latihan,


yaitu dengan memberikan tanda benar (B) pada jawaban yang benar, dan memberikan tanda salah (S) pada jawaban yang salah dan sekaligus memberi penjelasan singkat/terperinci atas kesalahannya dan petunjuk perbaikan serta buku sumber acuannya agar siswa dapat memperbaiki kekurangannya dan kesalahannya yang telah diperbuatnya.


Catatan yang diberikan oleh guru (pada umumnya untuk jawaban yang salah) dapat diberikan dengan jelas atau petunjuk lain yang dapat membantu siswa memperbaiki pekerjaannya yang salah.


Pembelajaran dengan cara memberikan balikan baik secara simbol maupun secara ekspositorik dari guru kepada siswa agar memudahkan siswa untuk memperbaiki kesalahan yang telah diperbuatnya dan diprediksi dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan perolehan hasil belajar.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Tujuan Dan Fungsi Bisnis Beserta 5 Manfaatnya Secara Lengkap