Pengertian Dan Fungsi Pers Menurut Para Ahli

Pengertian Pers – Fungsi, Sejarah, Peranan, Perkembangan, Para Ahli

Pengertian Pers – Fungsi, Sejarah, Peranan, Perkembangan, Para Ahli : Pengertian Pers Secara Umum ialah media massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik didalam bentuk tulisan, suara, dan juga gambar serta data serta grafik.


Pengertian Pers

Pengertian Pers

Istilah “pers” berasal dari bahasa Belanda, yang dalam bahasa Inggris berarti press. Secara harfiah pers berarti cetak dan secara maknawiah berarti penyiaran secara tercetak atau publikasi secara dicetak (printed publication).


Dalam perkembangannya pers mempunyai dua pengertian, yakni pers dalam pengertian luas dan pers dalam pengertian sempit. Dalam pengertian luas, pers mencakup semua media komunikasi massa, seperti radio, televisi, dan film yang berfungsi memancarkan/ menyebarkan informasi, berita, gagasan, pikiran, atau perasaan seseorang atau sekelompok orang kepada orang lain.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Sengketa Internasional : Pengertian, Macam, Penyebab, Dan Penyelesain Beserta Contohnya Lengkap


Maka dikenal adanya istilah jurnalistik radio, jurnalistik televisi, jurnalistik pers. Dalam pengertian sempit, pers hanya digolongkan produk-produk penerbitan yang melewati proses percetakan, seperti surat kabar harian, majalah mingguan, majalah tengah bulanan dan sebagainya yang dikenal sebagai media cetak.


Pers mempunyai dua sisi kedudukan, yaitu: pertama ia merupakan medium komunikasi yang tertua di dunia, dan kedua, pers sebagai lembaga masyarakat atau institusi sosial merupakan bagian integral dari masyarakat, dan bukan merupakan unsur yang asing dan terpisah daripadanya. Dan sebagai lembaga masyarakat ia mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lembaga- lembaga masyarakat lainnya.


Pers adalah kegiatan yang berhubungan dengan media dan masyarkat luas. Kegiatan tersebut mengacu pada kegiatan jurnalistik yang sifatnya mencari, menggali, mengumpulkan, mengolah materi, dan menerbitkanya berdasarkan sumber-sumber yang terpercaya dan valid.


Pengertian Pers Menurut Para Ahli

Berikut ini merupakan Pengertian Pers Menurut Para Ahli.

  • Weiner

    menggemukakan bahwa pengertian pers ialah wartawan cetak atau media cetak publistas atau juga peliputan berita, dan juga media mesin cetak.


  • Oemar Seno Adji

    seorang pakar komunikasi membagi pengertian pers didalam arti sempit dan juga pengertian pers didalam arti luas, pengertian pers dalam arti sempit ialah penyiaran-penyiaran pikiran, gagasan, atau juga berita-berita dengan kata bertulis, sedangkan pengertian pers didalam arti luas ialah memasukkan didalamnya sebuah media massa communications yang memancarkan suatu pikiran dan juga perasaan orang baik dengan kata yang tertulis ataupun dengan secara lisan.


  • Gamle

    ialah bagian komunikasi antara manusia (human communication), yang berarti, media merupakan suatu saluran ataupun sarana didalam memperluas dan juga memperjauh jangkauan proses penyampaian suatu pesan antar manusia.


Pengertian pers menurut UUD No. 40 Tahun 1999 yang berbunyi ialah bahwa pengertian pers ialah suatu lembaga sosial ataupun wahana komunikasi massa yang melaksanakan suatu kegiatan jurnalistik yang meliputi, mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan juga menyampaikan suatu informasi baik itu dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan juga gambar serta data serta grafik ataupun dalam bentuk lainnya dengan cara menggunakan media cetak atau juga media elektronik, dan juga segala jenis saluran yang tersedia.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Hubungan Internasional : Pengertian, Tujuan, Asas, Dan Pola Beserta Sarananya Secara Lengkap


Fungsi Pers

Pers tersebut memiliki fungsi atau peranan di indonesia dan juga dimasyarakat. Fungsi Pers ialah sebagai berikut :

  • Pers Secara Umum

    1. Memberikan suatu informasi pada masyarakat
    2. Memberikan suatu kontrol pada masyarakat
    3. Menghubungkan atau sebagai sarana suara-suara rakyat
    4. Memberikan suatu hiburan pada masyarakat
    5. Menambah suatu wawasan pada masyarakat

  • Pers di Indonesia

    1. Media atau saluran informasi kepada masyarkat
    2. Media atau saluran bagi opini publik dan juga debat publik
    3. Media atau saluran Investigasi terhadap suatu masalah-masalah publik
    4. Media atau saluran pembelajaran
    5. Media atau saluran kebijakan publik kepada masyarakat dan juga program pemerintah
    6. Memajukan kesejahteraan bangsa

  • Pers sebagai Media Intertaiment,

Fungsi pers dalam media intertaiment ialah pers sebagai wahana hiburan dengan melalui menampilkan berbagai macam seputar aktivitas dari artis, selebritis, dan juga tampilan-tampilan yang menarik lainnya.


  • Pers sebagai Media kontrol sosial,

Fungsi pers sebagai media kontrol sosial ialah yang memaparkan suatu peristiwa yang buruk,atau keadaan-keadaan yang melanggar hukum, supaya peristiwa tersebut tidak terulang lagi dan juga membuat kesadaran masyarakat.


  • Pers sebagai Lembaga Ekonomi

Fungsi pers sebagai lembaga ekonomi ialah pers merupakan suatu perusahaan yang bergerak didalam bidang penerbitan yang menyajikan suatu berita dengan bernilai jual tinggi serta juga melakukan periklanan yang menambah keuntungan pada pers.


  • Pers sebagai Media informasi

Fungsi pers didalam media informasi ialah pers memberikan dan juga menyebarluaskan hal-hal yang perlu kita ketahui yakni suatu informasi.


  • Pers sebagai Media Pendidikan,

Fungsi pers dalam media pendidikan ialah pers didalam melakukan penyebarluasan informasi yang mendidik dengan bentuk tulisan-tulisan atau juga pemberitaan yang mengandung suatu pengetahuan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Organisasi Internasional : Pengertian, Macam, Dan Tujuan Beserta Contohnya Secara Lengkap


Sejarah Pers di Indonesia

Berikut ini merupakan Sejarah Pers di Indonesia mulai dari masa Kolonial hingga sekala nasional.

  • Sejarah Pers Kolonial

Pers Kolonial adalah pers yang diusahakan oleh orang-orang Belanda di Indonesia pada masa kolonial/penjajahan. Pers kolonial meliputi surat kabar, majalah, dan koran berbahasa Belanda, daerah atau Indonesia yang bertujuan membela kepentingan kaum kolonialis Belanda.


  • Sejarah Pers China

Pers Cina adalah pers yang diusahakan oleh orang-orang Cina di Indonesia. Pers Cina meliputi koran-koran, majalah dalam bahasa Cina, Indonesia atau Belanda yang diterbitkan oleh golongan penduduk keturunan Cina.


  • Sejarah Pers Nasional

Pers Nasional adalah pers yang diusahakan oleh orang-orang Indonesia terutama orang-orang pergerakan dan diperuntukkan bagi orang Indonesia. Pers ini bertujuan memperjuangkan hak-hak bangsa Indonesia di masa penjajahan. Tirtohadisorejo atau Raden Djokomono, pendiri surat kabar mingguan Medan Priyayi yang sejak 1910 berkembang menjadi harian, dianggap sebagai tokoh pemrakarsa pers Nasional.


Peranan Pers

Peranan lebih merujuk kepada bagian atau lakon yang dimainkan pers dalam masyarakat, dimana pers memainkan peran tertentu dalam seluruh proses pembentukan budaya manusia.


  1. Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui
  2. Menegakkan nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hokum, dan HAM, serta menghormati kebhinekaan
  3. Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar
  4. Melakukan pengawasa, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum
  5. Memperjuangkan keadilan dan kebenaran

    Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Inilah Definisi Organisasi Internasional Menurut Para Ahli Beserta Contohnya


Perkembangan Pers Nasional

Berikut ini merupakan Perkembangan Pers pada masa Penjajahan Belanda dan Jepang hingga Revolusi.


Zaman Belanda

Pada tahun 1828 di Jakarta diterbitkan Javasche Courant yang isinya memuat berita-berita resmi pemerintahan, berita lelang dan berita kutipan dari harian-harian di Eropa. Sedangkan di Surabaya Soerabajash Advertentiebland terbit pada tahun 1835 yang kemudian namanya diganti menjadi Soerabajash Niews en Advertentiebland.


Di semarang terbit Semarangsche Advertentiebland dan Semarangsche Courant. Di Padang surat kabar yang terbit adalah Soematra courant, Padang Handeslsbland dan Bentara Melajoe. Di Makassar (Ujung Pandang) terbit Celebe Courant dan Makassaarch Handelsbland.


Surat-surat kabar yang terbit pada masa ini tidak mempunyai arti secara politis, karena lebih merupakan surat kabar periklanan. Tirasnya tidak lebih dari 1000-1200 eksemplar setiap kali terbit. Semua penerbit terkena peraturan, setiap penerbitan tidak boleh diedarkan sebelum diperiksa oleh penguasa setempat.


Pada tahun 1885 di seluruh daerah yang dikuasai Belanda terdapat 16 surat kabar berbahasa Belanda, dan 12 surat kabar berbahasa melayu diantaranya adalah Bintang Barat, Hindia-Nederland, Dinihari, Bintang Djohar, Selompret Melayu dan Tjahaja Moelia, Pemberitaan Bahroe (Surabaya) dan Surat kabar berbahasa jawa Bromartani yang terbit di Solo.


Zaman Jepang

Ketika Jepang datang ke Indonesia, surat kabar-surat kabar yang ada di Indonesia diambil alih pelan-pelan. Beberapa surat kabar disatukan dengan alasan menghemat alat-alat tenaga. Tujuan sebenarnya adalah agar pemerintah Jepang dapat memperketat pengawasan terhadap isi surat kabar. Kantor berita Antara pun diambil alih dan diteruskan oleh kantor berita Yashima dan selanjutnya berada dibawah pusat pemberitaan Jepang, yakni Domei.


Wartawan-wartawan Indonesia pada saat itu hanya bekerja sebagai pegawai, sedangkan yang diberi pengaruh serta kedudukan adalah wartawan yang sengaja didatangkan dari Jepang. Pada masa itu surat kabar hanya bersifat propaganda dan memuji-muji pemerintah dan tentara Jepang.


Pers Pada Masa Revolusi

Pada masa ini, pers sering disebut sebagai pers perjuangan. Pers Indonesia menjadi salah satu alat perjuangan untuk kemerdekaan bangsa Indonesia. Beberapa hari setelah teks proklamasi dibacakan Bung Karno, terjadi perebutan kekuasaan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, termasukpers. Hal yang diperebutkan terutama adalah peralatan percetakan.


Pada bulan September-Desember 1945, kondisi pers RI semakin kuat, yang ditandai oleh mulai beredarnya koran Soeara Merdeka (Bandung), Berita Indonesia (Jakarta), Merdeka, Independent, Indonesian News Bulletin, Warta Indonesia, dan The Voice of Free Indonesia.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Klasifikasi Perjanjian Internasional Beserta Penjelasannya