Pengertian Bangsa – Faktor, Unsur, Pembentukan, Perbedaan, Para Ahli

Diposting pada

Pengertian Bangsa – Faktor, Unsur, Pembentukan, Perbedaan, Para Ahli : Bangsa merupakan kelompok manusia yang dianggap Nasional mempunyai identitas bersama, serta memiliki kesamaan bangsa, ideologi, agama, sejarah, serta budaya.


Faktor pemersatu bangsa

Pengertian Bangsa

Bangsa merupakan kelompok manusia yang dianggap Nasional mempunyai identitas bersama, serta memiliki kesamaan bangsa, ideologi, agama, sejarah, serta budaya. Mereka pada umumnya dianggap mempunyai asal usul keturunan yang sama.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Sistem, Fungsi Dan Struktur Partai Politik Di Indonesia


Sementara dalam arti politis, bangsa adalah suatu masyarakat da-lam suatu daerah yang sama dan mereka tunduk kepada kedaulatan negaranya sebagai suatu ke-kuasaan tertinggi ke luar dan ke dalam. Bangsa dalam arti politik diikat oleh sebuah organisasi kekuasaan/politik, yaitu negara beserta pemrintahnya. Mereka diikat oleh satu kesatuan wilayah nasional, hukum, dan perundang-undangan yang berlaku.


Pengertian Bangsa Menurut Para Ahli

Berikut Ini Merupakan Pengertian Bangsa Menurut Para Ahli.

  • Ernest Renan (Perancis)

Bangsa merupakan suatu kelompok manusia yang berbefa dalam sebuah ikatan batin yang dipersatukan sebab mempunyai persamaan, cita-cita, dan sejarah yang sama.


  • Otto Bauer (Jerman)

Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang mempunyai persamaan sebuah karakter sebab persamaan nasib serta pengalaman sejarah budaya yang tumbuh berkembangan dengan bersama tumbuh kembangnya bangsa.


  • Ben Anderson

Bangsa adalah komunitas politik yang dibayangkan dalam wilayah yang jelas batasnya serta berdaulat.


  • Hans Kohn

Bangsa itu tejadi kerena adanya persamaan bahasa, ras, adat istiadat serta Agama yang menjadi pembeda antara bangsa satu dengan bangsa yang lainnya.


Faktor-Faktor Pembentukan Bangsa

Berikut Ini Merupakan Faktor-Faktor Pembentukan Bangsa.

Menurut Dasar Identitas

Pembentukan faktor terkait erat dengan identitas bangsa yang mempersatukan masyarakat. Faktor-faktor ini meliputi:


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Lembaga Eksekutif Secara Umum Dan Contohnya


  1. Primordial termasuk dalam faktor ini yang kekerabatan, ras, etnis, daerah, bahasa dan adat istiadat.
  2. Kudus dalam faktor ini adalah kesamaan agama yang dianut oleh orang-orang dan dalam hal ini doktrin agama dapat membentuk ideologi yang kuat dalam masyarakat, sehingga asosiasi dapat memimpin bangsa.

  3. Angka menjadi salah satu faktor yang menentukan bangsa sebagai masyarakat, pemimpin menjadi panutan untuk mewujudkan misi bangsa.
  4. Sejarah adalah salah satu pendiri bangsa karena sejarah dan pengalaman masa lalu sebagai penderitaan akan membawa solidaritas sehingga memungkinkan untuk membentuk satu tekad dan satu tujuan antara kelompok-kelompok sosial.

  5. Kata pembangunan ekonomi faktor pembangunan bangsa untuk tumbuh kebutuhan pembangunan ekonomi masyarakat yang semakin beragam juga membuat orang lebih saling tergantung dan secara tidak langsung akan membuat orang ingin membentuk satu kesatuan yang bangsa sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain.

Pembentukan Bangsa Indonesia

Berikut ini merupakan faktor-faktor penting bagi pembentukan bangsa Indonesia.

  1. Persamaan asal keturunan etnis.
  2. Persamaan pola kebudayaan.
  3. Persamaan tempat tinggal yang disebut dengan khas tanah air.
  4. Persamaan sejarah.
  5. Persamaan cita-cita.

Pemersatu Bangsa Indonesia

Berikut ini merupakan faktor-faktor pemersatu bangsa Indonesia sebagai perekat persatuan.

  1. Pancasila.
  2. UUD 1945.
  3. Bendera kebangsaan merah putih.
  4. Lagu kebangsaan Indonesia Raya.
  5. Bahasa Indonesia.
  6. Satu wilayah Indonesia.
  7. Satu pemerintahan Negara.

    Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Budaya Politik Menurut Para Ahli


Unsur Unsur Terbentuknya Bangsa

Berikut Ini Merupakan Unsur Unsur Terbentuknya Bangsa

  1. Persamaan nasib kesejarahan, baik pada masa kejayaan kerajaan besar seperti Sriwijaya dan Majapahit ataupun penderitaan bersama di bawah penjajahan negara lain.
  2. Persamaan pola kebudayaan, terutama cara hidup sebagai suku bangsa pelaut dan petani dengan segala adat istiadat dan lembaga sosialnya, yang manifestasinya adalah adanya persamaan kebudayaan antara satu daerah dengan daerah yang lain.

  3. Persamaan asal keturunan bangsa (etnis) merupakan bangsa Indonesia berasal dari rumpun bangsa Melayu yang kemudian diperkaya oleh variasi percampuran daerah-daerah.
  4. Persamaan tempat tinggal yang disebut dengan tanah air yang meliputi sabang sampai merauke.
  5. Persamaan cita-cita ialah persamaan cita-cita hidup bersama sebagai bagsa yang merdeka dan berdaulat.

Perbedaan Negara dan Bangsa

Negara, bangsa, bangsa, negara. Dua kata tersebut seringkali kita dengar disebut secara bersamaan, sebagai dua kata yang tak terpisahkan. Bahkan kita sendiripun mungkin tidak sadar bahwa sering pula kita mengucap dan menulis kata-kata tersebut. Misalnya negara dan bangsa Indonesia.


Negara atau dalam Bahasa Inggrisnya biasa disebut state dan bangsa atau nation. Telah menjadi salah satu dari jenis ilmu yang telah dipelajari berabad-abad lamanya. Mungkin banyak orang yang menganggap dan bahkan mengakui kebenarannya, bahwa ilmu tentang negara ber- asal dari negeri Yunani, dan tertutama sekali dengan adanya tokoh-tokoh besar dalam bidang ter- sebut seperti Aristoteles.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Macam Ideologi Politik Beserta Definsi Dan Contohnya


  • Negara

Negara merupakan integrasi dari kekuasaan politik, negara adalah organisasi pokok dari kekuasaan politik. Negara adalah alat (agency) dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan-hubungan manusia dalam masyarakat dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat (Budiardjo 2008).


  • Bangsa

Menurut Jutmini dkk (2007), kelompok manusia yang besar adalah bangsa. Istilah bang-sa merupakan terjemahan dari kata nation (bahasa Inggris). Kata nation berasal dari bahasa La-tin, natio, yang artinya sesuatu telah lahir. Kata itu bermakna keturunan, yaitu kelompok orang yang berada dalam satu garis keturunan.


Menurutnya, bangsa dalam arti sosiologis antropologis adalah persekutuan hidup yang berdiri sendiri dan tiap-tiap anggota persekutuan hidup tersebut terikat oleh satu kesatuan ras, ba-hasa, agama, dan adat istiadat. Bangsa dalam arti sosiologis antropologis diikat oleh ikatan-ikatan, seperti kesatuan ras, tradisi, sejarah, adat istiadat, bahasa, agama atau kepercayaan, dan daerah.


Dari hasil uraian di atas dapat disimpulkan secara sederhana mengenai perbedaan antara bangsa dan negara, di bawah ini:


  1. Negara merupakan suatu organisasi besar yang teratur, sementara bangsa hanya sekum- pulan masyarakat.
  2. Negara memiliki legitimasi dalam mengatur dan memaksa masyarakat secara abash, se-mentara bangsa tidak.

  3. Negara tidak terikat pada satu ras, bahasa, adat istiadat, atau identitas tertentu. Sementara bangsa terikat dalam satu identitas tertentu.
  4. Negara pasti memiliki suatu bangsa, sementera suatu bangsa belum tentu memilki negara

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Peranan Media Massa Dalam Komunikasi Politik Beserta Proses Dan Modelnya