Analisis – Pengertian, Contoh, Tahap, Tujuan, Para Ahli

Diposting pada

Analisis – Pengertian, Contoh, Tahap, Tujuan, Para Ahli : Dalam ilmu sosial, analisis dalam upaya untuk memahami dan menjelaskan proses untuk masalah dan berbagai hal yang ada di dalamnya. Sementara ilmu (science) pemahaman yang tepat dan definisi kegiatan yang dilakukan analisis untuk menggambarkan zat menjadi senyawa penyusunnya. Dalam kimia, analisis yang digunakan untuk menentukan komposisi bahan atau zat. Contoh daerah yang paling terkenal dari bidang teknologi pangan dari analisis aktivitas.


Pengertian analisis menurut para ahli

Pengertian Analisis

Dalam linguistik, analisis atau analysis (analisa) adalah studi tentang bahasa untuk memeriksa secara mendalam struktur bahasa. Sedangkan kegiatan laboratorium, kata analisa atau analisis dapat juga berarti kegiatan yang dilakukan di laboratorium untuk memeriksa zat dalam sampel. Namun, dalam perkembangannya, penggunaan analisis kata atau analisis akademisis sorotan, terutama di kalangan ahli bahasa. Penggunaan yang harus analisis. Hal ini karena analisis kata adalah kata pinjaman dari bahasa asing (Inggris) adalah analisis.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 21 Pengertian Norma Menurut Para Ahli Terlengkap


Dari akhiran -isys ketika diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi -isis. Jadi harus bagi kita untuk meluruskan penggunaan bahasa apapun dalam rangka menciptakan praktek yang baik dan bahasa yang benar demi bangsa muncul urutan logis, lebih baik.


Pengertian Analisis Menurut Para Ahli

1. MENURUT WIRADI
Analisis merupakan sebuah aktivitas yang memuat kegiatan memilah, mengurai, membedakan sesuatu untuk digolongkan dan dikelompokkan menurut kriteria tertentu lalu dicari ditaksir maknan dan kaitannya.


2. MENURUT KOMARUDDIN
Analisis merupakan suatu kegiatan berfikir untuk menguraikan suatu keseluruhan menjadi komponen sehingga dapat mengenal tanda-tanda komponen, hubungan satu sama lain dan fungsi masing-masing dalam satu keseluruhan yang terpadu.


3. MENURUT DWI PRASTOWO DARMINTO
Analisis diartikan sebagai penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri, serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan.


4. KAMUS AKUNTANSI
Analisis adalah melakukan evaluasi terhadap kondisi dari ayat-ayat yang berkaitan dengan akuntansi dan alasan-alasan yang memungkinkan tentang perbedaan yang muncul.


5. ANNE GREGORY
Analisis adalah langkah pertama dari proses perencanaan.

6. SYAHRUL
Analisis berarti melakukan evaluasi terhadap kondisi dari pos-pos atau ayat-ayat yang berkaitan dengan akuntansi dan alasan-alasan yang memungkinkan tentang perbedaan yang muncul.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Ciri Dan Macam-Macam Norma Beserta Contohnya Terlengkap


7. EFFREY LIKER
Analisa merupakan waktu untuk mengumpulkan bukti, untuk menemukan sumber suatu masalah, yaitu akarnya.

8. HANIF AL FATTA
Analisa adalah tahap awal dalam pengembangan sistem yang tahap fundamental yang sangat menentukan kualitas sistem informasi yang dikembangkan.


9. HUSEIN UMAR
Analisa adalah suatu proses kerja dari rentetan tahapan pekerjaan sebelum riset di dokumentasikan melalui tahapan penulisan laporan.

10. MINTO RAHAYU
Analisa merupakan suatu cara membagi suatu subjek ke dalam komponen-komponen; artinya melepaskan, menanggalkan, menguraikan sesuatu yang terikat padu.


11. ROBERT J. SCHREITER, 1991
Analisa merupakan “membaca” teks, yang melikalisasikan tanda-tanda yang menempatkan tanda-tanda itu dalam interaksi yang dinamis, dan pesan-pesan yang disampaikan.

12. RIFKA JULIANTY

Analisis adalah sebuah penguraian pada pokok atas bagiannya dan penelaahan itu sendiri, serta hubungan antara bagian untuk mendapatkan pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan.

13. MOHAMMAD AFDI NIZAR

Analisis merupkan sebuah evaluasi tentang kondisi dari ayat-ayat yang berkaitan dengan akuntansi dan alasan yang memungkinkan suatu perbedaan yang muncul.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Nilai Dan Norma Sosial Menurut Definisi Para Ahli


Contoh Analisis Kebutuhan

Secara teoritis, konsep pecahan merupakan topik yang lebih sulit dibandingkan dengan bilangan bulat (Mark, 1988). Karena dalam mempelajari konsep pecahan sangat memungkinkan terjadinya miskonsepsi pada diri siswa. Selain materi pecahan yang memang sulit, anak dalam tataran sekolah dasar selalu mempunyai keingian-keinginan untuk bermain, karena hal itu sudah merupakan bagian dari hidupnya.


Dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari betapa gembiranya saat anak-anak menonton film kartun dan membaca komik. Untuk itu perlu dipikirkan sistem pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai untuk siswa. Hal ini sesuai dengan yang yang diungkapkan oleh Risman (2003) untuk menyelenggarakan pendidikan yang menyenangkan bagi anak sehingga anak bisa berprestasi ada tiga C yang harus diperhatikan, yaitu children (anak), content (materi), dan context (situasi). Lebih lanjut Risman menjelaskan perlakuan yang tepat dan materi yang sesuai tidak akan mempunyai efek yang positif jika tidak disampaikan pada situasi (context) yang tepat.


Berdasarkan uraian latar belakang diatas, perlu kiranya suatu tindakan guru untuk mencari dan menerapkan suatu model pembelajaran alternatif yang mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika khususnya konsep pecahan dengan memperhatikan tingkat perkembangan jiwa anak didik.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Musyawarah


  • Tahap Pelaksanaan

Untuk penerapan media ini harus melalui 4 tahapan, yaitu: (1) perencanaan (plan): perencanaan tindakan (Plan Action) dan perencanaan penelitian (Plan Research), (2) tindakan (act): pelaksaaan tindakan (implement action) dan pengamatan tindakan (monitor action), (3) penyelidikan (research): mendapatkan data (produce data) dan analisis data (analyse data), dan (4) refleksi (reflect). Dari keempat tahap tersebut membentuk suatu siklus.


  1. Tahap Perencanaan (plan), meliputi:

    1. menyusun rencana pembelajaran.
    2. menyusun komik yang akan digunakan sebagai media pembelajaran.
    3. menyiapkan bahan/alat peraga yang diperlukan dalam pelaksanaan tindakan
    4. menyiapkan lembar observasi yang akan digunakan oleh pengamat saat pelaksanaan tindakan.

  2. Tahap Pelaksaan Tindakan (act)

Pelaksanaan tindakan yang dimaksud adalah melaksanakan pembelajaran konsep pecahan dengan menggunakan media komik dan mengamati aktivitas siswa dan guru selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan lembar observasi yang telah disiapkan.


  1. Tahap penyelidikan (Research)

Pada tahap ini meliputi menghasilkan data (produce data) dan analisis data (analyse data).

Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan dalam suatu proses. Proses dalam hal ini berarti bahwa pelaksanaannya sudah mulai dilakukan sejak pengumpulan data dilakukan dan dikerjakan secara intensif. Setiap kali pemberian tindakan berakhir, maka data yang terkumpul dianalisis berdasarkan hasil observasi, hasil kerja siswa, hasil terakhir dan hasil wawancara.


Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman (1992), yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi data.


  1. Tahap Refleksi (reflect)

Pelaksanaan kegiatan refleksi, peneliti melakukan diskusi dengan pengamat untuk menjaring hal-hal yang terjadi sebelum dan selama tindakan berlangsung berdasarkan hasil tes, hasil pengamatan, hasil wawancara, dan catatan lapangan dengan subyek penelitian agar dapat diambil kesimpulan dalam merencanakan tindakan selanjutnya.


Tujuan Analisis Dalam Pekerjaan

Analisis pekerjaan ini menghasilkan suatu daftar uraian pekerjaan pernyataan tertulis mengenai kewajiban pekerja yang juga mencakup standar kualifikasi, tingkat pendidikan, pengalaman minimal yang diperlukan serta karakter pekerjaan itu sendiri.


Terdapat 12 macam tujuan diadakannya analisis pekerjaan, diantaranya adalah:

  1. Job description,
  2. Job classification,
  3. Job evaluation,
  4. Job design restructuring,
  5. Personnel requirement,
  6. Performance appraisal,
  7. Worker training,
  8. Worker mobility,
  9. Efficiency,
  10. Safety,
  11. Human resource planning,
  12. Legal requirements.

    Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan :Jaringan Tumbuhan : Pengertian, Ciri, Dan Macam Serta Fungsinya Lengkap