Rukun Shalat : Pengertian, Syarat, Manfaat Dan Makna Sholat

Diposting pada

Rukun Shalat : Pengertian, Syarat, Manfaat, Hikmah Dan Makna Sholat – Sholat merupakan tiang dan pondasi agama yang sangat penting bagi seorang muslim. Ialah yang membedakan antara orang muslim dengan orang kafir. “Sungguh yang memisahkan antara seorang muslim dengan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan sholat.”


Hukum meninggalkan sholat dalam agama Islam, menurut jumhur ulama adalah termasuk dosa besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras. Apabila orang itu mengingkari wajibnya sholat, maka dia telah kafir. misalnya, meyakini bahwa sholat itu hukumnya sunnah atau mubah (sholat boleh, tidak  sholat juga boleh). Selain itu, apabila mereka tetap meyakini bahwa sholat itu wajib, namun tidak pernah melaksanakannya karena alasan malas, maka setidaknya ada tiga pendapat ulama yang berbeda soal hal ini:


  • Menurut sebagian ulama Syafi’i dan sebagian ulama Maliki, dianggap murtad (keluar dari islam) dan hukuman atasnya adalah bunuh.
  • Menurut mazhab Syafi’i dan Maliki serta sebagian ulama Hambali, tidak dianggap murtad/kafir, namun tetap dihukumi had dengan dibunuh.
  • Menurut mazhab Hanafi, dianggap fasiq (telah berbuat dosa besar) dan hukuman atasnya ialah harus dipenjara sampai ia bertaubat dan mau melaksanakan sholat.

 

Rukun Sholat
Rukun Sholat

 

PENGERTIAN SHOLAT

  1. Berdo’a/ Memohon Kepada Alloh SWT.
  2. Berbakti/ Menyembah Kepada Alloh SWT.
  3. Mi’roj ( Naik ) Dan Menghadap Kepada Alloh SWT.
  4. Bermunajat / Berbisik  Kepada Alloh SWT.
  5. Pertemuan Manusia/Hamba Kepada Alloh SWT.

Kenapa Manusia Harus Melaksanakan Sholat ?

  1. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Bersyahadat.
  2. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Beragama Islam.
  3. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Pengakuan Iman.
  4. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Kebaikan/Ihsan.
  5. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Mengingat ( Berdzikir ) Dan Mencintai Alloh SWT.
  6. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Melaksanakan Perintah Alloh SWT dan Rosullulloh SAW.
  7. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Melaksanakan, MengESAkan, MengAgungkan, dan MeMahaSucikan Alloh SWT.
  8. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Berbakti, Dan Menyembah Kepada Alloh SWT.
  9. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam BerAkhlaq Mulia
  10. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Kesadarannya Sebagai Hamba Alloh SWT.
  11. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam menetapi perkara Haq/Beramal Sholih dan Kesabarannya.
  12. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Mensyukuri Nikmat Dari Allah SWT.
  13. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Menyadari/Mengakui Kebodohan, Kekurangan, Kelemahan diri ini, Dan Ketergantungan diri kepada Alloh SWT.
  14. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Bertaubat.
  15. Sebagai Tanda Bukti Kebenarannya/Kesungguhannya dalam Menghormati, Menghargai, Dan Berbuat Baik kepada sesama manusia.

Tanda Diatas adalah tanda diri kita sebagai manusia yang butuh kepada Alloh SWT yang menciptakan segala alam semesta ini.

Dawuh Guruku : Walaupun Seluruh Dunia Dan Semesta Alam ini tidak ada yang bersujud, Alloh Tetap Mulia, Alloh Tetap Kuasa, Alloh Tetap Agung, Allah Tetap Perkasa, Karena Sejatinya Dzat Alloh lah Yang Menciptakan Kita Ini Tidak Butuh Bukti KepadaNYA, Dan Kitalah Yang Butuh Alloh SWT Yang Maha Kuasa Diatas Segalanya.


Rukun SHOLAT

Ada 13 Rukun Dalam Sholat Yaitu :

  1. Niyat
  2. Takbirotul Ihrom
  3. Berdiri Tegak Lurus
  4. Membaca Surat Al Fatihah
  5. Ruku’ Dengan Tumakninah, Tumakninah Artinya : Tenang Dan Tidak Terburu Buru Dalam Sholat.
  6. I’tidal ( Bangun Dari Ruku’ )
  7. Sujud Dengan Tumakninah
  8. Lungguh Dengan Tumakninah ( Lungguh Artinya Duduk Diantara 2 Sujud )
  9. Duduk Tahiyat Akhir
  10. Membaca Tasyahhud
  11. Membaca Sholawat Nabi Muhammad SAW Pada Tasyahud Akhir
  12. Salam Pertama
  13. Tertib ( Artinya Dikerjakan dengan teratur dan berurutan )

Rukun sholat adalah setiap bagian sholat yang apabila ketinggalan salah satunya dengan sengaja atau karena lupa maka sholatnya batal (tidak sah).

Rukun Dalam Sholat
Rukun Dalam Sholat

Syarat Wajib Sholat

  • Sampai Dakwah Islam Kepadanya
  • Ada Pendengaran
  • Islam
  • Berakal ( Sadar )
  • Baligh ( Jika Perempuan Sudah Menstruasi, Jika Lelaki Sudah Mimpi Basah )

Syaikh Salim bin Sumair Al-Hadlrami dalam kitabnya Safinatun Najah menyebutkan ada 3 (tiga) hal yang menandai bahwa seorang anak telah menginjak akil baligh.
تمام خمس عشرة سنة في الذكر والأنثى والاحتلام في الذكر والأنثى لتسع سنين والحيض في الأنثى لتسع سنين

“Ketiga tanda baligh tersebut adalah sempurnanya umur lima belas tahun bagi anak laki-laki dan perempuan, keluarnya sperma setelah berumur sembilan tahun bagi anak laki-laki dan perempuan, dan menstruasi atau haid setelah berumur sembilan tahun bagi anak perempuan”.(lihat Salim bin Sumair Al-Hadlrami, Safiinatun Najah, (Beirut: Darul Minhaj: 2009), hal. 17).

  • Suci Dari Haid Dan Nifas Bagi Perempuan.

Syarat SAHNYA Sholat

  • Badan Suci Dari Hadats Kecil Dan Hadats Besar.
  • Badan, Pakaian, Dan Tempat Sholat Harus Bersih Dari Najis.
  • Menutup Aurot.
  • Sudah Masuk Waktunya Sholat.
  • Menghadap Kiblat.

Hal yang Membatalkan Sholat

  1. Berhadats ( Segala Sesuatu Kotoran Yang Keluar Dari Tubuh, Contohnya : Buang Air Kecil, Buang Air Besar, Buang Angin ).
  2. Terkena Najis Yang Jelas.
  3. Menyengaja Berkata/Ngomong/Bicara Selain Bacaan Sholat.
  4. Menyengaja/Dengan Sengaja Meninggalkan Suatu Syarat, Rukun Sholat.
  5. Menyengaja Bergerak 3x Berturut-turut, selain gerakan sholat. Contohnya : Garuk Garuk.
  6. Tertawa Terbahak-bahak.
  7. Menyengaja Mendahului Imam Jika ia BerMakmum ( Sholat Berjamaah ).
  8. Murtad.

Sunnah – Sunnah Sholat

  1. Sebelum Sholat Ada Adzan Dan Iqomat.
  2. Siwak ( Sikat Gigi ).
  3. Mengangkat Kedua Tangan Sebatas Telinga.
  4. Menyatukan Pergelangan Tangan Kanan Dan Kiri ( Sedakep ).
  5. Membaca Doa Iftitah.
  6. Membaca Taawudz ( Audzubillahiminasyaitonirrojim ).
  7. Membaca Amin, Setelah Al Fatihah.
  8. Membaca Surat Atau Ayat Alquran Setelah Membaca Surat Al Fatihah.
  9. Membaca Tasbih Disaat Ruku’ Dan Sujud.
  10. Membaca Doa Disaat Duduk Diantara 2 Sujud.
  11. Membaca Tahiyyat dan Sholawat Pada Rokaat Kedua.
  12. Membaca Doa Qunut.
  13. Duduk Iftirosy Dalam Semua Duduk Sholat.
  14. Duduk Tawarruk ( Bersimpuh Saat Tahiyat Akhir ).
  15. Doa Sebelum Salam.
  16. Salam Kedua Setelah Selesai Salam Pertama.
  17. Doa Setelah Salam Kedua.

Manfaat Dan Makna Sholat

  • Kebersihan

Karena Orang Yang Hendak Melaksanakan Sholat :

a. Harus Bersih Hatinya Dari Berbagai Macam Kotoran ( Marah, Sombong, Dengki, Dendam, dan Lainnya )

b. Harus Bersih Perutnya dari berbagai macam kotoran ( Minuman dan makanan yang harom, makanan riba dan memakan harta anak yatim )

  • Kesopanan

Karena Orang Yang Hendak Melaksanakan Sholat :

a. Harus Menutup Aurot dengan kain yang bersih dan tebal.

b. Harus Mematuhi syarat dan rukunnya.

  • Kesehatan

Karena Orang Yang Hendak Melaksanakan Sholat :

a. Harus Berwudhu

b. Harus Menyiapkan dan Menuju Tempat Sholat

c. Harus Melakukan Sesuai Rukunnya ( Berdiri, Ruku, Sujud Dan Duduk )

  • Kesabaran dan Ketenangan

Karena Orang Yang Hendak/Sedang Melaksanakan Sholat :

a. Tidak Boleh Tergesa – gesa dalam melaksanakan rukun – rukunnya ( baik yang wajib maupun yang sunnah )

b. Harus Tertib dan tumakninah/tenang hingga sampai kepada khusyu.

  • Percaya Diri

Karena orang yang sholat harus merasa berhadapan dengan Alloh SWT dan harus selalu merasa diawasi dan diperhatikan oleh Alloh SWT.  Maka apabila manusia sudah berdekatan dengan yang Maha Segalanya, tentu akan merasa aman dan percaya diri.


Dawuh Guruku Tentang Makna Mendirikan Sholat

  • Orang Sholat Itu Gak Marah Lagi. ( Ojo Nesu )
  • Orang Sholat Itu Gak Bohong Lagi. ( Ojo Ngapusi )
  • Orang Sholat Itu Gak Ngurusin Urusan Orang Lain, Atau Ngomongin Orang Lain (Ghibah) Yang Juga “Ciptaan Alloh Yang Maha Suci”. ( Ojo Ngurusi Wong Liyane ).

Ketika Manusia Masih Melakukan Marah, Bohong, Dan Ghibah, Berarti manusia itu bukan “Mendirikan Sholat” melainkan hanya Melaksanakan “Gerakan Sholat”

Karena Sholat itu sejatinya akan mencegah perbuatan kita dari keji dan munkar, serta mampu mengendalikan Nafsu Amarah yang ada di dalam diri manusia itu sendiri.


“Nasehat Tentang Sholat Ini Ditulis Khusus Untuk Mengingatkan Diriku Sendiri Selaku Penulisnya”

Sumber :

Kitab Fiqih Bab Fasholatan yang ditulis ulang oleh Pembina Majelis Kami Yaitu Abi Utsman Husein, Yang Bersumber Dari Kitab Miftahul Huda.

Kitab Miftahul Huda Bab Fasholatan Dengan Pembuat/Penulis Kitabnya Adalah GURU Kami Semua Tercinta Yaitu, Sayyid Syaikh Ahmad Ali Alqodiri Abah Kamaludin Imam Mahali Maulana Azis Ibnu Katsir Abdullah Husein RA. Atau Lebih Dikenal Dengan Abah Imam ( Pengasuh Kerangka Pondok Pesantren JATAH PESAT )